Semua


Nara Lintang tak pernah menyangka bahwa hubungan jarak jauh lintas negara yang akan segera berakhir justru menutup kisahnya dengan akhir yang begitu pahit dan memalukan.
Bagaimanapun juga, cinta Reza Perdana kepadanya adalah sesuatu yang tak tertandingi.
Dia adalah direktur rumah sakit yang sibuk. Namun demi Nara, dia menempuh hampir sembilan ratus penerbangan ke luar negeri, bolak-balik dengan total waktu terbang mendekati sepuluh ribu jam.
Meski setiap pertemuan selalu singkat dan terburu-buru, Reza tetap memeluknya erat dan berkata dengan suara rendah bahwa semua itu dia jalani dengan sepenuh kerelaan.
Hadiah yang Reza kirimkan kepadanya pun tak terhitung jumlahnya.
Dari yang kecil seperti surat cinta tulisan tangan sepanjang ribuan kata, hingga yang besar seperti kalung bernilai miliaran yang dia menangkan di balai lelang.
Selama dia merasa sesuatu itu bisa membuat Nara tersenyum, dia akan mempertaruhkan segalanya untuk meraihnya sekalipun itu adalah bintang di langit.
Cinta yang terukir hingga ke sumsum tulang itu tak pernah berubah sedikit pun selama tiga tahun penuh.
Namun, ketika Nara pulang ke tanah air dengan penerbangan semalaman, lalu mendengar teman-teman masa kecil mereka memuji betapa setianya cinta Reza kepadanya, Reza justru membantahnya dengan suara serak ...
Nara harus mengakui bahwa saat itu, hatinya seolah dicabik ribuan pisau, dan rasa sakitnya tak ubahnya hukuman yang dijalani perlahan, irisan demi irisan. 
Selama lima tahun, aku bekerja keras untuk membiayai kehidupannya. Sejak tahun ketiga kuliah hingga menempuh pendidikan pascasarjana, semua kebutuhannya ditanggung dengan keringatku. Dia selalu hadir sebagai pacar yang sempurna, penuh perhatian, dan kasih sayang.Namun, dunia serasa runtuh saat aku tidak sengaja mendengar percakapan dia dan temannya. Ternyata, dia adalah pewaris keluarga Januarta yang kaya raya, sementara aku hanyalah hiburan baginya selama ini.Tidak ingin terus hidup dalam kepalsuan, aku putuskan untuk mengakhiri hubungan kami. Namun, saat berbalik untuk pergi, aku malah jatuh ke pelukan seorang pria asing.Pria itu tampak dingin dan penuh jarak. Aku pikir, dia akan segera mendorongku pergi. Di luar dugaan, dia malah mengusap lembut rambutku dan berkata, "Aku akan membawamu pulang."Siapakah pria ini? Apakah pelarianku dari masa lalu akan membawaku pada cinta yang sejati? 
Untuk menyelamatkan kakak laki-lakinya, Tania Yovent dipaksa Ayah menikah dengan orang yang telah meninggal.
Namun siapa sangka, di malam pernikahan, pria yang telah meninggal itu tiba-tiba hidup kembali! Pria itu bahkan menciumnya, memeluknya, dan menggendongnya tinggi-tinggi, memanjakannya hingga membuat semua perempuan elite di kota setempat cemburu dan dengki.
Sayangnya, masa indah itu tak berlangsung lama ....
Cinta pertama suaminya tiba-tiba pulang!
Tania dengan tegas bercerai, serta menyembunyikan kehamilannya dan pergi ke rumah sakit.
Sejak itu, istri dan anaknya menghilang bagai ditelan bumi, membuat Javier panik!
Dia menggeledah seluruh kota hingga ke pelosok untuk menemukannya ....
Tania mencibir. Javier, bukannya kamu mau menikahi cinta pertamamu?
Javier yang angkuh itu justru memeluk Tania erat-erat, lalu berlutut dan memohon. "Tania, kamulah cinta pertamaku."
(1v1, nikah dulu kemudian jatuh cinta, bangkit dari kematian, kabur dengan kandungan, perjuangan merebut kembali sang istri) 

Setelah lulus kuliah, aku mencampakkan pacarku yang miskin dan pergi ke luar negeri bersama putra konglomerat.Dua tahun kemudian, aku dibuang dan dipulangkan, sementara mantan pacarku sudah sukses besar.Dia melakukan segala cara untuk menikahiku, semua orang bilang dia sangat mencintaiku dan tidak menyimpan dendam.Padahal, setelah menikah dia terus menggonta-ganti wanita, membalas dendam padaku dengan gila-gilaan.Dia bertanya padaku, kenapa aku tidak peduli, kenapa aku tidak cemburu.Aku menatapnya sambil tersenyum, karena aku akan mati, apa yang perlu dipedulikan? 
Di tahun ketiga pernikahan rahasia kami, aku akhirnya hamil.
Dengan penuh kegembiraan, aku pulang ke rumah berniat menyampaikan kabar baik ini pada suamiku, Darren Porat.
Namun, di area pintu masuk, aku justru mendengar dia sedang menelepon seseorang.
"Darian, Sania sudah mengambil alih Geng Eldan. Aku berencana bicara terus terang dengan Sharon. Kalau kamu masih belum bosan tidur dengannya, beberapa hari ini aku serahkan dia padamu."
Suara yang terdengar mirip suamiku, namun lebih liar dan berani, pun terdengar.
"Boleh juga, Kakak. Kamu benar-benar setia sekaligus murah hati. Demi menjaga kesucian untuk Sania, bahkan istri sendiri pun bisa kamu biarkan tidur dengan saudaramu. Kamu nggak takut kalau suatu hari nanti dia tahu kalau selama bertahun-tahun yang tidur dengannya itu sebenarnya adalah adik kembar suaminya, dia akan hancur?"
Suara suamiku terdengar dingin dan penuh rasa jijik.
"Memangnya wanita bodoh yang bisa ditipu hanya dengan satu akta nikah palsu pantas menjadi istriku? Lagi pula, wanita sebodoh dia, sudah tiga tahun pun nggak menyadarinya. Ke depannya juga nggak akan pernah sadar."
Seluruh tubuhku langsung terasa dingin.
Ternyata, cinta yang selama ini kukira sudah ditakdirkan untukku ....
Hanyalah sebuah permainan keji yang dirancang dengan cermat oleh suamiku dan adik kembarnya demi mewujudkan keinginan wanita yang dicintai. 
Sejak kecil Jane tinggal di Keluarga Harna, bahkan dimanjakan oleh Kevin Harna.Bisa dibilang, Kevin menemaninya melewati setiap pertama kalinya, juga saling menemai dan menyayangi selama belasan tahun.Jane mengira mereka saling suka, hanya tidak diungkapkan saja.Saat cinta pertama Kevin kembali, Jane baru tahu ternyata orang yang tak bisa dia lupakan adalah wanita itu, bukan dirinya.Melihat dia sekali demi sekali meninggalkan dirinya demi cinta pertama, Jane pun memilih keluar negeri.Tak disangka, malah diganggu oleh pria muda, bahkan melakukan pernikahan kilat.Setelah tahu Jane menikah, Kevin baru menyesal. "Bisakah kita mengulanginya lagi?" 
[Menikah dulu, baru jatuh cinta + Menikah karena hamil duluan + Romansa manis]Seorang bos besar yang memiliki kepribadian tenang dan berwibawa, sementara yang satunya adalah mahasiswi kedokteran yang pintar, tetapi miskin.Sheila Antono yang dulunya menganggap teh susu seharga 40 ribu itu barang mahal, tidak menyangka dia akan menikah dengan pria konglomerat karena hamil.Pada hari pertama pernikahan mereka, Sandy Ferianto memberi peringatan kepada Sheila, mereka menikah hanya untuk saling memanfaatkan saja, jadi jangan berharap lebih darinya.Seiring berjalannya pernikahan mereka, Sandy berkata, "Sayang, cium aku, dong. Biar aku yang mengurus dan mencuci celana anak kita.""Kamu dan anak kita adalah segalanya bagiku."Sebelum menikah, Sheila bahkan tidak mampu membeli teh susu. Setelah menikah, Sandy dan seluruh keluarga besarnya memanjakan Sheila!Sandy tidak hanya membiayai pengobatan ibunya Sheila sampai sembuh, pria itu juga memanggil dokter ahli untuk membantu persalinan Sheila.Ada yang mengolok-olok Sheila, mereka mengatakan Sheila menggunakan cara licik untuk menikah dengan pria kaya seperti Sandy. Mereka juga menghina Sheila miskin dan bodoh.Sandy membantah, "Aku yang ingin menikahinya. Aku yang memilih dia menjadi istriku. Aku beruntung menikah dengannya, tahu nggak?"Seorang duta besar di luar negeri mengatakan, "Sheila adalah putri kesayanganku. Dia memang terlahir berbakat."Aku diam-diam merasa diriku beruntung menjadi istrinya. Saat itu, Sandy memelukku sambil berkata, "Bukan kamu yang beruntung, justru aku yang beruntung bisa ketemu kamu." 
Di rumah hantu udara dingin berhembus, suara efek menyeramkan.
Aku pura-pura takut, dan menempel ke orang di sampingku.
"Kak, temani aku jalan, ya."
Sampai lampu menyala, aku baru tahu ternyata orang itu mantan suamiku, Harris Bintara.
Teman-temannya tertawa, sekelompok pria dan wanita menatap diriku dengan tatapan penuh penilaian.
"Pantas saja disebut spesialis jadi selingkuhan, panggil 'Kak' saja bikin orang lemas."
"Dulu goda paman jadi suami, bikin Harris jatuh, sekarang masih berani nempel lagi?"
"Mana bisa dibandingkan dengan kakaknya, Elina Asera, putri sah dari keluarga terhormat!"
Putri sah?
Dua kata itu nyaris membuatku tertawa.
Mereka tidak tahu, akulah putri sah yang ditukar oleh ayah kandungku sendiri.
Namun, semua itu sudah tidak penting.
"Ini hanya permainan kecil antara aku dan suamiku," ucapku dengan nada datar.
Harris menjauhkan dirinya dariku.
"Vina, sekarang aku ini kakak iparmu, jaga sikapmu," ucapnya dengan nada sedingin es.
Aku mundur dua langkah, lalu tersenyum sempurna.
"Pak Harris salah ingat, aku nggak pernah punya kakak."
"Dan soal tadi ... "
Mataku menyapu wajah Harris yang sedikit kaku, lalu aku menambahkan pelan.
"Aku cuma salah orang saja." 

Nadia Amrani adalah gadis manis yang tumbuh dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Namun dia justru jatuh cinta pada Darian Prasetya, seorang playboy yang terkenal di kalangan mereka.
Nadia berjuang keras hingga akhirnya berhasil menjadi kekasih Darian.
Demi tetap berada di sisinya, Nadia mempelajari berbagai posisi, memainkan berbagai permainan dengan Darian, dan memenuhi hasrat pria itu siang dan malam.
Saat gairah mereka memuncak, Darian kerap membisikkan kata-kata lembut di telinganya.
"Sayang, kamu hebat. Kamu cepat sekali belajar."
"Rileks, jangan terlalu tegang."
"Ya ... begitu Sayang, aku sangat mencintaimu."
Nadia adalah perempuan yang paling lama bertahan di sisinya, hingga semua orang di sekeliling mereka mengira Darian benar-benar telah berubah.
Hingga malam ini, setelah momen intim mereka di depan jendela besar, Darian membawa Nadia ke sebuah pesta. 


Tiga tahun lalu, sambil menggenggam surat diagnosis kanker lambung, aku tersenyum menenangkan Alvin yang matanya merah berkaca-kaca.
"Cuma kanker kecil, gampang dibereskan kok," ucapku.
Tangis Alvin malah makin menjadi-jadi, dia juga memelukku begitu erat hingga tulangku terasa sakit.
"Nabila, berjanjilah padaku, kamu harus baik-baik saja."
"Aku akan menunggumu kembali dengan sehat untuk menikah denganku!"
Demi bisa bertahan hidup, hampir seluruh lambungku harus diangkat.
Hari-hariku selanjutnya hanya ditemani segenggam obat dan rangkaian kemoterapi tanpa henti.
Tiga tahun kemudian, akhirnya aku sembuh, dan kembali lagi ke sisi Alvin.
Di pesta penyambutan, sahabat wanita Alvin tersenyum sambil mengangkat gelas dan berkata.
"Selama kamu di luar negeri, Alvin selalu jaga kesetiaannya untukmu."
"Setiap malam aku jaga di ranjangnya untukmu. Sudah kupastikan, nggak ada orang lain di balik selimutnya."
"Bahkan di dua buah 'leci kecil' itu sudah aku tato sendiri dengan tulisan 'Jangan Mendekat!"
Keramaian di meja makan mendadak sunyi hingga jarum jatuh pun terdengar.
Aku memaksa mengabaikan rasa sakit menusuk halus di dadaku.
Aku pun ikut tersenyum sambil mengangkat gelas dan menanggapi.
"Kalau begitu, mau diberi penghargaan Juara Penghangat Ranjang, ya?" 
Tahun ketiga pernikahan mereka adalah tahun paling intens dalam pertengkaran mereka.
Pada hari ulang tahun pernikahan mereka, Selina Darma menunjukkan bukti sperma di dalam dirinya dan melaporkan William Tanjaya ke polisi.
"Halo, aku melaporkan William atas pemerkosaan!"
Di kantor polisi, William, berpakaian rapi dengan setelan jas, ujung jarinya berlumuran darah, memancarkan aura kendali penuh bahkan di balik jeruji besi.
Para petugas polisi mendekat, melirik malu-malu ke pengacara yang berdiri di sampingnya.
"Pak William, bagaimana kamu menyelesaikan masalah ini?"
Hati Selina menjadi takut. Mereka bertanya kepada William bagaimana menyelesaikan masalah ini, bukan bagaimana menghadapi William.
William mengangkat alisnya, senyumnya menawan dan berdiri untuk memegang dagu Selina.
"Lina, kamu benar-benar sudah melakukan segala cara untuk menjebakku."
"Tapi Lina, bagaimana kamu bisa berbohong terang-terangan? Saat kamu memberikan segalanya di ranjang, kamu nggak sekejam ini." 
Untuk meredam sifat sombong dan keras kepala Natasha Wangsa, ayahnya meminta orang kepercayaannya, Ericko Dana, untuk mendidiknya.
Tentu saja Natasha tidak akan sudi tunduk pada perintah seorang pria yang hanya menjabat sebagai CEO di anak perusahaan ayahnya.
Jadi, Natasha pun mulai menyusun berbagai trik untuk memaksa Ericko menyerah.
Pada hari pertama bekerja, Natasha langsung menghancurkan Mobil Porsche milik pria itu.
Namun, Ericko hanya meliriknya sekilas dan berkata, "Catat kerusakannya. Pembayarannya akan diambil dari gaji Nona Natasha."
Pada hari kedua, Natasha mengganti materi presentasi rapat Ericko dengan video dewasa.
Raut wajah Ericko tidak berubah sedikit pun. Ericko langsung memaparkan seluruh isi rencana proyek tersebut secara lisan dengan sempurna. Pria itu berhasil mendapatkan proyek penting tersebut, hingga membuat semua orang terpukau.
Natasha tidak bisa menerima semua ini. Wanita itu akhirnya diam-diam memberikan obat perangsang ke dalam minuman Ericko di sebuah acara perjamuan, ingin mempermalukan pria itu di depan umum.
Namun, Natasha tidak pernah menyangka bahwa dia akan digendong masuk ke dalam kamar presidensial, hingga tubuhnya hampir hancur karenanya .... 

Selama lima tahun pernikahan bisnis, Gwen Winata dan Juan Mahendra masih belum akrab. Bahkan, saat berhubungan intim, mereka berdua melakukannya dengan malu-malu.Juan mencium tulang selangkanya seperti biasa, lalu berkata, "Aku mulai, ya." Kemudian, Juan perlahan melepas pakaian Gwen satu per satu sambil bertanya dengan suara pelan, "Bolehkah?" Akhirnya, Juan memasuki tubuhnya, kemudian berkata dengan suara serak, "Kalau nggak nyaman, bilang saja, aku akan langsung berhenti." 
[Pak Stefano, perjanjian perceraian ini sah. Setelah ditandatangani, hubungan pernikahan akan otomatis berakhir dalam satu bulan.]
Stefano Ferdian duduk di depan komputer, berkonsultasi dengan layanan bantuan hukum. Setelah mendapat jawaban yang diinginkannya, dia mengucapkan terima kasih lalu keluar dari jaringan.
Dengan langkah terpincang-pincang, dia membuka pintu. Setumpuk foto jatuh dari atas pintu, ujungnya yang tajam menggores pipinya. Stefano menatap foto keluarga itu tanpa ekspresi.
Istrinya, Wenny Subrata, tersenyum bahagia, memperlihatkan kelembutan yang tak pernah dia lihat sebelum mereka menikah.
Anak yang dia besarkan selama lima tahun, Zian, tampak begitu bahagia, seolah kebahagiaannya itu hampir meluap.
Ironisnya, dalam foto keluarga yang disebut-sebut itu, pria yang berdiri di tengah bukan Stefano, melainkan mantan kekasih Wenny, Sandy Winarto.
Jelas ini ulah Zian. Sejak setengah tahun lalu, setelah Sandy kembali ke negara ini, keberadaan Stefano di rumah ini terasa makin tidak berarti. 


Lampu sirene mobil polisi menyala di lokasi terjadinya kecelakaan beruntun malam itu.
Aku memegang papan klip dan berjalan menuju bagian belakang mobil yang rusak. Siapa sangka aku malah bertemu dengan mantan suamiku, Faris Lupito, dan putra kami, Daffin Lupito, di tempat seperti ini.
Daffin tertegun melihatku. Dia lalu menarik lengan baju Faris.
"Ayah, orang itu mirip banget sama Ibu."
Tanpa mendongak, Faris hanya menjawab sambil memeriksa pintu mobil.
"Ibumu di rumah, jangan asal bicara."
Tapi dia lalu menoleh.
Saat kami akhirnya saling pandang, seluruh tubuhnya membeku seketika.
Detik berikutnya, dia menerjang ke arahku. Dia mencengkeram pergelangan tanganku, lalu bertanya dengan napas yang masih tersengal, dan suara yang terdengar bergetar.
"Luna? Kamu ... masih hidup?"
Aku melepaskan cengkeramannya sambil mengerutkan kening. Kemudian mulai menulis lagi.
"Pak, aku sedang tugas. Tolong kerja samanya."
Ayah dan anak itu terdiam mematung di tempat. Mereka terdiam menatapku yang bersikap dingin.
Setelah selesai mengurus lokasi kejadian, aku kembali menaiki motorku dan hendak pergi.
Tapi dua orang itu malah mengejarku.
Daffin memanggil dengan suara pelan, "Ibu ... "
Faris menelan ludah. Dia terlihat tegang saat berkata.
"Luna, ingatanmu ... sudah kembali?"
Aku mengangguk, lalu menjawab dengan nada datar.
"Iya. Aku sudah pulih sejak ledakan lima tahun lalu." 


Setelah mengalami keguguran, Camelia Darian berubah menjadi sosok istri yang selama ini diidamkan oleh James Safran. Dia tidak lagi menceritakan momen kesehariannya, tidak lagi menelepon sepanjang malam saat suaminya tidak kunjung pulang. Bahkan ketika dijebak hingga harus berurusan dengan polisi, dia hanya menjawab dengan tenang bahwa dia tidak memiliki keluarga saat pihak kepolisian memintanya memanggil keluarganya sebagai penjamin agar bisa bebas. Kemudian, dia menjalani masa penahanan selama satu minggu tanpa bantahan. Tujuh hari kemudian, di suatu senja, gerbang besi kantor polisi berdenting terbuka. Baru saja Camelia menuruni anak tangga, sebuah mobil Maybach hitam mendadak berhenti tepat di hadapannya. Pintu terbuka, lalu James turun dengan setelan jas khususnya yang sempurna. Pria itu tampak jangkung dan tegap, tetap memancarkan aura dingin yang mulia, serta pesona yang tenang. Dia tampak seperti rembulan yang agung, tetapi tidak tersentuh. 
Valeria Canir dan Henros Sastian adalah dua "iblis dunia" yang sudah dikenal semua orang di kalangan elite ibu kota. Valeria pernah menghancurkan bar, membakar yacht, menyiram wajah mantan pacarnya dengan anggur merah di depan umum, dan menabrakkan mobil sportnya hingga merusak kamera para paparazi. Sementara itu, Henros pernah ngebut balap liar, membalik meja judi, dan membuat siapa pun yang menyinggungnya bangkrut sampai harus berlutut memohon ampun sambil tetap tersenyum mengangkat gelas untuknya. Tak ada yang menyangka, dua "leluhur" ini akhirnya menjalin pernikahan aliansi bisnis. Begitu kabar itu tersebar, seluruh kalangan elite itu serentak menarik napas dingin, dua orang ini tinggal serumah, apa atapnya tidak bakal terbang? 

Wina Wardana memiliki seorang kekasih dengan dua kepribadian.
Pada siang hari, pria itu bersikap sangat perhatian, santun, dan lembut kepadanya.
Namun, saat malam tiba, pria itu seolah-olah berubah menjadi orang lain, buas dan agresif, bermain dengannya dengan berbagai cara dan suasana.
Semua orang memuji keberuntungan Wina. Meski dia adalah penyandang disabilitas yang tidak bisa mendengar, pacarnya tidak meremehkannya dan terus membawanya mencari dokter serta pengobatan.
Wina sendiri juga merasa demikian.
Hingga suatu hari para perampok merampas obat yang dibuat khusus oleh pacarnya untuk mengobati ketuliannya. Dia pun menghentikan obat itu, tetapi ketika akan memberi tahu pacarnya, dia mendengar teman pacarnya berkata ...
"Kalian berdua benar-benar pandai bermain! Yang satu menipu perasaannya di siang hari, yang satu lagi mempermainkan tubuhnya di malam hari. Sudah tiga tahun, ternyata wanita tuli itu masih nggak tahu!"
Seketika, seluruh tubuh Wina terasa dingin. 
Olivia Merita menjual dirinya sendiri.Dengan imbalan dua puluh miliar, dia sengaja mendekati putra tunggal Keluarga Furan di Kota Mitan yang terkenal anti menikah, demi memberi Keluarga Furan seorang pewaris.Setelah setengah tahun menjadi sekretaris pria itu, akhirnya Olivia menaklukkan pria dingin dan gila kerja itu ketika mabuk.Namun setelah bergulat semalaman, barulah dia sadar kalau dirinya tidur dengan orang yang salah.Pria di hadapannya bukan putra tunggal Keluarga Furan, Marco Furan, melainkan paman Marco, Marcello Furan....Kini, hanya ada dua pilihan di hadapannya.Pertama, membayar denda pelanggaran yang jumlahnya sangat besar pada Keluarga Furan sesuai ketentuan kontrak.Atau ....Dia harus menggoda Marco secara terang-terangan di depan Marcello....Ketika didorong ke dinding oleh pria yang sudah kehilangan kesabaran, Olivia berkata."Pak Marcello, tolong dengarkan penjelasanku. Aku memilih jalan kedua karena nggak punya uang!" 



"Sistem, aku ingin mengajukan permohonan untuk keluar dari dunia misi ini." Sistem yang dipanggil segera muncul dan berkata, "Penerima misi, permohonan Anda telah disetujui. Kami memberikan waktu setengah bulan agar Anda dapat berpamitan dengan keluarga Anda di dunia ini." Setelah itu, sistem kembali menghilang dari hadapannya. Namun, mendengar kata "keluarga", Shella Yustian terpaku lama, perlahan-lahan mengalihkan pandangan ke foto keluarga yang ada di atas meja di sampingnya.Dalam foto itu, suami dan anaknya sedang mencium kedua pipinya dengan penuh kasih.Momen bahagia itu membuatnya tiba-tiba tertegun sejenak.Tidak ada yang tahu bahwa Shella adalah seorang penakluk.Sepuluh tahun yang lalu, dia dibawa oleh sistem ke dunia ini untuk menaklukkan Irfan Putranto, pewaris utama lingkaran elite Jigara.Selama sepuluh tahun, dari masa sekolah sampai duduk di pelaminan, dia tidak hanya berhasil menyelesaikan misi penaklukannya, tetapi juga jatuh cinta pada target misinya. 
Pada usia delapan belas tahun, Cynthia Tandri mengalami pelecehan seksual oleh seorang pria tak dikenal yang sedang mabuk.
Dia melapor ke polisi dan sambil menahan tekanan serta ketakutan yang luar biasa, dia bersikeras menyeret pria berlatar belakang kuat itu ke penjara.
Namun, bayang-bayang mimpi buruk itu terlalu dalam. Begitu dalam hingga selama beberapa tahun berikutnya, setiap kali ada pria yang mendekatinya sedikit saja, tubuhnya akan gemetar tak terkendali, disertai rasa mual, bahkan muntah.
Dia mengira hidupnya akan berakhir seperti itu, hancur, ternodai, tak lagi mampu mencintai atau menjalani hidup seperti orang normal.
Sampai akhirnya Stanley Permadi muncul.
Pemimpin keluarga paling berpengaruh di Kota Jinantara, justru menaruh perhatiannya pada gadis sederhana ini, yang bahkan menyimpan "noda" di masa lalunya, dan mulai membuka lembaran cinta padanya. 
Setelah putus cinta, Hugo menemukan dirinya terjebak dalam situasi aneh saat Andora, gadis tercantik di kampus, tiba-tiba menyatakan cinta dan meminta menginap di rumahnya. Namun, di balik senyum indah Andora, tersembunyi kegelapan yang mengancam nyawanya. Setelah diselamatkan oleh seorang gadis dari organisasi rahasia, Hugo diberi waktu tujuh hari untuk membuktikan dirinya tidak terinfeksi oleh makhluk mengerikan.Namun, takdir berkata lain. Hugo tidak menjadi korban ataupun pahlawan, melainkan berubah menjadi entitas yang jauh lebih kuat, Raja Makhluk Neraka. Ketika gelombang monster melanda dunia, Hugo harus menghadapi dilema antara melindungi manusia atau menerima sisi gelap yang mulai tumbuh dalam dirinya.Apakah Hugo akan menemukan kekuatan untuk melawan kegelapan, ataukah ia akan tenggelam dalam takdir kelam yang telah menantinya? 
Hansen Dhuarta, pewaris paling berpengaruh di lingkaran elite Kota Jingga, akhirnya sembuh setelah tiga tahun terbaring lumpuh. Untuk merayakannya, para sahabatnya sengaja mengadakan pesta di klub pribadi.Marsha Widodo berdiri di pintu klub, memegang hadiah yang telah dia persiapkan dengan baik. Saat hendak mendorong pintu, dia mendengar suara percakapan Hansen dan teman-temannya dari dalam."Hansen, Marsha itu benar-benar tulus padamu. Kalau bukan karena dia selama tiga tahun ini, mana mungkin kondisimu bisa pulih sebaik ini?" "Betul. Gadis itu setiap hari memijatmu, menemanimu rehabilitasi, bahkan tidur pun nggak berani terlalu lelap, takut kalau kondisi mentalmu tiba-tiba memburuk di tengah malam. Utang budi sebesar ini, harus kamu ingat seumur hidup." "Dia memang orang yang sangat baik." Suara Hansen terdengar rendah dan hangat.Ujung jari Marsha sedikit bergetar, sekilas kehangatan muncul di hatinya.Detik berikutnya, dia mendengar seseorang lainnya bertanya, "Lalu kapan rencananya kamu mau menikahi dia?" 


"Tante Tania, waktu yang kita sepakati dulu adalah sepuluh tahun. Sekarang masa sepuluh tahun itu sudah berakhir, aku ingin membawa Nina pergi."
"Bibi juga tahu, dia selama ini nggak pernah menyukai Nina."
Di ruang teh, Wendy Siswanto mengucapkan kalimat itu dengan ekspresi pahit.
Dia hidup bersama Haris Sutomo selama sepuluh tahun, tetapi selama sepuluh tahun itu hati pria itu tidak pernah berhasil dia hangatkan.
Hingga suatu kali mabuk, Haris menekannya di atas ranjang, dan dalam kekalutan hasrat, mereka memiliki seorang anak.
Setelah kejadian itu, pria itu memberi Wendy sebuah vila, serta setuju gadis itu melahirkan anak tersebut. Satu-satunya syarat adalah anak itu tidak boleh memanggilnya ayah, dan di depan orang luar, Haris tetap berstatus lajang.
"Aku nggak mungkin menikahimu, buang saja harapan itu."
"Biaya membesarkan anak akan kuberikan, tapi jangan harap aku mengakui identitasnya. Aku nggak punya anak ini." 
Di kompleks perumahan institut pada tahun 80-an, semua orang menyadari bahwa Diana telah berubah.
Pukul enam pagi, dia tidak lagi bangun lebih awal untuk memasakkan bubur millet dan merebus telur bagi Yanto, tidak lagi menyetrika jas putih Yanto hingga tanpa satu lipatan pun.
Tepat tengah hari, dia tidak lagi seperti biasanya menunggu di depan gerbang institut penelitian, menenteng kotak makan berisi makanan hangat untuk sosok yang selalu datang terlambat itu.
Pukul sepuluh malam, dia tidak lagi menyalakan lampu dan duduk di depan jendela, lalu menunggu Yanto pulang kerja sekalipun sedang hujan.
Perubahan itu terus berlanjut selama seminggu penuh.
Pada malam ketujuh, pukul sepuluh lewat tiga puluh, Yanto mendorong pintu masuk rumah. Dia meletakkan berkas penelitian di tangannya, melepas mantel yang masih berbau laboratorium, lalu akhirnya menatap Diana yang sedang membaca di bawah lampu.
"Ada apa denganmu belakangan ini?" 
Pada tahun ketujuh pernikahan, Vania baru mengetahui bahwa suaminya memiliki seorang putra berusia enam tahun.Vania bersembunyi di belakang perosotan TK, memperhatikan Bastian yang sedang membungkuk dan menggendong seorang anak laki-laki sambil bercanda."Papa, sudah lama Papa nggak datang mengunjungiku.""Nathan, Papa masih sibuk kerja, jadi kamu harus patuh sama Mama ya.""Deg!" Vania yang mendengar itu pun membeku di tempat, pikirannya seketika kosong.Pria dan anak laki-laki itu terlihat sangat mirip.Semua orang memberitahunya bahwa pria yang dulu bersumpah akan mencintainya selamanya, sebenarnya sudah berselingkuh!Mereka adalah teman masa kecil yang saling mencintai selama bertahun-tahun.Vania pernah ditusuk di perut saat berusaha menyelamatkan Bastian. Akibatnya, dia bukan hanya mengalami keguguran, tetapi juga tidak bisa hamil lagi seumur hidup.Saat itu, Bastian berlutut di sampingnya, kemudian berkata dengan mata memerah, "Nggak masalah kalau kita nggak punya anak. Asal bersamamu itu sudah cukup bagiku!"Suara Bastian yang bergetar waktu itu masih terngiang di telinganya. Namun, pemandangan di depan mata sekarang menghancurkan sumpah itu! 