Semua

"Di hari kencan buta yang penuh harapan, Carissa justru terjebak dalam sebuah kesalahpahaman besar dan menikahi pria yang sama sekali tak dikenalnya. Siapa sangka, kesalahan itu malah menjadi awal dari sebuah takdir yang tak pernah ia bayangkan. Carissa awalnya berpikir pernikahan kilat ini hanyalah hubungan formal yang akan berakhir dengan perceraian, tanpa emosi, tanpa ikatan. Namun, semakin hari, kehidupan pernikahan mereka justru penuh kejutan manis yang menggetarkan hati.Saat Carissa menghadapi kesulitan, sang suami yang dikenal dingin dan angkuh tiba-tiba muncul untuk menolongnya, memberikan bantuan yang tak pernah ia duga. Ketika ia diperlakukan tidak adil, pria itu selalu berdiri di sampingnya, menjadi perisai yang melindungi. Carissa yang polos awalnya mengira dirinya telah menikahi seorang pria pembawa keberuntungan, yang kehadirannya seolah mampu mengubah nasib buruk menjadi keberuntungan.Namun, semakin dalam Carissa mengenalnya, semakin ia sadar ada banyak rahasia tersembunyi di balik sikap dinginnya. Sampai suatu hari, sebuah rahasia besar pun terungkap—suaminya ternyata seorang miliarder tersembunyi, seorang pria dengan kekayaan yang melimpah dan pengaruh yang luas. Kebingungan dan keterkejutan menyelimuti Carissa; ia tak pernah membayangkan pria yang selalu ada di sisinya itu memiliki dunia yang begitu berbeda dari yang ia kenal.Di tengah kenyataan baru ini, Carissa harus memutuskan apakah ia bisa menerima kehidupan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, atau mundur dan kembali ke kehidupannya yang lama. Namun, satu hal yang pasti, perjalanannya bersama pria misterius ini baru saja dimulai, dengan cinta yang perlahan tumbuh di antara mereka." 

Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika aku bangun, aku menemukan bahwa Indra, pria yang sudah lama aku taksir, telah menjadi suamiku.Namun, dia sama sekali tidak baik kepadaku. Semua kelembutannya diberikan kepada sahabat masa kecilnya, bahkan ketika aku berada dalam bahaya, dia hanya peduli pada teman kecilnya.Semua orang bilang, aku sangat mencintainya. Bahkan jika Indra memintaku untuk menjadi budak bagi teman masa kecilnya, aku tidak akan menolak.Lucu sekaliAku sama sekali tidak mengingat orang itu.... Aku tidak ingat Indra, ditambah lagi dia juga tidak bersikap baik padaku, jadi sudah sepantasnya aku mengajukan perceraian.Hanya saja kemudian, dia berkeliaran di depan rumahku saat larut malam, dan tidak mau pergi untuk waktu yang lama."Citra, bisakah kamu ... menemuiku sekali lagi?" 
Tahun 1983, gempa dahsyat merenggut Yura dari dekap keluarga kandungnya, menempatkannya dalam lindungan keluarga angkatnya. Di antara dinding-dinding megah dan kesunyian, Carlton, sang kakak angkat, menjadi pelindung sekaligus cahaya dalam dunianya yang rapuh. Namun, rasa yang tumbuh di hati Yura terhadap Carlton perlahan berubah menjadi cinta yang bertepuk sebelah tangan.Ketika rahasia itu terungkap, hubungan mereka retak, meninggalkan Yura dalam kesepian yang tak terperi. Di tengah luka dan pengkhianatan, kabar tentang orang tua kandungnya hadir seperti harapan di cakrawala. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan semua yang menyakitinya, mencoba melangkah menuju kehidupan baru.Namun, takdir seolah enggan memberinya kebebasan. Cinta yang terkubur, impian yang terenggut, dan masa lalu yang terus menghantui membuat setiap langkahnya terasa berat. Antara keinginan untuk bebas dan belenggu rasa yang tak kunjung pudar, jalan manakah yang akan Yura pilih? Mampukah ia menemukan dirinya sendiri di tengah bayang-bayang cinta yang pernah ia anggap sebagai segalanya? 
Aula perjamuan itu dipenuhi para tokoh terkenal.Semua orang tengah memberi selamat kepada Felix Kusuma yang baru saja terjun ke dunia hiburan, tetapi sudah dipilih langsung oleh sutradara terkenal sebagai pemeran utama pria.Sementara itu, Fabian Kusuma yang seharusnya menjadi pemeran utama, kini sedang berdiri dengan muram di sudut balkon. Dia akhirnya mengambil keputusan.[Sistem, aku ingin kembali ke dunia asalku.]Sistem tampak sangat terkejut.[Hah? Nilai cinta targetmu, Mirna Jiwanto, terhadapmu sudah mencapai 99 poin. Hanya tinggal satu poin lagi untuk mencapai nilai penuh, kamu bisa menyelesaikan misi dan mewujudkan keinginan terbesar dalam hidupmu. Nggak ingin berusaha sedikit lagi?]Fabian menggeleng pahit. [Nggak perlu, aku cuma mau pulang.]Demi meyakinkan sutradara agar mengganti pemeran utama dengan Felix, Mirna bahkan rela menambah investasi sepuluh kali lipat.Kini, wanita itu pun tidak pernah beranjak, selalu menemani Felix dengan tatapan penuh cinta.Jadi, memang ada beberapa hal yang tidak bisa diraih hanya dengan berusaha.Satu poin itu, sekeras apa pun dia berusaha, tetap tidak akan bisa diperoleh.Sistem menghela napas. [Sayang sekali, padahal tinggal satu poin lagi dan kamu bisa mengubah takdirmu ... Permintaan sudah diajukan, kamu bisa keluar dari dunia ini sebulan lagi. Tapi, tolong pertimbangkan lagi, kamu bisa mengubah keputusanmu kapan saja.] 
Pada usia delapan belas tahun, Cynthia Tandri mengalami pelecehan seksual oleh seorang pria tak dikenal yang sedang mabuk.
Dia melapor ke polisi dan sambil menahan tekanan serta ketakutan yang luar biasa, dia bersikeras menyeret pria berlatar belakang kuat itu ke penjara.
Namun, bayang-bayang mimpi buruk itu terlalu dalam. Begitu dalam hingga selama beberapa tahun berikutnya, setiap kali ada pria yang mendekatinya sedikit saja, tubuhnya akan gemetar tak terkendali, disertai rasa mual, bahkan muntah.
Dia mengira hidupnya akan berakhir seperti itu, hancur, ternodai, tak lagi mampu mencintai atau menjalani hidup seperti orang normal.
Sampai akhirnya Stanley Permadi muncul.
Pemimpin keluarga paling berpengaruh di Kota Jinantara, justru menaruh perhatiannya pada gadis sederhana ini, yang bahkan menyimpan "noda" di masa lalunya, dan mulai membuka lembaran cinta padanya. 
Sejak bayi, Jenny Linarto telah ditukar oleh musuh keluarganya. Setelah kembali ke keluarga kandungnya, dia justru menjadi sasaran kebencian keluarganya sendiri.Kakak ketujuhnya berbakat dan juara kelas, tetapi dia merundung Jenny demi melindungi si Putri Palsu, Syane Linarto.Kakak keenamnya adalah pelukis berbakat, yang selalu menyanjung Syane, tetapi merendahkan Jenny.Kakak kelimanya adalah aktor papan atas, yang membela Syane di hadapan publik, tetapi merusak reputasi Jenny.Kakak keempatnya adalah perwira tinggi militer, tapi malah melakukan sesuatu yang melanggar hukum untuk menyerang Jenny demi membela Syane.Kakak ketiganya adalah petinggi di dunia medis, dia mengambil ginjal Jenny demi menyelamatkan Syane.Kakak keduanya adalah ilmuwan terkemuka, yang menyalahkan Jenny atas kesalahan yang dilakukan Syane.Kakak sulungnya adalah taipan di dunia keuangan, yang memasukkan Jenny ke rumah sakit jiwa karena menganggap Jenny sudah gila.Orang tuanya cuek. Mereka juga menganggap Jenny sudah gila dan meninggalkannya. Pada akhirnya, Jenny mati disetrum oleh seorang dokter gila.Setelah terlahir kembali, Jenny mau mengubah nasibnya.Jenny menjadi orang sukses di dunia medis, dunia penelitian, dan dunia bisnis.Semua orang yang pernah menyakitinya sekarang datang untuk meminta maaf.Jenny berkata, "Aku nggak akan memaafkan kalian!" 
Kehidupan sebelumnya, Teresa yang bodoh ingin pergi meninggalkan bos yang sangat sayang dan mencintainya, alhasil dia dicelakai oleh pria dan wanita berengsek sampai mati.Setelah terlahir kembali, Teresa tidak lagi bodoh, dia di siang hari mengungkapkan kejahatan orang yang mencelakainya, bahkan menjauh dari pria berengsek itu!Lalu malamnya dia memeluk erat kaki suaminya sambil berkata manja, "Sayang, aku sudah salah, kelak aku akan mendengar katamu, hanya menyayangimu saja ...."Bos hebat di Kota Titus yang bernama Arvin disebut orang sebagai bos dingin, bahkan kejam. Tapi dia hanya bersikap penurut di depan istrinya, bahkan sangat memanjakan istrinya! 
Pria yang ditakuti seisi Janaira ternyata dijebak oleh neneknya sendiri dan dipaksa menikahi wanita yang sangat dibencinya!Sambil melemparkan surat perceraiannya, Zane Lucian berkata dengan nada dingin, "Cepat tanda tangani berkas ini!"Namun, Siena Kavi justru mengeluarkan surat perjanjian lain yang menyatakan bahwa dia baru bisa bercerai dari Zane setelah melahirkan anaknya!Zane marah besar dan berseru dengan tegas, "Kamu mau punya anak denganku? Mimpi!"Namun, Siena membalas dengan gumaman pelan, "Aku juga nggak mau punya anak denganmu!"Suatu hari, Siena menatap wajah dingin Zane dan bertanya, "Kamu yakin mau bercerai?"Zane pun mendengkus dan berkata dengan nada mencibir, "Apa aku terlihat mau mempertahankan pernikahan ini?"Dari raut wajahnya saja terlihat jelas bahwa dia menginginkan perceraian tersebut.Siena mengelus perutnya, lalu mengangguk seraya berkata, "Oke, ayo kita cerai!"Namun, Zane tampak gelisah dan berkata dengan tegas, "Tapi, aku nggak mau punya anak denganmu!"Siena pun hanya bisa tersenyum misterius mendengarnya.Sampai pada akhirnya, perceraian mereka berhasil dilakukan dan Siena pun pergi meninggalkan pria tersebut.Namun, Zane berhasil menemukannya, lalu memojokkannya di dinding sambil bertanya dengan penuh amarah, "Di mana anakku?"Siena tersenyum sinis, lalu menjawab dengan tenang, "Jangan mimpi! Aku nggak akan pernah mau melahirkan anakmu!" 
[Nikah Kedua Kali + Mantan Suami Mau Mengejar Balik Mantan Istri + Percintaan Rumit + Bertemu Lagi + Karier]Setelah Carina menikah dengan Marco yang lumpuh, dia menjaga Marco selama tiga tahun, bahkan menemaninya melewati masa tersusah.Namun, setelah Marco sembuh, Marco malah menjemput cinta pertamanya.Marco menjelaskan, "Aku menjaga mantanku hanya karena kasihan, bukan selingkuh."Carina hanya tertawa, lalu mengajukan cerai dan keluar dari vila tanpa ragu-ragu.Awalnya Marco tidak menganggap serius, hanya merasa Carina tidak mungkin meninggalkannya, bahkan merasa setelah dia selesai marah, pasti akan kembali lagi.Kemudian, Marco mulai mengabaikannya, malah mencari cinta pertamanya untuk bersama lagi ....Saat bertemu di sebuah acara, Marco masih berkata dengan angkuh, "Apa kamu sudah tahu kesalahanmu? Ayo pulang denganku."Saat ini, pria yang mengenakan jas mahal berjalan ke arah Carina dan memegang tangannya. "Pak Marco, tolong jaga jarak. Sekarang dia adalah istriku."Malam itu, Marco hampir saja mati di acara itu.Kemudian Marco minum bir sampai lambungnya berdarah, lalu menarik tangan Carina dan bertanya, "Carina, apa kamu masih mencintaiku?"Carina tertawa lagi. "Marco, kamu harusnya tanya pernahkah kamu mencintaiku?" 




Di kompleks perumahan institut pada tahun 80-an, semua orang menyadari bahwa Diana telah berubah.
Pukul enam pagi, dia tidak lagi bangun lebih awal untuk memasakkan bubur millet dan merebus telur bagi Yanto, tidak lagi menyetrika jas putih Yanto hingga tanpa satu lipatan pun.
Tepat tengah hari, dia tidak lagi seperti biasanya menunggu di depan gerbang institut penelitian, menenteng kotak makan berisi makanan hangat untuk sosok yang selalu datang terlambat itu.
Pukul sepuluh malam, dia tidak lagi menyalakan lampu dan duduk di depan jendela, lalu menunggu Yanto pulang kerja sekalipun sedang hujan.
Perubahan itu terus berlanjut selama seminggu penuh.
Pada malam ketujuh, pukul sepuluh lewat tiga puluh, Yanto mendorong pintu masuk rumah. Dia meletakkan berkas penelitian di tangannya, melepas mantel yang masih berbau laboratorium, lalu akhirnya menatap Diana yang sedang membaca di bawah lampu.
"Ada apa denganmu belakangan ini?" 

Julia awalnya dikhianati oleh adik perempuannya dan dikirim ke rumah sakit jiwa!Dalam sebuah ketidaksengajaan, dia terlibat hubungan semalam dengan seorang pria asing dan mendapatinya dirinya kemudian hamil.Untuk menghilangkan kesalahpahaman, dia dipaksa untuk menikah menggantikan adiknya.Pria itu tampan dan kaya raya, tetapi sikapnya sangat dingin dan membencinya."Huh! Wanita yang suka berpura-pura. Menikahi putra dari keluarga Septian dengan menggantikan adik perempuanmu demi uang. Sungguh memuakkan!""Apa seorang yang sakit jiwa pantas memiliki anak? Gugurkan anak itu!"Julia menahan rasa malu hanya agar dia tidak dikirim kembali ke rumah sakit jiwa.Empat bulan kemudian, dia memasuki rumah keluar Septian menggantikan adik perempuannya sendiri. "Keluar! Dialah nyonya muda yang sesungguhnya dari keluarga Septian."Hatiku Julia sangat teriris dan memutuskan untuk pergi dari kediaman keluarga Septian.Tiga tahun kemudian, dia kembali dengan putrinya. Namun, dia dihadang dan didesak oleh suaminya ke sudut dinding, "Julia, aku terus berusaha mencarimu."Dia memutar matanya dan berkata, "Maaf, kamu yang menyuruhku pergi. Jadi, aku pergi sejauh mungkin darimu." 
Mega Yarina adalah seorang dokter forensik, sedangkan suaminya, John Kirton, adalah raja bisnis yang sangat berkuasa di Kota Jinberon. Dulu, John jatuh cinta pada Mega pada pandangan pertama dan mengejarnya selama dua tahun penuh, dengan segala kelembutan dan kesabaran, akhirnya berhasil menikahi dokter forensik yang tenang, rasional, dan sangat profesional ini. Kisah mereka sempat menjadi buah bibir. Namun, siapa sangka, hanya dalam waktu tiga tahun pernikahan, hati John sudah beralih kepada anak magang yang Mega bimbing, Sandra Jirnan. Adik laki-laki Sandra memerkosa dan membunuh adik perempuan Mega hingga tewas. Sebagai dokter forensik, Mega sendiri yang memeriksa luka-luka adiknya. Memar dan luka sobekan di sekujur tubuhnya nyaris membuat pertahanan mental Mega hancur di tempat. Mega bersumpah akan menuntut keadilan demi adiknya! Namun, bukti-bukti yang Mega kumpulkan lenyap tak berbekas keesokan harinya; berkas gugatan yang diajukan pun hilang satu per satu bagai ditelan bumi. 



Ini adalah tahun ketiga pertunanganku dengan Oliver.Di depanku, dia terang-terangan mengejar seorang mahasiswi. Suatu ketika, aku memergokinya memangku mahasiswi itu dan menciumnya. Sambil tertawa dia berkata kepada teman-temannya, "Aku suka perempuan yang agak liar. Vica terlalu penurut."Namun, kemudian, paman Oliver yang seorang tentara tiba-tiba mengunggah foto di akun medsosnya. Oliver tentu saja heran karena pamannya itu terkenal pendiam dan tidak pernah tertarik dengan medsos. Akan tetapi, yang membuat Oliver terkejut adalah di foto itu, aku sedang memeluk dan mencium pamannya dengan mesra. Di foto itu, pamannya menambahkan status, "Pacarku ternyata liar juga."Oliver, dalam keadaan basah kuyup di tengah guyuran hujan pun bergegas mencariku. Pamannya yang membukakan pintu. Di lehernya terlihat bekas merah bekas ciumanku. Dengan nada tenang, dia berkata, "Oliver, kamu nggak bermaksud merebut pacarku, 'kan?" 
Jessica Dellois menemani Zack Sumner selama sepuluh tahun yang penuh kegilaan, berpikir bahwa dia telah memberikan segalanya sesuai keinginan pria itu.Namun, saat ibunya mengalami kecelakaan mobil parah, berada di ambang hidup dan mati ....Zack justru meninggalkannya untuk pergi ke kantor polisi, membebaskan cinta pertama pria itu yang telah menabrak ibunya.Kemudian, ketika ibunya meninggal dengan membawa rasa sakit dan dendam, Zack malah pergi ke luar negeri untuk bersenang-senang bersama cinta pertamanya.Ketika Jessica membawa kotak abu jenazah ibunya, mempertanyakan sikap Zack, yang dia dapatkan hanyalah satu kalimat."Kalau kamu nggak tahan, pergi saja."Saat itu juga, hati Jessica benar-benar mati.Namun, Zack mengejarnya tanpa henti, bahkan mengeluarkan dua surat nikah untuk mengklaim haknya. "Jessica, kita ini berada dalam pernikahan yang sah."Ketika melihat dokumen yang tiba-tiba muncul, Jessica memeluk lengan pasangan prianya sambil tertawa terbahak-bahak sampai membungkuk."Paman."Tanpa melihat dokumen itu, Jessica langsung melemparkan surat nikah tersebut ke wajah Zack sambil berkata dengan nada dingin penuh ejekan, "Kamu ini benar-benar sialan."Di zaman sekarang, cinta yang datang terlambat lebih hina dari apa pun juga....Semua orang tahu bahwa Jessica adalah orang yang pendiam dan penuh perhitungan, sedangkan Zack adalah orang yang keras kepala dan sulit diatur.Dua orang yang sama sekali tidak memiliki hubungan, justru terikat selama sepuluh tahun akibat sebuah lelucon besar.Jessica berpikir, karena mereka adalah pasangan yang dijodohkan sejak kecil, cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu.Namun, ketika melihat Zack menangis demi wanita yang dia cintai, Jessica baru sadar bahwa Zack bukanlah lautan yang sunyi. Pria itu hanya tidak akan tergerak untuk dirinya.Pertemuan mereka sejak awal adalah sebuah kesalahan.Oleh karena itu, pertemuan singkat serta perpisahan yang pahit ini tak perlu dikenang lagi. 

Setelah mengalami keguguran, Camelia Darian berubah menjadi sosok istri yang selama ini diidamkan oleh James Safran. Dia tidak lagi menceritakan momen kesehariannya, tidak lagi menelepon sepanjang malam saat suaminya tidak kunjung pulang. Bahkan ketika dijebak hingga harus berurusan dengan polisi, dia hanya menjawab dengan tenang bahwa dia tidak memiliki keluarga saat pihak kepolisian memintanya memanggil keluarganya sebagai penjamin agar bisa bebas. Kemudian, dia menjalani masa penahanan selama satu minggu tanpa bantahan. Tujuh hari kemudian, di suatu senja, gerbang besi kantor polisi berdenting terbuka. Baru saja Camelia menuruni anak tangga, sebuah mobil Maybach hitam mendadak berhenti tepat di hadapannya. Pintu terbuka, lalu James turun dengan setelan jas khususnya yang sempurna. Pria itu tampak jangkung dan tegap, tetap memancarkan aura dingin yang mulia, serta pesona yang tenang. Dia tampak seperti rembulan yang agung, tetapi tidak tersentuh. 
Melisa memiliki pernikahan yang tampak sempurna, sesuatu yang membuat banyak orang iri. Suaminya, Juna Doreno, mencintainya dengan dalam, seolah-olah dunia hanya berputar untuknya.Namun pada hari ketika dia mengetahui bahwa dirinya sedang mengandung, seluruh dunianya runtuh. Melisa akhirnya tahu bahwa selama dua tahun terakhir, Juna telah berselingkuh.Yang paling menyakitkan, wanita itu bukan orang asing. Melainkan Fanny, perempuan yang dulu pernah menindas dan mempermalukannya semasa kuliah, sekarang menjadi orang ketiga dalam pernikahan mereka. Bahkan, Juna dan Fanny telah memiliki sepasang anak kembar yang sehat dan lucu.Fanny terus menyerangnya dengan hinaan dan provokasi. Juna, yang dulu bersumpah takkan menyakitinya, justru berulang kali berbohong hanya untuk bisa menemui wanita itu diam-diam.Melisa yang hancur memilih untuk membalas. Dia menggugurkan kandungan yang baru diketahui itu dan mulai menyusun rencana kematian palsu agar bisa menghilang dari kehidupan Juna untuk selamanya.Sebelum pergi, Melisa meninggalkan surat keterangan aborsi dan semua bukti perselingkuhan Fanny sebagai "hadiah perpisahan". Dia meninggalkannya untuk Juna, dan berpesan agar baru dibuka beberapa hari kemudian. 
Lampu sirene mobil polisi menyala di lokasi terjadinya kecelakaan beruntun malam itu.
Aku memegang papan klip dan berjalan menuju bagian belakang mobil yang rusak. Siapa sangka aku malah bertemu dengan mantan suamiku, Faris Lupito, dan putra kami, Daffin Lupito, di tempat seperti ini.
Daffin tertegun melihatku. Dia lalu menarik lengan baju Faris.
"Ayah, orang itu mirip banget sama Ibu."
Tanpa mendongak, Faris hanya menjawab sambil memeriksa pintu mobil.
"Ibumu di rumah, jangan asal bicara."
Tapi dia lalu menoleh.
Saat kami akhirnya saling pandang, seluruh tubuhnya membeku seketika.
Detik berikutnya, dia menerjang ke arahku. Dia mencengkeram pergelangan tanganku, lalu bertanya dengan napas yang masih tersengal, dan suara yang terdengar bergetar.
"Luna? Kamu ... masih hidup?"
Aku melepaskan cengkeramannya sambil mengerutkan kening. Kemudian mulai menulis lagi.
"Pak, aku sedang tugas. Tolong kerja samanya."
Ayah dan anak itu terdiam mematung di tempat. Mereka terdiam menatapku yang bersikap dingin.
Setelah selesai mengurus lokasi kejadian, aku kembali menaiki motorku dan hendak pergi.
Tapi dua orang itu malah mengejarku.
Daffin memanggil dengan suara pelan, "Ibu ... "
Faris menelan ludah. Dia terlihat tegang saat berkata.
"Luna, ingatanmu ... sudah kembali?"
Aku mengangguk, lalu menjawab dengan nada datar.
"Iya. Aku sudah pulih sejak ledakan lima tahun lalu." 
Pak Ferdy berkata, apa yang diutang harus dibayar. Dia berutang padanya seorang anak. Anak itu telah dibayar, tetapi Pak Ferdy masih menginginkan bunga. Jessy bertanya kepadanya, bunga itu apa? Ferdy menatapnya, jakunnya bergerak naik turun, "Bunganya adalah ... kamu." Jessy menolak, "Ini perselingkuhan." Pria itu malah menjawab, "Nggak, aku sedang mengejar puisi dan kejauhan." Belakangan, Jessy berdiri di atas rel kereta, dan di tengah deru kereta api yang melintas, dia melihat puisi dan kejahuan miliknya sendiri .... 


“Pa, Ma, aku setuju untuk kuliah ke luar negeri.” Saat mendengar putrinya akhirnya setuju, suara orang tuanya yang jauh di seberang lautan penuh dengan rasa syukur. “Selina anakku, akhirnya kamu setuju juga! Baiklah Nak. Kalau begitu Papa Mama akan segera mengatur semuanya! Jangan sedih begitu, dong! Sebulan lagi juga bertemu.” Namun, berbeda dengan suasana ceria orang tuanya, nada suara Selina terdengar berat. “Iya, Bu.” Setelah berbasa-basi sejenak, telepon pun terputus.Di luar jendela, gelap malam telah meneyelimuti bumi. Selina tidak menyalakan lampu, matanya yang kosong sedikit memerah. Usut demi usut, hari yang dinanti pun tiba, Selina akhirnya memulai perjalanan kuliah di luar negeri, akan tetapi rasa gundah tetap memenuhi hatinya. Mulai hari ini, Selina harus menghadapi kehidupan baru di negeri orang, ketidakpastian masa depan, dan jarak yang semakin melebar antara dirinya dan orang tua. Dalam hati, Selina mulai mempertanyakan: Apakah aku benar-benar siap menghadapi tantangan dan kehidupan baru di negeri antah berantah? 




Dua tahun pernikahan, Sania Ravan berpikir, meski hati Eric Lutanza sedingin batu, seharusnya sudah bisa menjadi hangat.Namun ketika wanita idamannya kembali ke negara ini, Eric tanpa ragu mengajukan perceraian padanya.Melihat bagaimana Eric begitu perhatian pada wanita itu, tapi memperlakukannya seperti benda tak berharga, hati Sania terasa seperti disayat.Ketika Eric mengabaikan dirinya yang tergeletak dalam genangan darah bersama anak mereka demi menyelamatkan wanita itu, Sania pun benar-benar putus asa. Dia menulis surat perjanjian cerai dan pergi tanpa ragu.Justru ketika dia menjadi pusat perhatian, dikejar banyak pria, mantan suami berengsek itu malah berani berkata di depan umum."Siapa yang berani mendekati wanita Eric?"Di malam hujan badai, pria itu basah kuyup, kedua tangannya mencengkeram wajah Sania dengan erat, matanya memerah, dan suaranya bergetar. "Istriku, tolong lihat aku ...." 



Pengusaha besar, Aditya Wirawan mengalami kecelakaan mobil dan dokter bilang sudah tidak ada harapan hidup lagi.Sharleen Thio menggantikan kakaknya melakukan pernikahan penolak bala.Awalnya dia berpikir, begitu Pak Aditya meninggal, dia bisa menikmati hidupnya sebagai janda dengan bebas.Siapa sangka, Pak Aditya justru terbangun di malam pernikahan.Semua orang bilang, istri yang baru dinikahi Pak Aditya itu lembut dan manis.Namun, hanya Pak Aditya sendiri yang tahu kalau istri manisnya itu bisa berbuat sesuka hati di Keluarga Wirawan.Ketika Aditya membentaknya, Sharleen bisa membuatnya kesal sampai terkena serangan jantung.Aditya mendorongnya jatuh dari tempat tidur, tapi Sharleen bisa menyiksanya sampai keesokan harinya dia berjalan terpincang-pincang.Dia menariknya sekali, wanita itu bisa menggigitnya sampai berdarah.Pak Aditya tidak tahan lagi dan berkata, "Cerai! Kalau nggak cerai, aku bukan bermarga Wirawan!"Dua bulan kemudian, Pak Aditya malah berubah sikap, "Istriku, mulai sekarang aku bisa nggak bermarga Wirawan dan ikut margamu, asal kamu jangan bercerai denganku." 
Tahun ketiga pernikahan mereka adalah tahun paling intens dalam pertengkaran mereka.
Pada hari ulang tahun pernikahan mereka, Selina Darma menunjukkan bukti sperma di dalam dirinya dan melaporkan William Tanjaya ke polisi.
"Halo, aku melaporkan William atas pemerkosaan!"
Di kantor polisi, William, berpakaian rapi dengan setelan jas, ujung jarinya berlumuran darah, memancarkan aura kendali penuh bahkan di balik jeruji besi.
Para petugas polisi mendekat, melirik malu-malu ke pengacara yang berdiri di sampingnya.
"Pak William, bagaimana kamu menyelesaikan masalah ini?"
Hati Selina menjadi takut. Mereka bertanya kepada William bagaimana menyelesaikan masalah ini, bukan bagaimana menghadapi William.
William mengangkat alisnya, senyumnya menawan dan berdiri untuk memegang dagu Selina.
"Lina, kamu benar-benar sudah melakukan segala cara untuk menjebakku."
"Tapi Lina, bagaimana kamu bisa berbohong terang-terangan? Saat kamu memberikan segalanya di ranjang, kamu nggak sekejam ini." 

"Nona Nindya, hasil pemeriksaan menunjukkan Anda mengidap kanker pankreas stadium akhir. Kondisinya kurang begitu baik. Jika Anda menolak pengobatan, kemungkinan hidup Anda nggak sampai satu bulan lagi. Apa Anda yakin nggak mau menjalani perawatan? Apa suami Anda juga sudah setuju?"
"Aku yakin ... dia akan setuju."
Setelah menutup telepon dokter, aku menatap sekeliling rumah yang kosong, rasa perih di hatiku tak tertahan lagi.
Kukira selama ini hanya sakit lambung lama yang kambuh, tak disangka ternyata kanker.
Aku menghela napas, lalu memandang foto berbingkai di atas meja.
Di dalam foto, Jensen Setiawan yang berusia delapan belas tahun menatapku dengan penuh perhatian.
Bertahun-tahun telah berlalu, namun aku masih mengingat hari itu dengan jelas. Kelopak bunga putih berguguran, menempel di rambut kami dan Jensen tersenyum sambil bertanya, apakah ini sudah bisa disebut menua bersama? 
Saat berusia 20 tahun, Elena menikah dengan Steven yang menderita autisme. Selama lima tahun pernikahan mereka, Steven seperti patung es yang tidak pernah bisa hangat. Pria itu menetapkan tiga aturan tanpa syarat untuknya, yaitu tidak boleh berbicara, tidak boleh menyentuh, apalagi berhubungan badan. Ketika gempa bumi melanda, Elena tanpa sadar melindungi Steven dengan tubuhnya. Namun, Elena hanya bisa menyaksikan sang suami melindungi gadis lain dengan hati-hati, lalu melarikan diri dari reruntuhan tanpa menoleh sedikit pun padanya. Elena terbangun di rumah sakit dengan tubuh penuh luka. Hal pertama yang dilakukannya adalah mencari Steven dengan terhuyung. Namun, tepat pada saat itu, Elena mendengar gadis itu membujuk dengan suara lembut, "Steven, aku hanya tergores sedikit saja, benar-benar nggak apa-apa. Istrimu sepertinya terluka parah ... apakah kamu nggak mau menjenguknya?" Setelah keheningan singkat, suara Steven yang dingin menusuk terdengar menembus pintu dengan jelas, "Aku nggak menyukainya. Hidup matinya juga nggak ada hubungannya denganku." Pada saat itu, hati Elena benar-benar mati rasa. Jadi, ketika Kakek Derin terburu-buru datang ke rumah sakit, Elena hanya menatapnya sambil mengajukan satu permintaan, "Kakek, tolong izinkan aku bercerai dengan Steven!" 

Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika sadar, aku mendapati pria yang selama ini diam-diam kukagumi, Jason, telah menjadi suamiku.
Namun, dia sama sekali tidak memperlakukanku dengan baik.
Seluruh kelembutannya dia berikan kepada sahabat masa kecilnya. Bahkan ketika nyawaku berada di ambang bahaya, dia malah sibuk menemani sahabat masa kecilnya itu.
Semua orang mengatakan bahwa aku mencintai Jason setengah mati.
Bahkan jika pria itu memintaku menjadi budak bagi sahabat kecilnya, aku pun tidak akan menolak.
Sungguh menggelikan.
Aku sama sekali tidak mengingat orang semacam itu.
...
Aku tidak mengingat Jason, dia tidak memperlakukanku dengan baik, jadi wajar saja jika aku mengajukan perceraian.
Hanya saja kemudian, di tengah malam, pria itu mondar-mandir di depan rumahku dan enggan pergi.
"Sayang, bisa nggak kamu ... tatap aku sekali lagi?"