Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Semua

Kasih Sayangmu Bagai Sampah
Di kehidupan sebelumnya, Devan sudah hidup di panti asuhan sejak dia bisa mengingatnya. Ketika berusia lima tahun, dia diadopsi oleh orang tua angkat, membuatnya merasakan kehangatan sebuah keluarga. Namun, ketika berusia 15 tahun, barulah orang tua kandungnya menemukannya, membawanya kembali ke Keluarga Atmaja. Devan yang sangat merindukan kasih sayang keluarga, berusaha menahan diri di Keluarga Atmaja, berusaha menyenangkan mereka semua. Namun, orang tua dan ketiga kakak perempuannya selalu mengabaikannya, si putra kandung ini. Sementara itu, mereka memanjakan putra palsu di atas segalanya. Hingga suatu hari, si putra palsu itu merencanakan sebuah kecelakaan mobil. Devan jatuh dan tewas di tempat. Ketika rohnya melayang di udara, dia melihat orang tua dan kakak-kakaknya hanya peduli merawat si putra palsu yang hanya lecet sedikit sambil menangis. Sementara tubuhnya sendiri yang tergeletak berlumuran darah, tidak mereka hiraukan sama sekali. Saat itu, Devan benar-benar menyadari segalanya. Dandelion memang sudah seharusnya terbang tertiup angin, tak sepatutnya berharap kembali ke tempat asalnya. Kemudian, Devan terlahir kembali. Di kehidupan ini, dia memutuskan untuk hidup demi dirinya sendiri, demi mereka yang benar-benar mencintainya. Namun, ketika dia benar-benar melepaskan hubungan keluarganya, memutuskan semua ikatan dengan Keluarga Atmaja, satu per satu dari ketiga kakak perempuannya dan orang tuanya mulai merasa menyesal. Mereka mulai merindukan kebaikan Devan, ingin memperbaiki hubungan dengannya. Hanya saja, kasih sayang yang terlambat itu sama sekali tidak berarti!
Andai Seperti Pertama Bertemu
"Pak Sigit, selamat! Anda telah lulus wawancara online di perusahaan kami. Surat penawaran sudah dikirimkan ke email Anda. Kami mengharapkan Anda bergabung di Lyndon dalam waktu setengah bulan. Apa ada pertanyaan?" Dari ujung telepon, terdengar suara seorang pria berbicara dalam bahasa Inggris yang fasih. Sigit Wardana tanpa ragu langsung menyetujuinya."Nggak ada masalah. Saya akan datang tepat waktu." Begitu telepon ditutup, kenop pintu berputar, dan Susan Setiadi masuk ke dalam. Melihat Sigit, dia menyerahkan sebuah kantong kertas dengan sigap."Kemarin ada urusan mendadak di firma hukum, jadi aku nggak bisa menemanimu merayakan tahun baru. Jangan marah, ya." Ucapannya terdengar tulus. Sigit tidak banyak bertanya, hanya menerima kantong itu dan melirik isinya. Sebuah gelang kayu cendana tergeletak di dasar kantong kertas.Bahkan untuk sekadar mengemas gelang itu pun Susan tidak mau repot-repot.Gelang kayu cendana itu memang mahal, tapi yang membuatnya mahal bukanlah gelang itu sendiri, melainkan gelang kayu gaharu yang merupakan pasangannya. Gelang kayu cendana ini hanyalah bonus dari gelang kayu gaharu tersebut.Gelang kayu cendana itu ada di sini, berarti Susan telah membeli gelang kayu gaharu. Namun, dia memilih memberikan bonusnya kepada Sigit. Kalau saja Cahyo Sumadi tidak mengirim foto-foto itu kemarin, yang salah satunya menampilkan gelang yang ukurannya sangat mencolok dengan kualitas istimewa, mungkin Sigit tidak akan menyadari bahwa pacarnya selama lima tahun itu memilih memberikan gelang utama kepada orang lain dan hanya memberinya gelang bonus.
Penguasa Kiamat Jadi Milikku
[Perjalanan Waktu ke Dunia Kiamat Modern + Menimbun Persediaan + Menjadi Kaya Raya]Setelah lulus dari universitas, Valery terjebak dalam masa-masa sulit dan kembali ke kampung halaman. Namun, dia tidak menyangka kalau ruang dimensi yang sudah lama terbangun tetapi dianggap tidak berguna itu tiba-tiba saja terhubung dengan seorang pria asing.Di sisi pria itu, mereka kekurangan makanan, sementara di sisi Valery, dia kekurangan uang. Keduanya pun langsung mencapai kesepakatan untuk bekerja sama."Di tempatku, emas dan berlian berjatuhan di tanah tapi nggak ada yang mau mengambilnya."Mata Valery berbinar saat mendengarkan itu. Ternyata di dunia pria itu telah terjadi kiamat. Tanaman dan hewan mengalami mutasi, tanah tidak bisa digunakan untuk bercocok tanam, sumber air tercemar, ditambah lagi ancaman zombi yang mengintai keselamatan umat manusia.Michael telah berjuang di dunia kiamat selama setahun. Dengan persediaan makanan yang habis, amunisi kosong, dan luka berat di tubuhnya, dia tetap bertahan menjaga prinsipnya, tidak mau mengkhianati atau meninggalkan rekan-rekannya."Ayam panggang, bebek panggang, roti, bakpao, air bersih, apa pun bahan yang kamu butuhkan, aku akan memberikannya untukmu!"Valery tidak lagi hidup dalam kesusahan. Energi dari kristal yang dia miliki membuat tubuhnya lebih sehat, kulitnya lebih cerah, dan bahkan dia bisa melepaskan kacamata minusnya. Emas dan barang antik terus mengalir ke tangannya tanpa henti.Sementara buku-buku, lirik lagu, dan komik yang ditemukan Michael di dunia kiamat membuat Valery tiba-tiba menjadi seorang master seni dan sastra.Neneknya yang dulu mementingkan anak laki-laki daripada perempuan serta kerabat yang tamak dan penuh kepalsuan, sekarang menangis sambil memohon maaf padanya.Saat ruang dimensi itu mengalami peningkatan level, Valery mulai bisa melintasi dimensi. Di sana, dia menyaksikan dunia yang penuh kehancuran, hanya ada satu sinar kota yang menerangi gelapnya dunia.Michael yang sudah menjadi bos besar di dunia kiamat, berhasil mendirikan sebuah kota yang menjadi perlindungan terakhir bagi umat manusia.Di depan sisa-sisa terakhir umat manusia yang menjadi saksi, Michael berlutut di hadapan Valery."Aku bersedia menyerahkan posisi pemimpin kota ini kepada Nona Valery."
Wanita Panggilan
Wanita panggilan, sebutan hina untuk seorang wanita pekerja malam, namun kata itu tidak membuat Juwita merasa terhina bahkan dia menyukai pekerjaannya sebagai wanita penghibur bagi pria-pria hidung belang.Juwita wanita cantik, tinggi, putih dan mempunyai tubuh ideal bak seorang model, Juwita yang banyak di sukai oleh para pria kaya karena mampu membuat mereka puas di ranjang. Bahkan beberapa di antara mereka rela merogoh kocek dalam dalam hanya untuk menikmati tubuh Juwita walau hanya 1 malam. Juwita mempunyai seorang pengagum berat bahkan mencintainya begitu dalam walaupun dia tau Juwita seorang wanita malam, Bagus Hadikusumo pria tampan dan kaya raya yang menyembunyikan kekayaannya dan mengubah diri menjadi pria sederhana.Hingga suatu hari Juwita di pertemukan oleh seorang wanita yang memintanya menggoda suaminya dengan tujuan untuk membuktikan kesetiaan suaminya, Zahra Gradith wanita yang berasal dari keluarga kaya dan terpandang mampu membayar mahal Juwita untuk menggoda suaminya. Juwita yang tidak ingin menyianyiakan kesempatan besar itupun menyetujui permintaan darinya. Namun siapa sangka Aldo Baskara seorang pria tampan yang dikira Juwita begitu mencintai istrinya, ternyata tertarik dengan tubuhnya, banyak rahasia besar yang di sembunyikan Aldo dari istrinya termasuk wataknya yang dinilai lembut, penyayang dan setia oleh Zahra, di balik itu semua ternyata Aldo pria berwatak keras dan terkenal kejam.Juwita yang terjebak dalam lingkaran kehidupan Aldo pun mengikuti semua permainan Aldo dan menjadi wanita simpanan pemuas nafsu Aldo yang tidak di dapatnya dari Zahra. Zahra yang mengetahui kalau Juwita telah menjadi simpanan suaminya pun murka dan meminta Juwita meninggalkan suaminya, Juwita yang semula menerima permintaan Zahra pun meninggalkan Aldo namun tidak di sangka oleh Zahra kepergian Juwita membuat Aldo menunjukkan wataknya yang sebenarnya, pria keras dan kejam bahkan Aldo bisa menyiksa Zahra kalau Zahra tidak mampu membuatnya puas seperti permainan Juwita.Zahra memilih mencari Juwita kembali dan memintanya kembali bersama suaminya, setelah kembalinya Juwita membuat Aldo membawa Juwita tinggal seatap bersama Zahra.Juwita melihat Zahra yang terluka, juga ikut merasakan luka itu namun dia tidak bisa pergi dari hidup Aldo karena kalau sampai dia menghilang lagi Aahra akan di azab oleh Aldo kembali. Apa yang harus di lakukan Juwita selanjutnya?
Yang Kau Buang, Kini Bersinar
[Suami Brengsek Mengejar Istri + Pangeran Elite Kota Basena Naik Tahta]Saat Yasmin mengalami keguguran, Cakra justru sedang merayakan kembalinya cinta pertamanya.Selama tiga tahun, Yasmin telah mendampingi dan berkorban untuknya, tapi di mata Cakra, dia tak lebih dari seorang pembantu dan juru masak di rumah.Yasmin patah hati dan memutuskan untuk bercerai.Di kalangan sosial mereka, Yasmin dikenal sebagai perempuan yang sulit dilepaskan, seperti lem yang terlalu kuat menempel."Aku yakin dalam satu hari, Yasmin akan kembali lagi," ujar seorang teman.Cakra hanya tertawa. "Sehari? Paling juga setengah hari."Namun, sejak menandatangani surat cerai itu, Yasmin benar-benar memilih untuk melangkah ke depan. Dia mulai menata kembali hidupnya, mengejar karier yang dulu ditinggalkan, membuka diri terhadap orang-orang baru, dan tak lagi berniat menoleh ke belakang.Hari demi hari berlalu, Cakra tak lagi melihat bayangan Yasmin di rumah.Tiba-tiba, rasa panik menyergap dirinya. Dalam sebuah acara puncak industri, dia akhirnya melihat Yasmin lagi, dikelilingi banyak orang.Tanpa pikir panjang, dia menerobos kerumunan dan berteriak, "Yasmin, kamu belum puas cari masalah?"Tiba-tiba Zicho berdiri di depan Yasmin, melindunginya. Dengan satu dorongan dingin dan tegas, dia menyingkirkan Cakra. Aura dinginnya membuat semua orang terdiam. "Jangan sentuh kakak iparmu."Dulu Cakra tak pernah mencintai Yasmin. Namun, saat dia akhirnya jatuh cinta ... tempatnya di sisi Yasmin sudah tak ada lagi.
Terjerat di Balik Topeng Dingin
Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat. Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh. Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas. Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi. Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara. "Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong. Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping. Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia". [Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan. Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar. Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya. "Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin. Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?"
Halaman sebelumnya
1
2345Halaman selanjutnya

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.