Semua

Pada hari ulang tahunnya yang ke-25, Chyntia Santoso melihat pacarnya, Bernard Gunawan, memberikan cincin pertunangannya kepada wanita lain.Bernard juga meminta agar Chyntia lebih pengertian, dan memberi kesempatan kepada wanita itu untuk merayakan ulang tahunnya.Akhirnya, Chyntia pun memilih untuk melepaskan pria itu dari hidupnya.Chyntia meminta putus, tetapi Bernard tidak menganggapnya serius. Pria itu bahkan bertaruh dengan teman-temannya bahwa dalam waktu tiga hari, Chyntia pasti akan datang memohon untuk balikan ...Namun, yang terjadi adalah, Chyntia datang sambil menggandeng tangan pamannya dan melemparkan akta pernikahan ke wajahnya sambil berkata, "Keponakanku, mulai sekarang, panggil aku 'Bibi'." 




Pernikahan antara Wulan Wibisana dan Fajar Yandika menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di kalangan elite Kota Arunika.
Wulan, putri tertua Keluarga Wibisana, dikenal sebagai gadis yang penuh kebebasan, berjiwa pemberontak, dan memiliki kecantikan yang memikat sekaligus tajam.
Sedangkan Fajar Yandika, pewaris Keluarga Yandika, terkenal dengan sikap dingin, disiplin ketat, serta kendali penuh pada kekuasaan keluarganya.
Meskipun keduanya seperti dua kutub yang sangat berbeda, mereka tetap hidup bersama dalam ikatan pernikahan selama tiga tahun.
Pada tahun pertama mereka, Wulan diwajibkan menghafal dan menaati tiga ribu aturan Keluarga Yandika. 

Putri Keluarga Wistoria yang sebenarnya sudah kembali dari Alam Kultivasi!Di kehidupan sebelumnya, Diana Palmer adalah putri asli Keluarga Wistoria, tapi Keluarga Wistoria malah tidak mengakuinya dan menganggapnya sebagai pembantu. Keluarga Wistoria hanya peduli pada putri dan adik angkat mereka!Pada akhirnya, Diana ditinggal oleh ibu dan kakak kandungnya di dalam mobil yang sedang terbakar. Dia pun mati terbakar.Setelah berkultivasi selama 300 tahun, dia kembali dan memutuskan hubungan dengan Keluarga Wistoria. Dia mulai hidup untuk dirinya sendiri.Orang lain mengira dia hanya seorang artis yang tidak berdaya, tapi mereka tidak tahu kalau dia adalah master metafisika legendaris yang dipatuhi oleh orang-orang kaya! Dia adalah dokter ajaib yang dapat menghidupkan kembali orang mati! Dia adalah guru yang dipuja banyak orang! Dia adalah pembawa pesan keadilan yang ditakuti dan dikagumi orang-orang!Dengan bantuan Keluarga Wistoria, si putri palsu bersaing dengan Diana dalam segala hal. Namun, makin si putri palsu membandingkan, dia makin merasa putus asa. Hingga suatu hari, anggota Keluarga Wistoria yang menderita penyakit terminal menyadari kalau dokter ajaib yang selama ini mereka cari ternyata adalah putri dan adik perempuan mereka yang terlantar!Orang Keluarga Wistoria berkata kalau Diana tidak bersaing dengan Hazel, mereka akan mengakui Diana. Sementara Diana mendengar mereka ingin menemuinya karena mereka telah menderita penyakit terminal. 
“Pa, Ma, aku setuju untuk kuliah ke luar negeri.” Saat mendengar putrinya akhirnya setuju, suara orang tuanya yang jauh di seberang lautan penuh dengan rasa syukur. “Selina anakku, akhirnya kamu setuju juga! Baiklah Nak. Kalau begitu Papa Mama akan segera mengatur semuanya! Jangan sedih begitu, dong! Sebulan lagi juga bertemu.” Namun, berbeda dengan suasana ceria orang tuanya, nada suara Selina terdengar berat. “Iya, Bu.” Setelah berbasa-basi sejenak, telepon pun terputus.Di luar jendela, gelap malam telah meneyelimuti bumi. Selina tidak menyalakan lampu, matanya yang kosong sedikit memerah. Usut demi usut, hari yang dinanti pun tiba, Selina akhirnya memulai perjalanan kuliah di luar negeri, akan tetapi rasa gundah tetap memenuhi hatinya. Mulai hari ini, Selina harus menghadapi kehidupan baru di negeri orang, ketidakpastian masa depan, dan jarak yang semakin melebar antara dirinya dan orang tua. Dalam hati, Selina mulai mempertanyakan: Apakah aku benar-benar siap menghadapi tantangan dan kehidupan baru di negeri antah berantah? 
Di tengah badai salju yang dingin, Xena Gunawan dihadapkan pada pengkhianatan terbesar dalam hidupnya, dirinya dituduh oleh suaminya sendiri, Sandy Santosa, di pengadilan atas kejahatan yang tidak pernah ia lakukan. Pernikahan tujuh tahun yang ia bangun dengan penuh cinta, nyatanya hanya ilusi yang menyesakkan. Kini cintanya berubah menjadi pengkhianatan. Xena berusaha bangkit dan melawan, dia ingin membuktikan bahwa dirinya tak bersalah, serta membuka kedok wanita lain yang selama ini menjadi bayang-bayang dalam pernikahannya.Namun, harga dari keadilan adalah hati yang hancur. Ketika ia berdiri bebas dari tuduhan, ia memilih sebuah kebebasan yang lebih besar, "Sandy, mari kita bercerai."Di balik sikap dingin dan penuh percaya diri, Sandy tidak pernah mengira bahwa wanita yang selalu ia anggap akan kembali padanya apa pun yang terjadi, kini telah berpaling darinya. Lalu, mereka bertemu kembali bukan sebagai pasangan, melainkan sebagai dua pribadi yang setara di ruang sidang. bagaimana akhir dari dua jiwa yang terikat oleh masa lalu ini? Akankah Xena berhasil melampiaskan dendamnya? 





Olivia Merita menjual dirinya sendiri.Dengan imbalan dua puluh miliar, dia sengaja mendekati putra tunggal Keluarga Furan di Kota Mitan yang terkenal anti menikah, demi memberi Keluarga Furan seorang pewaris.Setelah setengah tahun menjadi sekretaris pria itu, akhirnya Olivia menaklukkan pria dingin dan gila kerja itu ketika mabuk.Namun setelah bergulat semalaman, barulah dia sadar kalau dirinya tidur dengan orang yang salah.Pria di hadapannya bukan putra tunggal Keluarga Furan, Marco Furan, melainkan paman Marco, Marcello Furan....Kini, hanya ada dua pilihan di hadapannya.Pertama, membayar denda pelanggaran yang jumlahnya sangat besar pada Keluarga Furan sesuai ketentuan kontrak.Atau ....Dia harus menggoda Marco secara terang-terangan di depan Marcello....Ketika didorong ke dinding oleh pria yang sudah kehilangan kesabaran, Olivia berkata."Pak Marcello, tolong dengarkan penjelasanku. Aku memilih jalan kedua karena nggak punya uang!" 
Pak Ferdy berkata, apa yang diutang harus dibayar. Dia berutang padanya seorang anak. Anak itu telah dibayar, tetapi Pak Ferdy masih menginginkan bunga. Jessy bertanya kepadanya, bunga itu apa? Ferdy menatapnya, jakunnya bergerak naik turun, "Bunganya adalah ... kamu." Jessy menolak, "Ini perselingkuhan." Pria itu malah menjawab, "Nggak, aku sedang mengejar puisi dan kejauhan." Belakangan, Jessy berdiri di atas rel kereta, dan di tengah deru kereta api yang melintas, dia melihat puisi dan kejahuan miliknya sendiri .... 
"Sistem, aku ingin mengajukan permohonan untuk keluar dari dunia misi ini." Sistem yang dipanggil segera muncul dan berkata, "Penerima misi, permohonan Anda telah disetujui. Kami memberikan waktu setengah bulan agar Anda dapat berpamitan dengan keluarga Anda di dunia ini." Setelah itu, sistem kembali menghilang dari hadapannya. Namun, mendengar kata "keluarga", Shella Yustian terpaku lama, perlahan-lahan mengalihkan pandangan ke foto keluarga yang ada di atas meja di sampingnya.Dalam foto itu, suami dan anaknya sedang mencium kedua pipinya dengan penuh kasih.Momen bahagia itu membuatnya tiba-tiba tertegun sejenak.Tidak ada yang tahu bahwa Shella adalah seorang penakluk.Sepuluh tahun yang lalu, dia dibawa oleh sistem ke dunia ini untuk menaklukkan Irfan Putranto, pewaris utama lingkaran elite Jigara.Selama sepuluh tahun, dari masa sekolah sampai duduk di pelaminan, dia tidak hanya berhasil menyelesaikan misi penaklukannya, tetapi juga jatuh cinta pada target misinya. 




"Wenny, sejak kamu kecil, keluarga kita sudah menjodohkanmu. Sekarang 'kan penyakitmu sudah hampir sembuh, apa kamu nggak mau pulang ke Kota Jintara dan menikah?""Kalau kamu tetap nggak mau, aku akan bicara lagi sama ayahmu untuk membatalkan perjodohan ini."Di dalam kamar yang remang-remang, Wenny Sanjaya hanya bisa mendengar keheningan.Saat orang di ujung telepon hampir menyerah untuk membujuknya lagi, tiba-tiba dia berkata, "Aku mau pulang untuk menikah."Bu Maya Sanjaya tertegun di seberang telepon, seperti tidak menyangka, "Kamu ... kamu setuju?"Wenny menjawab dengan tenang, "Ya, aku setuju. Tapi, aku masih butuh waktu untuk menyelesaikan urusanku di Kota Hanis. Aku akan kembali dalam dua minggu. Ibu, kalian siapkan saja dulu pernikahannya."Setelah mengucapkan beberapa pesan tambahan, dia menutup telepon. 
Operasi transplantasi ginjal yang akan dilakukan Lana Sudiro untuk putranya akan segera dimulai.Operasi kali ini sangat sulit, karena ginjal yang akan ditransplantasikan berasal dari tubuhnya sendiri.Operasi berjalan sangat sukses.Saat dia bersiap membagikan kabar gembira itu kepada suaminya, Jodi Kusuma, yang sedang menunggu di ruang sebelah, melalui celah pintu, dia justru melihat pria itu sedang berpelukan mesra dengan dokter magang yang bekerja di bawahnya."Kak Jodi, operasi ini nggak akan ada masalah apa-apa, 'kan? Kalau anak kita kenapa-kenapa bagaimana? Andai saja aku bisa mendonorkan ginjalnya, paling nggak nyawa anak kita nggak akan bergantung pada orang lain."Lana terpaku di tempat.Apa maksudnya "anak mereka"?Dia baru hendak menerobos masuk untuk menuntut penjelasan.Namun, detik berikutnya dia melihat pria itu memeluk Wendy dengan tatapan penuh rasa sayang. "Jangan khawatir, sejak Lana mengalami kecelakaan mobil dan kehilangan ingatan, dia tiba-tiba punya seorang anak, dan dia sama sekali nggak curiga, dan selalu menganggap Hans sebagai anaknya sendiri. Dia pasti akan berusaha sebaik mungkin dalam operasi ini. Lagi pula, dulu kamu kehilangan satu ginjal demi menyelamatkan aku, dan aku terpaksa menikahinya agar dia mau menukar ginjalnya demi anak kita. Itu sangat adil." 


Sejak kecil Jane tinggal di Keluarga Harna, bahkan dimanjakan oleh Kevin Harna.Bisa dibilang, Kevin menemaninya melewati setiap pertama kalinya, juga saling menemai dan menyayangi selama belasan tahun.Jane mengira mereka saling suka, hanya tidak diungkapkan saja.Saat cinta pertama Kevin kembali, Jane baru tahu ternyata orang yang tak bisa dia lupakan adalah wanita itu, bukan dirinya.Melihat dia sekali demi sekali meninggalkan dirinya demi cinta pertama, Jane pun memilih keluar negeri.Tak disangka, malah diganggu oleh pria muda, bahkan melakukan pernikahan kilat.Setelah tahu Jane menikah, Kevin baru menyesal. "Bisakah kita mengulanginya lagi?" 
Pada tahun ketiga pernikahannya dengan Jetro Barnes, Naomi Bailey menerima pemberitahuan perceraiannya yang kelima kali.Dia benar-benar menyerah pada pria yang menggemparkan seluruh negeri begitu kembali ke tanah air itu. Selama tiga tahun terakhir, dia sudah menelan amarahnya dan menanggung segala macam kesulitan dari kerabat, tapi akhirnya menjadi lelucon.Semua orang mengira ini hanyalah akhir klise di mana Cinderella gagal menikahi keluarga kaya. Tanpa diduga, Naomi berasal dari keluarga kaya raya, putri keluarga bangsawan dan konglomerat papan atas maha kuasa yang mengendalikan banyak perusahaan, seorang wanita kaya yang sesungguhnya.Awalnya dia mengira tidak akan ada kontak dengan mantan suaminya yang bajingan itu mulai sekarang, tapi tak disangka, hubungan satu malam mereka yang terjadi secara tidak sengaja menimbulkan gejolak cinta lagi.Naomi kabur pada jam dua belas tengah malam, tapi Jetro memungut sepatu kacanya.Naomi segera memutuskan hubungan, "Bukankah kita sepakat bahwa kita nggak akan pernah bertemu lagi seumur hidup ini?"Jetro mengangkat alisnya, "Sayang, bukankah kamu bilang akan kurangi menonton drama idola yang dramatis?" 
Valeria Canir dan Henros Sastian adalah dua "iblis dunia" yang sudah dikenal semua orang di kalangan elite ibu kota. Valeria pernah menghancurkan bar, membakar yacht, menyiram wajah mantan pacarnya dengan anggur merah di depan umum, dan menabrakkan mobil sportnya hingga merusak kamera para paparazi. Sementara itu, Henros pernah ngebut balap liar, membalik meja judi, dan membuat siapa pun yang menyinggungnya bangkrut sampai harus berlutut memohon ampun sambil tetap tersenyum mengangkat gelas untuknya. Tak ada yang menyangka, dua "leluhur" ini akhirnya menjalin pernikahan aliansi bisnis. Begitu kabar itu tersebar, seluruh kalangan elite itu serentak menarik napas dingin, dua orang ini tinggal serumah, apa atapnya tidak bakal terbang? 
Aku telah ditandai sebagai kekasih manusia serigala, Arga Sagara.Konon, wanita yang memiliki tanda itu memiliki makna istimewa bagi manusia serigala. Manusia serigala rela melakukan apa saja demi melindungi kekasih mereka, termasuk mengorbankan nyawa mereka.Pada malam bulan purnama, aku diserang oleh segerombolan drakula. Namun, Arga hanya diam menyaksikan aku disiksa sampai sekarat.Kepala pelayan manusia serigala berlutut memohon kepada Arga agar menyelamatkanku, tetapi Arga malah pergi sambil membopong seorang pejalan kaki yang jatuh pingsan.Arga hanya mengatakan."Selama tanda itu masih ada padanya, dia nggak akan mati."Saat di ambang kematian, aku menjual jiwaku kepada iblis untuk meredakan rasa sakit yang kurasakan.Namun, dari udara terdengar suara tawa dingin seseorang."Kalau mau menjual jiwa, setidaknya carilah pembeli yang mau membeli dengan harga paling mahal. Apa untungnya bertransaksi dengan iblis? Bagaimana kalau bertransaksi denganku saja?" 

Ini adalah tahun ketiga pertunanganku dengan Oliver.Di depanku, dia terang-terangan mengejar seorang mahasiswi. Suatu ketika, aku memergokinya memangku mahasiswi itu dan menciumnya. Sambil tertawa dia berkata kepada teman-temannya, "Aku suka perempuan yang agak liar. Vica terlalu penurut."Namun, kemudian, paman Oliver yang seorang tentara tiba-tiba mengunggah foto di akun medsosnya. Oliver tentu saja heran karena pamannya itu terkenal pendiam dan tidak pernah tertarik dengan medsos. Akan tetapi, yang membuat Oliver terkejut adalah di foto itu, aku sedang memeluk dan mencium pamannya dengan mesra. Di foto itu, pamannya menambahkan status, "Pacarku ternyata liar juga."Oliver, dalam keadaan basah kuyup di tengah guyuran hujan pun bergegas mencariku. Pamannya yang membukakan pintu. Di lehernya terlihat bekas merah bekas ciumanku. Dengan nada tenang, dia berkata, "Oliver, kamu nggak bermaksud merebut pacarku, 'kan?" 
Edbert Howard, seorang raja bisnis yang bersumpah tidak akan menikah. Hingga suatu hari, Edbert dipaksa menikahi seorang istri muda dan dia memulai lembaran baru dalam hidupnya!"Pak Presdir, istri Anda menghancurkan rumah keluarga Whitten."Pria itu bertanya, "Apa amarahnya sudah reda?""Belum … "Pria itu berkata, "Panggil beberapa orang lagi untuk membantunya.""Pak Presdir, istri Anda berkelahi dengan seseorang sampai membuat orang itu dirawat di rumah sakit.""Apa dia sudah puas?""Belum."Pria itu lanjut bekerja. "Lanjutkan."Pada suatu hari, pria itu mendengar kalau istrinya berkelahi lagi dan dia marah. "Everly, kamu mau dihukum, ya?" Everly menjawab, "Suamiku, sebelumnya kamu nggak kayak gini."Pria itu menunjuk perut istrinya yang besar. "Dulu belum ada bayi di perutmu!"Dia hamil tujuh bulan, tetapi malah berkelahi?Everly langsung membuat lawannya lari ketakutan dan hampir pingsan, sementara dia bangga karena bisa menang tanpa harus bertarung! 

Pada hari mantan suamiku menikah dengan adik angkatku, aku melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupku.Aku telah mencintai Kelvin Wijaya selama sepuluh tahun. Setelah menikah, aku meninggalkan karierku untuk menjadi seorang ibu rumah tangga. Ini hanya karena pria itu mengatakan bahwa dia menyukai istri yang pandai mengurus keluarga.Namun, dia malah jatuh cinta pada adik angkatku yang fisiknya lemah, tetapi giat bekerja. Dia berkata, "Wanita yang serius bekerja adalah yang paling cantik."Pria itu sepertinya lupa, sebelum menikah dengannya, namaku sudah terkenal di kancah internasional.Semua usahaku untuk menyelamatkan pernikahan kami dianggap sebagai tindakan licik oleh pria itu.Bahkan, demi memaksaku bercerai dengannya, pria itu mencelakai keluargaku dan membuatku keguguran. Katanya, ini adalah balasan bagiku karena telah melukai adik angkatku yang bermuka dua itu.Karena punya kesempatan untuk hidup kembali, aku bersumpah .... Aku tak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi.Aku tak menginginkan pria ini lagi!Namun, setelah kami sepakat bercerai, Kelvin yang dulu sangat membenciku itu malah berlutut memohon agar aku kembali.Di hadapannya, aku dengan santai memeluk musuh bebuyutannya .... 


Setelah mengalami keguguran, Camelia Darian berubah menjadi sosok istri yang selama ini diidamkan oleh James Safran. Dia tidak lagi menceritakan momen kesehariannya, tidak lagi menelepon sepanjang malam saat suaminya tidak kunjung pulang. Bahkan ketika dijebak hingga harus berurusan dengan polisi, dia hanya menjawab dengan tenang bahwa dia tidak memiliki keluarga saat pihak kepolisian memintanya memanggil keluarganya sebagai penjamin agar bisa bebas. Kemudian, dia menjalani masa penahanan selama satu minggu tanpa bantahan. Tujuh hari kemudian, di suatu senja, gerbang besi kantor polisi berdenting terbuka. Baru saja Camelia menuruni anak tangga, sebuah mobil Maybach hitam mendadak berhenti tepat di hadapannya. Pintu terbuka, lalu James turun dengan setelan jas khususnya yang sempurna. Pria itu tampak jangkung dan tegap, tetap memancarkan aura dingin yang mulia, serta pesona yang tenang. Dia tampak seperti rembulan yang agung, tetapi tidak tersentuh. 

Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat.
Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh.
Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas.
Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi.
Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara.
"Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong.
Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping.
Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia".
[Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan.
Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar.
Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya.
"Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin.
Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?" 

Sepuluh tahun lalu, aku membocorkan rahasia perusahaan, yang akhirnya membuat ayah dan ibuku meloncat dari gedung untuk bunuh diri.
Aku bahkan membuat dua kakakku masuk penjara untuk menggantikanku menanggung kejahatan dan dijatuhi hukuman sepuluh tahun.
Setiap tahun, aku mengirimkan satu kaset rekaman ke penjara.
Pada tahun pertama, aku berdiri di vila megah dan mentertawakan keadaan mereka yang menyedihkan, lalu memberi tahu mereka bahwa aku sengaja membocorkan rahasia itu.
Pada tahun kedua, aku berdiri di depan makam ayah dan ibu, mentertawakan bahwa kematian mereka pantas dan menyebut mereka pengecut.
Pada tahun ketiga, sambil mengangkat dua lembar tiket pesawat, aku memberi tahu mereka bahwa kedua kakak ipar telah kuasingkan ke daerah kumuh di luar negeri, hidupnya lebih menderita daripada mati.
Hingga masa hukuman sepuluh tahun mereka berakhir, rekaman itu pun terhenti begitu saja.
Tiga hari sebelum pembebasan, seorang sipir tiba-tiba berkata pada Lindro Gunawan.
"Pulanglah dan perbaiki dirimu baik-baik. Ingat untuk memperlakukan adik kalian dengan lebih baik. Gadis kecil itu memikirkan kalian setiap tahun."
Lindro menarik ujung bibirnya, tatapannya gelap. "Dia datang setiap tahun?"
"Ya, bukan juga. Dia itu ...."
Tepat saat itu ponselnya berdering. Sipir buru-buru pergi. "Sudah, nggak usah dibahas. Ingat untuk memperbaiki diri dengan baik." 


[Pak Stefano, perjanjian perceraian ini sah. Setelah ditandatangani, hubungan pernikahan akan otomatis berakhir dalam satu bulan.]
Stefano Ferdian duduk di depan komputer, berkonsultasi dengan layanan bantuan hukum. Setelah mendapat jawaban yang diinginkannya, dia mengucapkan terima kasih lalu keluar dari jaringan.
Dengan langkah terpincang-pincang, dia membuka pintu. Setumpuk foto jatuh dari atas pintu, ujungnya yang tajam menggores pipinya. Stefano menatap foto keluarga itu tanpa ekspresi.
Istrinya, Wenny Subrata, tersenyum bahagia, memperlihatkan kelembutan yang tak pernah dia lihat sebelum mereka menikah.
Anak yang dia besarkan selama lima tahun, Zian, tampak begitu bahagia, seolah kebahagiaannya itu hampir meluap.
Ironisnya, dalam foto keluarga yang disebut-sebut itu, pria yang berdiri di tengah bukan Stefano, melainkan mantan kekasih Wenny, Sandy Winarto.
Jelas ini ulah Zian. Sejak setengah tahun lalu, setelah Sandy kembali ke negara ini, keberadaan Stefano di rumah ini terasa makin tidak berarti. 
Di rumah hantu udara dingin berhembus, suara efek menyeramkan.
Aku pura-pura takut, dan menempel ke orang di sampingku.
"Kak, temani aku jalan, ya."
Sampai lampu menyala, aku baru tahu ternyata orang itu mantan suamiku, Harris Bintara.
Teman-temannya tertawa, sekelompok pria dan wanita menatap diriku dengan tatapan penuh penilaian.
"Pantas saja disebut spesialis jadi selingkuhan, panggil 'Kak' saja bikin orang lemas."
"Dulu goda paman jadi suami, bikin Harris jatuh, sekarang masih berani nempel lagi?"
"Mana bisa dibandingkan dengan kakaknya, Elina Asera, putri sah dari keluarga terhormat!"
Putri sah?
Dua kata itu nyaris membuatku tertawa.
Mereka tidak tahu, akulah putri sah yang ditukar oleh ayah kandungku sendiri.
Namun, semua itu sudah tidak penting.
"Ini hanya permainan kecil antara aku dan suamiku," ucapku dengan nada datar.
Harris menjauhkan dirinya dariku.
"Vina, sekarang aku ini kakak iparmu, jaga sikapmu," ucapnya dengan nada sedingin es.
Aku mundur dua langkah, lalu tersenyum sempurna.
"Pak Harris salah ingat, aku nggak pernah punya kakak."
"Dan soal tadi ... "
Mataku menyapu wajah Harris yang sedikit kaku, lalu aku menambahkan pelan.
"Aku cuma salah orang saja."