Semua

Konon, Ravin Alvaro, putra mahkota Keluarga Alvaro itu sangat kejam, bertangan besi, serta sangat licik. Dia adalah seorang bangsawan di Kota Cendana yang tidak bisa seenaknya diprovokasi.Namun, Nadine Arista justru berusaha mendekatinya.Nadine dilahirkan dengan pesona yang memikat, tetapi di dalam hatinya bersemayam seekor binatang buas yang ingin membalas dendam.Ravin menghina Nadine sebagai wanita hina. Namun, demi wanita itu, Ravin rela mengguncang seluruh Kota Cendana dan membantunya mengirim musuh-musuhnya ke neraka.Nadine mencoba melarikan diri, tetapi Ravin menariknya kembali. Dia berkata dengan suara serak dan penuh amarah, "Setelah menggodaku, kamu mau langsung kabur? Nadine, berani sekali kamu!" 
[Putri asli dan palsu + Mantan pacar menyamar menjadi orang miskin mengejar mati-matian + Pria lain mengambil posisinya]Wenny dan Juan telah berpacaran selama tiga tahun.Namun, keduanya tidak tahu identitas asli satu sama lain.Sebuah taruhan yang konyol. Semua orang tahu bahwa Wenny hanya dianggap sebagai mesin ATM.Selama tiga tahun, semua jerih payahnya dia berikan untuk menghidupi seorang pria berengsek![Setelah bosan, aku akan mencampakkannya.]Setelah mendengar rekaman suara yang merendahkan dirinya, Wenny minta putus.Kemudian, identitas terungkap ...Putri palsu itu mahir memanipulasi perasaan, membuat orang tua kandung Wenny merasa dilema.Mantan pacar menerobos masuk ke acara pesta. Pria itu menangis sambil memohon untuk rujuk kembali.Namun, sambil memegang tangan Yonan, Wenny berkata dengan tatapan dingin, "Pak Juan, pergilah. Percuma kamu memohon sambil menangis di sini."Semua ini terjadi karena pada malam hujan itu, saat Wenny dipecat dari pekerjaannya, Yonan datang dengan membawa payung. Sejak itu, pria itu menjadi sandaran hidupnya. 
"Halo, saya mau urus imigrasi!"Fara Jilon berdiri di depan jendela sambil menyerahkan semua dokumen persyaratan yang sudah dia siapkan kepada seorang petugas di balik jendela.Tidak lama kemudian, si petugas pun mencap dokumen itu, lalu mengambil dan menyerahkan selembar dokumen lain kepada Fara."Bu, prosesnya berlangsung kurang lebih 15 hari. Mohon ditunggu."Fara mengangguk mengerti, lalu berbalik badan dan berjalan keluar. Akan tetapi, dia mendadak mendengar para pegawai di belakangnya sibuk bergosip sambil berbisik."Aku nggak salah lihat, 'kan? Kenapa Bu Fara mengurus imigrasi? Apa dia lagi bertengkar dengan Pak Kris?""Kalaupun ya, harusnya masalahnya nggak parah, 'kan? Pak Kris 'kan dikenal sebagai suami yang cinta mati dengan istrinya. Kenapa Bu Fara begitu keras kepala mau berpisah?""Ya, ya. Lima tahun lalu, Pak Kris mengadakan pesta pernikahan paling mewah dalam abad ini demi Bu Fara. Orang-orang yang nggak mengikuti berita terkini di sosial media sepertiku saja tahu soal itu. Terus, tiga tahun lalu Bu Fara mengalami kecelakaan mobil dan butuh donor darah. Pak Kris nggak memedulikan semua halangan dan rela mendonorkan sebagian besar darahnya sendiri hingga nyawa Bu Fara akhirnya berhasil diselamatkan. Lalu, tahun lalu Pak Kris juga mengerahkan semua media untuk mencari Bu Fara ke penjuru dunia, padahal Bu Fara baru menghilang selama satu jam. Sekarang Pak Kris pasti sudah seperti orang gila karena Bu Fara pergi begitu saja tanpa memberitahunya ...."Fara mengatupkan bibirnya mendengarkan pembicaraan orang-orang itu, tetapi sorot tatapannya yang mengejek dirinya sendiri tampak makin kentara.Ya, semua orang tahu betapa Kris mencintainya. 

[Pak Stefano, perjanjian perceraian ini sah. Setelah ditandatangani, hubungan pernikahan akan otomatis berakhir dalam satu bulan.]
Stefano Ferdian duduk di depan komputer, berkonsultasi dengan layanan bantuan hukum. Setelah mendapat jawaban yang diinginkannya, dia mengucapkan terima kasih lalu keluar dari jaringan.
Dengan langkah terpincang-pincang, dia membuka pintu. Setumpuk foto jatuh dari atas pintu, ujungnya yang tajam menggores pipinya. Stefano menatap foto keluarga itu tanpa ekspresi.
Istrinya, Wenny Subrata, tersenyum bahagia, memperlihatkan kelembutan yang tak pernah dia lihat sebelum mereka menikah.
Anak yang dia besarkan selama lima tahun, Zian, tampak begitu bahagia, seolah kebahagiaannya itu hampir meluap.
Ironisnya, dalam foto keluarga yang disebut-sebut itu, pria yang berdiri di tengah bukan Stefano, melainkan mantan kekasih Wenny, Sandy Winarto.
Jelas ini ulah Zian. Sejak setengah tahun lalu, setelah Sandy kembali ke negara ini, keberadaan Stefano di rumah ini terasa makin tidak berarti. 



"Nona Sheila, kami sudah membuat kesalahan. Penerima transplantasi jantung pacarmu bukanlah CEO Grup Boris, melainkan orang lain. Orang itu sekarang berada di Vatera." Suara si penelepon penuh dengan penyesalan.Sheila terdiam lama sebelum akhirnya berbicara, di tengah ketidakpastian dan detak jantung yang gelisah dari orang di ujung sana."Oke, aku mengerti."Tepat saat Sheila menekan tombol mengakhiri panggilan, pintu kamar terbuka dengan keras. Diego masuk dengan wajah sangat gelisah. Begitu melihat Sheila, dia langsung meraih tangannya dan menariknya keluar."Ikut aku keluar sebentar!"Tanpa penjelasan apa pun, Sheila ditarik dengan paksa ke dalam mobil oleh Diego. Sepanjang jalan, mobil melaju dengan kecepatan tinggi, menerobos banyak lampu merah. Yang terdengar hanyalah suara deru angin bercampur deru mesin.Jemari Diego terus menghasilkan suara ketukan yang halus di atas setir, menunjukkan betapa gelisahnya dia saat ini. 





Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika sadar, aku mendapati bahwa Susan Sulistyo, wanita yang diam-diam aku sukai sejak lama, telah menjadi istriku.Namun, dia sama sekali tidak bersikap baik padaku.Semua kelembutannya diberikan kepada sahabat prianya. Ketika nyawaku dalam bahaya, yang dia pedulikan hanya teman masa kecilnya itu.Semua orang berkata bahwa aku sangat mencintai wanita ini.Meskipun Susan memintaku menjadi budak bagi sahabat prianya, aku tidak akan menolak.Sungguh konyol.Aku sama sekali tidak ingat orang ini....Aku tidak ingat Susan. Dia tidak bersikap baik kepadaku, maka wajar saja jika aku meminta cerai.Namun, dia kemudian berkeliaran di depan pintu rumahku di larut malam, enggan untuk pergi."Sayang, bisakah kamu...menemuiku sekali lagi?" 



Profesor Mazaya Farah dari Universitas Alkana nikah kilat.Suami nikah kilatnya, Jimmy Wongso, yang berasal dari keluarga elite membuat surat perjanjian pernikahan dengan Mazaya. Persyaratannya adalah mereka tidak boleh mencampuri kehidupan satu sama lain, harus memainkan peran masing-masing dengan baik, dan Mazaya tidak boleh jatuh cinta padanya.Pernikahan itu awalnya menguntungkan kedua belah pihak dan mereka akan berpisah ketika saatnya tiba. Akan tetapi, ada yang berubah pikiran hingga merobek perjanjian itu dan memaksakan kehendaknya pada yang lain.Semua orang di kalangan kelas atas menertawakan Mazaya karena menjadi nona gadungan yang diusir dari Keluarga Madius dan hanya menikah dengan keluarga elite sebagai pengganti. Jimmy sudah memiliki pacar yang sangat dicintainya. Hanya masalah waktu sebelum cinta sejati Jimmy kembali dan Mazaya akan diusir.Namun, detik berikutnya, ada yang merekam kata-kata mabuk Jimmy:[Istriku sendiri adalah orang kaya. Aku telah menjadi saksi akan kehidupannya selama bertahun-tahun, dari seorang gadis genius di Universitas Alkana hingga menjadi ilmuwan terkenal di dunia. Dia merendahkan statusnya untuk menikah denganku. Agar bisa punya topik untuk dibicarakan dengannya, aku si CEO ini harus belajar fisika di tengah malam setiap hari. Semua asetku ada di tangannya. Kalau dia lambat membalas pesanku, aku akan bergegas ke Universitas Alkana. Apakah ini terhitung cinta yang mendalam?] 
Aku dan sahabatku ditipu untuk pergi ke klub penyewaan istri di Negara Tawana.
Hanya dengan 6 juta, kami bisa disewa sebagai istri selama sehari.
Ketika polisi datang bersama Keluarga Sanjaya ....
Sekarang aku sudah menjadi primadona di klub itu, sedang berada di atas seorang pengusaha kaya berkulit gelap sambil menghitung uang.
Sahabatku, Renita Sanjaya, terbaring di ruang bawah tanah, hamil tua dan dalam kondisi koma.
Keluarga Sanjaya menawarkan hadiah 100 miliar untuk menemukan pelaku yang menjual kami ke Negara Tawana.
Namun, aku satu-satunya orang yang tahu kebenarannya, memilih untuk tetap diam.
Ibu Renita berlutut, memohon aku untuk berbicara, tapi aku menutup mata dan berpura-pura tidur.
Polisi menginterogasi aku beberapa kali, tapi aku tetap diam.
Kakak sahabatku, yang juga pacarku Ricky Sanjaya, dalam kemarahan yang meluap-luap, melemparkan aku ke bangku.
"Renita terbaring di rumah sakit, sementara kau membiarkan para pedagang manusia bebas!"
"Membayangkan mencintai wanita sehina dirimu saja membuatku ingin muntah!"
"Hari ini aku akan menggunakan alat mesin ekstraksi memori untuk mengirimmu dan para pedagang manusia itu ke neraka!"
Namun, saat kebenaran terungkap, dia menjadi gila. 
Untuk meredam sifat sombong dan keras kepala Natasha Wangsa, ayahnya meminta orang kepercayaannya, Ericko Dana, untuk mendidiknya.
Tentu saja Natasha tidak akan sudi tunduk pada perintah seorang pria yang hanya menjabat sebagai CEO di anak perusahaan ayahnya.
Jadi, Natasha pun mulai menyusun berbagai trik untuk memaksa Ericko menyerah.
Pada hari pertama bekerja, Natasha langsung menghancurkan Mobil Porsche milik pria itu.
Namun, Ericko hanya meliriknya sekilas dan berkata, "Catat kerusakannya. Pembayarannya akan diambil dari gaji Nona Natasha."
Pada hari kedua, Natasha mengganti materi presentasi rapat Ericko dengan video dewasa.
Raut wajah Ericko tidak berubah sedikit pun. Ericko langsung memaparkan seluruh isi rencana proyek tersebut secara lisan dengan sempurna. Pria itu berhasil mendapatkan proyek penting tersebut, hingga membuat semua orang terpukau.
Natasha tidak bisa menerima semua ini. Wanita itu akhirnya diam-diam memberikan obat perangsang ke dalam minuman Ericko di sebuah acara perjamuan, ingin mempermalukan pria itu di depan umum.
Namun, Natasha tidak pernah menyangka bahwa dia akan digendong masuk ke dalam kamar presidensial, hingga tubuhnya hampir hancur karenanya .... 
Viandina adalah putri kecil yang paling disayang di Kerajaan Desmana. Suatu kecelakaan membuatnya jatuh ke kolam teratai, dan ketika membuka mata lagi, dirinya sudah berada di jalanan modern yang ramai dan penuh cahaya aneh. Dirinya seperti anak binatang yang tersesat, panik dan kebingungan, hingga pewaris keluarga besar di ibu kota, Mervis, menemukannya. Pria itu membawanya pulang, mengajarinya menyalakan lampu listrik, menggunakan ponsel, memakan makanan yang belum pernah dilihatnya sebelum itu, dan memaklumi semua kekacauan yang ditimbulkan karena ketidaktahuannya. Di malam hari, Mervis bahkan gemar menjelajahi tubuh gadis itu, di setiap sudut vila, dengan berbagai cara yang membuat gadis itu malu untuk menyebutnya. Pria itu membujuknya, menggodanya, hingga mereka berkali-kali terbuai dalam pelukan penuh gairah. 
Sepuluh tahun lalu, aku membocorkan rahasia perusahaan, yang akhirnya membuat ayah dan ibuku meloncat dari gedung untuk bunuh diri.
Aku bahkan membuat dua kakakku masuk penjara untuk menggantikanku menanggung kejahatan dan dijatuhi hukuman sepuluh tahun.
Setiap tahun, aku mengirimkan satu kaset rekaman ke penjara.
Pada tahun pertama, aku berdiri di vila megah dan mentertawakan keadaan mereka yang menyedihkan, lalu memberi tahu mereka bahwa aku sengaja membocorkan rahasia itu.
Pada tahun kedua, aku berdiri di depan makam ayah dan ibu, mentertawakan bahwa kematian mereka pantas dan menyebut mereka pengecut.
Pada tahun ketiga, sambil mengangkat dua lembar tiket pesawat, aku memberi tahu mereka bahwa kedua kakak ipar telah kuasingkan ke daerah kumuh di luar negeri, hidupnya lebih menderita daripada mati.
Hingga masa hukuman sepuluh tahun mereka berakhir, rekaman itu pun terhenti begitu saja.
Tiga hari sebelum pembebasan, seorang sipir tiba-tiba berkata pada Lindro Gunawan.
"Pulanglah dan perbaiki dirimu baik-baik. Ingat untuk memperlakukan adik kalian dengan lebih baik. Gadis kecil itu memikirkan kalian setiap tahun."
Lindro menarik ujung bibirnya, tatapannya gelap. "Dia datang setiap tahun?"
"Ya, bukan juga. Dia itu ...."
Tepat saat itu ponselnya berdering. Sipir buru-buru pergi. "Sudah, nggak usah dibahas. Ingat untuk memperbaiki diri dengan baik." 




Raina Adisaputra dikenal sebagai primadona kampus di Universitas Nusantara. Dia adalah gadis polos yang menjadi idaman banyak pria.Namun, suatu hari, forum kampus mendadak heboh karena tersebarnya foto-foto pribadinya.Dalam sekejap, nama baiknya hancur. Kesempatan mendapatkan beasiswa pun dibatalkan. Bahkan ketika dia sedang di jalan, ada orang yang menghinanya dengan bertanya, "Berapa tarifmu satu malam?"Satu-satunya orang yang memiliki foto-foto itu adalah pacarnya sendiri, Adrian Wijaya.Dalam keputusasaan, Raina pergi untuk menemui Adrian dan menuntut penjelasan. Namun sebelum sempat masuk, dia mendengar suara teman Adrian dari dalam ruangan."Adrian, caramu kali ini kejam sekali. Begitu foto-foto itu tersebar, Raina langsung kehilangan segalanya. Nama baiknya hancur dan beasiswanya batal. Sekarang, dia pasti nggak akan berani lagi bersaing dengan Nadya." 
Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika aku bangun, aku menemukan bahwa Indra, pria yang sudah lama aku taksir, telah menjadi suamiku.Namun, dia sama sekali tidak baik kepadaku. Semua kelembutannya diberikan kepada sahabat masa kecilnya, bahkan ketika aku berada dalam bahaya, dia hanya peduli pada teman kecilnya.Semua orang bilang, aku sangat mencintainya. Bahkan jika Indra memintaku untuk menjadi budak bagi teman masa kecilnya, aku tidak akan menolak.Lucu sekaliAku sama sekali tidak mengingat orang itu.... Aku tidak ingat Indra, ditambah lagi dia juga tidak bersikap baik padaku, jadi sudah sepantasnya aku mengajukan perceraian.Hanya saja kemudian, dia berkeliaran di depan rumahku saat larut malam, dan tidak mau pergi untuk waktu yang lama."Citra, bisakah kamu ... menemuiku sekali lagi?" 

Lima tahun saling mencintai, tiga tahun pernikahan, Nayara Santosa mengira seumur hidupnya pasti akan menua bersama Elvano Atmadja.Bahkan ketika kabar kecelakaan pesawat Elvano datang, dia masih merasa hidup atau mati takkan mampu menghalangi mereka, hidup bersama, mati pun tetap bersama.Hingga akhirnya, dia mendapati Elvano tidak mati, melainkan menjadi suami orang lain.Dia dengan tegas melepaskan cintanya, mengakhiri sendiri kisah cinta yang konyol ini dan menerima perjodohan keluarga.Putra sulung Keluarga Herdiana yang terhormat di Jayautara menikahi seorang wanita yang pernah menikah sebelumnya. Kalangan kelas atas heboh, semua orang kaget dan ramai membicarakannya.Bahkan Nayara mengira Alestan Herdiana hanya karena memiliki penyakit tersembunyi, jadi asal-asalan menikahinya.Keluarga Herdiana memberi apa yang dia inginkan, dia juga harus membalas dengan menjaga martabat Alestan.Nayara berkata penuh pengertian, "Kalau kamu memang nggak bisa, kita bisa mengadopsi anak. Aku bisa bersembunyi untuk sementara, lalu aku bilang ke luar itu anak kandung kita."Alestan merangkul pinggangnya, "Kalau mau anak, katakan saja. Untuk apa Nyonya Nayara berputar-putar begitu?"Di lingkaran pertemanan Alestan, semua orang bergosip. Bukannya hidup enak sebagai tuan muda kaya, malah merendahkan diri demi cinta.Alestan sama sekali tidak peduli, bahkan tersenyum meremehkan, "Apa salahnya jadi orang yang berkorban demi cinta? Pada akhirnya, akulah yang memperoleh segalanya!"Mereka mentertawakannya karena rela merendahkan diri, bahkan merasa bangga. Hanya saja, mereka tak tahu betapa pahitnya cinta diam-diam dan betapa sulitnya meraihnya! 

Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika sadar, aku mendapati pria yang selama ini diam-diam kukagumi, Jason, telah menjadi suamiku.
Namun, dia sama sekali tidak memperlakukanku dengan baik.
Seluruh kelembutannya dia berikan kepada sahabat masa kecilnya. Bahkan ketika nyawaku berada di ambang bahaya, dia malah sibuk menemani sahabat masa kecilnya itu.
Semua orang mengatakan bahwa aku mencintai Jason setengah mati.
Bahkan jika pria itu memintaku menjadi budak bagi sahabat kecilnya, aku pun tidak akan menolak.
Sungguh menggelikan.
Aku sama sekali tidak mengingat orang semacam itu.
...
Aku tidak mengingat Jason, dia tidak memperlakukanku dengan baik, jadi wajar saja jika aku mengajukan perceraian.
Hanya saja kemudian, di tengah malam, pria itu mondar-mandir di depan rumahku dan enggan pergi.
"Sayang, bisa nggak kamu ... tatap aku sekali lagi?" 
Setelah mengikuti Clayton Jimawa selama sepuluh tahun, Wenny Yudira baru mendapatkan satu kalimat "menikahlah denganku."Namun, di hari pernikahannya, Clayton malah meninggalkannya. Dia pergi menyelamatkan sekretaris wanita yang diam-diam menyukainya selama bertahun-tahun.Demi keselamatan Clayton, Wenny tidak sempat bersedih dan langsung mengejarnya keluar.Ketika sampai di lokasi, dia melihat sekretaris wanita itu dijatuhkan dari lantai atas oleh musuhnya demi melindungi dokumen Clayton, hingga akhirnya koma.Clayton merasa bersalah jadi mengirimnya dirawat di rumah sakit dengan fasilitas terbaik.Wenny menuruti permintaan Clayton, merawat ibu sekretaris yang menderita gangguan jiwa selama dua tahun dan menahan semua hinaan yang dilontarkan setiap kali penyakitnya kambuh.Hingga suatu hari, saat ibunya kambuh lagi, semua barang di tasnya digunting, termasuk surat nikah mereka.Dengan tubuh yang kelelahan, dia pergi untuk membuat surat nikah baru, tapi dihentikan oleh petugas."Nona Wenny, surat nikah Anda ini palsu. Saat ini, status pernikahan Anda tercatat masih lajang." 
Kakak perempuanku kabur dari pernikahannya dengan seenak hati. Sebagai gantinya, aku dikirim untuk melayani putra sulung keluarga kaya dari Kota Baruna, Stefan Baskoro.Namun, begitu kakakku kembali, aku langsung dibuang begitu saja.Selama tiga tahun ini, akulah yang menemani dan merawat pria itu. Selain itu, aku jugalah yang selalu dipermalukannya, dan dijadikan objek pelampiasannya.Aku sudah bersusah payah membuatnya jatuh cinta, dan sekarang kakakku ingin datang dan memetik hasilnya. Apa aku akan rela?Semua orang mengira aku sangat mencintainya, bahkan Stefan sendiri pun berpikir begitu.Namun, tepat di hari ketika dia melamarku dengan mewah, aku mengambil cincin itu dan melemparkannya ke wajahnya. Sambil tersenyum dingin dan dengan tanpa perasaan, aku berkata, "Cuma main-main, kenapa jadi dianggap serius?" 

Lampu sirene mobil polisi menyala di lokasi terjadinya kecelakaan beruntun malam itu.
Aku memegang papan klip dan berjalan menuju bagian belakang mobil yang rusak. Siapa sangka aku malah bertemu dengan mantan suamiku, Faris Lupito, dan putra kami, Daffin Lupito, di tempat seperti ini.
Daffin tertegun melihatku. Dia lalu menarik lengan baju Faris.
"Ayah, orang itu mirip banget sama Ibu."
Tanpa mendongak, Faris hanya menjawab sambil memeriksa pintu mobil.
"Ibumu di rumah, jangan asal bicara."
Tapi dia lalu menoleh.
Saat kami akhirnya saling pandang, seluruh tubuhnya membeku seketika.
Detik berikutnya, dia menerjang ke arahku. Dia mencengkeram pergelangan tanganku, lalu bertanya dengan napas yang masih tersengal, dan suara yang terdengar bergetar.
"Luna? Kamu ... masih hidup?"
Aku melepaskan cengkeramannya sambil mengerutkan kening. Kemudian mulai menulis lagi.
"Pak, aku sedang tugas. Tolong kerja samanya."
Ayah dan anak itu terdiam mematung di tempat. Mereka terdiam menatapku yang bersikap dingin.
Setelah selesai mengurus lokasi kejadian, aku kembali menaiki motorku dan hendak pergi.
Tapi dua orang itu malah mengejarku.
Daffin memanggil dengan suara pelan, "Ibu ... "
Faris menelan ludah. Dia terlihat tegang saat berkata.
"Luna, ingatanmu ... sudah kembali?"
Aku mengangguk, lalu menjawab dengan nada datar.
"Iya. Aku sudah pulih sejak ledakan lima tahun lalu." 

Pada usia enam belas tahun, ayah Alisa Laurent meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Bahkan sebelum masa tujuh hari berkabung usai, ibunya telah membawanya menikah lagi dan bergabung dengan Keluarga Winata. Alisa menolak gagasan kehidupan baru yang selalu dibanggakan ibunya. Penolakan itu pula yang membuatnya sulit menerima kehadiran adik tiri, Andre Winata. Andre mengenakan kemeja putih berpotongan rapi, dengan semua kancing terpasang hingga ke bawah jakun. Sikapnya sangat tenang. Saat pertama kali bertemu sosok anak baik yang selalu dipuji ibunya, dorongan untuk mengusik citra sempurna itu justru bangkit dalam dirinya. Mengganggu Andre pun segera menjadi satu-satunya hiburan baginya di vila yang senyap itu. Dia melonggarkan dasi Andre yang selalu tertata tanpa cela, meninggalkan jejak kaki di sepatu putihnya, serta menempelkan permen karet pada halaman pembuka buku pelajarannya. Tindakan yang paling keterlaluan adalah ketika Alisa menggiring Andre untuk menguping percakapan ayah tiri dan ibunya di balik dinding kamar. Dia melihat ujung telinga Andre memerah, Alisa mendekat, lalu berbisik di telinganya. "Anak baik, apakah kamu tahu apa yang sedang mereka lakukan?" Andre seketika menepis tangan Alisa. Andre seketika menepis tangan Alisa. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi. Di sorot matanya bergolak rasa malu, tersinggung, dan keterpojokan yang menyesakkan. 
Ini adalah tahun ketiga pertunanganku dengan Oliver.Di depanku, dia terang-terangan mengejar seorang mahasiswi. Suatu ketika, aku memergokinya memangku mahasiswi itu dan menciumnya. Sambil tertawa dia berkata kepada teman-temannya, "Aku suka perempuan yang agak liar. Vica terlalu penurut."Namun, kemudian, paman Oliver yang seorang tentara tiba-tiba mengunggah foto di akun medsosnya. Oliver tentu saja heran karena pamannya itu terkenal pendiam dan tidak pernah tertarik dengan medsos. Akan tetapi, yang membuat Oliver terkejut adalah di foto itu, aku sedang memeluk dan mencium pamannya dengan mesra. Di foto itu, pamannya menambahkan status, "Pacarku ternyata liar juga."Oliver, dalam keadaan basah kuyup di tengah guyuran hujan pun bergegas mencariku. Pamannya yang membukakan pintu. Di lehernya terlihat bekas merah bekas ciumanku. Dengan nada tenang, dia berkata, "Oliver, kamu nggak bermaksud merebut pacarku, 'kan?" 


Pada tahun ketujuh pernikahan, Vania baru mengetahui bahwa suaminya memiliki seorang putra berusia enam tahun.Vania bersembunyi di belakang perosotan TK, memperhatikan Bastian yang sedang membungkuk dan menggendong seorang anak laki-laki sambil bercanda."Papa, sudah lama Papa nggak datang mengunjungiku.""Nathan, Papa masih sibuk kerja, jadi kamu harus patuh sama Mama ya.""Deg!" Vania yang mendengar itu pun membeku di tempat, pikirannya seketika kosong.Pria dan anak laki-laki itu terlihat sangat mirip.Semua orang memberitahunya bahwa pria yang dulu bersumpah akan mencintainya selamanya, sebenarnya sudah berselingkuh!Mereka adalah teman masa kecil yang saling mencintai selama bertahun-tahun.Vania pernah ditusuk di perut saat berusaha menyelamatkan Bastian. Akibatnya, dia bukan hanya mengalami keguguran, tetapi juga tidak bisa hamil lagi seumur hidup.Saat itu, Bastian berlutut di sampingnya, kemudian berkata dengan mata memerah, "Nggak masalah kalau kita nggak punya anak. Asal bersamamu itu sudah cukup bagiku!"Suara Bastian yang bergetar waktu itu masih terngiang di telinganya. Namun, pemandangan di depan mata sekarang menghancurkan sumpah itu! 

"Tante Tania, waktu yang kita sepakati dulu adalah sepuluh tahun. Sekarang masa sepuluh tahun itu sudah berakhir, aku ingin membawa Nina pergi."
"Bibi juga tahu, dia selama ini nggak pernah menyukai Nina."
Di ruang teh, Wendy Siswanto mengucapkan kalimat itu dengan ekspresi pahit.
Dia hidup bersama Haris Sutomo selama sepuluh tahun, tetapi selama sepuluh tahun itu hati pria itu tidak pernah berhasil dia hangatkan.
Hingga suatu kali mabuk, Haris menekannya di atas ranjang, dan dalam kekalutan hasrat, mereka memiliki seorang anak.
Setelah kejadian itu, pria itu memberi Wendy sebuah vila, serta setuju gadis itu melahirkan anak tersebut. Satu-satunya syarat adalah anak itu tidak boleh memanggilnya ayah, dan di depan orang luar, Haris tetap berstatus lajang.
"Aku nggak mungkin menikahimu, buang saja harapan itu."
"Biaya membesarkan anak akan kuberikan, tapi jangan harap aku mengakui identitasnya. Aku nggak punya anak ini."