Semua

Setelah mengalami keguguran, Camelia Darian berubah menjadi sosok istri yang selama ini diidamkan oleh James Safran. Dia tidak lagi menceritakan momen kesehariannya, tidak lagi menelepon sepanjang malam saat suaminya tidak kunjung pulang. Bahkan ketika dijebak hingga harus berurusan dengan polisi, dia hanya menjawab dengan tenang bahwa dia tidak memiliki keluarga saat pihak kepolisian memintanya memanggil keluarganya sebagai penjamin agar bisa bebas. Kemudian, dia menjalani masa penahanan selama satu minggu tanpa bantahan. Tujuh hari kemudian, di suatu senja, gerbang besi kantor polisi berdenting terbuka. Baru saja Camelia menuruni anak tangga, sebuah mobil Maybach hitam mendadak berhenti tepat di hadapannya. Pintu terbuka, lalu James turun dengan setelan jas khususnya yang sempurna. Pria itu tampak jangkung dan tegap, tetap memancarkan aura dingin yang mulia, serta pesona yang tenang. Dia tampak seperti rembulan yang agung, tetapi tidak tersentuh. 
Di kehidupan sebelumnya, bidadari kampus mengancam tunanganku akan putus agar mau mengundurkan diri dari kompetisi dan menemaninya. Aku memberi tahu orang tuanya tentang hal ini.Orang tuanya memukulinya, mengusir bidadari kampus itu, lalu memaksa putranya berlutut untuk meminta maaf padaku.Aku menikah dengannya sambil menangis, berpikir dia akan menjadi suami yang baik.Setelah menikah, dia membenciku karena telah menghancurkan kehidupan wanitanya di kampus.Menganiayaku, memaksaku untuk mengonsumsi obat aborsi, menyiksaku hingga sekarat ...Akhirnya aku ditinggalkan sendirian di daerah terpencil, digigit oleh anjing liar hingga mati.Tidak disangka, begitu membuka mata, aku kembali ke hari di mana tunanganku menyerahkan dalam lomba.Kali ini, aku memilih untuk membantu penjahat!Mengakhiri pertunanganku dengannya, lalu menikah dengan pamannya yang hebat! 
Nara Lintang tak pernah menyangka bahwa hubungan jarak jauh lintas negara yang akan segera berakhir justru menutup kisahnya dengan akhir yang begitu pahit dan memalukan.
Bagaimanapun juga, cinta Reza Perdana kepadanya adalah sesuatu yang tak tertandingi.
Dia adalah direktur rumah sakit yang sibuk. Namun demi Nara, dia menempuh hampir sembilan ratus penerbangan ke luar negeri, bolak-balik dengan total waktu terbang mendekati sepuluh ribu jam.
Meski setiap pertemuan selalu singkat dan terburu-buru, Reza tetap memeluknya erat dan berkata dengan suara rendah bahwa semua itu dia jalani dengan sepenuh kerelaan.
Hadiah yang Reza kirimkan kepadanya pun tak terhitung jumlahnya.
Dari yang kecil seperti surat cinta tulisan tangan sepanjang ribuan kata, hingga yang besar seperti kalung bernilai miliaran yang dia menangkan di balai lelang.
Selama dia merasa sesuatu itu bisa membuat Nara tersenyum, dia akan mempertaruhkan segalanya untuk meraihnya sekalipun itu adalah bintang di langit.
Cinta yang terukir hingga ke sumsum tulang itu tak pernah berubah sedikit pun selama tiga tahun penuh.
Namun, ketika Nara pulang ke tanah air dengan penerbangan semalaman, lalu mendengar teman-teman masa kecil mereka memuji betapa setianya cinta Reza kepadanya, Reza justru membantahnya dengan suara serak ...
Nara harus mengakui bahwa saat itu, hatinya seolah dicabik ribuan pisau, dan rasa sakitnya tak ubahnya hukuman yang dijalani perlahan, irisan demi irisan. 

Evelyn menghabiskan waktunya selama 7 tahun untuk mencintai Devan.Demi mengandung anak Devan, Evelyn melakukan segala cara, termasuk berhubungan badan, melakukan pengobatan tradisional, bayi tabung dan operasi ....Hanya saja, pria itu malah meminta pelayan untuk membawakan sup yang telah dicampur dengan pil kontrasepsi setiap kali sehabis berhubungan badan, membunuh haknya untuk menjadi seorang ibu secara pribadi.Saat Evelyn membuka matanya lagi, tidak disangka dia kembali ke insiden kebakaran pada 7 tahun yang lalu.Dia melihat Devan menggendong wanita yang dia cintai, lalu berjalan keluar tanpa menoleh ke belakang. Meninggalkannya sendirian di tengah lautan api ini.Evelyn mengetahui jika pria itu juga terlahir kembali.Hanya saja kali ini Devan memilih wanita yang dia cintai.Evelyn tidak terobsesi padanya lagi.Saat Devan datang untuk membatalkan pernikahan mereka demi wanita itu, Evelyn langsung menikah dengan kakak sepupu temannya.Tidak disangka, orang itu adalah petugas kebakaran yang menolongnya dari kebakaran.Pria itu memiliki bahu yang lebar, pinggang yang ramping, kaki yang jenjang dan hormon yang kuat. Bryan langsung menyerahkan kartu gajinya di hari mereka menikah.Devan mengira Evelyn sedang merajuk. "Evelyn, aku nggak akan lirik kamu lagi meskipun kamu nikah dengan pria lain demi buat aku marah."Hanya saja, Devan menyadari jika ....Evelyn yang dia tinggalkan menjadi orang yang terkenal di dunia AI.Pria yang dia remehkan memiliki status yang tidak biasa ....Evelyn tidak bisa melahirkan selama 7 tahun di kehidupan sebelumnya. Di kehidupan ini, Evelyn tidak hanya melahirkan sepasang anak kembar laki-laki dan perempuan untuk petugas pemadam kebakaran itu, tapi saat ini dia juga sedang mengandung lagi!Devan tidak bisa menahan dirinya lagi, dia berlutut di depan Evelyn sambil berkata dengan penuh penyesalan, "Evelyn, kitalah yang harusnya punya anak!" 
Komandan Sok Tahan Nafsu VS Mahasiswi Lemah Lembut, Melintas Waktu, Sama-sama PolosSteve yang naik kereta api pulang ke rumah tiba-tiba jatuh ke dalam pelukan wanita cantik.Wanita itu memiliki bibir yang merah dan sangat cantik.Steve pun suka padanya, tapi Steve menyadari kalau wanita ini adalah wanita yang serakah, bahkan kencan buta yang dibencinya karena wanita ini menggunakan budi untuk meminta sesuatu pada keluarganya.Sejak saat itu, Steve selalu memikirkannya.Viona melintas waktu dan menjadi peran wanita yang sangat jahat di zaman itu.Pemilik tubuh ini memiliki banyak rumor yang tidak bisa dipungkiri, jadi Viona hanya bisa berusaha masuk ke universitas, lalu berusaha menghindari Steve, tapi Steve malah mengaturnya, bahkan mendidiknya.Saat Steve mengambil surat yang berisi Viona menceritakan orang yang dia kencani pada keluarganya ....Pria tua yang biasanya terlihat dingin dan tahan nafsu menindihnya di tembok sekolah, lalu dengan tatapan yang tidak senang berkata, "Viona, kamu nggak boleh pacaran, kalau mau pacaran, hanya boleh denganku." 

Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat.
Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh.
Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas.
Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi.
Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara.
"Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong.
Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping.
Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia".
[Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan.
Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar.
Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya.
"Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin.
Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?" 
Tania Alins adalah anak yatim piatu yang diadopsi oleh Keluarga Alins, dia seorang wanita malang yang bisa diperlakukan semena-mena oleh siapa saja.Kakaknya merebut kekasihnya, adiknya yang angkuh mendorongnya ke dalam air, dan orang tua angkatnya bahkan memaksanya menjadi simpanan pria berusia lebih dari 50 tahun!Tania dengan putus asa menggunakan sisa keberaniannya untuk memprovokasi Raja Neraka yang paling menakutkan di ibu kota, yaitu Ethan Sahir.Kemudian, seluruh kota pun tahu bahwa Keluarga Sahir memiliki seorang nyonya muda yang sangat dimanjakan oleh Ethan!Para bajingan itu menangis tersedu-sedu, Keluarga Alins menyesali keputusan mereka. Semua orang yang telah menghinanya, satu per satu dibereskan oleh Ethan ...Kemudian, Tania yang sedang hamil dengan kedua anaknya berusaha melarikan diri. Akan tetapi dia selalu ditangkap oleh Ethan.Pria itu dengan angkuh memeluk pinggangnya. "Tania, kamu telah memprovokasiku. Seumur hidupmu, kamu nggak akan bisa melarikan diri!"(Manis, menggemaskan, satu pasangan utama) 



Pak Ferdy berkata, apa yang diutang harus dibayar. Dia berutang padanya seorang anak. Anak itu telah dibayar, tetapi Pak Ferdy masih menginginkan bunga. Jessy bertanya kepadanya, bunga itu apa? Ferdy menatapnya, jakunnya bergerak naik turun, "Bunganya adalah ... kamu." Jessy menolak, "Ini perselingkuhan." Pria itu malah menjawab, "Nggak, aku sedang mengejar puisi dan kejauhan." Belakangan, Jessy berdiri di atas rel kereta, dan di tengah deru kereta api yang melintas, dia melihat puisi dan kejahuan miliknya sendiri .... 



Tiga tahun lalu, sambil menggenggam surat diagnosis kanker lambung, aku tersenyum menenangkan Alvin yang matanya merah berkaca-kaca.
"Cuma kanker kecil, gampang dibereskan kok," ucapku.
Tangis Alvin malah makin menjadi-jadi, dia juga memelukku begitu erat hingga tulangku terasa sakit.
"Nabila, berjanjilah padaku, kamu harus baik-baik saja."
"Aku akan menunggumu kembali dengan sehat untuk menikah denganku!"
Demi bisa bertahan hidup, hampir seluruh lambungku harus diangkat.
Hari-hariku selanjutnya hanya ditemani segenggam obat dan rangkaian kemoterapi tanpa henti.
Tiga tahun kemudian, akhirnya aku sembuh, dan kembali lagi ke sisi Alvin.
Di pesta penyambutan, sahabat wanita Alvin tersenyum sambil mengangkat gelas dan berkata.
"Selama kamu di luar negeri, Alvin selalu jaga kesetiaannya untukmu."
"Setiap malam aku jaga di ranjangnya untukmu. Sudah kupastikan, nggak ada orang lain di balik selimutnya."
"Bahkan di dua buah 'leci kecil' itu sudah aku tato sendiri dengan tulisan 'Jangan Mendekat!"
Keramaian di meja makan mendadak sunyi hingga jarum jatuh pun terdengar.
Aku memaksa mengabaikan rasa sakit menusuk halus di dadaku.
Aku pun ikut tersenyum sambil mengangkat gelas dan menanggapi.
"Kalau begitu, mau diberi penghargaan Juara Penghangat Ranjang, ya?" 

Di kompleks perumahan institut pada tahun 80-an, semua orang menyadari bahwa Diana telah berubah.
Pukul enam pagi, dia tidak lagi bangun lebih awal untuk memasakkan bubur millet dan merebus telur bagi Yanto, tidak lagi menyetrika jas putih Yanto hingga tanpa satu lipatan pun.
Tepat tengah hari, dia tidak lagi seperti biasanya menunggu di depan gerbang institut penelitian, menenteng kotak makan berisi makanan hangat untuk sosok yang selalu datang terlambat itu.
Pukul sepuluh malam, dia tidak lagi menyalakan lampu dan duduk di depan jendela, lalu menunggu Yanto pulang kerja sekalipun sedang hujan.
Perubahan itu terus berlanjut selama seminggu penuh.
Pada malam ketujuh, pukul sepuluh lewat tiga puluh, Yanto mendorong pintu masuk rumah. Dia meletakkan berkas penelitian di tangannya, melepas mantel yang masih berbau laboratorium, lalu akhirnya menatap Diana yang sedang membaca di bawah lampu.
"Ada apa denganmu belakangan ini?" 

Selama lima tahun pernikahan bisnis, Gwen Winata dan Juan Mahendra masih belum akrab. Bahkan, saat berhubungan intim, mereka berdua melakukannya dengan malu-malu.Juan mencium tulang selangkanya seperti biasa, lalu berkata, "Aku mulai, ya." Kemudian, Juan perlahan melepas pakaian Gwen satu per satu sambil bertanya dengan suara pelan, "Bolehkah?" Akhirnya, Juan memasuki tubuhnya, kemudian berkata dengan suara serak, "Kalau nggak nyaman, bilang saja, aku akan langsung berhenti." 
Dokter yang baru kembali ke negara asalnya, Celine Kurnia, bertaruh dengan rekan sesama dokter bahwa dia bisa menyelesaikan operasi bypass jantung hanya dengan satu tangan.
Namun operasi itu gagal. Merasa malu, Celine langsung melempar alat bedah dan lari keluar dari ruang operasi.
Ibu Nadine justru jatuh koma dan tidak bisa bangun akibat kesalahannya.
Kakak Nadine, yang merupakan seorang pengacara, menggugat Celine. Namun hanya dalam dua hari, izin praktik hukumnya dicabut, dan dia dipenjara selama tiga tahun atas berbagai tuduhan seperti pemalsuan bukti, penyuapan, dan pencemaran nama baik.
Dia mengajukan laporan dengan identitas asli, namun justru data pribadinya disebarkan ke publik, membuatnya menjadi target serangan dan gangguan dari para netizen.
Sosok yang berada di balik semua ini adalah Gian Santoso, suami Nadine yang sudah menikah dengannya selama tujuh tahun. Dia adalah pria berkuasa yang pengaruhnya mencengkeram seluruh ibu kota. 
Pada usia enam belas tahun, ayah Alisa Laurent meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Bahkan sebelum masa tujuh hari berkabung usai, ibunya telah membawanya menikah lagi dan bergabung dengan Keluarga Winata. Alisa menolak gagasan kehidupan baru yang selalu dibanggakan ibunya. Penolakan itu pula yang membuatnya sulit menerima kehadiran adik tiri, Andre Winata. Andre mengenakan kemeja putih berpotongan rapi, dengan semua kancing terpasang hingga ke bawah jakun. Sikapnya sangat tenang. Saat pertama kali bertemu sosok anak baik yang selalu dipuji ibunya, dorongan untuk mengusik citra sempurna itu justru bangkit dalam dirinya. Mengganggu Andre pun segera menjadi satu-satunya hiburan baginya di vila yang senyap itu. Dia melonggarkan dasi Andre yang selalu tertata tanpa cela, meninggalkan jejak kaki di sepatu putihnya, serta menempelkan permen karet pada halaman pembuka buku pelajarannya. Tindakan yang paling keterlaluan adalah ketika Alisa menggiring Andre untuk menguping percakapan ayah tiri dan ibunya di balik dinding kamar. Dia melihat ujung telinga Andre memerah, Alisa mendekat, lalu berbisik di telinganya. "Anak baik, apakah kamu tahu apa yang sedang mereka lakukan?" Andre seketika menepis tangan Alisa. Andre seketika menepis tangan Alisa. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi. Di sorot matanya bergolak rasa malu, tersinggung, dan keterpojokan yang menyesakkan. 

Sepuluh tahun lalu, aku membocorkan rahasia perusahaan, yang akhirnya membuat ayah dan ibuku meloncat dari gedung untuk bunuh diri.
Aku bahkan membuat dua kakakku masuk penjara untuk menggantikanku menanggung kejahatan dan dijatuhi hukuman sepuluh tahun.
Setiap tahun, aku mengirimkan satu kaset rekaman ke penjara.
Pada tahun pertama, aku berdiri di vila megah dan mentertawakan keadaan mereka yang menyedihkan, lalu memberi tahu mereka bahwa aku sengaja membocorkan rahasia itu.
Pada tahun kedua, aku berdiri di depan makam ayah dan ibu, mentertawakan bahwa kematian mereka pantas dan menyebut mereka pengecut.
Pada tahun ketiga, sambil mengangkat dua lembar tiket pesawat, aku memberi tahu mereka bahwa kedua kakak ipar telah kuasingkan ke daerah kumuh di luar negeri, hidupnya lebih menderita daripada mati.
Hingga masa hukuman sepuluh tahun mereka berakhir, rekaman itu pun terhenti begitu saja.
Tiga hari sebelum pembebasan, seorang sipir tiba-tiba berkata pada Lindro Gunawan.
"Pulanglah dan perbaiki dirimu baik-baik. Ingat untuk memperlakukan adik kalian dengan lebih baik. Gadis kecil itu memikirkan kalian setiap tahun."
Lindro menarik ujung bibirnya, tatapannya gelap. "Dia datang setiap tahun?"
"Ya, bukan juga. Dia itu ...."
Tepat saat itu ponselnya berdering. Sipir buru-buru pergi. "Sudah, nggak usah dibahas. Ingat untuk memperbaiki diri dengan baik." 
Tahun 1983, gempa dahsyat merenggut Yura dari dekap keluarga kandungnya, menempatkannya dalam lindungan keluarga angkatnya. Di antara dinding-dinding megah dan kesunyian, Carlton, sang kakak angkat, menjadi pelindung sekaligus cahaya dalam dunianya yang rapuh. Namun, rasa yang tumbuh di hati Yura terhadap Carlton perlahan berubah menjadi cinta yang bertepuk sebelah tangan.Ketika rahasia itu terungkap, hubungan mereka retak, meninggalkan Yura dalam kesepian yang tak terperi. Di tengah luka dan pengkhianatan, kabar tentang orang tua kandungnya hadir seperti harapan di cakrawala. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan semua yang menyakitinya, mencoba melangkah menuju kehidupan baru.Namun, takdir seolah enggan memberinya kebebasan. Cinta yang terkubur, impian yang terenggut, dan masa lalu yang terus menghantui membuat setiap langkahnya terasa berat. Antara keinginan untuk bebas dan belenggu rasa yang tak kunjung pudar, jalan manakah yang akan Yura pilih? Mampukah ia menemukan dirinya sendiri di tengah bayang-bayang cinta yang pernah ia anggap sebagai segalanya? 
Viandina adalah putri kecil yang paling disayang di Kerajaan Desmana. Suatu kecelakaan membuatnya jatuh ke kolam teratai, dan ketika membuka mata lagi, dirinya sudah berada di jalanan modern yang ramai dan penuh cahaya aneh. Dirinya seperti anak binatang yang tersesat, panik dan kebingungan, hingga pewaris keluarga besar di ibu kota, Mervis, menemukannya. Pria itu membawanya pulang, mengajarinya menyalakan lampu listrik, menggunakan ponsel, memakan makanan yang belum pernah dilihatnya sebelum itu, dan memaklumi semua kekacauan yang ditimbulkan karena ketidaktahuannya. Di malam hari, Mervis bahkan gemar menjelajahi tubuh gadis itu, di setiap sudut vila, dengan berbagai cara yang membuat gadis itu malu untuk menyebutnya. Pria itu membujuknya, menggodanya, hingga mereka berkali-kali terbuai dalam pelukan penuh gairah. 

Pengusaha besar, Aditya Wirawan mengalami kecelakaan mobil dan dokter bilang sudah tidak ada harapan hidup lagi.Sharleen Thio menggantikan kakaknya melakukan pernikahan penolak bala.Awalnya dia berpikir, begitu Pak Aditya meninggal, dia bisa menikmati hidupnya sebagai janda dengan bebas.Siapa sangka, Pak Aditya justru terbangun di malam pernikahan.Semua orang bilang, istri yang baru dinikahi Pak Aditya itu lembut dan manis.Namun, hanya Pak Aditya sendiri yang tahu kalau istri manisnya itu bisa berbuat sesuka hati di Keluarga Wirawan.Ketika Aditya membentaknya, Sharleen bisa membuatnya kesal sampai terkena serangan jantung.Aditya mendorongnya jatuh dari tempat tidur, tapi Sharleen bisa menyiksanya sampai keesokan harinya dia berjalan terpincang-pincang.Dia menariknya sekali, wanita itu bisa menggigitnya sampai berdarah.Pak Aditya tidak tahan lagi dan berkata, "Cerai! Kalau nggak cerai, aku bukan bermarga Wirawan!"Dua bulan kemudian, Pak Aditya malah berubah sikap, "Istriku, mulai sekarang aku bisa nggak bermarga Wirawan dan ikut margamu, asal kamu jangan bercerai denganku." 

Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika sadar, aku mendapati pria yang selama ini diam-diam kukagumi, Jason, telah menjadi suamiku.
Namun, dia sama sekali tidak memperlakukanku dengan baik.
Seluruh kelembutannya dia berikan kepada sahabat masa kecilnya. Bahkan ketika nyawaku berada di ambang bahaya, dia malah sibuk menemani sahabat masa kecilnya itu.
Semua orang mengatakan bahwa aku mencintai Jason setengah mati.
Bahkan jika pria itu memintaku menjadi budak bagi sahabat kecilnya, aku pun tidak akan menolak.
Sungguh menggelikan.
Aku sama sekali tidak mengingat orang semacam itu.
...
Aku tidak mengingat Jason, dia tidak memperlakukanku dengan baik, jadi wajar saja jika aku mengajukan perceraian.
Hanya saja kemudian, di tengah malam, pria itu mondar-mandir di depan rumahku dan enggan pergi.
"Sayang, bisa nggak kamu ... tatap aku sekali lagi?" 
Setelah mengikuti Clayton Jimawa selama sepuluh tahun, Wenny Yudira baru mendapatkan satu kalimat "menikahlah denganku."Namun, di hari pernikahannya, Clayton malah meninggalkannya. Dia pergi menyelamatkan sekretaris wanita yang diam-diam menyukainya selama bertahun-tahun.Demi keselamatan Clayton, Wenny tidak sempat bersedih dan langsung mengejarnya keluar.Ketika sampai di lokasi, dia melihat sekretaris wanita itu dijatuhkan dari lantai atas oleh musuhnya demi melindungi dokumen Clayton, hingga akhirnya koma.Clayton merasa bersalah jadi mengirimnya dirawat di rumah sakit dengan fasilitas terbaik.Wenny menuruti permintaan Clayton, merawat ibu sekretaris yang menderita gangguan jiwa selama dua tahun dan menahan semua hinaan yang dilontarkan setiap kali penyakitnya kambuh.Hingga suatu hari, saat ibunya kambuh lagi, semua barang di tasnya digunting, termasuk surat nikah mereka.Dengan tubuh yang kelelahan, dia pergi untuk membuat surat nikah baru, tapi dihentikan oleh petugas."Nona Wenny, surat nikah Anda ini palsu. Saat ini, status pernikahan Anda tercatat masih lajang." 







[Pak Stefano, perjanjian perceraian ini sah. Setelah ditandatangani, hubungan pernikahan akan otomatis berakhir dalam satu bulan.]
Stefano Ferdian duduk di depan komputer, berkonsultasi dengan layanan bantuan hukum. Setelah mendapat jawaban yang diinginkannya, dia mengucapkan terima kasih lalu keluar dari jaringan.
Dengan langkah terpincang-pincang, dia membuka pintu. Setumpuk foto jatuh dari atas pintu, ujungnya yang tajam menggores pipinya. Stefano menatap foto keluarga itu tanpa ekspresi.
Istrinya, Wenny Subrata, tersenyum bahagia, memperlihatkan kelembutan yang tak pernah dia lihat sebelum mereka menikah.
Anak yang dia besarkan selama lima tahun, Zian, tampak begitu bahagia, seolah kebahagiaannya itu hampir meluap.
Ironisnya, dalam foto keluarga yang disebut-sebut itu, pria yang berdiri di tengah bukan Stefano, melainkan mantan kekasih Wenny, Sandy Winarto.
Jelas ini ulah Zian. Sejak setengah tahun lalu, setelah Sandy kembali ke negara ini, keberadaan Stefano di rumah ini terasa makin tidak berarti. 
Nadia Amrani adalah gadis manis yang tumbuh dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Namun dia justru jatuh cinta pada Darian Prasetya, seorang playboy yang terkenal di kalangan mereka.
Nadia berjuang keras hingga akhirnya berhasil menjadi kekasih Darian.
Demi tetap berada di sisinya, Nadia mempelajari berbagai posisi, memainkan berbagai permainan dengan Darian, dan memenuhi hasrat pria itu siang dan malam.
Saat gairah mereka memuncak, Darian kerap membisikkan kata-kata lembut di telinganya.
"Sayang, kamu hebat. Kamu cepat sekali belajar."
"Rileks, jangan terlalu tegang."
"Ya ... begitu Sayang, aku sangat mencintaimu."
Nadia adalah perempuan yang paling lama bertahan di sisinya, hingga semua orang di sekeliling mereka mengira Darian benar-benar telah berubah.
Hingga malam ini, setelah momen intim mereka di depan jendela besar, Darian membawa Nadia ke sebuah pesta. 
Di rumah hantu udara dingin berhembus, suara efek menyeramkan.
Aku pura-pura takut, dan menempel ke orang di sampingku.
"Kak, temani aku jalan, ya."
Sampai lampu menyala, aku baru tahu ternyata orang itu mantan suamiku, Harris Bintara.
Teman-temannya tertawa, sekelompok pria dan wanita menatap diriku dengan tatapan penuh penilaian.
"Pantas saja disebut spesialis jadi selingkuhan, panggil 'Kak' saja bikin orang lemas."
"Dulu goda paman jadi suami, bikin Harris jatuh, sekarang masih berani nempel lagi?"
"Mana bisa dibandingkan dengan kakaknya, Elina Asera, putri sah dari keluarga terhormat!"
Putri sah?
Dua kata itu nyaris membuatku tertawa.
Mereka tidak tahu, akulah putri sah yang ditukar oleh ayah kandungku sendiri.
Namun, semua itu sudah tidak penting.
"Ini hanya permainan kecil antara aku dan suamiku," ucapku dengan nada datar.
Harris menjauhkan dirinya dariku.
"Vina, sekarang aku ini kakak iparmu, jaga sikapmu," ucapnya dengan nada sedingin es.
Aku mundur dua langkah, lalu tersenyum sempurna.
"Pak Harris salah ingat, aku nggak pernah punya kakak."
"Dan soal tadi ... "
Mataku menyapu wajah Harris yang sedikit kaku, lalu aku menambahkan pelan.
"Aku cuma salah orang saja." 