Semua



Di kompleks perumahan institut pada tahun 80-an, semua orang menyadari bahwa Diana telah berubah.
Pukul enam pagi, dia tidak lagi bangun lebih awal untuk memasakkan bubur millet dan merebus telur bagi Yanto, tidak lagi menyetrika jas putih Yanto hingga tanpa satu lipatan pun.
Tepat tengah hari, dia tidak lagi seperti biasanya menunggu di depan gerbang institut penelitian, menenteng kotak makan berisi makanan hangat untuk sosok yang selalu datang terlambat itu.
Pukul sepuluh malam, dia tidak lagi menyalakan lampu dan duduk di depan jendela, lalu menunggu Yanto pulang kerja sekalipun sedang hujan.
Perubahan itu terus berlanjut selama seminggu penuh.
Pada malam ketujuh, pukul sepuluh lewat tiga puluh, Yanto mendorong pintu masuk rumah. Dia meletakkan berkas penelitian di tangannya, melepas mantel yang masih berbau laboratorium, lalu akhirnya menatap Diana yang sedang membaca di bawah lampu.
"Ada apa denganmu belakangan ini?" 
Saat aku berusia 16 tahun, ibuku akhirnya bunuh diri karena merasa tersudut oleh selingkuhan ayahku. Aku jadi tidak punya rumah dan terpaksa tinggal bersama Keluarga Jonel.Rivano Jonel yang masih remaja itu mendengarkan ceritaku tentang betapa keterlaluannya selingkuhan dan anak haram ayahku dengan mata berkaca-kaca, lalu mengepalkan tangannya dan berkata dengan lebih marah daripada aku."Milea, tenang saja. Kalau nanti aku bertemu dengan ibu dan anak sialan itu, pasti akan kuberi mereka pelajaran!"Setelah itu, dia benar-benar bertemu dengan anak haram ayahku.Mereka bercumbu dengan penuh gairah di atas ranjang.Rivano benar-benar melupakan amarahnya saat masa muda. Dia merapikan pakaiannya yang berantakan dengan tenang dan berkata padaku yang matanya sudah berkaca-kaca."Adikmu cukup mirip denganmu, tapi dia jauh lebih genit darimu. Kamu harus belajar darinya."Saat itulah, aku baru menyadari bahwa pemuda yang selalu menemaniku ini entah sejak kapan sudah menjadi pria berengsek.Setelahnya, di hari pernikahanku dengan pamannya, Rivano menarikku dengan mata yang berkaca-kaca dan terus menuntut penjelasan."Milea, kamu jelas-jelas adalah tunanganku! Milikku! Kenapa kamu malah menikah dengan orang lain!" 
"Pak Sigit, selamat! Anda telah lulus wawancara online di perusahaan kami. Surat penawaran sudah dikirimkan ke email Anda. Kami mengharapkan Anda bergabung di Lyndon dalam waktu setengah bulan. Apa ada pertanyaan?" Dari ujung telepon, terdengar suara seorang pria berbicara dalam bahasa Inggris yang fasih. Sigit Wardana tanpa ragu langsung menyetujuinya."Nggak ada masalah. Saya akan datang tepat waktu." Begitu telepon ditutup, kenop pintu berputar, dan Susan Setiadi masuk ke dalam. Melihat Sigit, dia menyerahkan sebuah kantong kertas dengan sigap."Kemarin ada urusan mendadak di firma hukum, jadi aku nggak bisa menemanimu merayakan tahun baru. Jangan marah, ya." Ucapannya terdengar tulus. Sigit tidak banyak bertanya, hanya menerima kantong itu dan melirik isinya. Sebuah gelang kayu cendana tergeletak di dasar kantong kertas.Bahkan untuk sekadar mengemas gelang itu pun Susan tidak mau repot-repot.Gelang kayu cendana itu memang mahal, tapi yang membuatnya mahal bukanlah gelang itu sendiri, melainkan gelang kayu gaharu yang merupakan pasangannya. Gelang kayu cendana ini hanyalah bonus dari gelang kayu gaharu tersebut.Gelang kayu cendana itu ada di sini, berarti Susan telah membeli gelang kayu gaharu. Namun, dia memilih memberikan bonusnya kepada Sigit. Kalau saja Cahyo Sumadi tidak mengirim foto-foto itu kemarin, yang salah satunya menampilkan gelang yang ukurannya sangat mencolok dengan kualitas istimewa, mungkin Sigit tidak akan menyadari bahwa pacarnya selama lima tahun itu memilih memberikan gelang utama kepada orang lain dan hanya memberinya gelang bonus. 
"Di hari kencan buta yang penuh harapan, Carissa justru terjebak dalam sebuah kesalahpahaman besar dan menikahi pria yang sama sekali tak dikenalnya. Siapa sangka, kesalahan itu malah menjadi awal dari sebuah takdir yang tak pernah ia bayangkan. Carissa awalnya berpikir pernikahan kilat ini hanyalah hubungan formal yang akan berakhir dengan perceraian, tanpa emosi, tanpa ikatan. Namun, semakin hari, kehidupan pernikahan mereka justru penuh kejutan manis yang menggetarkan hati.Saat Carissa menghadapi kesulitan, sang suami yang dikenal dingin dan angkuh tiba-tiba muncul untuk menolongnya, memberikan bantuan yang tak pernah ia duga. Ketika ia diperlakukan tidak adil, pria itu selalu berdiri di sampingnya, menjadi perisai yang melindungi. Carissa yang polos awalnya mengira dirinya telah menikahi seorang pria pembawa keberuntungan, yang kehadirannya seolah mampu mengubah nasib buruk menjadi keberuntungan.Namun, semakin dalam Carissa mengenalnya, semakin ia sadar ada banyak rahasia tersembunyi di balik sikap dinginnya. Sampai suatu hari, sebuah rahasia besar pun terungkap—suaminya ternyata seorang miliarder tersembunyi, seorang pria dengan kekayaan yang melimpah dan pengaruh yang luas. Kebingungan dan keterkejutan menyelimuti Carissa; ia tak pernah membayangkan pria yang selalu ada di sisinya itu memiliki dunia yang begitu berbeda dari yang ia kenal.Di tengah kenyataan baru ini, Carissa harus memutuskan apakah ia bisa menerima kehidupan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, atau mundur dan kembali ke kehidupannya yang lama. Namun, satu hal yang pasti, perjalanannya bersama pria misterius ini baru saja dimulai, dengan cinta yang perlahan tumbuh di antara mereka." 



Lidya Senjaya adalah mawar merah yang paling angkuh dan memikat di lingkaran sosial ibu kota.Dia terlahir sangat cantik. Cukup dengan satu lirikan, dia bisa menggugah jiwa banyak pria. Konon, para lelaki yang jatuh hati padanya bisa berbaris dari pusat kota sampai ke pinggiran kota, tetapi Nona Lidya bahkan malas melirik mereka.Sampai sahabat baiknya bertaruh dengannya. "Lidya, kalau kamu bisa menaklukkan pamanku, Jeremy Ciptadi, mobil-mobil kesayanganku boleh kamu pilih sesukamu!" Jeremy, pemimpin Grup Ciptadi, dingin, terpelajar, anggun, dan sombong. Ketampanan yang tidak terjangkau di hati banyak wanita. Konon, bahkan seekor nyamuk betina pun tidak bisa mendekatinya.Lidya hanya tersenyum. Apa pun yang dia inginkan, tidak pernah gagal didapatkannya.Namun, rencana sering kali kalah cepat oleh perubahan. 


Kehidupan sebelumnya, Teresa yang bodoh ingin pergi meninggalkan bos yang sangat sayang dan mencintainya, alhasil dia dicelakai oleh pria dan wanita berengsek sampai mati.Setelah terlahir kembali, Teresa tidak lagi bodoh, dia di siang hari mengungkapkan kejahatan orang yang mencelakainya, bahkan menjauh dari pria berengsek itu!Lalu malamnya dia memeluk erat kaki suaminya sambil berkata manja, "Sayang, aku sudah salah, kelak aku akan mendengar katamu, hanya menyayangimu saja ...."Bos hebat di Kota Titus yang bernama Arvin disebut orang sebagai bos dingin, bahkan kejam. Tapi dia hanya bersikap penurut di depan istrinya, bahkan sangat memanjakan istrinya! 
Orang-orang sepergaulan dengan mereka menganggap Sheila Saputra adalah budak cinta bagi Johan Permadi.Sejauh mana dia menjadi budak cinta?Sampai dikenal semua orang.Orang lain menyebutnya tidak tahu malu, tetapi Sheila tidak peduli.Sampai malam itu, dia tiba-tiba menyadari bahwa pria yang membuatnya bersikap setia selama tiga tahun, ternyata sudah berubah.Sheila tidak berkata apa-apa, berbalik dan langsung meninggalkannya.Orang-orang di sekitarnya semuanya mencercanya. Mereka beranggapan bahwa dia sedang bermain tarik ulur, bahkan Johan juga berpikir demikian.Sampai akhirnya, dia menemukan selembar di dompet Sheila.Pemuda di foto itu memiliki mata dan alir yang sangat mirip dengan dirinya.Dia menjadi gila, matanya memerah.Malam saat terjadi kecelakaan balap mobil, Johan dengan rendah hati memohon pada Sheila melalui telepon, "Sheila, aku terluka. Kamu datang menjengukku, ya?"Dari seberang telepon terdengar derai tawa lelaki. "Sikapnya Johan seperti anjing yang mengibas-ngibaskan ekornya. Apa kamu mau jadi budak cinta?"*Orang ini, Luki Fuadi, terkenal sebagai pria dominan yang sulit diatur. Dia tidak takut akan siapa pun.Di usia delapan belas tahun, dia dikirim ke rumah neneknya untuk didisiplinkan. Pada saat itulah, dia bertemu dengan gadis kecil yang tiga tahun lebih muda darinya, dia adalah Sheila.Sejak itu, pemuda yang sangat nakal itu berubah menjadi kakak yang lembut dan perhatian. Setiap hari di rumah mengajarinya mengerjakan PR.Sahabat kecilnya menggodanya dengan menyebutkan bahwa Luki sudah kembali ke jalan yang benar.Luki melirik anak yang duduk di sampingnya yang dengan tekun mengerjakan soal, tiba-tiba dia berkata, "Kamu tahu apa sih?"Di tahun kedua kuliah, anak itu menengadah dengan wajahnya yang penuh harapan dan mengungkapkan cinta padanya. "Luki, tunggu aku, ya. Saya bakal tumbuh dewasa."Perasaan gadis itu murni dan membara, membuat hatinya gelisah.Setelah bertahun-tahun, akhirnya mereka bertemu lagi. Dia tetap bisa merasakan getaran di hatinya. 
Ini adalah tahun ketiga pertunanganku dengan Oliver.Di depanku, dia terang-terangan mengejar seorang mahasiswi. Suatu ketika, aku memergokinya memangku mahasiswi itu dan menciumnya. Sambil tertawa dia berkata kepada teman-temannya, "Aku suka perempuan yang agak liar. Vica terlalu penurut."Namun, kemudian, paman Oliver yang seorang tentara tiba-tiba mengunggah foto di akun medsosnya. Oliver tentu saja heran karena pamannya itu terkenal pendiam dan tidak pernah tertarik dengan medsos. Akan tetapi, yang membuat Oliver terkejut adalah di foto itu, aku sedang memeluk dan mencium pamannya dengan mesra. Di foto itu, pamannya menambahkan status, "Pacarku ternyata liar juga."Oliver, dalam keadaan basah kuyup di tengah guyuran hujan pun bergegas mencariku. Pamannya yang membukakan pintu. Di lehernya terlihat bekas merah bekas ciumanku. Dengan nada tenang, dia berkata, "Oliver, kamu nggak bermaksud merebut pacarku, 'kan?" 
Pada malam itu, karena kejadian tak terduga, Clara melakukan sebuah kesalahan yang menyeretnya berurusan dengan seorang pria berkedudukan tinggi.Demi mendapatkan saham Grup Lesmana, dia menawarkan diri menikah dengan pria itu, namanya Ivan Sanjaya.Ivan berkata dengan angkuh, "Aku nggak keberatan menikah denganmu, tapi hubungan kita hanya sebatas pernikahan kontrak."Setelah keduanya sepakat untuk menikah, mereka langsung mengurus pendaftaran pernikahan.Begitu masa kontrak pernikahan mereka berakhir, Clara menyodorkan surat cerai."Pak Ivan, masa kontrak kita sudah berakhir."Ivan tiba-tiba menjadi panik.Sejak itu, Ivan terus menghindar dari Clara.Melihat Ivan terus mengulur waktu, Clara mulai kehilangan kesabaran."Ivan, sebenarnya apa yang kamu inginkan?"Ivan memeluknya sambil memohon, "Clara, kita nggak usah cerai, ya?" 

Sejak kecil Jane tinggal di Keluarga Harna, bahkan dimanjakan oleh Kevin Harna.Bisa dibilang, Kevin menemaninya melewati setiap pertama kalinya, juga saling menemai dan menyayangi selama belasan tahun.Jane mengira mereka saling suka, hanya tidak diungkapkan saja.Saat cinta pertama Kevin kembali, Jane baru tahu ternyata orang yang tak bisa dia lupakan adalah wanita itu, bukan dirinya.Melihat dia sekali demi sekali meninggalkan dirinya demi cinta pertama, Jane pun memilih keluar negeri.Tak disangka, malah diganggu oleh pria muda, bahkan melakukan pernikahan kilat.Setelah tahu Jane menikah, Kevin baru menyesal. "Bisakah kita mengulanginya lagi?" 

Putri Keluarga Wistoria yang sebenarnya sudah kembali dari Alam Kultivasi!Di kehidupan sebelumnya, Diana Palmer adalah putri asli Keluarga Wistoria, tapi Keluarga Wistoria malah tidak mengakuinya dan menganggapnya sebagai pembantu. Keluarga Wistoria hanya peduli pada putri dan adik angkat mereka!Pada akhirnya, Diana ditinggal oleh ibu dan kakak kandungnya di dalam mobil yang sedang terbakar. Dia pun mati terbakar.Setelah berkultivasi selama 300 tahun, dia kembali dan memutuskan hubungan dengan Keluarga Wistoria. Dia mulai hidup untuk dirinya sendiri.Orang lain mengira dia hanya seorang artis yang tidak berdaya, tapi mereka tidak tahu kalau dia adalah master metafisika legendaris yang dipatuhi oleh orang-orang kaya! Dia adalah dokter ajaib yang dapat menghidupkan kembali orang mati! Dia adalah guru yang dipuja banyak orang! Dia adalah pembawa pesan keadilan yang ditakuti dan dikagumi orang-orang!Dengan bantuan Keluarga Wistoria, si putri palsu bersaing dengan Diana dalam segala hal. Namun, makin si putri palsu membandingkan, dia makin merasa putus asa. Hingga suatu hari, anggota Keluarga Wistoria yang menderita penyakit terminal menyadari kalau dokter ajaib yang selama ini mereka cari ternyata adalah putri dan adik perempuan mereka yang terlantar!Orang Keluarga Wistoria berkata kalau Diana tidak bersaing dengan Hazel, mereka akan mengakui Diana. Sementara Diana mendengar mereka ingin menemuinya karena mereka telah menderita penyakit terminal. 

“Pa, Ma, aku setuju untuk kuliah ke luar negeri.” Saat mendengar putrinya akhirnya setuju, suara orang tuanya yang jauh di seberang lautan penuh dengan rasa syukur. “Selina anakku, akhirnya kamu setuju juga! Baiklah Nak. Kalau begitu Papa Mama akan segera mengatur semuanya! Jangan sedih begitu, dong! Sebulan lagi juga bertemu.” Namun, berbeda dengan suasana ceria orang tuanya, nada suara Selina terdengar berat. “Iya, Bu.” Setelah berbasa-basi sejenak, telepon pun terputus.Di luar jendela, gelap malam telah meneyelimuti bumi. Selina tidak menyalakan lampu, matanya yang kosong sedikit memerah. Usut demi usut, hari yang dinanti pun tiba, Selina akhirnya memulai perjalanan kuliah di luar negeri, akan tetapi rasa gundah tetap memenuhi hatinya. Mulai hari ini, Selina harus menghadapi kehidupan baru di negeri orang, ketidakpastian masa depan, dan jarak yang semakin melebar antara dirinya dan orang tua. Dalam hati, Selina mulai mempertanyakan: Apakah aku benar-benar siap menghadapi tantangan dan kehidupan baru di negeri antah berantah? 
Pada usia enam belas tahun, ayah Alisa Laurent meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Bahkan sebelum masa tujuh hari berkabung usai, ibunya telah membawanya menikah lagi dan bergabung dengan Keluarga Winata. Alisa menolak gagasan kehidupan baru yang selalu dibanggakan ibunya. Penolakan itu pula yang membuatnya sulit menerima kehadiran adik tiri, Andre Winata. Andre mengenakan kemeja putih berpotongan rapi, dengan semua kancing terpasang hingga ke bawah jakun. Sikapnya sangat tenang. Saat pertama kali bertemu sosok anak baik yang selalu dipuji ibunya, dorongan untuk mengusik citra sempurna itu justru bangkit dalam dirinya. Mengganggu Andre pun segera menjadi satu-satunya hiburan baginya di vila yang senyap itu. Dia melonggarkan dasi Andre yang selalu tertata tanpa cela, meninggalkan jejak kaki di sepatu putihnya, serta menempelkan permen karet pada halaman pembuka buku pelajarannya. Tindakan yang paling keterlaluan adalah ketika Alisa menggiring Andre untuk menguping percakapan ayah tiri dan ibunya di balik dinding kamar. Dia melihat ujung telinga Andre memerah, Alisa mendekat, lalu berbisik di telinganya. "Anak baik, apakah kamu tahu apa yang sedang mereka lakukan?" Andre seketika menepis tangan Alisa. Andre seketika menepis tangan Alisa. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi. Di sorot matanya bergolak rasa malu, tersinggung, dan keterpojokan yang menyesakkan. 
[Menikah dulu, baru jatuh cinta + Menikah karena hamil duluan + Romansa manis]Seorang bos besar yang memiliki kepribadian tenang dan berwibawa, sementara yang satunya adalah mahasiswi kedokteran yang pintar, tetapi miskin.Sheila Antono yang dulunya menganggap teh susu seharga 40 ribu itu barang mahal, tidak menyangka dia akan menikah dengan pria konglomerat karena hamil.Pada hari pertama pernikahan mereka, Sandy Ferianto memberi peringatan kepada Sheila, mereka menikah hanya untuk saling memanfaatkan saja, jadi jangan berharap lebih darinya.Seiring berjalannya pernikahan mereka, Sandy berkata, "Sayang, cium aku, dong. Biar aku yang mengurus dan mencuci celana anak kita.""Kamu dan anak kita adalah segalanya bagiku."Sebelum menikah, Sheila bahkan tidak mampu membeli teh susu. Setelah menikah, Sandy dan seluruh keluarga besarnya memanjakan Sheila!Sandy tidak hanya membiayai pengobatan ibunya Sheila sampai sembuh, pria itu juga memanggil dokter ahli untuk membantu persalinan Sheila.Ada yang mengolok-olok Sheila, mereka mengatakan Sheila menggunakan cara licik untuk menikah dengan pria kaya seperti Sandy. Mereka juga menghina Sheila miskin dan bodoh.Sandy membantah, "Aku yang ingin menikahinya. Aku yang memilih dia menjadi istriku. Aku beruntung menikah dengannya, tahu nggak?"Seorang duta besar di luar negeri mengatakan, "Sheila adalah putri kesayanganku. Dia memang terlahir berbakat."Aku diam-diam merasa diriku beruntung menjadi istrinya. Saat itu, Sandy memelukku sambil berkata, "Bukan kamu yang beruntung, justru aku yang beruntung bisa ketemu kamu." 

"Cindy, kamu benar-benar mau meninggalkan Samuel dan pergi ke luar negeri?"Di dalam kafe yang tenang, Cindy Rukmana meletakkan sendok di tangannya, memandang sahabatnya yang terlihat terkejut, lalu berkata dengan nada datar."Aku dan dia sudah bercerai.""Sudah cerai?!" Mendengar kabar mengejutkan ini secara tiba-tiba, sahabatnya, Yana, tampak sangat kaget, lalu segera membela Cindy. "Samuel benar-benar setuju? Selama tiga tahun kamu begitu baik padanya, bahkan batu pun bisa menghangat kalau terus digenggam. Apa dia benar-benar nggak punya sedikit pun perasaan padamu!"Cindy tersenyum tipis, matanya berkilat. 
Sejak bayi, Jenny Linarto telah ditukar oleh musuh keluarganya. Setelah kembali ke keluarga kandungnya, dia justru menjadi sasaran kebencian keluarganya sendiri.Kakak ketujuhnya berbakat dan juara kelas, tetapi dia merundung Jenny demi melindungi si Putri Palsu, Syane Linarto.Kakak keenamnya adalah pelukis berbakat, yang selalu menyanjung Syane, tetapi merendahkan Jenny.Kakak kelimanya adalah aktor papan atas, yang membela Syane di hadapan publik, tetapi merusak reputasi Jenny.Kakak keempatnya adalah perwira tinggi militer, tapi malah melakukan sesuatu yang melanggar hukum untuk menyerang Jenny demi membela Syane.Kakak ketiganya adalah petinggi di dunia medis, dia mengambil ginjal Jenny demi menyelamatkan Syane.Kakak keduanya adalah ilmuwan terkemuka, yang menyalahkan Jenny atas kesalahan yang dilakukan Syane.Kakak sulungnya adalah taipan di dunia keuangan, yang memasukkan Jenny ke rumah sakit jiwa karena menganggap Jenny sudah gila.Orang tuanya cuek. Mereka juga menganggap Jenny sudah gila dan meninggalkannya. Pada akhirnya, Jenny mati disetrum oleh seorang dokter gila.Setelah terlahir kembali, Jenny mau mengubah nasibnya.Jenny menjadi orang sukses di dunia medis, dunia penelitian, dan dunia bisnis.Semua orang yang pernah menyakitinya sekarang datang untuk meminta maaf.Jenny berkata, "Aku nggak akan memaafkan kalian!" 
Tania Alins adalah anak yatim piatu yang diadopsi oleh Keluarga Alins, dia seorang wanita malang yang bisa diperlakukan semena-mena oleh siapa saja.Kakaknya merebut kekasihnya, adiknya yang angkuh mendorongnya ke dalam air, dan orang tua angkatnya bahkan memaksanya menjadi simpanan pria berusia lebih dari 50 tahun!Tania dengan putus asa menggunakan sisa keberaniannya untuk memprovokasi Raja Neraka yang paling menakutkan di ibu kota, yaitu Ethan Sahir.Kemudian, seluruh kota pun tahu bahwa Keluarga Sahir memiliki seorang nyonya muda yang sangat dimanjakan oleh Ethan!Para bajingan itu menangis tersedu-sedu, Keluarga Alins menyesali keputusan mereka. Semua orang yang telah menghinanya, satu per satu dibereskan oleh Ethan ...Kemudian, Tania yang sedang hamil dengan kedua anaknya berusaha melarikan diri. Akan tetapi dia selalu ditangkap oleh Ethan.Pria itu dengan angkuh memeluk pinggangnya. "Tania, kamu telah memprovokasiku. Seumur hidupmu, kamu nggak akan bisa melarikan diri!"(Manis, menggemaskan, satu pasangan utama) 

Julie adalah wanita tuli dengan pendengaran lemah yang tidak pernah diterima di keluarga kaya. Sejak lahir, dia sudah ditinggalkan oleh ibunya.Setelah tiga tahun menikah, suaminya tidak pernah mengakui dia sebagai istrinya.Teman-temannya memanggilnya "Si Tuli". Semua orang bebas mengejek dan merendahkannya.Ibunya berkata, "Kamu ini wanita cacat. Kamu seharusnya diam di rumah saja."Sampai wanita pujaan hatinya kembali. Di depan Julie, dia menyatakan dengan lantang, "Victor pernah bilang cinta sama kamu? Dulu, dia sering bilang begitu padaku. Tapi, aku selalu menganggapnya kekanak-kanakan. Kali ini, aku pulang untuk merebutnya kembali."Julie mendengarkan dalam diam. Setelah mengingat kembali tiga tahun bersama Victor, dia baru sadar betapa salah dirinya.Tiga tahun menikah. Julie sudah mencintai Victor selama dua belas tahun. Namun, akhirnya, cintanya hanya berujung sia-sia.Semua itu membuat Julie nyaris tidak sanggup menahannya lagi."Pak Victor, selama ini aku hanya mengganggu hidupmu.""Kita cerai saja."Namun, Victor justru mengurung Julie di rumah."Kamu mau pergi? Kecuali aku mati!" 
Tahun 1983, gempa dahsyat merenggut Yura dari dekap keluarga kandungnya, menempatkannya dalam lindungan keluarga angkatnya. Di antara dinding-dinding megah dan kesunyian, Carlton, sang kakak angkat, menjadi pelindung sekaligus cahaya dalam dunianya yang rapuh. Namun, rasa yang tumbuh di hati Yura terhadap Carlton perlahan berubah menjadi cinta yang bertepuk sebelah tangan.Ketika rahasia itu terungkap, hubungan mereka retak, meninggalkan Yura dalam kesepian yang tak terperi. Di tengah luka dan pengkhianatan, kabar tentang orang tua kandungnya hadir seperti harapan di cakrawala. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan semua yang menyakitinya, mencoba melangkah menuju kehidupan baru.Namun, takdir seolah enggan memberinya kebebasan. Cinta yang terkubur, impian yang terenggut, dan masa lalu yang terus menghantui membuat setiap langkahnya terasa berat. Antara keinginan untuk bebas dan belenggu rasa yang tak kunjung pudar, jalan manakah yang akan Yura pilih? Mampukah ia menemukan dirinya sendiri di tengah bayang-bayang cinta yang pernah ia anggap sebagai segalanya? 
Saat itu, Olivia Wirya dan Leo Hadi menikah kilat. Tidak ada pernikahan megah, tidak ada bulan madu.Tiga tahun hidup bersama, semuanya berlangsung tenang dan harmonis, seperti permukaan danau tanpa riak. Hingga suatu malam, dalam keadaan mabuk, Leo menyebut nama wanita lain. Barulah Olivia sadar, ternyata hati suaminya sudah dimiliki orang lain.Tidak lama setelah itu, Leolah yang lebih dulu mengusulkan perceraian.Olivia tidak marah, tidak memohon. Malah sebaliknya, dia menyetujui dengan cepat. "Aku nggak akan mengganggumu. Aku tulus berharap kamu menemukan cinta sejatimu," katanya dengan senyum tipis.Setelah itu, dia melangkah pergi tanpa menoleh lagi. Hidupnya terus berjalan. Dia menemukan cinta baru dan tidak lama kemudian, mulai membicarakan pernikahan. Semuanya berjalan mulus, seperti jalan bebas hambatan. Namun, malam sebelum pertunangan, sesuatu terjadi. Olivia mabuk. Langkahnya gontai, hingga tubuhnya tak sengaja menabrak seorang pria tinggi yang berdiri di dekatnya. Sebelum dia jatuh, tangan kokoh pria itu menangkap pinggangnya, menahannya dengan erat. "Sudah puas bermain-main?" ujar pria itu.Olivia melepaskan diri dengan tenang, matanya menatap pria itu seperti melihat orang asing. "Tolong jaga sikapmu," katanya, suaranya dingin. "Aku akan segera menikah. Kalau tunanganku tahu ... ""Biar saja dia tahu," pria itu memotong, suaranya lebih rendah, seperti ancaman samar. Dia mendekat, tatapannya penuh keyakinan yang tak tergoyahkan. "Biar dia tahu kamu adalah milikku." 





[Pak Stefano, perjanjian perceraian ini sah. Setelah ditandatangani, hubungan pernikahan akan otomatis berakhir dalam satu bulan.]
Stefano Ferdian duduk di depan komputer, berkonsultasi dengan layanan bantuan hukum. Setelah mendapat jawaban yang diinginkannya, dia mengucapkan terima kasih lalu keluar dari jaringan.
Dengan langkah terpincang-pincang, dia membuka pintu. Setumpuk foto jatuh dari atas pintu, ujungnya yang tajam menggores pipinya. Stefano menatap foto keluarga itu tanpa ekspresi.
Istrinya, Wenny Subrata, tersenyum bahagia, memperlihatkan kelembutan yang tak pernah dia lihat sebelum mereka menikah.
Anak yang dia besarkan selama lima tahun, Zian, tampak begitu bahagia, seolah kebahagiaannya itu hampir meluap.
Ironisnya, dalam foto keluarga yang disebut-sebut itu, pria yang berdiri di tengah bukan Stefano, melainkan mantan kekasih Wenny, Sandy Winarto.
Jelas ini ulah Zian. Sejak setengah tahun lalu, setelah Sandy kembali ke negara ini, keberadaan Stefano di rumah ini terasa makin tidak berarti. 



Luna Wijaya, salah satu orang terkaya di dunia yang terkenal gila kerja. Garry Sanjaya sudah menikah dengannya selama lima tahun, tapi ditinggalkan oleh Luna berkali-kali demi pekerjaan. Pertama kali adalah hari ulang tahunnya. Garry sudah memesan restoran dengan sepenuh hati, tapi tiba-tiba Luna terbang ke luar negeri untuk akuisisi, mengabaikannya dan membiarkannya menunggu dari siang hingga malam. Kedua kalinya adalah saat Garry mengalami kecelakaan mobil dan membutuhkan tanda tangan keluarga. Garry berusaha sekuat tenaga untuk mengirim pesan kepada Luna, tapi malah menerima balasan dingin darinya. "Aku sedang diskusi urusan penting. Urus saja sendiri." Ketiga kalinya adalah ketika ayahnya sakit kritis. Saat ingin bertemu Luna, tapi Luna sedang sibuk dengan upacara penandatanganan untuk proyek bernilai triliunan dan tidak dapat hadir. Garry menggenggam tangan ayahnya yang dingin, mendengarkan nada sibuk di ujung sana, hatinya benar-benar hancur. Kejadian seperti ini terus terjadi berkali-kali, Garry akhirnya mengerti bahwa di dalam hati Luna, tidak ada urusan dan tidak ada seorang pun yang dapat menandingi kerajaan bisnisnya. Garry berkata pada dirinya sendiri bahwa inilah harga dari perjodohan. Luna pernah berkata dirinya tidak akan mencintai Garry, tetapi untungnya, Luna juga tidak mencintai orang lain. Namun, saat Garry sudah hampir terbiasa dengan keputusasaan ini, berita mengejutkan tiba-tiba muncul di lingkungannya .... Luna, wanita yang tidak tertarik dalam percintaan dan gila kerja, ternyata sudah dekat dengan seorang gigolo dan sangat memanjakannya! 
Sejak Garry Griffin membawa pulang seorang gadis yatim piatu yang hidup dari memungut sampah dan pernah menyelamatkan nyawanya, gadis itu menaruh perasaan mendalam padanya selama tiga tahun.Garry tak pernah menaruh perasaan padanya.Karena dia tahu, di dunia ini hanya aku yang mencintainya lebih dari hidupku sendiri.Hingga pada hari peringatan lima tahun pernikahan kami, Angeline Candra membuat keributan di balkon lantai dua vila, mengancam akan mengakhiri hidupnya."Garry, ini kesempatan terakhir. Kalau kamu masih memilih dia, aku akan melompat dari sini dan mati di hadapanmu."Angeline berlari ke arahku, mencengkeram lenganku erat-erat dan menyeretku ke luar pagar balkon. Dalam kepanikan itu, aku melihat Garry menendang pintu kaca dan bergegas menghampiri kami.Hatiku sedikit tenang, dengan susah payah aku mengulurkan tangan ke arahnya.Namun tanpa menatapku sedikit pun, Garry malah merangkul Angeline yang ada di sampingku dan membawanya masuk kembali ke dalam kamar.Dengan sedih, aku menarik kembali tanganku, membiarkan setengah tubuhku tergantung di luar pagar balkon.Lalu dia berkata, "Wendy, dia pernah menyelamatkan nyawaku. Aku tak bisa membiarkannya mati tanpa menolong. Biarkan dia tinggal ya? Kamu tahu, satu-satunya orang yang kucintai hanyalah dirimu."Dia tidak tahu, sebenarnya aku menderita gagal jantung berat, hidupku juga takkan lama lagi. 

Sepuluh tahun lalu, aku membocorkan rahasia perusahaan, yang akhirnya membuat ayah dan ibuku meloncat dari gedung untuk bunuh diri.
Aku bahkan membuat dua kakakku masuk penjara untuk menggantikanku menanggung kejahatan dan dijatuhi hukuman sepuluh tahun.
Setiap tahun, aku mengirimkan satu kaset rekaman ke penjara.
Pada tahun pertama, aku berdiri di vila megah dan mentertawakan keadaan mereka yang menyedihkan, lalu memberi tahu mereka bahwa aku sengaja membocorkan rahasia itu.
Pada tahun kedua, aku berdiri di depan makam ayah dan ibu, mentertawakan bahwa kematian mereka pantas dan menyebut mereka pengecut.
Pada tahun ketiga, sambil mengangkat dua lembar tiket pesawat, aku memberi tahu mereka bahwa kedua kakak ipar telah kuasingkan ke daerah kumuh di luar negeri, hidupnya lebih menderita daripada mati.
Hingga masa hukuman sepuluh tahun mereka berakhir, rekaman itu pun terhenti begitu saja.
Tiga hari sebelum pembebasan, seorang sipir tiba-tiba berkata pada Lindro Gunawan.
"Pulanglah dan perbaiki dirimu baik-baik. Ingat untuk memperlakukan adik kalian dengan lebih baik. Gadis kecil itu memikirkan kalian setiap tahun."
Lindro menarik ujung bibirnya, tatapannya gelap. "Dia datang setiap tahun?"
"Ya, bukan juga. Dia itu ...."
Tepat saat itu ponselnya berdering. Sipir buru-buru pergi. "Sudah, nggak usah dibahas. Ingat untuk memperbaiki diri dengan baik."