Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Semua

Bukan Dia, Tapi Aku
[Awalnya Menyakitkan, Akhirnya Memuaskan] Tiga tahun menikah, Bernard hanya menemui Sania dua kali sebulan, dan setiap kali hanya untuk menjalankan kewajiban suami istri.Pria itu selalu bersikap dingin padanya, tak pernah peduli, tak tahu apa pun tentang dirinya, hingga masa tiga tahun itu berakhir. Saat Bernard sibuk mengejar cinta lamanya, Sania berbalik dengan tenang dan berkata, "Bernard, mari kita bercerai. Anggap saja ini hadiah dariku." Sejak saat itu, Sania tak lagi berharap pada Bernard. Dia mulai melepas keluarga dan fokus kembali pada karier. Hingga akhirnya, dia bersinar gemilang, kembali ke puncak kejayaan, dan di sisinya tak lagi ada tempat untuk Bernard.Namun, Bernard justru berkali-kali terpesona oleh bakat Sania dan sedikit demi sedikit tertarik padanya. Hingga akhirnya Sania benar-benar pergi, barulah Bernard mengetahui kebenaran yang tersembunyi di masa lalu.Ternyata, dia telah melupakan Sania beberapa kali. Sedangkan Sania, dia rela menempuh ribuan kilometer hanya untuk berada di sisi Bernard, menjaganya dengan teguh, semata-mata demi membalas budi atas nyawa yang pernah diselamatkan Bernard. Penyesalan pun datang terlambat, sementara Sania sudah lama menjadi sosok berharga bagi negeri ini, seorang permata bangsa yang tak lagi bisa dijangkau siapa pun.Perjuangan mengejar sang istri begitu panjang, namun akhirnya Bernard diberi tahu: "Bu Sania sudah nggak mau menjadi istri orang terkaya lagi."Kali ini, giliran Bernard yang melindunginya, dan satu-satunya cara adalah dengan langkah nekat.
Cinta yang Menyiksa
Orang-orang sepergaulan dengan mereka menganggap Sheila Saputra adalah budak cinta bagi Johan Permadi.Sejauh mana dia menjadi budak cinta?Sampai dikenal semua orang.Orang lain menyebutnya tidak tahu malu, tetapi Sheila tidak peduli.Sampai malam itu, dia tiba-tiba menyadari bahwa pria yang membuatnya bersikap setia selama tiga tahun, ternyata sudah berubah.Sheila tidak berkata apa-apa, berbalik dan langsung meninggalkannya.Orang-orang di sekitarnya semuanya mencercanya. Mereka beranggapan bahwa dia sedang bermain tarik ulur, bahkan Johan juga berpikir demikian.Sampai akhirnya, dia menemukan selembar di dompet Sheila.Pemuda di foto itu memiliki mata dan alir yang sangat mirip dengan dirinya.Dia menjadi gila, matanya memerah.Malam saat terjadi kecelakaan balap mobil, Johan dengan rendah hati memohon pada Sheila melalui telepon, "Sheila, aku terluka. Kamu datang menjengukku, ya?"Dari seberang telepon terdengar derai tawa lelaki. "Sikapnya Johan seperti anjing yang mengibas-ngibaskan ekornya. Apa kamu mau jadi budak cinta?"*Orang ini, Luki Fuadi, terkenal sebagai pria dominan yang sulit diatur. Dia tidak takut akan siapa pun.Di usia delapan belas tahun, dia dikirim ke rumah neneknya untuk didisiplinkan. Pada saat itulah, dia bertemu dengan gadis kecil yang tiga tahun lebih muda darinya, dia adalah Sheila.Sejak itu, pemuda yang sangat nakal itu berubah menjadi kakak yang lembut dan perhatian. Setiap hari di rumah mengajarinya mengerjakan PR.Sahabat kecilnya menggodanya dengan menyebutkan bahwa Luki sudah kembali ke jalan yang benar.Luki melirik anak yang duduk di sampingnya yang dengan tekun mengerjakan soal, tiba-tiba dia berkata, "Kamu tahu apa sih?"Di tahun kedua kuliah, anak itu menengadah dengan wajahnya yang penuh harapan dan mengungkapkan cinta padanya. "Luki, tunggu aku, ya. Saya bakal tumbuh dewasa."Perasaan gadis itu murni dan membara, membuat hatinya gelisah.Setelah bertahun-tahun, akhirnya mereka bertemu lagi. Dia tetap bisa merasakan getaran di hatinya.
Halaman sebelumnya
1
2345Halaman selanjutnya

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.