Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Semua

Penantian Berakhir Pengkhianatan
Luna Wijaya, salah satu orang terkaya di dunia yang terkenal gila kerja. Garry Sanjaya sudah menikah dengannya selama lima tahun, tapi ditinggalkan oleh Luna berkali-kali demi pekerjaan. Pertama kali adalah hari ulang tahunnya. Garry sudah memesan restoran dengan sepenuh hati, tapi tiba-tiba Luna terbang ke luar negeri untuk akuisisi, mengabaikannya dan membiarkannya menunggu dari siang hingga malam. Kedua kalinya adalah saat Garry mengalami kecelakaan mobil dan membutuhkan tanda tangan keluarga. Garry berusaha sekuat tenaga untuk mengirim pesan kepada Luna, tapi malah menerima balasan dingin darinya. "Aku sedang diskusi urusan penting. Urus saja sendiri." Ketiga kalinya adalah ketika ayahnya sakit kritis. Saat ingin bertemu Luna, tapi Luna sedang sibuk dengan upacara penandatanganan untuk proyek bernilai triliunan dan tidak dapat hadir. Garry menggenggam tangan ayahnya yang dingin, mendengarkan nada sibuk di ujung sana, hatinya benar-benar hancur. Kejadian seperti ini terus terjadi berkali-kali, Garry akhirnya mengerti bahwa di dalam hati Luna, tidak ada urusan dan tidak ada seorang pun yang dapat menandingi kerajaan bisnisnya. Garry berkata pada dirinya sendiri bahwa inilah harga dari perjodohan. Luna pernah berkata dirinya tidak akan mencintai Garry, tetapi untungnya, Luna juga tidak mencintai orang lain. Namun, saat Garry sudah hampir terbiasa dengan keputusasaan ini, berita mengejutkan tiba-tiba muncul di lingkungannya .... Luna, wanita yang tidak tertarik dalam percintaan dan gila kerja, ternyata sudah dekat dengan seorang gigolo dan sangat memanjakannya!
Kasih Sayangmu Bagai Sampah
Di kehidupan sebelumnya, Devan sudah hidup di panti asuhan sejak dia bisa mengingatnya. Ketika berusia lima tahun, dia diadopsi oleh orang tua angkat, membuatnya merasakan kehangatan sebuah keluarga. Namun, ketika berusia 15 tahun, barulah orang tua kandungnya menemukannya, membawanya kembali ke Keluarga Atmaja. Devan yang sangat merindukan kasih sayang keluarga, berusaha menahan diri di Keluarga Atmaja, berusaha menyenangkan mereka semua. Namun, orang tua dan ketiga kakak perempuannya selalu mengabaikannya, si putra kandung ini. Sementara itu, mereka memanjakan putra palsu di atas segalanya. Hingga suatu hari, si putra palsu itu merencanakan sebuah kecelakaan mobil. Devan jatuh dan tewas di tempat. Ketika rohnya melayang di udara, dia melihat orang tua dan kakak-kakaknya hanya peduli merawat si putra palsu yang hanya lecet sedikit sambil menangis. Sementara tubuhnya sendiri yang tergeletak berlumuran darah, tidak mereka hiraukan sama sekali. Saat itu, Devan benar-benar menyadari segalanya. Dandelion memang sudah seharusnya terbang tertiup angin, tak sepatutnya berharap kembali ke tempat asalnya. Kemudian, Devan terlahir kembali. Di kehidupan ini, dia memutuskan untuk hidup demi dirinya sendiri, demi mereka yang benar-benar mencintainya. Namun, ketika dia benar-benar melepaskan hubungan keluarganya, memutuskan semua ikatan dengan Keluarga Atmaja, satu per satu dari ketiga kakak perempuannya dan orang tuanya mulai merasa menyesal. Mereka mulai merindukan kebaikan Devan, ingin memperbaiki hubungan dengannya. Hanya saja, kasih sayang yang terlambat itu sama sekali tidak berarti!
Yang Kau Buang, Kini Bersinar
[Suami Brengsek Mengejar Istri + Pangeran Elite Kota Basena Naik Tahta]Saat Yasmin mengalami keguguran, Cakra justru sedang merayakan kembalinya cinta pertamanya.Selama tiga tahun, Yasmin telah mendampingi dan berkorban untuknya, tapi di mata Cakra, dia tak lebih dari seorang pembantu dan juru masak di rumah.Yasmin patah hati dan memutuskan untuk bercerai.Di kalangan sosial mereka, Yasmin dikenal sebagai perempuan yang sulit dilepaskan, seperti lem yang terlalu kuat menempel."Aku yakin dalam satu hari, Yasmin akan kembali lagi," ujar seorang teman.Cakra hanya tertawa. "Sehari? Paling juga setengah hari."Namun, sejak menandatangani surat cerai itu, Yasmin benar-benar memilih untuk melangkah ke depan. Dia mulai menata kembali hidupnya, mengejar karier yang dulu ditinggalkan, membuka diri terhadap orang-orang baru, dan tak lagi berniat menoleh ke belakang.Hari demi hari berlalu, Cakra tak lagi melihat bayangan Yasmin di rumah.Tiba-tiba, rasa panik menyergap dirinya. Dalam sebuah acara puncak industri, dia akhirnya melihat Yasmin lagi, dikelilingi banyak orang.Tanpa pikir panjang, dia menerobos kerumunan dan berteriak, "Yasmin, kamu belum puas cari masalah?"Tiba-tiba Zicho berdiri di depan Yasmin, melindunginya. Dengan satu dorongan dingin dan tegas, dia menyingkirkan Cakra. Aura dinginnya membuat semua orang terdiam. "Jangan sentuh kakak iparmu."Dulu Cakra tak pernah mencintai Yasmin. Namun, saat dia akhirnya jatuh cinta ... tempatnya di sisi Yasmin sudah tak ada lagi.
Terjerat di Balik Topeng Dingin
Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat. Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh. Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas. Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi. Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara. "Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong. Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping. Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia". [Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan. Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar. Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya. "Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin. Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?"
Halaman sebelumnya
1
2345Halaman selanjutnya

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.