Semua

"Cindy, kamu benar-benar mau meninggalkan Samuel dan pergi ke luar negeri?"Di dalam kafe yang tenang, Cindy Rukmana meletakkan sendok di tangannya, memandang sahabatnya yang terlihat terkejut, lalu berkata dengan nada datar."Aku dan dia sudah bercerai.""Sudah cerai?!" Mendengar kabar mengejutkan ini secara tiba-tiba, sahabatnya, Yana, tampak sangat kaget, lalu segera membela Cindy. "Samuel benar-benar setuju? Selama tiga tahun kamu begitu baik padanya, bahkan batu pun bisa menghangat kalau terus digenggam. Apa dia benar-benar nggak punya sedikit pun perasaan padamu!"Cindy tersenyum tipis, matanya berkilat. 
Di tahun ketiga pernikahan rahasia kami, aku akhirnya hamil.
Dengan penuh kegembiraan, aku pulang ke rumah berniat menyampaikan kabar baik ini pada suamiku, Darren Porat.
Namun, di area pintu masuk, aku justru mendengar dia sedang menelepon seseorang.
"Darian, Sania sudah mengambil alih Geng Eldan. Aku berencana bicara terus terang dengan Sharon. Kalau kamu masih belum bosan tidur dengannya, beberapa hari ini aku serahkan dia padamu."
Suara yang terdengar mirip suamiku, namun lebih liar dan berani, pun terdengar.
"Boleh juga, Kakak. Kamu benar-benar setia sekaligus murah hati. Demi menjaga kesucian untuk Sania, bahkan istri sendiri pun bisa kamu biarkan tidur dengan saudaramu. Kamu nggak takut kalau suatu hari nanti dia tahu kalau selama bertahun-tahun yang tidur dengannya itu sebenarnya adalah adik kembar suaminya, dia akan hancur?"
Suara suamiku terdengar dingin dan penuh rasa jijik.
"Memangnya wanita bodoh yang bisa ditipu hanya dengan satu akta nikah palsu pantas menjadi istriku? Lagi pula, wanita sebodoh dia, sudah tiga tahun pun nggak menyadarinya. Ke depannya juga nggak akan pernah sadar."
Seluruh tubuhku langsung terasa dingin.
Ternyata, cinta yang selama ini kukira sudah ditakdirkan untukku ....
Hanyalah sebuah permainan keji yang dirancang dengan cermat oleh suamiku dan adik kembarnya demi mewujudkan keinginan wanita yang dicintai. 
Pada tahun keempat menikah dengan Steve, Lyvia hamil.Dia membawa dokumen untuk mendaftar di rumah sakit. Namun, saat pengecekan, perawat memberi tahu jika surat nikahnya palsu.Lyvia terkejut. "Palsu? Mana mungkin?"Perawat menunjuk stempel di atasnya. "Stempel di sini miring, kodenya juga salah."Lyvia tidak mau menyerah. Dia pergi ke Kantor Catatan Sipil untuk memeriksa. Jawaban yang didapat sama persis."Pak Steve sudah menikah. Nama pasangannya adalah Yanny Lovanka ...."Yanny Lovanka?Lyvia seolah disambar petir. Pikirannya benar-benar kosong!Yanny, kakak tirinya, juga cinta pertamanya Steve.Dulu, demi mengejar impian belajar ke luar negeri, Yanny kabur tepat di hari pernikahan. Dia tega meninggalkan Steve.Namun, sekarang, dia malah menjadi istri Steve yang sah secara hukum! 
Nara Lintang tak pernah menyangka bahwa hubungan jarak jauh lintas negara yang akan segera berakhir justru menutup kisahnya dengan akhir yang begitu pahit dan memalukan.
Bagaimanapun juga, cinta Reza Perdana kepadanya adalah sesuatu yang tak tertandingi.
Dia adalah direktur rumah sakit yang sibuk. Namun demi Nara, dia menempuh hampir sembilan ratus penerbangan ke luar negeri, bolak-balik dengan total waktu terbang mendekati sepuluh ribu jam.
Meski setiap pertemuan selalu singkat dan terburu-buru, Reza tetap memeluknya erat dan berkata dengan suara rendah bahwa semua itu dia jalani dengan sepenuh kerelaan.
Hadiah yang Reza kirimkan kepadanya pun tak terhitung jumlahnya.
Dari yang kecil seperti surat cinta tulisan tangan sepanjang ribuan kata, hingga yang besar seperti kalung bernilai miliaran yang dia menangkan di balai lelang.
Selama dia merasa sesuatu itu bisa membuat Nara tersenyum, dia akan mempertaruhkan segalanya untuk meraihnya sekalipun itu adalah bintang di langit.
Cinta yang terukir hingga ke sumsum tulang itu tak pernah berubah sedikit pun selama tiga tahun penuh.
Namun, ketika Nara pulang ke tanah air dengan penerbangan semalaman, lalu mendengar teman-teman masa kecil mereka memuji betapa setianya cinta Reza kepadanya, Reza justru membantahnya dengan suara serak ...
Nara harus mengakui bahwa saat itu, hatinya seolah dicabik ribuan pisau, dan rasa sakitnya tak ubahnya hukuman yang dijalani perlahan, irisan demi irisan. 


Pada tahun ketika dia paling mencintai Javi, Javi dan putranya justru menjebloskannya ke penjara demi wanita lain.
Dreya menderita siksaan berat di balik jeruji, tetapi yang dia dapat hanyalah kata-kata dingin dari Javi, "Kenapa kamu nggak mati saja di penjara?"
Bahkan putranya, darah dagingnya sendiri, memandangnya dengan jijik sambil berkata, "Ibu menjijikkan! Tante Yevani sebaik itu, tapi kamu tega menyakitinya!"
Selama tiga tahun di penjara, tidak hanya tubuh dan jiwanya dipenuhi luka, dia juga nyaris kehilangan nyawa.
Keluar dari penjara, dia sadar sepenuhnya. Kekecewaan mendalam terhadap suami dan anak yang kejam itu, membuatnya dengan tegas mengajukan cerai, lalu memfokuskan diri sepenuhnya ke dunia bisnis.
Kemudian, pria paling terkenal di kalangan elite di Kota Verdia mengejarnya tanpa henti. Sementara Javi seperti orang gila, membawa Yovano, putra mereka, berlutut di depan pintu rumahnya sambil memohon, "Reya, beri aku satu kesempatan lagi, ya?" 

Di kompleks perumahan institut pada tahun 80-an, semua orang menyadari bahwa Diana telah berubah.
Pukul enam pagi, dia tidak lagi bangun lebih awal untuk memasakkan bubur millet dan merebus telur bagi Yanto, tidak lagi menyetrika jas putih Yanto hingga tanpa satu lipatan pun.
Tepat tengah hari, dia tidak lagi seperti biasanya menunggu di depan gerbang institut penelitian, menenteng kotak makan berisi makanan hangat untuk sosok yang selalu datang terlambat itu.
Pukul sepuluh malam, dia tidak lagi menyalakan lampu dan duduk di depan jendela, lalu menunggu Yanto pulang kerja sekalipun sedang hujan.
Perubahan itu terus berlanjut selama seminggu penuh.
Pada malam ketujuh, pukul sepuluh lewat tiga puluh, Yanto mendorong pintu masuk rumah. Dia meletakkan berkas penelitian di tangannya, melepas mantel yang masih berbau laboratorium, lalu akhirnya menatap Diana yang sedang membaca di bawah lampu.
"Ada apa denganmu belakangan ini?" 
“Pa, Ma, aku setuju untuk kuliah ke luar negeri.” Saat mendengar putrinya akhirnya setuju, suara orang tuanya yang jauh di seberang lautan penuh dengan rasa syukur. “Selina anakku, akhirnya kamu setuju juga! Baiklah Nak. Kalau begitu Papa Mama akan segera mengatur semuanya! Jangan sedih begitu, dong! Sebulan lagi juga bertemu.” Namun, berbeda dengan suasana ceria orang tuanya, nada suara Selina terdengar berat. “Iya, Bu.” Setelah berbasa-basi sejenak, telepon pun terputus.Di luar jendela, gelap malam telah meneyelimuti bumi. Selina tidak menyalakan lampu, matanya yang kosong sedikit memerah. Usut demi usut, hari yang dinanti pun tiba, Selina akhirnya memulai perjalanan kuliah di luar negeri, akan tetapi rasa gundah tetap memenuhi hatinya. Mulai hari ini, Selina harus menghadapi kehidupan baru di negeri orang, ketidakpastian masa depan, dan jarak yang semakin melebar antara dirinya dan orang tua. Dalam hati, Selina mulai mempertanyakan: Apakah aku benar-benar siap menghadapi tantangan dan kehidupan baru di negeri antah berantah? 

Mega Yarina adalah seorang dokter forensik, sedangkan suaminya, John Kirton, adalah raja bisnis yang sangat berkuasa di Kota Jinberon. Dulu, John jatuh cinta pada Mega pada pandangan pertama dan mengejarnya selama dua tahun penuh, dengan segala kelembutan dan kesabaran, akhirnya berhasil menikahi dokter forensik yang tenang, rasional, dan sangat profesional ini. Kisah mereka sempat menjadi buah bibir. Namun, siapa sangka, hanya dalam waktu tiga tahun pernikahan, hati John sudah beralih kepada anak magang yang Mega bimbing, Sandra Jirnan. Adik laki-laki Sandra memerkosa dan membunuh adik perempuan Mega hingga tewas. Sebagai dokter forensik, Mega sendiri yang memeriksa luka-luka adiknya. Memar dan luka sobekan di sekujur tubuhnya nyaris membuat pertahanan mental Mega hancur di tempat. Mega bersumpah akan menuntut keadilan demi adiknya! Namun, bukti-bukti yang Mega kumpulkan lenyap tak berbekas keesokan harinya; berkas gugatan yang diajukan pun hilang satu per satu bagai ditelan bumi. 
Ini adalah tahun ketiga pertunanganku dengan Oliver.Di depanku, dia terang-terangan mengejar seorang mahasiswi. Suatu ketika, aku memergokinya memangku mahasiswi itu dan menciumnya. Sambil tertawa dia berkata kepada teman-temannya, "Aku suka perempuan yang agak liar. Vica terlalu penurut."Namun, kemudian, paman Oliver yang seorang tentara tiba-tiba mengunggah foto di akun medsosnya. Oliver tentu saja heran karena pamannya itu terkenal pendiam dan tidak pernah tertarik dengan medsos. Akan tetapi, yang membuat Oliver terkejut adalah di foto itu, aku sedang memeluk dan mencium pamannya dengan mesra. Di foto itu, pamannya menambahkan status, "Pacarku ternyata liar juga."Oliver, dalam keadaan basah kuyup di tengah guyuran hujan pun bergegas mencariku. Pamannya yang membukakan pintu. Di lehernya terlihat bekas merah bekas ciumanku. Dengan nada tenang, dia berkata, "Oliver, kamu nggak bermaksud merebut pacarku, 'kan?" 



Nara Yalvaro pernah menjadi sosok paling bersinar di Kota Avarin. Dia menjalani hidup sebebas angin, sepanas api, dengan keberanian tanpa batas.
Namun, dia justru menikah dengan Arkan Jintara, penguasa keluarga konglomerat yang dikenal paling ketat, disiplin, dan penuh kendali di kalangan elite. Pria itu bagaikan mesin presisi yang bekerja tanpa cela.
Dia tidak hanya menuntut kesempurnaan dari dirinya sendiri, tetapi juga dari pasangan di sisinya.
Nara mencintai keramaian, gemar berpesta di klub malam dan dikelilingi para model pria. Namun, Arkan menyuruh seluruh tempat hiburan di Kota Avarin memasukkan namanya ke dalam daftar hitam.
Nara mencintai kebebasan, menikmati terik matahari Afrika dan cahaya aurora Islandia, piawai balap mobil dan terjun payung. Namun, Arkan menyita paspornya dan membatasi setiap langkah perjalanannya. 



Pada usia enam belas tahun, ayah Alisa Laurent meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Bahkan sebelum masa tujuh hari berkabung usai, ibunya telah membawanya menikah lagi dan bergabung dengan Keluarga Winata. Alisa menolak gagasan kehidupan baru yang selalu dibanggakan ibunya. Penolakan itu pula yang membuatnya sulit menerima kehadiran adik tiri, Andre Winata. Andre mengenakan kemeja putih berpotongan rapi, dengan semua kancing terpasang hingga ke bawah jakun. Sikapnya sangat tenang. Saat pertama kali bertemu sosok anak baik yang selalu dipuji ibunya, dorongan untuk mengusik citra sempurna itu justru bangkit dalam dirinya. Mengganggu Andre pun segera menjadi satu-satunya hiburan baginya di vila yang senyap itu. Dia melonggarkan dasi Andre yang selalu tertata tanpa cela, meninggalkan jejak kaki di sepatu putihnya, serta menempelkan permen karet pada halaman pembuka buku pelajarannya. Tindakan yang paling keterlaluan adalah ketika Alisa menggiring Andre untuk menguping percakapan ayah tiri dan ibunya di balik dinding kamar. Dia melihat ujung telinga Andre memerah, Alisa mendekat, lalu berbisik di telinganya. "Anak baik, apakah kamu tahu apa yang sedang mereka lakukan?" Andre seketika menepis tangan Alisa. Andre seketika menepis tangan Alisa. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi. Di sorot matanya bergolak rasa malu, tersinggung, dan keterpojokan yang menyesakkan. 

Kakak perempuanku kabur dari pernikahannya dengan seenak hati. Sebagai gantinya, aku dikirim untuk melayani putra sulung keluarga kaya dari Kota Baruna, Stefan Baskoro.Namun, begitu kakakku kembali, aku langsung dibuang begitu saja.Selama tiga tahun ini, akulah yang menemani dan merawat pria itu. Selain itu, aku jugalah yang selalu dipermalukannya, dan dijadikan objek pelampiasannya.Aku sudah bersusah payah membuatnya jatuh cinta, dan sekarang kakakku ingin datang dan memetik hasilnya. Apa aku akan rela?Semua orang mengira aku sangat mencintainya, bahkan Stefan sendiri pun berpikir begitu.Namun, tepat di hari ketika dia melamarku dengan mewah, aku mengambil cincin itu dan melemparkannya ke wajahnya. Sambil tersenyum dingin dan dengan tanpa perasaan, aku berkata, "Cuma main-main, kenapa jadi dianggap serius?" 


Untuk meredam sifat sombong dan keras kepala Natasha Wangsa, ayahnya meminta orang kepercayaannya, Ericko Dana, untuk mendidiknya.
Tentu saja Natasha tidak akan sudi tunduk pada perintah seorang pria yang hanya menjabat sebagai CEO di anak perusahaan ayahnya.
Jadi, Natasha pun mulai menyusun berbagai trik untuk memaksa Ericko menyerah.
Pada hari pertama bekerja, Natasha langsung menghancurkan Mobil Porsche milik pria itu.
Namun, Ericko hanya meliriknya sekilas dan berkata, "Catat kerusakannya. Pembayarannya akan diambil dari gaji Nona Natasha."
Pada hari kedua, Natasha mengganti materi presentasi rapat Ericko dengan video dewasa.
Raut wajah Ericko tidak berubah sedikit pun. Ericko langsung memaparkan seluruh isi rencana proyek tersebut secara lisan dengan sempurna. Pria itu berhasil mendapatkan proyek penting tersebut, hingga membuat semua orang terpukau.
Natasha tidak bisa menerima semua ini. Wanita itu akhirnya diam-diam memberikan obat perangsang ke dalam minuman Ericko di sebuah acara perjamuan, ingin mempermalukan pria itu di depan umum.
Namun, Natasha tidak pernah menyangka bahwa dia akan digendong masuk ke dalam kamar presidensial, hingga tubuhnya hampir hancur karenanya .... 

Di rumah hantu udara dingin berhembus, suara efek menyeramkan.
Aku pura-pura takut, dan menempel ke orang di sampingku.
"Kak, temani aku jalan, ya."
Sampai lampu menyala, aku baru tahu ternyata orang itu mantan suamiku, Harris Bintara.
Teman-temannya tertawa, sekelompok pria dan wanita menatap diriku dengan tatapan penuh penilaian.
"Pantas saja disebut spesialis jadi selingkuhan, panggil 'Kak' saja bikin orang lemas."
"Dulu goda paman jadi suami, bikin Harris jatuh, sekarang masih berani nempel lagi?"
"Mana bisa dibandingkan dengan kakaknya, Elina Asera, putri sah dari keluarga terhormat!"
Putri sah?
Dua kata itu nyaris membuatku tertawa.
Mereka tidak tahu, akulah putri sah yang ditukar oleh ayah kandungku sendiri.
Namun, semua itu sudah tidak penting.
"Ini hanya permainan kecil antara aku dan suamiku," ucapku dengan nada datar.
Harris menjauhkan dirinya dariku.
"Vina, sekarang aku ini kakak iparmu, jaga sikapmu," ucapnya dengan nada sedingin es.
Aku mundur dua langkah, lalu tersenyum sempurna.
"Pak Harris salah ingat, aku nggak pernah punya kakak."
"Dan soal tadi ... "
Mataku menyapu wajah Harris yang sedikit kaku, lalu aku menambahkan pelan.
"Aku cuma salah orang saja." 
Lidya Senjaya adalah mawar merah yang paling angkuh dan memikat di lingkaran sosial ibu kota.Dia terlahir sangat cantik. Cukup dengan satu lirikan, dia bisa menggugah jiwa banyak pria. Konon, para lelaki yang jatuh hati padanya bisa berbaris dari pusat kota sampai ke pinggiran kota, tetapi Nona Lidya bahkan malas melirik mereka.Sampai sahabat baiknya bertaruh dengannya. "Lidya, kalau kamu bisa menaklukkan pamanku, Jeremy Ciptadi, mobil-mobil kesayanganku boleh kamu pilih sesukamu!" Jeremy, pemimpin Grup Ciptadi, dingin, terpelajar, anggun, dan sombong. Ketampanan yang tidak terjangkau di hati banyak wanita. Konon, bahkan seekor nyamuk betina pun tidak bisa mendekatinya.Lidya hanya tersenyum. Apa pun yang dia inginkan, tidak pernah gagal didapatkannya.Namun, rencana sering kali kalah cepat oleh perubahan. 




Nadia Amrani adalah gadis manis yang tumbuh dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Namun dia justru jatuh cinta pada Darian Prasetya, seorang playboy yang terkenal di kalangan mereka.
Nadia berjuang keras hingga akhirnya berhasil menjadi kekasih Darian.
Demi tetap berada di sisinya, Nadia mempelajari berbagai posisi, memainkan berbagai permainan dengan Darian, dan memenuhi hasrat pria itu siang dan malam.
Saat gairah mereka memuncak, Darian kerap membisikkan kata-kata lembut di telinganya.
"Sayang, kamu hebat. Kamu cepat sekali belajar."
"Rileks, jangan terlalu tegang."
"Ya ... begitu Sayang, aku sangat mencintaimu."
Nadia adalah perempuan yang paling lama bertahan di sisinya, hingga semua orang di sekeliling mereka mengira Darian benar-benar telah berubah.
Hingga malam ini, setelah momen intim mereka di depan jendela besar, Darian membawa Nadia ke sebuah pesta. 

Setelah aku hamil, aku dijebak oleh adik angkat dan suamiku, hingga mati dengan perut dibedah dan tubuh dipotong-potong.
Begitu mati, rohku terikat dengan mereka.
Tak seorang pun mencintaiku saat aku masih hidup.
Bahkan setelah mati, aku hanyalah hantu pengembara.
Namun, ada seorang pria yang tanpa ragu membalaskan dendamku.
Aku melihat pria itu meneteskan air mata untukku.
Ketika terlahir kembali, aku mendatanginya.
Akan tetapi, orang-orang yang tak mencintaiku itu menyesal.
Mereka mengatakan mereka mencintaiku.
Larut malam, Dion Abrian membenamkan kepalanya di leherku. Napasnya yang hangat sangat agresif.
"Tiara, bilang kamu cinta aku."
"Bilang kamu nggak akan hilang lagi."
Aku mengulangi perkataan itu.
"Aku nggak mau mereka lagi. Aku hanya mau kamu."
Aku hanya menginginkan dirimu, yang tetap mencintaiku dengan bergelora saat seluruh dunia tak lagi mencintaiku. 

"Sistem, aku ingin mengajukan permohonan untuk keluar dari dunia misi ini." Sistem yang dipanggil segera muncul dan berkata, "Penerima misi, permohonan Anda telah disetujui. Kami memberikan waktu setengah bulan agar Anda dapat berpamitan dengan keluarga Anda di dunia ini." Setelah itu, sistem kembali menghilang dari hadapannya. Namun, mendengar kata "keluarga", Shella Yustian terpaku lama, perlahan-lahan mengalihkan pandangan ke foto keluarga yang ada di atas meja di sampingnya.Dalam foto itu, suami dan anaknya sedang mencium kedua pipinya dengan penuh kasih.Momen bahagia itu membuatnya tiba-tiba tertegun sejenak.Tidak ada yang tahu bahwa Shella adalah seorang penakluk.Sepuluh tahun yang lalu, dia dibawa oleh sistem ke dunia ini untuk menaklukkan Irfan Putranto, pewaris utama lingkaran elite Jigara.Selama sepuluh tahun, dari masa sekolah sampai duduk di pelaminan, dia tidak hanya berhasil menyelesaikan misi penaklukannya, tetapi juga jatuh cinta pada target misinya. 
Saat berusia 20 tahun, Elena menikah dengan Steven yang menderita autisme. Selama lima tahun pernikahan mereka, Steven seperti patung es yang tidak pernah bisa hangat. Pria itu menetapkan tiga aturan tanpa syarat untuknya, yaitu tidak boleh berbicara, tidak boleh menyentuh, apalagi berhubungan badan. Ketika gempa bumi melanda, Elena tanpa sadar melindungi Steven dengan tubuhnya. Namun, Elena hanya bisa menyaksikan sang suami melindungi gadis lain dengan hati-hati, lalu melarikan diri dari reruntuhan tanpa menoleh sedikit pun padanya. Elena terbangun di rumah sakit dengan tubuh penuh luka. Hal pertama yang dilakukannya adalah mencari Steven dengan terhuyung. Namun, tepat pada saat itu, Elena mendengar gadis itu membujuk dengan suara lembut, "Steven, aku hanya tergores sedikit saja, benar-benar nggak apa-apa. Istrimu sepertinya terluka parah ... apakah kamu nggak mau menjenguknya?" Setelah keheningan singkat, suara Steven yang dingin menusuk terdengar menembus pintu dengan jelas, "Aku nggak menyukainya. Hidup matinya juga nggak ada hubungannya denganku." Pada saat itu, hati Elena benar-benar mati rasa. Jadi, ketika Kakek Derin terburu-buru datang ke rumah sakit, Elena hanya menatapnya sambil mengajukan satu permintaan, "Kakek, tolong izinkan aku bercerai dengan Steven!" 
Pernikahan antara Wulan Wibisana dan Fajar Yandika menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di kalangan elite Kota Arunika.
Wulan, putri tertua Keluarga Wibisana, dikenal sebagai gadis yang penuh kebebasan, berjiwa pemberontak, dan memiliki kecantikan yang memikat sekaligus tajam.
Sedangkan Fajar Yandika, pewaris Keluarga Yandika, terkenal dengan sikap dingin, disiplin ketat, serta kendali penuh pada kekuasaan keluarganya.
Meskipun keduanya seperti dua kutub yang sangat berbeda, mereka tetap hidup bersama dalam ikatan pernikahan selama tiga tahun.
Pada tahun pertama mereka, Wulan diwajibkan menghafal dan menaati tiga ribu aturan Keluarga Yandika. 
Pak Ferdy berkata, apa yang diutang harus dibayar. Dia berutang padanya seorang anak. Anak itu telah dibayar, tetapi Pak Ferdy masih menginginkan bunga. Jessy bertanya kepadanya, bunga itu apa? Ferdy menatapnya, jakunnya bergerak naik turun, "Bunganya adalah ... kamu." Jessy menolak, "Ini perselingkuhan." Pria itu malah menjawab, "Nggak, aku sedang mengejar puisi dan kejauhan." Belakangan, Jessy berdiri di atas rel kereta, dan di tengah deru kereta api yang melintas, dia melihat puisi dan kejahuan miliknya sendiri .... 


Pada usia delapan belas tahun, Cynthia Tandri mengalami pelecehan seksual oleh seorang pria tak dikenal yang sedang mabuk.
Dia melapor ke polisi dan sambil menahan tekanan serta ketakutan yang luar biasa, dia bersikeras menyeret pria berlatar belakang kuat itu ke penjara.
Namun, bayang-bayang mimpi buruk itu terlalu dalam. Begitu dalam hingga selama beberapa tahun berikutnya, setiap kali ada pria yang mendekatinya sedikit saja, tubuhnya akan gemetar tak terkendali, disertai rasa mual, bahkan muntah.
Dia mengira hidupnya akan berakhir seperti itu, hancur, ternodai, tak lagi mampu mencintai atau menjalani hidup seperti orang normal.
Sampai akhirnya Stanley Permadi muncul.
Pemimpin keluarga paling berpengaruh di Kota Jinantara, justru menaruh perhatiannya pada gadis sederhana ini, yang bahkan menyimpan "noda" di masa lalunya, dan mulai membuka lembaran cinta padanya. 
Setelah mengalami keguguran, Camelia Darian berubah menjadi sosok istri yang selama ini diidamkan oleh James Safran. Dia tidak lagi menceritakan momen kesehariannya, tidak lagi menelepon sepanjang malam saat suaminya tidak kunjung pulang. Bahkan ketika dijebak hingga harus berurusan dengan polisi, dia hanya menjawab dengan tenang bahwa dia tidak memiliki keluarga saat pihak kepolisian memintanya memanggil keluarganya sebagai penjamin agar bisa bebas. Kemudian, dia menjalani masa penahanan selama satu minggu tanpa bantahan. Tujuh hari kemudian, di suatu senja, gerbang besi kantor polisi berdenting terbuka. Baru saja Camelia menuruni anak tangga, sebuah mobil Maybach hitam mendadak berhenti tepat di hadapannya. Pintu terbuka, lalu James turun dengan setelan jas khususnya yang sempurna. Pria itu tampak jangkung dan tegap, tetap memancarkan aura dingin yang mulia, serta pesona yang tenang. Dia tampak seperti rembulan yang agung, tetapi tidak tersentuh.