Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Semua

Terjerat di Balik Topeng Dingin
Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat. Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh. Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas. Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi. Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara. "Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong. Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping. Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia". [Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan. Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar. Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya. "Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin. Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?"
Perpisahan Abadi
"Halo, saya mau urus imigrasi!"Fara Jilon berdiri di depan jendela sambil menyerahkan semua dokumen persyaratan yang sudah dia siapkan kepada seorang petugas di balik jendela.Tidak lama kemudian, si petugas pun mencap dokumen itu, lalu mengambil dan menyerahkan selembar dokumen lain kepada Fara."Bu, prosesnya berlangsung kurang lebih 15 hari. Mohon ditunggu."Fara mengangguk mengerti, lalu berbalik badan dan berjalan keluar. Akan tetapi, dia mendadak mendengar para pegawai di belakangnya sibuk bergosip sambil berbisik."Aku nggak salah lihat, 'kan? Kenapa Bu Fara mengurus imigrasi? Apa dia lagi bertengkar dengan Pak Kris?""Kalaupun ya, harusnya masalahnya nggak parah, 'kan? Pak Kris 'kan dikenal sebagai suami yang cinta mati dengan istrinya. Kenapa Bu Fara begitu keras kepala mau berpisah?""Ya, ya. Lima tahun lalu, Pak Kris mengadakan pesta pernikahan paling mewah dalam abad ini demi Bu Fara. Orang-orang yang nggak mengikuti berita terkini di sosial media sepertiku saja tahu soal itu. Terus, tiga tahun lalu Bu Fara mengalami kecelakaan mobil dan butuh donor darah. Pak Kris nggak memedulikan semua halangan dan rela mendonorkan sebagian besar darahnya sendiri hingga nyawa Bu Fara akhirnya berhasil diselamatkan. Lalu, tahun lalu Pak Kris juga mengerahkan semua media untuk mencari Bu Fara ke penjuru dunia, padahal Bu Fara baru menghilang selama satu jam. Sekarang Pak Kris pasti sudah seperti orang gila karena Bu Fara pergi begitu saja tanpa memberitahunya ...."Fara mengatupkan bibirnya mendengarkan pembicaraan orang-orang itu, tetapi sorot tatapannya yang mengejek dirinya sendiri tampak makin kentara.Ya, semua orang tahu betapa Kris mencintainya.
Istri Sombong dengan Suami Dominasi
Di kehidupan sebelumnya, Cassandra Nesmir mencurahkan seluruh cintanya dengan tulus dan memberikan segalanya. Namun yang dia dapatkan hanya kalimat dingin, apakah kamu pantas? Keluarganya hancur, nyawanya melayang karena dijebak. Dia mati di malam hujan yang memilukan, tanpa seorang pun tahu. Dia terlahir kembali di usia delapan belas tahun. Dia bangkit dengan kekuatan penuh, menampar balik, membalas dendam, dan menghancurkan para bajingan satu per satu! Dia bertekad menumpang kekuatan seorang bos besar. Siapa sangka bos ini sangat licik tak tertandingi dan memanjakannya habis-habisan tanpa banyak alasan! Cassandra membakar, bos besar itu menambah kayu bakar. Cassandra menghajar para bajingan, dia mengawal dari belakang. Jadi seluruh dunia pun tahu, putra keenam Keluarga Zemandes, yang konon berkuasa, dingin, dan tidak dekat dengan wanita, justru tunduk sepenuhnya pada seorang gadis kecil yang namanya bahkan tidak terkenal! Bibir tipis Tuan Victor terbuka, suaranya rendah dan dalam. "Aku memanjakan istriku, itu sudah seharusnya." Cassandra terdesak di sudut dinding, wajahnya memerah sambil mengeluh. "Bajingan! Kamu jelas-jelas sedang menindasku!" Sorot matanya mengandung senyum dan menjawab tenang, "Aku menindas istriku, itu wajar dan sah." Seluruh dunia menunggu putri kaya bodoh itu dibuang. Namun yang mereka dapatkan justru terbongkarnya identitas gandanya, berbagai topeng pun terbuka satu per satu! Semua orang tercengang dan kagum. Dua-duanya adalah bos besar yang tidak boleh disinggung.
Cinta di Balik Kesepakatan
[Menikah dulu, baru jatuh cinta + Menikah karena hamil duluan + Romansa manis]Seorang bos besar yang memiliki kepribadian tenang dan berwibawa, sementara yang satunya adalah mahasiswi kedokteran yang pintar, tetapi miskin.Sheila Antono yang dulunya menganggap teh susu seharga 40 ribu itu barang mahal, tidak menyangka dia akan menikah dengan pria konglomerat karena hamil.Pada hari pertama pernikahan mereka, Sandy Ferianto memberi peringatan kepada Sheila, mereka menikah hanya untuk saling memanfaatkan saja, jadi jangan berharap lebih darinya.Seiring berjalannya pernikahan mereka, Sandy berkata, "Sayang, cium aku, dong. Biar aku yang mengurus dan mencuci celana anak kita.""Kamu dan anak kita adalah segalanya bagiku."Sebelum menikah, Sheila bahkan tidak mampu membeli teh susu. Setelah menikah, Sandy dan seluruh keluarga besarnya memanjakan Sheila!Sandy tidak hanya membiayai pengobatan ibunya Sheila sampai sembuh, pria itu juga memanggil dokter ahli untuk membantu persalinan Sheila.Ada yang mengolok-olok Sheila, mereka mengatakan Sheila menggunakan cara licik untuk menikah dengan pria kaya seperti Sandy. Mereka juga menghina Sheila miskin dan bodoh.Sandy membantah, "Aku yang ingin menikahinya. Aku yang memilih dia menjadi istriku. Aku beruntung menikah dengannya, tahu nggak?"Seorang duta besar di luar negeri mengatakan, "Sheila adalah putri kesayanganku. Dia memang terlahir berbakat."Aku diam-diam merasa diriku beruntung menjadi istrinya. Saat itu, Sandy memelukku sambil berkata, "Bukan kamu yang beruntung, justru aku yang beruntung bisa ketemu kamu."
Cinta yang Menyiksa
Orang-orang sepergaulan dengan mereka menganggap Sheila Saputra adalah budak cinta bagi Johan Permadi.Sejauh mana dia menjadi budak cinta?Sampai dikenal semua orang.Orang lain menyebutnya tidak tahu malu, tetapi Sheila tidak peduli.Sampai malam itu, dia tiba-tiba menyadari bahwa pria yang membuatnya bersikap setia selama tiga tahun, ternyata sudah berubah.Sheila tidak berkata apa-apa, berbalik dan langsung meninggalkannya.Orang-orang di sekitarnya semuanya mencercanya. Mereka beranggapan bahwa dia sedang bermain tarik ulur, bahkan Johan juga berpikir demikian.Sampai akhirnya, dia menemukan selembar di dompet Sheila.Pemuda di foto itu memiliki mata dan alir yang sangat mirip dengan dirinya.Dia menjadi gila, matanya memerah.Malam saat terjadi kecelakaan balap mobil, Johan dengan rendah hati memohon pada Sheila melalui telepon, "Sheila, aku terluka. Kamu datang menjengukku, ya?"Dari seberang telepon terdengar derai tawa lelaki. "Sikapnya Johan seperti anjing yang mengibas-ngibaskan ekornya. Apa kamu mau jadi budak cinta?"*Orang ini, Luki Fuadi, terkenal sebagai pria dominan yang sulit diatur. Dia tidak takut akan siapa pun.Di usia delapan belas tahun, dia dikirim ke rumah neneknya untuk didisiplinkan. Pada saat itulah, dia bertemu dengan gadis kecil yang tiga tahun lebih muda darinya, dia adalah Sheila.Sejak itu, pemuda yang sangat nakal itu berubah menjadi kakak yang lembut dan perhatian. Setiap hari di rumah mengajarinya mengerjakan PR.Sahabat kecilnya menggodanya dengan menyebutkan bahwa Luki sudah kembali ke jalan yang benar.Luki melirik anak yang duduk di sampingnya yang dengan tekun mengerjakan soal, tiba-tiba dia berkata, "Kamu tahu apa sih?"Di tahun kedua kuliah, anak itu menengadah dengan wajahnya yang penuh harapan dan mengungkapkan cinta padanya. "Luki, tunggu aku, ya. Saya bakal tumbuh dewasa."Perasaan gadis itu murni dan membara, membuat hatinya gelisah.Setelah bertahun-tahun, akhirnya mereka bertemu lagi. Dia tetap bisa merasakan getaran di hatinya.
Halaman sebelumnya
1
2345Halaman selanjutnya

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.