Semua

Setelah mengikuti Clayton Jimawa selama sepuluh tahun, Wenny Yudira baru mendapatkan satu kalimat "menikahlah denganku."Namun, di hari pernikahannya, Clayton malah meninggalkannya. Dia pergi menyelamatkan sekretaris wanita yang diam-diam menyukainya selama bertahun-tahun.Demi keselamatan Clayton, Wenny tidak sempat bersedih dan langsung mengejarnya keluar.Ketika sampai di lokasi, dia melihat sekretaris wanita itu dijatuhkan dari lantai atas oleh musuhnya demi melindungi dokumen Clayton, hingga akhirnya koma.Clayton merasa bersalah jadi mengirimnya dirawat di rumah sakit dengan fasilitas terbaik.Wenny menuruti permintaan Clayton, merawat ibu sekretaris yang menderita gangguan jiwa selama dua tahun dan menahan semua hinaan yang dilontarkan setiap kali penyakitnya kambuh.Hingga suatu hari, saat ibunya kambuh lagi, semua barang di tasnya digunting, termasuk surat nikah mereka.Dengan tubuh yang kelelahan, dia pergi untuk membuat surat nikah baru, tapi dihentikan oleh petugas."Nona Wenny, surat nikah Anda ini palsu. Saat ini, status pernikahan Anda tercatat masih lajang." 
Lima tahun saling mencintai, tiga tahun pernikahan, Nayara Santosa mengira seumur hidupnya pasti akan menua bersama Elvano Atmadja.Bahkan ketika kabar kecelakaan pesawat Elvano datang, dia masih merasa hidup atau mati takkan mampu menghalangi mereka, hidup bersama, mati pun tetap bersama.Hingga akhirnya, dia mendapati Elvano tidak mati, melainkan menjadi suami orang lain.Dia dengan tegas melepaskan cintanya, mengakhiri sendiri kisah cinta yang konyol ini dan menerima perjodohan keluarga.Putra sulung Keluarga Herdiana yang terhormat di Jayautara menikahi seorang wanita yang pernah menikah sebelumnya. Kalangan kelas atas heboh, semua orang kaget dan ramai membicarakannya.Bahkan Nayara mengira Alestan Herdiana hanya karena memiliki penyakit tersembunyi, jadi asal-asalan menikahinya.Keluarga Herdiana memberi apa yang dia inginkan, dia juga harus membalas dengan menjaga martabat Alestan.Nayara berkata penuh pengertian, "Kalau kamu memang nggak bisa, kita bisa mengadopsi anak. Aku bisa bersembunyi untuk sementara, lalu aku bilang ke luar itu anak kandung kita."Alestan merangkul pinggangnya, "Kalau mau anak, katakan saja. Untuk apa Nyonya Nayara berputar-putar begitu?"Di lingkaran pertemanan Alestan, semua orang bergosip. Bukannya hidup enak sebagai tuan muda kaya, malah merendahkan diri demi cinta.Alestan sama sekali tidak peduli, bahkan tersenyum meremehkan, "Apa salahnya jadi orang yang berkorban demi cinta? Pada akhirnya, akulah yang memperoleh segalanya!"Mereka mentertawakannya karena rela merendahkan diri, bahkan merasa bangga. Hanya saja, mereka tak tahu betapa pahitnya cinta diam-diam dan betapa sulitnya meraihnya! 


Operasi transplantasi ginjal yang akan dilakukan Lana Sudiro untuk putranya akan segera dimulai.Operasi kali ini sangat sulit, karena ginjal yang akan ditransplantasikan berasal dari tubuhnya sendiri.Operasi berjalan sangat sukses.Saat dia bersiap membagikan kabar gembira itu kepada suaminya, Jodi Kusuma, yang sedang menunggu di ruang sebelah, melalui celah pintu, dia justru melihat pria itu sedang berpelukan mesra dengan dokter magang yang bekerja di bawahnya."Kak Jodi, operasi ini nggak akan ada masalah apa-apa, 'kan? Kalau anak kita kenapa-kenapa bagaimana? Andai saja aku bisa mendonorkan ginjalnya, paling nggak nyawa anak kita nggak akan bergantung pada orang lain."Lana terpaku di tempat.Apa maksudnya "anak mereka"?Dia baru hendak menerobos masuk untuk menuntut penjelasan.Namun, detik berikutnya dia melihat pria itu memeluk Wendy dengan tatapan penuh rasa sayang. "Jangan khawatir, sejak Lana mengalami kecelakaan mobil dan kehilangan ingatan, dia tiba-tiba punya seorang anak, dan dia sama sekali nggak curiga, dan selalu menganggap Hans sebagai anaknya sendiri. Dia pasti akan berusaha sebaik mungkin dalam operasi ini. Lagi pula, dulu kamu kehilangan satu ginjal demi menyelamatkan aku, dan aku terpaksa menikahinya agar dia mau menukar ginjalnya demi anak kita. Itu sangat adil." 
[Menikah dulu, baru jatuh cinta + Menikah karena hamil duluan + Romansa manis]Seorang bos besar yang memiliki kepribadian tenang dan berwibawa, sementara yang satunya adalah mahasiswi kedokteran yang pintar, tetapi miskin.Sheila Antono yang dulunya menganggap teh susu seharga 40 ribu itu barang mahal, tidak menyangka dia akan menikah dengan pria konglomerat karena hamil.Pada hari pertama pernikahan mereka, Sandy Ferianto memberi peringatan kepada Sheila, mereka menikah hanya untuk saling memanfaatkan saja, jadi jangan berharap lebih darinya.Seiring berjalannya pernikahan mereka, Sandy berkata, "Sayang, cium aku, dong. Biar aku yang mengurus dan mencuci celana anak kita.""Kamu dan anak kita adalah segalanya bagiku."Sebelum menikah, Sheila bahkan tidak mampu membeli teh susu. Setelah menikah, Sandy dan seluruh keluarga besarnya memanjakan Sheila!Sandy tidak hanya membiayai pengobatan ibunya Sheila sampai sembuh, pria itu juga memanggil dokter ahli untuk membantu persalinan Sheila.Ada yang mengolok-olok Sheila, mereka mengatakan Sheila menggunakan cara licik untuk menikah dengan pria kaya seperti Sandy. Mereka juga menghina Sheila miskin dan bodoh.Sandy membantah, "Aku yang ingin menikahinya. Aku yang memilih dia menjadi istriku. Aku beruntung menikah dengannya, tahu nggak?"Seorang duta besar di luar negeri mengatakan, "Sheila adalah putri kesayanganku. Dia memang terlahir berbakat."Aku diam-diam merasa diriku beruntung menjadi istrinya. Saat itu, Sandy memelukku sambil berkata, "Bukan kamu yang beruntung, justru aku yang beruntung bisa ketemu kamu." 


Kehidupan sebelumnya, Teresa yang bodoh ingin pergi meninggalkan bos yang sangat sayang dan mencintainya, alhasil dia dicelakai oleh pria dan wanita berengsek sampai mati.Setelah terlahir kembali, Teresa tidak lagi bodoh, dia di siang hari mengungkapkan kejahatan orang yang mencelakainya, bahkan menjauh dari pria berengsek itu!Lalu malamnya dia memeluk erat kaki suaminya sambil berkata manja, "Sayang, aku sudah salah, kelak aku akan mendengar katamu, hanya menyayangimu saja ...."Bos hebat di Kota Titus yang bernama Arvin disebut orang sebagai bos dingin, bahkan kejam. Tapi dia hanya bersikap penurut di depan istrinya, bahkan sangat memanjakan istrinya! 
Luna Wijaya, salah satu orang terkaya di dunia yang terkenal gila kerja. Garry Sanjaya sudah menikah dengannya selama lima tahun, tapi ditinggalkan oleh Luna berkali-kali demi pekerjaan. Pertama kali adalah hari ulang tahunnya. Garry sudah memesan restoran dengan sepenuh hati, tapi tiba-tiba Luna terbang ke luar negeri untuk akuisisi, mengabaikannya dan membiarkannya menunggu dari siang hingga malam. Kedua kalinya adalah saat Garry mengalami kecelakaan mobil dan membutuhkan tanda tangan keluarga. Garry berusaha sekuat tenaga untuk mengirim pesan kepada Luna, tapi malah menerima balasan dingin darinya. "Aku sedang diskusi urusan penting. Urus saja sendiri." Ketiga kalinya adalah ketika ayahnya sakit kritis. Saat ingin bertemu Luna, tapi Luna sedang sibuk dengan upacara penandatanganan untuk proyek bernilai triliunan dan tidak dapat hadir. Garry menggenggam tangan ayahnya yang dingin, mendengarkan nada sibuk di ujung sana, hatinya benar-benar hancur. Kejadian seperti ini terus terjadi berkali-kali, Garry akhirnya mengerti bahwa di dalam hati Luna, tidak ada urusan dan tidak ada seorang pun yang dapat menandingi kerajaan bisnisnya. Garry berkata pada dirinya sendiri bahwa inilah harga dari perjodohan. Luna pernah berkata dirinya tidak akan mencintai Garry, tetapi untungnya, Luna juga tidak mencintai orang lain. Namun, saat Garry sudah hampir terbiasa dengan keputusasaan ini, berita mengejutkan tiba-tiba muncul di lingkungannya .... Luna, wanita yang tidak tertarik dalam percintaan dan gila kerja, ternyata sudah dekat dengan seorang gigolo dan sangat memanjakannya! 
Karen sudah menjadi penjilat Charles selama sepuluh tahun, bahkan menemani Charles dari bukan siapa-siapa menjadi sukses, hanya saja semua ini tidak bisa dibandingkan dengan Yuri.Akhirnya Karen putus asa dan memutuskan untuk berkarier lagi.Entah itu dokter genius, peretas top, pengacara terkenal, operator game terbaik, desainer terkenal, aktris terkenal ... semuanya adalah dia!Bahkan hebat dalam membalas dendam pada pria dan wanita berengsek.Charles dari atas melihat Karen, "Karen, kamu sudah punya hak menjadi wanitaku."Tiba-tiba Harvey menendangnya, "Apa hakmu sampai menodai wanitaku?"Charles langsung ketakutan. "Pak ... Pak Harvey?!"Harvey mengangkat dagu Karen dengan lembut, bahkan berkata dengan nada tidak senang, "Karen, lagi-lagi tebar pesona di luar, ya?"Wajah Karen langsung memucat. Namun, begitu mau kabur, dia sudah digendong oleh Harvey. 
[Nikah Kedua Kali + Mantan Suami Mau Mengejar Balik Mantan Istri + Percintaan Rumit + Bertemu Lagi + Karier]Setelah Carina menikah dengan Marco yang lumpuh, dia menjaga Marco selama tiga tahun, bahkan menemaninya melewati masa tersusah.Namun, setelah Marco sembuh, Marco malah menjemput cinta pertamanya.Marco menjelaskan, "Aku menjaga mantanku hanya karena kasihan, bukan selingkuh."Carina hanya tertawa, lalu mengajukan cerai dan keluar dari vila tanpa ragu-ragu.Awalnya Marco tidak menganggap serius, hanya merasa Carina tidak mungkin meninggalkannya, bahkan merasa setelah dia selesai marah, pasti akan kembali lagi.Kemudian, Marco mulai mengabaikannya, malah mencari cinta pertamanya untuk bersama lagi ....Saat bertemu di sebuah acara, Marco masih berkata dengan angkuh, "Apa kamu sudah tahu kesalahanmu? Ayo pulang denganku."Saat ini, pria yang mengenakan jas mahal berjalan ke arah Carina dan memegang tangannya. "Pak Marco, tolong jaga jarak. Sekarang dia adalah istriku."Malam itu, Marco hampir saja mati di acara itu.Kemudian Marco minum bir sampai lambungnya berdarah, lalu menarik tangan Carina dan bertanya, "Carina, apa kamu masih mencintaiku?"Carina tertawa lagi. "Marco, kamu harusnya tanya pernahkah kamu mencintaiku?" 




Saat pertunanganku dengan Bryan Howen batal, semua orang menganggap hidupku berakhir sampai di situ.Padahal, reputasiku sampai rusak selama lima tahun bersama Bryan demi menyesuaikan diri dengan pria itu.Tidak ada lagi yang mau menerima wanita sepertiku.Setelah itu, kabar tentang kekasih baru Bryan pun tersebar di kalangan teman-teman.Semua orang di sekitarku menantikanku meminta balikan dengan Bryan.Namun, mereka tidak tahu bahwa aku secara sukarela menggantikan adik perempuanku pergi ke Kota Haruba dan menikah dengan orang sana.Sebelum menikah, aku mengembalikan kotak harta karun yang Bryan berikan.Kartu harapan kosong yang dia berikan padaku sewaktu masih muda.Setelah itu, aku pergi tanpa membawa kenangan apa pun.Suatu hari kemudian, Bryan tiba-tiba menanyakan soal aku. "Setelah sekian lama nggak ada kabar, apa Valen sudah mati?"Padahal, waktu itu aku sedang dibangunkan oleh suami baruku dengan ciumannya."Ayo, nurut, Valen. Kita 'kan sudah sepakat empat kali, jadi sekali pun nggak boleh terlewat ... " 




[Pak Stefano, perjanjian perceraian ini sah. Setelah ditandatangani, hubungan pernikahan akan otomatis berakhir dalam satu bulan.]
Stefano Ferdian duduk di depan komputer, berkonsultasi dengan layanan bantuan hukum. Setelah mendapat jawaban yang diinginkannya, dia mengucapkan terima kasih lalu keluar dari jaringan.
Dengan langkah terpincang-pincang, dia membuka pintu. Setumpuk foto jatuh dari atas pintu, ujungnya yang tajam menggores pipinya. Stefano menatap foto keluarga itu tanpa ekspresi.
Istrinya, Wenny Subrata, tersenyum bahagia, memperlihatkan kelembutan yang tak pernah dia lihat sebelum mereka menikah.
Anak yang dia besarkan selama lima tahun, Zian, tampak begitu bahagia, seolah kebahagiaannya itu hampir meluap.
Ironisnya, dalam foto keluarga yang disebut-sebut itu, pria yang berdiri di tengah bukan Stefano, melainkan mantan kekasih Wenny, Sandy Winarto.
Jelas ini ulah Zian. Sejak setengah tahun lalu, setelah Sandy kembali ke negara ini, keberadaan Stefano di rumah ini terasa makin tidak berarti. 
Ini adalah tahun ketiga pertunanganku dengan Oliver.Di depanku, dia terang-terangan mengejar seorang mahasiswi. Suatu ketika, aku memergokinya memangku mahasiswi itu dan menciumnya. Sambil tertawa dia berkata kepada teman-temannya, "Aku suka perempuan yang agak liar. Vica terlalu penurut."Namun, kemudian, paman Oliver yang seorang tentara tiba-tiba mengunggah foto di akun medsosnya. Oliver tentu saja heran karena pamannya itu terkenal pendiam dan tidak pernah tertarik dengan medsos. Akan tetapi, yang membuat Oliver terkejut adalah di foto itu, aku sedang memeluk dan mencium pamannya dengan mesra. Di foto itu, pamannya menambahkan status, "Pacarku ternyata liar juga."Oliver, dalam keadaan basah kuyup di tengah guyuran hujan pun bergegas mencariku. Pamannya yang membukakan pintu. Di lehernya terlihat bekas merah bekas ciumanku. Dengan nada tenang, dia berkata, "Oliver, kamu nggak bermaksud merebut pacarku, 'kan?" 




Transmigrasi + Romansa Manis + Cinta Sejati + Kawin Dulu Cinta Belakangan + Dari Benci Jadi Cinta + Kebangkitan Karakter SampinganMonica Juniar masuk ke dalam novel menjadi mantan istri sial sang tokoh pria. Tubuhnya gemuk lebih dari seratus kilo, dan dia menggunakan cara-cara licik untuk naik ke ranjang dan memaksa sang tokoh pria, Jason Hidayat, bertanggung jawab padanya. Bahkan setelah tokoh utama pria dan wanita saling jatuh cinta, dia masih sering membuat masalah. Pada akhirnya, sang tokoh pria membalas dendam padanya, dan dia berakhir tragis di penjara sebagai seorang karakter buangan.Setelah masuk ke dalam cerita, Monica berusaha keras menurunkan berat badan hingga memiliki tubuh yang luar biasa, usianya pun menjadi teka-teki. Dengan pemikiran maju yang sudah melampaui lebih dari empat puluh tahun, dia memanfaatkan setiap kesempatan yang ada. Di era 80-an yang penuh dengan peluang bagaikan emas di mana-mana, dia bekerja keras untuk menghasilkan banyak uang.Di sela-sela usahanya mencari uang, dia juga menantikan saat sang tokoh pria, yang kelak akan menjadi orang terkaya, menceraikannya agar dia bisa mendapatkan harta gono-gini dalam jumlah besar. Namun setelah ditunggu-tunggu, perceraian itu tak kunjung datang. Monica pun tak tahan lagi dan berkata, "Bukankah kamu sudah jatuh cinta pada wanita lain? Ayo kita bercerai, supaya kalian berdua bisa bersama."Jason menahan senyum dengan ekspresi setengah serius. "Sayang, jangan asal bicara. Aku sama sekali nggak menyukai wanita lain. Sejak awal hingga sekarang, orang yang benar-benar aku cintai hanyalah kamu." 


“Pa, Ma, aku setuju untuk kuliah ke luar negeri.” Saat mendengar putrinya akhirnya setuju, suara orang tuanya yang jauh di seberang lautan penuh dengan rasa syukur. “Selina anakku, akhirnya kamu setuju juga! Baiklah Nak. Kalau begitu Papa Mama akan segera mengatur semuanya! Jangan sedih begitu, dong! Sebulan lagi juga bertemu.” Namun, berbeda dengan suasana ceria orang tuanya, nada suara Selina terdengar berat. “Iya, Bu.” Setelah berbasa-basi sejenak, telepon pun terputus.Di luar jendela, gelap malam telah meneyelimuti bumi. Selina tidak menyalakan lampu, matanya yang kosong sedikit memerah. Usut demi usut, hari yang dinanti pun tiba, Selina akhirnya memulai perjalanan kuliah di luar negeri, akan tetapi rasa gundah tetap memenuhi hatinya. Mulai hari ini, Selina harus menghadapi kehidupan baru di negeri orang, ketidakpastian masa depan, dan jarak yang semakin melebar antara dirinya dan orang tua. Dalam hati, Selina mulai mempertanyakan: Apakah aku benar-benar siap menghadapi tantangan dan kehidupan baru di negeri antah berantah? 
Sejak Garry Griffin membawa pulang seorang gadis yatim piatu yang hidup dari memungut sampah dan pernah menyelamatkan nyawanya, gadis itu menaruh perasaan mendalam padanya selama tiga tahun.Garry tak pernah menaruh perasaan padanya.Karena dia tahu, di dunia ini hanya aku yang mencintainya lebih dari hidupku sendiri.Hingga pada hari peringatan lima tahun pernikahan kami, Angeline Candra membuat keributan di balkon lantai dua vila, mengancam akan mengakhiri hidupnya."Garry, ini kesempatan terakhir. Kalau kamu masih memilih dia, aku akan melompat dari sini dan mati di hadapanmu."Angeline berlari ke arahku, mencengkeram lenganku erat-erat dan menyeretku ke luar pagar balkon. Dalam kepanikan itu, aku melihat Garry menendang pintu kaca dan bergegas menghampiri kami.Hatiku sedikit tenang, dengan susah payah aku mengulurkan tangan ke arahnya.Namun tanpa menatapku sedikit pun, Garry malah merangkul Angeline yang ada di sampingku dan membawanya masuk kembali ke dalam kamar.Dengan sedih, aku menarik kembali tanganku, membiarkan setengah tubuhku tergantung di luar pagar balkon.Lalu dia berkata, "Wendy, dia pernah menyelamatkan nyawaku. Aku tak bisa membiarkannya mati tanpa menolong. Biarkan dia tinggal ya? Kamu tahu, satu-satunya orang yang kucintai hanyalah dirimu."Dia tidak tahu, sebenarnya aku menderita gagal jantung berat, hidupku juga takkan lama lagi. 


Pada usia enam belas tahun, ayah Alisa Laurent meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Bahkan sebelum masa tujuh hari berkabung usai, ibunya telah membawanya menikah lagi dan bergabung dengan Keluarga Winata. Alisa menolak gagasan kehidupan baru yang selalu dibanggakan ibunya. Penolakan itu pula yang membuatnya sulit menerima kehadiran adik tiri, Andre Winata. Andre mengenakan kemeja putih berpotongan rapi, dengan semua kancing terpasang hingga ke bawah jakun. Sikapnya sangat tenang. Saat pertama kali bertemu sosok anak baik yang selalu dipuji ibunya, dorongan untuk mengusik citra sempurna itu justru bangkit dalam dirinya. Mengganggu Andre pun segera menjadi satu-satunya hiburan baginya di vila yang senyap itu. Dia melonggarkan dasi Andre yang selalu tertata tanpa cela, meninggalkan jejak kaki di sepatu putihnya, serta menempelkan permen karet pada halaman pembuka buku pelajarannya. Tindakan yang paling keterlaluan adalah ketika Alisa menggiring Andre untuk menguping percakapan ayah tiri dan ibunya di balik dinding kamar. Dia melihat ujung telinga Andre memerah, Alisa mendekat, lalu berbisik di telinganya. "Anak baik, apakah kamu tahu apa yang sedang mereka lakukan?" Andre seketika menepis tangan Alisa. Andre seketika menepis tangan Alisa. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi. Di sorot matanya bergolak rasa malu, tersinggung, dan keterpojokan yang menyesakkan. 

"Di hari kencan buta yang penuh harapan, Carissa justru terjebak dalam sebuah kesalahpahaman besar dan menikahi pria yang sama sekali tak dikenalnya. Siapa sangka, kesalahan itu malah menjadi awal dari sebuah takdir yang tak pernah ia bayangkan. Carissa awalnya berpikir pernikahan kilat ini hanyalah hubungan formal yang akan berakhir dengan perceraian, tanpa emosi, tanpa ikatan. Namun, semakin hari, kehidupan pernikahan mereka justru penuh kejutan manis yang menggetarkan hati.Saat Carissa menghadapi kesulitan, sang suami yang dikenal dingin dan angkuh tiba-tiba muncul untuk menolongnya, memberikan bantuan yang tak pernah ia duga. Ketika ia diperlakukan tidak adil, pria itu selalu berdiri di sampingnya, menjadi perisai yang melindungi. Carissa yang polos awalnya mengira dirinya telah menikahi seorang pria pembawa keberuntungan, yang kehadirannya seolah mampu mengubah nasib buruk menjadi keberuntungan.Namun, semakin dalam Carissa mengenalnya, semakin ia sadar ada banyak rahasia tersembunyi di balik sikap dinginnya. Sampai suatu hari, sebuah rahasia besar pun terungkap—suaminya ternyata seorang miliarder tersembunyi, seorang pria dengan kekayaan yang melimpah dan pengaruh yang luas. Kebingungan dan keterkejutan menyelimuti Carissa; ia tak pernah membayangkan pria yang selalu ada di sisinya itu memiliki dunia yang begitu berbeda dari yang ia kenal.Di tengah kenyataan baru ini, Carissa harus memutuskan apakah ia bisa menerima kehidupan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, atau mundur dan kembali ke kehidupannya yang lama. Namun, satu hal yang pasti, perjalanannya bersama pria misterius ini baru saja dimulai, dengan cinta yang perlahan tumbuh di antara mereka." 
Olivia Merita menjual dirinya sendiri.Dengan imbalan dua puluh miliar, dia sengaja mendekati putra tunggal Keluarga Furan di Kota Mitan yang terkenal anti menikah, demi memberi Keluarga Furan seorang pewaris.Setelah setengah tahun menjadi sekretaris pria itu, akhirnya Olivia menaklukkan pria dingin dan gila kerja itu ketika mabuk.Namun setelah bergulat semalaman, barulah dia sadar kalau dirinya tidur dengan orang yang salah.Pria di hadapannya bukan putra tunggal Keluarga Furan, Marco Furan, melainkan paman Marco, Marcello Furan....Kini, hanya ada dua pilihan di hadapannya.Pertama, membayar denda pelanggaran yang jumlahnya sangat besar pada Keluarga Furan sesuai ketentuan kontrak.Atau ....Dia harus menggoda Marco secara terang-terangan di depan Marcello....Ketika didorong ke dinding oleh pria yang sudah kehilangan kesabaran, Olivia berkata."Pak Marcello, tolong dengarkan penjelasanku. Aku memilih jalan kedua karena nggak punya uang!" 
Di kompleks perumahan institut pada tahun 80-an, semua orang menyadari bahwa Diana telah berubah.
Pukul enam pagi, dia tidak lagi bangun lebih awal untuk memasakkan bubur millet dan merebus telur bagi Yanto, tidak lagi menyetrika jas putih Yanto hingga tanpa satu lipatan pun.
Tepat tengah hari, dia tidak lagi seperti biasanya menunggu di depan gerbang institut penelitian, menenteng kotak makan berisi makanan hangat untuk sosok yang selalu datang terlambat itu.
Pukul sepuluh malam, dia tidak lagi menyalakan lampu dan duduk di depan jendela, lalu menunggu Yanto pulang kerja sekalipun sedang hujan.
Perubahan itu terus berlanjut selama seminggu penuh.
Pada malam ketujuh, pukul sepuluh lewat tiga puluh, Yanto mendorong pintu masuk rumah. Dia meletakkan berkas penelitian di tangannya, melepas mantel yang masih berbau laboratorium, lalu akhirnya menatap Diana yang sedang membaca di bawah lampu.
"Ada apa denganmu belakangan ini?" 
Aku telah ditandai sebagai kekasih manusia serigala, Arga Sagara.Konon, wanita yang memiliki tanda itu memiliki makna istimewa bagi manusia serigala. Manusia serigala rela melakukan apa saja demi melindungi kekasih mereka, termasuk mengorbankan nyawa mereka.Pada malam bulan purnama, aku diserang oleh segerombolan drakula. Namun, Arga hanya diam menyaksikan aku disiksa sampai sekarat.Kepala pelayan manusia serigala berlutut memohon kepada Arga agar menyelamatkanku, tetapi Arga malah pergi sambil membopong seorang pejalan kaki yang jatuh pingsan.Arga hanya mengatakan."Selama tanda itu masih ada padanya, dia nggak akan mati."Saat di ambang kematian, aku menjual jiwaku kepada iblis untuk meredakan rasa sakit yang kurasakan.Namun, dari udara terdengar suara tawa dingin seseorang."Kalau mau menjual jiwa, setidaknya carilah pembeli yang mau membeli dengan harga paling mahal. Apa untungnya bertransaksi dengan iblis? Bagaimana kalau bertransaksi denganku saja?" 
"Nona Nindya, hasil pemeriksaan menunjukkan Anda mengidap kanker pankreas stadium akhir. Kondisinya kurang begitu baik. Jika Anda menolak pengobatan, kemungkinan hidup Anda nggak sampai satu bulan lagi. Apa Anda yakin nggak mau menjalani perawatan? Apa suami Anda juga sudah setuju?"
"Aku yakin ... dia akan setuju."
Setelah menutup telepon dokter, aku menatap sekeliling rumah yang kosong, rasa perih di hatiku tak tertahan lagi.
Kukira selama ini hanya sakit lambung lama yang kambuh, tak disangka ternyata kanker.
Aku menghela napas, lalu memandang foto berbingkai di atas meja.
Di dalam foto, Jensen Setiawan yang berusia delapan belas tahun menatapku dengan penuh perhatian.
Bertahun-tahun telah berlalu, namun aku masih mengingat hari itu dengan jelas. Kelopak bunga putih berguguran, menempel di rambut kami dan Jensen tersenyum sambil bertanya, apakah ini sudah bisa disebut menua bersama? 
Untuk menyelamatkan kakak laki-lakinya, Tania Yovent dipaksa Ayah menikah dengan orang yang telah meninggal.
Namun siapa sangka, di malam pernikahan, pria yang telah meninggal itu tiba-tiba hidup kembali! Pria itu bahkan menciumnya, memeluknya, dan menggendongnya tinggi-tinggi, memanjakannya hingga membuat semua perempuan elite di kota setempat cemburu dan dengki.
Sayangnya, masa indah itu tak berlangsung lama ....
Cinta pertama suaminya tiba-tiba pulang!
Tania dengan tegas bercerai, serta menyembunyikan kehamilannya dan pergi ke rumah sakit.
Sejak itu, istri dan anaknya menghilang bagai ditelan bumi, membuat Javier panik!
Dia menggeledah seluruh kota hingga ke pelosok untuk menemukannya ....
Tania mencibir. Javier, bukannya kamu mau menikahi cinta pertamamu?
Javier yang angkuh itu justru memeluk Tania erat-erat, lalu berlutut dan memohon. "Tania, kamulah cinta pertamaku."
(1v1, nikah dulu kemudian jatuh cinta, bangkit dari kematian, kabur dengan kandungan, perjuangan merebut kembali sang istri) 


Lampu sirene mobil polisi menyala di lokasi terjadinya kecelakaan beruntun malam itu.
Aku memegang papan klip dan berjalan menuju bagian belakang mobil yang rusak. Siapa sangka aku malah bertemu dengan mantan suamiku, Faris Lupito, dan putra kami, Daffin Lupito, di tempat seperti ini.
Daffin tertegun melihatku. Dia lalu menarik lengan baju Faris.
"Ayah, orang itu mirip banget sama Ibu."
Tanpa mendongak, Faris hanya menjawab sambil memeriksa pintu mobil.
"Ibumu di rumah, jangan asal bicara."
Tapi dia lalu menoleh.
Saat kami akhirnya saling pandang, seluruh tubuhnya membeku seketika.
Detik berikutnya, dia menerjang ke arahku. Dia mencengkeram pergelangan tanganku, lalu bertanya dengan napas yang masih tersengal, dan suara yang terdengar bergetar.
"Luna? Kamu ... masih hidup?"
Aku melepaskan cengkeramannya sambil mengerutkan kening. Kemudian mulai menulis lagi.
"Pak, aku sedang tugas. Tolong kerja samanya."
Ayah dan anak itu terdiam mematung di tempat. Mereka terdiam menatapku yang bersikap dingin.
Setelah selesai mengurus lokasi kejadian, aku kembali menaiki motorku dan hendak pergi.
Tapi dua orang itu malah mengejarku.
Daffin memanggil dengan suara pelan, "Ibu ... "
Faris menelan ludah. Dia terlihat tegang saat berkata.
"Luna, ingatanmu ... sudah kembali?"
Aku mengangguk, lalu menjawab dengan nada datar.
"Iya. Aku sudah pulih sejak ledakan lima tahun lalu." 
Di rumah hantu udara dingin berhembus, suara efek menyeramkan.
Aku pura-pura takut, dan menempel ke orang di sampingku.
"Kak, temani aku jalan, ya."
Sampai lampu menyala, aku baru tahu ternyata orang itu mantan suamiku, Harris Bintara.
Teman-temannya tertawa, sekelompok pria dan wanita menatap diriku dengan tatapan penuh penilaian.
"Pantas saja disebut spesialis jadi selingkuhan, panggil 'Kak' saja bikin orang lemas."
"Dulu goda paman jadi suami, bikin Harris jatuh, sekarang masih berani nempel lagi?"
"Mana bisa dibandingkan dengan kakaknya, Elina Asera, putri sah dari keluarga terhormat!"
Putri sah?
Dua kata itu nyaris membuatku tertawa.
Mereka tidak tahu, akulah putri sah yang ditukar oleh ayah kandungku sendiri.
Namun, semua itu sudah tidak penting.
"Ini hanya permainan kecil antara aku dan suamiku," ucapku dengan nada datar.
Harris menjauhkan dirinya dariku.
"Vina, sekarang aku ini kakak iparmu, jaga sikapmu," ucapnya dengan nada sedingin es.
Aku mundur dua langkah, lalu tersenyum sempurna.
"Pak Harris salah ingat, aku nggak pernah punya kakak."
"Dan soal tadi ... "
Mataku menyapu wajah Harris yang sedikit kaku, lalu aku menambahkan pelan.
"Aku cuma salah orang saja."