Semua


Pada tahun ketujuh pernikahan, Vania baru mengetahui bahwa suaminya memiliki seorang putra berusia enam tahun.Vania bersembunyi di belakang perosotan TK, memperhatikan Bastian yang sedang membungkuk dan menggendong seorang anak laki-laki sambil bercanda."Papa, sudah lama Papa nggak datang mengunjungiku.""Nathan, Papa masih sibuk kerja, jadi kamu harus patuh sama Mama ya.""Deg!" Vania yang mendengar itu pun membeku di tempat, pikirannya seketika kosong.Pria dan anak laki-laki itu terlihat sangat mirip.Semua orang memberitahunya bahwa pria yang dulu bersumpah akan mencintainya selamanya, sebenarnya sudah berselingkuh!Mereka adalah teman masa kecil yang saling mencintai selama bertahun-tahun.Vania pernah ditusuk di perut saat berusaha menyelamatkan Bastian. Akibatnya, dia bukan hanya mengalami keguguran, tetapi juga tidak bisa hamil lagi seumur hidup.Saat itu, Bastian berlutut di sampingnya, kemudian berkata dengan mata memerah, "Nggak masalah kalau kita nggak punya anak. Asal bersamamu itu sudah cukup bagiku!"Suara Bastian yang bergetar waktu itu masih terngiang di telinganya. Namun, pemandangan di depan mata sekarang menghancurkan sumpah itu! 






Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika sadar, aku mendapati bahwa Susan Sulistyo, wanita yang diam-diam aku sukai sejak lama, telah menjadi istriku.Namun, dia sama sekali tidak bersikap baik padaku.Semua kelembutannya diberikan kepada sahabat prianya. Ketika nyawaku dalam bahaya, yang dia pedulikan hanya teman masa kecilnya itu.Semua orang berkata bahwa aku sangat mencintai wanita ini.Meskipun Susan memintaku menjadi budak bagi sahabat prianya, aku tidak akan menolak.Sungguh konyol.Aku sama sekali tidak ingat orang ini....Aku tidak ingat Susan. Dia tidak bersikap baik kepadaku, maka wajar saja jika aku meminta cerai.Namun, dia kemudian berkeliaran di depan pintu rumahku di larut malam, enggan untuk pergi."Sayang, bisakah kamu...menemuiku sekali lagi?" 
Ketika bermain permainan Jujur atau Tantangan.
Cinta sejati tunanganku menatapnya sambil bertanya, "Kalau nggak ada Zahra, bisakah kita kembali bersama?"
Pria itu menjawab dengan satu kata, "Bisa."
Semua orang yang hadir terkejut, lalu secara bersamaan menatap ke arahku.
Mereka semua mengira aku akan sangat marah sampai membalikkan meja.
Namun, tanpa disangka, aku sama sekali tidak peduli, bahkan berinisiatif menjadi perantara, "Begini saja, karena kami belum resmi menikah, aku akan bersikap murah hati dan merestui kalian berdua." 




Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat.
Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh.
Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas.
Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi.
Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara.
"Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong.
Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping.
Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia".
[Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan.
Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar.
Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya.
"Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin.
Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?" 
Setelah menikah selama tiga tahun dengan Aldi Barata, Serina Drajat pikir dia bisa meluluhkan hati Aldi. Akan tetapi, yang Serina terima malah foto adik kembarnya bersama dengan Aldi di tempat tidur!Akhirnya, hati Serina pun merasa mati rasa. Dia memutuskan untuk melepaskan Aldi dan juga melepaskan dirinya dari suaminya.Namun, saat Serina menyerahkan surat cerai pada Aldi, dia merobeknya di depan Serina lalu memojokkan Serina."Serina, kalau mau bercerai, tunggu sampai aku mati!"Melihat ekspresi marah Aldi, Serina terlihat acuh tak acuh."Aldi, di antara aku dan Merina, kamu hanya bisa memilih salah satu."Pada akhirnya, Aldi pun memilih Merina.Namun, saat dia benar-benar kehilangan Serina, barulah Aldi menyadari bahwa dia sudah jatuh cinta pada Serina .... 

Pada usia delapan belas tahun, Cynthia Tandri mengalami pelecehan seksual oleh seorang pria tak dikenal yang sedang mabuk.
Dia melapor ke polisi dan sambil menahan tekanan serta ketakutan yang luar biasa, dia bersikeras menyeret pria berlatar belakang kuat itu ke penjara.
Namun, bayang-bayang mimpi buruk itu terlalu dalam. Begitu dalam hingga selama beberapa tahun berikutnya, setiap kali ada pria yang mendekatinya sedikit saja, tubuhnya akan gemetar tak terkendali, disertai rasa mual, bahkan muntah.
Dia mengira hidupnya akan berakhir seperti itu, hancur, ternodai, tak lagi mampu mencintai atau menjalani hidup seperti orang normal.
Sampai akhirnya Stanley Permadi muncul.
Pemimpin keluarga paling berpengaruh di Kota Jinantara, justru menaruh perhatiannya pada gadis sederhana ini, yang bahkan menyimpan "noda" di masa lalunya, dan mulai membuka lembaran cinta padanya. 
"Pak Sigit, selamat! Anda telah lulus wawancara online di perusahaan kami. Surat penawaran sudah dikirimkan ke email Anda. Kami mengharapkan Anda bergabung di Lyndon dalam waktu setengah bulan. Apa ada pertanyaan?" Dari ujung telepon, terdengar suara seorang pria berbicara dalam bahasa Inggris yang fasih. Sigit Wardana tanpa ragu langsung menyetujuinya."Nggak ada masalah. Saya akan datang tepat waktu." Begitu telepon ditutup, kenop pintu berputar, dan Susan Setiadi masuk ke dalam. Melihat Sigit, dia menyerahkan sebuah kantong kertas dengan sigap."Kemarin ada urusan mendadak di firma hukum, jadi aku nggak bisa menemanimu merayakan tahun baru. Jangan marah, ya." Ucapannya terdengar tulus. Sigit tidak banyak bertanya, hanya menerima kantong itu dan melirik isinya. Sebuah gelang kayu cendana tergeletak di dasar kantong kertas.Bahkan untuk sekadar mengemas gelang itu pun Susan tidak mau repot-repot.Gelang kayu cendana itu memang mahal, tapi yang membuatnya mahal bukanlah gelang itu sendiri, melainkan gelang kayu gaharu yang merupakan pasangannya. Gelang kayu cendana ini hanyalah bonus dari gelang kayu gaharu tersebut.Gelang kayu cendana itu ada di sini, berarti Susan telah membeli gelang kayu gaharu. Namun, dia memilih memberikan bonusnya kepada Sigit. Kalau saja Cahyo Sumadi tidak mengirim foto-foto itu kemarin, yang salah satunya menampilkan gelang yang ukurannya sangat mencolok dengan kualitas istimewa, mungkin Sigit tidak akan menyadari bahwa pacarnya selama lima tahun itu memilih memberikan gelang utama kepada orang lain dan hanya memberinya gelang bonus. 
Ingatan selama lima tahunku hilang, setelah aku bangun, aku menyadari kalau pria yang kuidolakan sudah menjadi suamiku.Namun, dia tidak memperlakukanku dengan baik.Dia memberikan semua kelembutannya pada cinta pertamanya, bahkan saat aku dalam kondisi kritis, dia juga tidak menjagaku, malah menemani cinta pertamanya.Semua orang bilang aku sangat mencintainya. Meskipun Lucio, suamiku memintaku untuk menjadi budak cinta pertamanya, aku juga tidak akan menolak.Lucu sekali.Aku tidak ingat orang itu lagi....Aku lupa dengan kebaikan Lucio padaku, jadi aku meminta cerai.Setelah itu, dia sering tengah malam datang di depan rumahku dan tidak pergi."Nana, bisakah ... kamu menghirauku sekali lagi?" 
Sejak Garry Griffin membawa pulang seorang gadis yatim piatu yang hidup dari memungut sampah dan pernah menyelamatkan nyawanya, gadis itu menaruh perasaan mendalam padanya selama tiga tahun.Garry tak pernah menaruh perasaan padanya.Karena dia tahu, di dunia ini hanya aku yang mencintainya lebih dari hidupku sendiri.Hingga pada hari peringatan lima tahun pernikahan kami, Angeline Candra membuat keributan di balkon lantai dua vila, mengancam akan mengakhiri hidupnya."Garry, ini kesempatan terakhir. Kalau kamu masih memilih dia, aku akan melompat dari sini dan mati di hadapanmu."Angeline berlari ke arahku, mencengkeram lenganku erat-erat dan menyeretku ke luar pagar balkon. Dalam kepanikan itu, aku melihat Garry menendang pintu kaca dan bergegas menghampiri kami.Hatiku sedikit tenang, dengan susah payah aku mengulurkan tangan ke arahnya.Namun tanpa menatapku sedikit pun, Garry malah merangkul Angeline yang ada di sampingku dan membawanya masuk kembali ke dalam kamar.Dengan sedih, aku menarik kembali tanganku, membiarkan setengah tubuhku tergantung di luar pagar balkon.Lalu dia berkata, "Wendy, dia pernah menyelamatkan nyawaku. Aku tak bisa membiarkannya mati tanpa menolong. Biarkan dia tinggal ya? Kamu tahu, satu-satunya orang yang kucintai hanyalah dirimu."Dia tidak tahu, sebenarnya aku menderita gagal jantung berat, hidupku juga takkan lama lagi. 
[Suami Brengsek Mengejar Istri + Pangeran Elite Kota Basena Naik Tahta]Saat Yasmin mengalami keguguran, Cakra justru sedang merayakan kembalinya cinta pertamanya.Selama tiga tahun, Yasmin telah mendampingi dan berkorban untuknya, tapi di mata Cakra, dia tak lebih dari seorang pembantu dan juru masak di rumah.Yasmin patah hati dan memutuskan untuk bercerai.Di kalangan sosial mereka, Yasmin dikenal sebagai perempuan yang sulit dilepaskan, seperti lem yang terlalu kuat menempel."Aku yakin dalam satu hari, Yasmin akan kembali lagi," ujar seorang teman.Cakra hanya tertawa. "Sehari? Paling juga setengah hari."Namun, sejak menandatangani surat cerai itu, Yasmin benar-benar memilih untuk melangkah ke depan. Dia mulai menata kembali hidupnya, mengejar karier yang dulu ditinggalkan, membuka diri terhadap orang-orang baru, dan tak lagi berniat menoleh ke belakang.Hari demi hari berlalu, Cakra tak lagi melihat bayangan Yasmin di rumah.Tiba-tiba, rasa panik menyergap dirinya. Dalam sebuah acara puncak industri, dia akhirnya melihat Yasmin lagi, dikelilingi banyak orang.Tanpa pikir panjang, dia menerobos kerumunan dan berteriak, "Yasmin, kamu belum puas cari masalah?"Tiba-tiba Zicho berdiri di depan Yasmin, melindunginya. Dengan satu dorongan dingin dan tegas, dia menyingkirkan Cakra. Aura dinginnya membuat semua orang terdiam. "Jangan sentuh kakak iparmu."Dulu Cakra tak pernah mencintai Yasmin. Namun, saat dia akhirnya jatuh cinta ... tempatnya di sisi Yasmin sudah tak ada lagi. 


Pernikahan antara Wulan Wibisana dan Fajar Yandika menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di kalangan elite Kota Arunika.
Wulan, putri tertua Keluarga Wibisana, dikenal sebagai gadis yang penuh kebebasan, berjiwa pemberontak, dan memiliki kecantikan yang memikat sekaligus tajam.
Sedangkan Fajar Yandika, pewaris Keluarga Yandika, terkenal dengan sikap dingin, disiplin ketat, serta kendali penuh pada kekuasaan keluarganya.
Meskipun keduanya seperti dua kutub yang sangat berbeda, mereka tetap hidup bersama dalam ikatan pernikahan selama tiga tahun.
Pada tahun pertama mereka, Wulan diwajibkan menghafal dan menaati tiga ribu aturan Keluarga Yandika. 



Sejak usia sepuluh tahun, Naomi Bristol selalu memiliki Sean Lennox di sisinya.
Seluruh masa remajanya, impian cintanya, dan harapan akan pernikahan, semuanya hanya tentang Sean.
Meski berkali-kali diabaikan dan disakiti karena perempuan lain, Naomi tetap percaya kalau pada akhirnya, mereka akan menikah dan hidup bahagia bersama.
Sampai malam sebelum pernikahan mereka, Naomi menemukan Sean tidur di ranjang pernikahan mereka dengan wanita lain.
Akhirnya, Naomi terbangun dari kebohongan yang selama ini dia ciptakan sendiri.
Dia memblokir semua informasi kontak Sean dan kembali ke sarang serigala yang sudah lama dia tinggalkan.
Dia langsung menikahi putra ketiga dari keluarga Rodrigo yang katanya mandul.
Dia membalas semua orang yang pernah menyakitinya.
Selangkah demi selangkah, dia mengambil kembali semua warisan yang ditinggalkan ibunya.
Dia bahkan menolak Sean yang berlutut seperti orang gila dan memohon padanya untuk kembali.
Hingga suatu malam, saat suaminya, putra ketiga dari keluarga Rodrigo, sekali lagi menekannya ke tempat tidur, barulah dia menyadari.
Pernikahan yang dia kira hanya sekadar kesepakatan tanpa perasaan ini …
Ternyata adalah jebakan yang sudah pria itu siapkan sejak 15 tahun yang lalu. 
Dokter yang baru kembali ke negara asalnya, Celine Kurnia, bertaruh dengan rekan sesama dokter bahwa dia bisa menyelesaikan operasi bypass jantung hanya dengan satu tangan.
Namun operasi itu gagal. Merasa malu, Celine langsung melempar alat bedah dan lari keluar dari ruang operasi.
Ibu Nadine justru jatuh koma dan tidak bisa bangun akibat kesalahannya.
Kakak Nadine, yang merupakan seorang pengacara, menggugat Celine. Namun hanya dalam dua hari, izin praktik hukumnya dicabut, dan dia dipenjara selama tiga tahun atas berbagai tuduhan seperti pemalsuan bukti, penyuapan, dan pencemaran nama baik.
Dia mengajukan laporan dengan identitas asli, namun justru data pribadinya disebarkan ke publik, membuatnya menjadi target serangan dan gangguan dari para netizen.
Sosok yang berada di balik semua ini adalah Gian Santoso, suami Nadine yang sudah menikah dengannya selama tujuh tahun. Dia adalah pria berkuasa yang pengaruhnya mencengkeram seluruh ibu kota. 


[Menikah dulu, baru jatuh cinta + Menikah karena hamil duluan + Romansa manis]Seorang bos besar yang memiliki kepribadian tenang dan berwibawa, sementara yang satunya adalah mahasiswi kedokteran yang pintar, tetapi miskin.Sheila Antono yang dulunya menganggap teh susu seharga 40 ribu itu barang mahal, tidak menyangka dia akan menikah dengan pria konglomerat karena hamil.Pada hari pertama pernikahan mereka, Sandy Ferianto memberi peringatan kepada Sheila, mereka menikah hanya untuk saling memanfaatkan saja, jadi jangan berharap lebih darinya.Seiring berjalannya pernikahan mereka, Sandy berkata, "Sayang, cium aku, dong. Biar aku yang mengurus dan mencuci celana anak kita.""Kamu dan anak kita adalah segalanya bagiku."Sebelum menikah, Sheila bahkan tidak mampu membeli teh susu. Setelah menikah, Sandy dan seluruh keluarga besarnya memanjakan Sheila!Sandy tidak hanya membiayai pengobatan ibunya Sheila sampai sembuh, pria itu juga memanggil dokter ahli untuk membantu persalinan Sheila.Ada yang mengolok-olok Sheila, mereka mengatakan Sheila menggunakan cara licik untuk menikah dengan pria kaya seperti Sandy. Mereka juga menghina Sheila miskin dan bodoh.Sandy membantah, "Aku yang ingin menikahinya. Aku yang memilih dia menjadi istriku. Aku beruntung menikah dengannya, tahu nggak?"Seorang duta besar di luar negeri mengatakan, "Sheila adalah putri kesayanganku. Dia memang terlahir berbakat."Aku diam-diam merasa diriku beruntung menjadi istrinya. Saat itu, Sandy memelukku sambil berkata, "Bukan kamu yang beruntung, justru aku yang beruntung bisa ketemu kamu." 
Saat berusia 20 tahun, Elena menikah dengan Steven yang menderita autisme. Selama lima tahun pernikahan mereka, Steven seperti patung es yang tidak pernah bisa hangat. Pria itu menetapkan tiga aturan tanpa syarat untuknya, yaitu tidak boleh berbicara, tidak boleh menyentuh, apalagi berhubungan badan. Ketika gempa bumi melanda, Elena tanpa sadar melindungi Steven dengan tubuhnya. Namun, Elena hanya bisa menyaksikan sang suami melindungi gadis lain dengan hati-hati, lalu melarikan diri dari reruntuhan tanpa menoleh sedikit pun padanya. Elena terbangun di rumah sakit dengan tubuh penuh luka. Hal pertama yang dilakukannya adalah mencari Steven dengan terhuyung. Namun, tepat pada saat itu, Elena mendengar gadis itu membujuk dengan suara lembut, "Steven, aku hanya tergores sedikit saja, benar-benar nggak apa-apa. Istrimu sepertinya terluka parah ... apakah kamu nggak mau menjenguknya?" Setelah keheningan singkat, suara Steven yang dingin menusuk terdengar menembus pintu dengan jelas, "Aku nggak menyukainya. Hidup matinya juga nggak ada hubungannya denganku." Pada saat itu, hati Elena benar-benar mati rasa. Jadi, ketika Kakek Derin terburu-buru datang ke rumah sakit, Elena hanya menatapnya sambil mengajukan satu permintaan, "Kakek, tolong izinkan aku bercerai dengan Steven!" 
Hansen Dhuarta, pewaris paling berpengaruh di lingkaran elite Kota Jingga, akhirnya sembuh setelah tiga tahun terbaring lumpuh. Untuk merayakannya, para sahabatnya sengaja mengadakan pesta di klub pribadi.Marsha Widodo berdiri di pintu klub, memegang hadiah yang telah dia persiapkan dengan baik. Saat hendak mendorong pintu, dia mendengar suara percakapan Hansen dan teman-temannya dari dalam."Hansen, Marsha itu benar-benar tulus padamu. Kalau bukan karena dia selama tiga tahun ini, mana mungkin kondisimu bisa pulih sebaik ini?" "Betul. Gadis itu setiap hari memijatmu, menemanimu rehabilitasi, bahkan tidur pun nggak berani terlalu lelap, takut kalau kondisi mentalmu tiba-tiba memburuk di tengah malam. Utang budi sebesar ini, harus kamu ingat seumur hidup." "Dia memang orang yang sangat baik." Suara Hansen terdengar rendah dan hangat.Ujung jari Marsha sedikit bergetar, sekilas kehangatan muncul di hatinya.Detik berikutnya, dia mendengar seseorang lainnya bertanya, "Lalu kapan rencananya kamu mau menikahi dia?" 
Valeria Canir dan Henros Sastian adalah dua "iblis dunia" yang sudah dikenal semua orang di kalangan elite ibu kota. Valeria pernah menghancurkan bar, membakar yacht, menyiram wajah mantan pacarnya dengan anggur merah di depan umum, dan menabrakkan mobil sportnya hingga merusak kamera para paparazi. Sementara itu, Henros pernah ngebut balap liar, membalik meja judi, dan membuat siapa pun yang menyinggungnya bangkrut sampai harus berlutut memohon ampun sambil tetap tersenyum mengangkat gelas untuknya. Tak ada yang menyangka, dua "leluhur" ini akhirnya menjalin pernikahan aliansi bisnis. Begitu kabar itu tersebar, seluruh kalangan elite itu serentak menarik napas dingin, dua orang ini tinggal serumah, apa atapnya tidak bakal terbang? 
Lidya Senjaya adalah mawar merah yang paling angkuh dan memikat di lingkaran sosial ibu kota.Dia terlahir sangat cantik. Cukup dengan satu lirikan, dia bisa menggugah jiwa banyak pria. Konon, para lelaki yang jatuh hati padanya bisa berbaris dari pusat kota sampai ke pinggiran kota, tetapi Nona Lidya bahkan malas melirik mereka.Sampai sahabat baiknya bertaruh dengannya. "Lidya, kalau kamu bisa menaklukkan pamanku, Jeremy Ciptadi, mobil-mobil kesayanganku boleh kamu pilih sesukamu!" Jeremy, pemimpin Grup Ciptadi, dingin, terpelajar, anggun, dan sombong. Ketampanan yang tidak terjangkau di hati banyak wanita. Konon, bahkan seekor nyamuk betina pun tidak bisa mendekatinya.Lidya hanya tersenyum. Apa pun yang dia inginkan, tidak pernah gagal didapatkannya.Namun, rencana sering kali kalah cepat oleh perubahan. 
Nadia Amrani adalah gadis manis yang tumbuh dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Namun dia justru jatuh cinta pada Darian Prasetya, seorang playboy yang terkenal di kalangan mereka.
Nadia berjuang keras hingga akhirnya berhasil menjadi kekasih Darian.
Demi tetap berada di sisinya, Nadia mempelajari berbagai posisi, memainkan berbagai permainan dengan Darian, dan memenuhi hasrat pria itu siang dan malam.
Saat gairah mereka memuncak, Darian kerap membisikkan kata-kata lembut di telinganya.
"Sayang, kamu hebat. Kamu cepat sekali belajar."
"Rileks, jangan terlalu tegang."
"Ya ... begitu Sayang, aku sangat mencintaimu."
Nadia adalah perempuan yang paling lama bertahan di sisinya, hingga semua orang di sekeliling mereka mengira Darian benar-benar telah berubah.
Hingga malam ini, setelah momen intim mereka di depan jendela besar, Darian membawa Nadia ke sebuah pesta. 
Karen sudah menjadi penjilat Charles selama sepuluh tahun, bahkan menemani Charles dari bukan siapa-siapa menjadi sukses, hanya saja semua ini tidak bisa dibandingkan dengan Yuri.Akhirnya Karen putus asa dan memutuskan untuk berkarier lagi.Entah itu dokter genius, peretas top, pengacara terkenal, operator game terbaik, desainer terkenal, aktris terkenal ... semuanya adalah dia!Bahkan hebat dalam membalas dendam pada pria dan wanita berengsek.Charles dari atas melihat Karen, "Karen, kamu sudah punya hak menjadi wanitaku."Tiba-tiba Harvey menendangnya, "Apa hakmu sampai menodai wanitaku?"Charles langsung ketakutan. "Pak ... Pak Harvey?!"Harvey mengangkat dagu Karen dengan lembut, bahkan berkata dengan nada tidak senang, "Karen, lagi-lagi tebar pesona di luar, ya?"Wajah Karen langsung memucat. Namun, begitu mau kabur, dia sudah digendong oleh Harvey. 

Bahkan setelah 2 kali kehidupan, Rose masih belum bisa melelehkan hati Jay Ares yang seperti bukit es. Patah hati, Rose memilih untuk hidup berpura-pura dalam pengaruh seorang lelaki idiot, menipu si lelaki dan kabur membawa 2 orang anaknya. Tuan Ares sangat marah karena hal tersebut, orang-orang di sekitar sudah mengira bahwa ini adalah akhir dari kehidupan si Rose. Tiba-tiba keesokan harinya, Tuan Besar Ares terlihat duduk berlutut di tengah jalan dan merayu seorang anak kecil manja, “ Ayo, jangan nakal dan mari pulang bersamaku!”“Aku akan mengikutimu, tapi dengan syarat!”“Katakan apa syarat-syaratnya?”“Kamu tidak boleh membuliku, berbohong padaku, dan terutama tidak boleh memasang muka masam di depanku. Kamu harus selalu menyapaku sebagai orang yang paling cantik, dan kamu harus tersenyum setiap kamu memikirkanku…”“OK, baiklah!”Setiap orang yang menyaksikan hal itu terheran-heran! Apakah ini hanya misteri yang selama ini belum mereka ketahui tentang bagaimana menaklukkan Mr Ares? Mr Ares sendiri tampak kehabisan akal, karena dia tidak dapat menghukum si gadis kecil, Ia hanya bisa memanjakannya sampai si anak puas. 


Enam tahun lalu, dia dijebak oleh saudara perempuannya yang jahat dan ditinggalkan oleh suaminya saat dia hamil.Enam tahun kemudian, dia memulai hidup baru dengan identitas yang berbeda. Anehnya, pria yang sama yang meninggalkannya di masa lalu tidak berhenti mengganggu di pintu depan rumahnya. ”Nona Gibson, apa hubungan Anda dengan Tuan Lynch?"Dia tersenyum dan menjawab dengan acuh tak acuh, "Aku tidak mengenalnya." "Tetapi sumber mengatakan bahwa Anda pernah menikah."Dia menjawab sambil menyelipkan rambutnya, “Itu hanya fitnah. Aku tidak buta, Anda tahu itu. ”Hari itu, dia dihimpit ke dinding saat dia melangkah di pintunya. Ketiga bayinya bersorak, “Ayah bilang mata ibu buruk! Ayah bilang dia akan memperbaikinya untuk ibu!"Dia meratap, "Tolong lepaskan aku, sayang!" 
Dua tahun pernikahan, Sania Ravan berpikir, meski hati Eric Lutanza sedingin batu, seharusnya sudah bisa menjadi hangat.Namun ketika wanita idamannya kembali ke negara ini, Eric tanpa ragu mengajukan perceraian padanya.Melihat bagaimana Eric begitu perhatian pada wanita itu, tapi memperlakukannya seperti benda tak berharga, hati Sania terasa seperti disayat.Ketika Eric mengabaikan dirinya yang tergeletak dalam genangan darah bersama anak mereka demi menyelamatkan wanita itu, Sania pun benar-benar putus asa. Dia menulis surat perjanjian cerai dan pergi tanpa ragu.Justru ketika dia menjadi pusat perhatian, dikejar banyak pria, mantan suami berengsek itu malah berani berkata di depan umum."Siapa yang berani mendekati wanita Eric?"Di malam hujan badai, pria itu basah kuyup, kedua tangannya mencengkeram wajah Sania dengan erat, matanya memerah, dan suaranya bergetar. "Istriku, tolong lihat aku ...." 
[Pak Stefano, perjanjian perceraian ini sah. Setelah ditandatangani, hubungan pernikahan akan otomatis berakhir dalam satu bulan.]
Stefano Ferdian duduk di depan komputer, berkonsultasi dengan layanan bantuan hukum. Setelah mendapat jawaban yang diinginkannya, dia mengucapkan terima kasih lalu keluar dari jaringan.
Dengan langkah terpincang-pincang, dia membuka pintu. Setumpuk foto jatuh dari atas pintu, ujungnya yang tajam menggores pipinya. Stefano menatap foto keluarga itu tanpa ekspresi.
Istrinya, Wenny Subrata, tersenyum bahagia, memperlihatkan kelembutan yang tak pernah dia lihat sebelum mereka menikah.
Anak yang dia besarkan selama lima tahun, Zian, tampak begitu bahagia, seolah kebahagiaannya itu hampir meluap.
Ironisnya, dalam foto keluarga yang disebut-sebut itu, pria yang berdiri di tengah bukan Stefano, melainkan mantan kekasih Wenny, Sandy Winarto.
Jelas ini ulah Zian. Sejak setengah tahun lalu, setelah Sandy kembali ke negara ini, keberadaan Stefano di rumah ini terasa makin tidak berarti. 
Pada malam itu, karena kejadian tak terduga, Clara melakukan sebuah kesalahan yang menyeretnya berurusan dengan seorang pria berkedudukan tinggi.Demi mendapatkan saham Grup Lesmana, dia menawarkan diri menikah dengan pria itu, namanya Ivan Sanjaya.Ivan berkata dengan angkuh, "Aku nggak keberatan menikah denganmu, tapi hubungan kita hanya sebatas pernikahan kontrak."Setelah keduanya sepakat untuk menikah, mereka langsung mengurus pendaftaran pernikahan.Begitu masa kontrak pernikahan mereka berakhir, Clara menyodorkan surat cerai."Pak Ivan, masa kontrak kita sudah berakhir."Ivan tiba-tiba menjadi panik.Sejak itu, Ivan terus menghindar dari Clara.Melihat Ivan terus mengulur waktu, Clara mulai kehilangan kesabaran."Ivan, sebenarnya apa yang kamu inginkan?"Ivan memeluknya sambil memohon, "Clara, kita nggak usah cerai, ya?" 
"Tante Tania, waktu yang kita sepakati dulu adalah sepuluh tahun. Sekarang masa sepuluh tahun itu sudah berakhir, aku ingin membawa Nina pergi."
"Bibi juga tahu, dia selama ini nggak pernah menyukai Nina."
Di ruang teh, Wendy Siswanto mengucapkan kalimat itu dengan ekspresi pahit.
Dia hidup bersama Haris Sutomo selama sepuluh tahun, tetapi selama sepuluh tahun itu hati pria itu tidak pernah berhasil dia hangatkan.
Hingga suatu kali mabuk, Haris menekannya di atas ranjang, dan dalam kekalutan hasrat, mereka memiliki seorang anak.
Setelah kejadian itu, pria itu memberi Wendy sebuah vila, serta setuju gadis itu melahirkan anak tersebut. Satu-satunya syarat adalah anak itu tidak boleh memanggilnya ayah, dan di depan orang luar, Haris tetap berstatus lajang.
"Aku nggak mungkin menikahimu, buang saja harapan itu."
"Biaya membesarkan anak akan kuberikan, tapi jangan harap aku mengakui identitasnya. Aku nggak punya anak ini." 

Pak Ferdy berkata, apa yang diutang harus dibayar. Dia berutang padanya seorang anak. Anak itu telah dibayar, tetapi Pak Ferdy masih menginginkan bunga. Jessy bertanya kepadanya, bunga itu apa? Ferdy menatapnya, jakunnya bergerak naik turun, "Bunganya adalah ... kamu." Jessy menolak, "Ini perselingkuhan." Pria itu malah menjawab, "Nggak, aku sedang mengejar puisi dan kejauhan." Belakangan, Jessy berdiri di atas rel kereta, dan di tengah deru kereta api yang melintas, dia melihat puisi dan kejahuan miliknya sendiri .... 

“Pa, Ma, aku setuju untuk kuliah ke luar negeri.” Saat mendengar putrinya akhirnya setuju, suara orang tuanya yang jauh di seberang lautan penuh dengan rasa syukur. “Selina anakku, akhirnya kamu setuju juga! Baiklah Nak. Kalau begitu Papa Mama akan segera mengatur semuanya! Jangan sedih begitu, dong! Sebulan lagi juga bertemu.” Namun, berbeda dengan suasana ceria orang tuanya, nada suara Selina terdengar berat. “Iya, Bu.” Setelah berbasa-basi sejenak, telepon pun terputus.Di luar jendela, gelap malam telah meneyelimuti bumi. Selina tidak menyalakan lampu, matanya yang kosong sedikit memerah. Usut demi usut, hari yang dinanti pun tiba, Selina akhirnya memulai perjalanan kuliah di luar negeri, akan tetapi rasa gundah tetap memenuhi hatinya. Mulai hari ini, Selina harus menghadapi kehidupan baru di negeri orang, ketidakpastian masa depan, dan jarak yang semakin melebar antara dirinya dan orang tua. Dalam hati, Selina mulai mempertanyakan: Apakah aku benar-benar siap menghadapi tantangan dan kehidupan baru di negeri antah berantah? 

Selama lima tahun, aku bekerja keras untuk membiayai kehidupannya. Sejak tahun ketiga kuliah hingga menempuh pendidikan pascasarjana, semua kebutuhannya ditanggung dengan keringatku. Dia selalu hadir sebagai pacar yang sempurna, penuh perhatian, dan kasih sayang.Namun, dunia serasa runtuh saat aku tidak sengaja mendengar percakapan dia dan temannya. Ternyata, dia adalah pewaris keluarga Januarta yang kaya raya, sementara aku hanyalah hiburan baginya selama ini.Tidak ingin terus hidup dalam kepalsuan, aku putuskan untuk mengakhiri hubungan kami. Namun, saat berbalik untuk pergi, aku malah jatuh ke pelukan seorang pria asing.Pria itu tampak dingin dan penuh jarak. Aku pikir, dia akan segera mendorongku pergi. Di luar dugaan, dia malah mengusap lembut rambutku dan berkata, "Aku akan membawamu pulang."Siapakah pria ini? Apakah pelarianku dari masa lalu akan membawaku pada cinta yang sejati? 
Profesor Mazaya Farah dari Universitas Alkana nikah kilat.Suami nikah kilatnya, Jimmy Wongso, yang berasal dari keluarga elite membuat surat perjanjian pernikahan dengan Mazaya. Persyaratannya adalah mereka tidak boleh mencampuri kehidupan satu sama lain, harus memainkan peran masing-masing dengan baik, dan Mazaya tidak boleh jatuh cinta padanya.Pernikahan itu awalnya menguntungkan kedua belah pihak dan mereka akan berpisah ketika saatnya tiba. Akan tetapi, ada yang berubah pikiran hingga merobek perjanjian itu dan memaksakan kehendaknya pada yang lain.Semua orang di kalangan kelas atas menertawakan Mazaya karena menjadi nona gadungan yang diusir dari Keluarga Madius dan hanya menikah dengan keluarga elite sebagai pengganti. Jimmy sudah memiliki pacar yang sangat dicintainya. Hanya masalah waktu sebelum cinta sejati Jimmy kembali dan Mazaya akan diusir.Namun, detik berikutnya, ada yang merekam kata-kata mabuk Jimmy:[Istriku sendiri adalah orang kaya. Aku telah menjadi saksi akan kehidupannya selama bertahun-tahun, dari seorang gadis genius di Universitas Alkana hingga menjadi ilmuwan terkenal di dunia. Dia merendahkan statusnya untuk menikah denganku. Agar bisa punya topik untuk dibicarakan dengannya, aku si CEO ini harus belajar fisika di tengah malam setiap hari. Semua asetku ada di tangannya. Kalau dia lambat membalas pesanku, aku akan bergegas ke Universitas Alkana. Apakah ini terhitung cinta yang mendalam?] 
Orang-orang sepergaulan dengan mereka menganggap Sheila Saputra adalah budak cinta bagi Johan Permadi.Sejauh mana dia menjadi budak cinta?Sampai dikenal semua orang.Orang lain menyebutnya tidak tahu malu, tetapi Sheila tidak peduli.Sampai malam itu, dia tiba-tiba menyadari bahwa pria yang membuatnya bersikap setia selama tiga tahun, ternyata sudah berubah.Sheila tidak berkata apa-apa, berbalik dan langsung meninggalkannya.Orang-orang di sekitarnya semuanya mencercanya. Mereka beranggapan bahwa dia sedang bermain tarik ulur, bahkan Johan juga berpikir demikian.Sampai akhirnya, dia menemukan selembar di dompet Sheila.Pemuda di foto itu memiliki mata dan alir yang sangat mirip dengan dirinya.Dia menjadi gila, matanya memerah.Malam saat terjadi kecelakaan balap mobil, Johan dengan rendah hati memohon pada Sheila melalui telepon, "Sheila, aku terluka. Kamu datang menjengukku, ya?"Dari seberang telepon terdengar derai tawa lelaki. "Sikapnya Johan seperti anjing yang mengibas-ngibaskan ekornya. Apa kamu mau jadi budak cinta?"*Orang ini, Luki Fuadi, terkenal sebagai pria dominan yang sulit diatur. Dia tidak takut akan siapa pun.Di usia delapan belas tahun, dia dikirim ke rumah neneknya untuk didisiplinkan. Pada saat itulah, dia bertemu dengan gadis kecil yang tiga tahun lebih muda darinya, dia adalah Sheila.Sejak itu, pemuda yang sangat nakal itu berubah menjadi kakak yang lembut dan perhatian. Setiap hari di rumah mengajarinya mengerjakan PR.Sahabat kecilnya menggodanya dengan menyebutkan bahwa Luki sudah kembali ke jalan yang benar.Luki melirik anak yang duduk di sampingnya yang dengan tekun mengerjakan soal, tiba-tiba dia berkata, "Kamu tahu apa sih?"Di tahun kedua kuliah, anak itu menengadah dengan wajahnya yang penuh harapan dan mengungkapkan cinta padanya. "Luki, tunggu aku, ya. Saya bakal tumbuh dewasa."Perasaan gadis itu murni dan membara, membuat hatinya gelisah.Setelah bertahun-tahun, akhirnya mereka bertemu lagi. Dia tetap bisa merasakan getaran di hatinya. 
Seminggu sebelum menikah dengan Sigit Permana, Wulan Jatmiko tanpa sengaja memergoki hubungan terlarang antara pria itu dan adik tiri Wulan.Setelah berteman bertahun-tahun sejak masa kecil, untuk pertama kalinya Wulan menyadari bahwa perasaan mereka ternyata begitu rapuh.Mimpinya, masa depannya, seluruh hidupnya, semuanya hancur karena Sigit.Dalam keputusasaan, Wulan menyetujui perjodohan dengan Keluarga Silendra dan menikah dengan pria berkepribadian aneh dengan kaki cacat.Namun, siapa sangka, jalan buntu yang dia kira tanpa harapan justru telah lama dinantikan oleh pria itu.Saat bertemu lagi, mata Sigit dipenuhi rasa sakit, memohon agar Wulan mau menoleh sekali saja ... 

Gara-gara sebuah insiden, Isabel Huran malah menjalin hubungan dengan pria paling bermartabat di Kota Hegel. Dia bahkan sampai melahirkan anak pria itu sebelum akhirnya dipaksa pergi. Tiga tahun kemudian, Isabel secara kebetulan bertemu pria itu lagi. Isabel pun berusaha untuk menghindar sejauh mungkin dari pria itu! Siapa sangka pria itu malah mengadang di depan pintu sambil menggendong seorang anak yang menggemaskan. "Hei, kamu sudah melahirkan anak ini, tapi masih mau kabur?" Isabel hanya bisa terdiam. Pria itu adalah penguasa Kota Hegel, Pak Cedric Jeron yang dihormati semua orang. Isabel pikir mereka tidak mungkin bersama, tetapi pria itu malah menjadikan Isabel sebagai kekasihnya, memanjakannya, mencintainya dan melindunginya! Cedric bahkan berkata dengan penuh cinta, "Isabel, ayo kita buat anak kedua." (Kamulah yang Kuimpikan Setiap Malam) 
Nara Lintang tak pernah menyangka bahwa hubungan jarak jauh lintas negara yang akan segera berakhir justru menutup kisahnya dengan akhir yang begitu pahit dan memalukan.
Bagaimanapun juga, cinta Reza Perdana kepadanya adalah sesuatu yang tak tertandingi.
Dia adalah direktur rumah sakit yang sibuk. Namun demi Nara, dia menempuh hampir sembilan ratus penerbangan ke luar negeri, bolak-balik dengan total waktu terbang mendekati sepuluh ribu jam.
Meski setiap pertemuan selalu singkat dan terburu-buru, Reza tetap memeluknya erat dan berkata dengan suara rendah bahwa semua itu dia jalani dengan sepenuh kerelaan.
Hadiah yang Reza kirimkan kepadanya pun tak terhitung jumlahnya.
Dari yang kecil seperti surat cinta tulisan tangan sepanjang ribuan kata, hingga yang besar seperti kalung bernilai miliaran yang dia menangkan di balai lelang.
Selama dia merasa sesuatu itu bisa membuat Nara tersenyum, dia akan mempertaruhkan segalanya untuk meraihnya sekalipun itu adalah bintang di langit.
Cinta yang terukir hingga ke sumsum tulang itu tak pernah berubah sedikit pun selama tiga tahun penuh.
Namun, ketika Nara pulang ke tanah air dengan penerbangan semalaman, lalu mendengar teman-teman masa kecil mereka memuji betapa setianya cinta Reza kepadanya, Reza justru membantahnya dengan suara serak ...
Nara harus mengakui bahwa saat itu, hatinya seolah dicabik ribuan pisau, dan rasa sakitnya tak ubahnya hukuman yang dijalani perlahan, irisan demi irisan.