Semua



[Nikah Kedua Kali + Mantan Suami Mau Mengejar Balik Mantan Istri + Percintaan Rumit + Bertemu Lagi + Karier]Setelah Carina menikah dengan Marco yang lumpuh, dia menjaga Marco selama tiga tahun, bahkan menemaninya melewati masa tersusah.Namun, setelah Marco sembuh, Marco malah menjemput cinta pertamanya.Marco menjelaskan, "Aku menjaga mantanku hanya karena kasihan, bukan selingkuh."Carina hanya tertawa, lalu mengajukan cerai dan keluar dari vila tanpa ragu-ragu.Awalnya Marco tidak menganggap serius, hanya merasa Carina tidak mungkin meninggalkannya, bahkan merasa setelah dia selesai marah, pasti akan kembali lagi.Kemudian, Marco mulai mengabaikannya, malah mencari cinta pertamanya untuk bersama lagi ....Saat bertemu di sebuah acara, Marco masih berkata dengan angkuh, "Apa kamu sudah tahu kesalahanmu? Ayo pulang denganku."Saat ini, pria yang mengenakan jas mahal berjalan ke arah Carina dan memegang tangannya. "Pak Marco, tolong jaga jarak. Sekarang dia adalah istriku."Malam itu, Marco hampir saja mati di acara itu.Kemudian Marco minum bir sampai lambungnya berdarah, lalu menarik tangan Carina dan bertanya, "Carina, apa kamu masih mencintaiku?"Carina tertawa lagi. "Marco, kamu harusnya tanya pernahkah kamu mencintaiku?" 
Begitu membuka mata, Lilith Senara yang sudah 18 tahun terlahir kembali ke enam tahun kemudian.Saat ini putri terkaya sudah berubah menjadi budak cinta.Sebenarnya Lilith adalah istri seorang pria kaya, tapi dia malah memilih seorang pria bajingan, mengakibatkan keluarganya hancur berantakan.Dia bahkan menyerahkan Grup Senara kepada orang lain.Suami yang mencintainya dilukainya.Putranya membencinya, sedangkan putrinya memohon untuk mendapatkan kasih sayangnya ....Setelah mengetahui hal ini, Lilith hanya bisa menarik napas panjang. Semua ini salahnya sendiri, dialah yang harus memperbaikinya!Dendam? Tentu harus dibalas! Para berengsek itu? Tentu harus diajar! Yang paling penting, dia harus berjuang membujuk dan mendapat pengampunan anak-anaknya. Semua yang seharusnya miliknya akan dia rebut kembali, orang-orang itu juga harus mengembalikannya berkali-kali lipat!Hanya saja suaminya sudah memberinya surat cerai, jadi dia hanya bisa mengejar balik suaminya...."Sayang, peluk aku.""Sayang, aku minta cium.""Sayang, sudah dingin, ayo kita tidur bareng."Arnoh yang pandai mengendalikan diri pun digoda olehnya hingga hilang kendali, bahkan menekannya di atas meja dan menciumnya habis-habisan!"Bisa-bisanya kamu menyanjungku deminya, kali ini apalagi yang kamu mau? Apa kamu mau nyawaku?"Kedua anaknya hanya berdecak, lalu berkata, "Ayah, kalau kamu masih menolaknya, dia akan menjadi adik iparmu, loh." 

"Wenny, sejak kamu kecil, keluarga kita sudah menjodohkanmu. Sekarang 'kan penyakitmu sudah hampir sembuh, apa kamu nggak mau pulang ke Kota Jintara dan menikah?""Kalau kamu tetap nggak mau, aku akan bicara lagi sama ayahmu untuk membatalkan perjodohan ini."Di dalam kamar yang remang-remang, Wenny Sanjaya hanya bisa mendengar keheningan.Saat orang di ujung telepon hampir menyerah untuk membujuknya lagi, tiba-tiba dia berkata, "Aku mau pulang untuk menikah."Bu Maya Sanjaya tertegun di seberang telepon, seperti tidak menyangka, "Kamu ... kamu setuju?"Wenny menjawab dengan tenang, "Ya, aku setuju. Tapi, aku masih butuh waktu untuk menyelesaikan urusanku di Kota Hanis. Aku akan kembali dalam dua minggu. Ibu, kalian siapkan saja dulu pernikahannya."Setelah mengucapkan beberapa pesan tambahan, dia menutup telepon. 

Viandina adalah putri kecil yang paling disayang di Kerajaan Desmana. Suatu kecelakaan membuatnya jatuh ke kolam teratai, dan ketika membuka mata lagi, dirinya sudah berada di jalanan modern yang ramai dan penuh cahaya aneh. Dirinya seperti anak binatang yang tersesat, panik dan kebingungan, hingga pewaris keluarga besar di ibu kota, Mervis, menemukannya. Pria itu membawanya pulang, mengajarinya menyalakan lampu listrik, menggunakan ponsel, memakan makanan yang belum pernah dilihatnya sebelum itu, dan memaklumi semua kekacauan yang ditimbulkan karena ketidaktahuannya. Di malam hari, Mervis bahkan gemar menjelajahi tubuh gadis itu, di setiap sudut vila, dengan berbagai cara yang membuat gadis itu malu untuk menyebutnya. Pria itu membujuknya, menggodanya, hingga mereka berkali-kali terbuai dalam pelukan penuh gairah. 




Demi Sandy, Lily rela mengorbankan mimpi menjadi perancang busana dan memilih menjalani peran sebagai ibu rumah tangga. Semuanya dia lakukan usai jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun, selama dua tahun pernikahan mereka, Sandy selalu menatap dingin ke arahnya, sementara Lily mencoba bertahan dan berjuang demi cinta bertepuk sebelah tangan.Hingga suatu hari, Lily mendapat kiriman sebuah video yang menyayat hatinya. Video itu memperlihatkan Sandy yang tengah bersama wanita lain. Tatapannya penuh gairah serta kekaguman yang tidak pernah dia berikan pada Lily.Tidak tahan lagi, Lily pun mengajukan gugatan cerai. Namun, Sandy hanya mencemooh, "Apa maumu? Tanpa aku, apa kamu bisa bertahan hidup?"Bagi Sandy, kemarahan Lily hanyalah luapan emosi sesaat. Dia yakin, Lily akan kembali memohon padanya. Namun, Lily bukanlah sosok yang sama seperti dulu. Dibarengi tawa penuh tekad, dia meninggalkan surat cerai dan memilih pergi tanpa menoleh ke belakang.Dihina dan diremehkan, Lily berhasil bangkit dari keterpurukan. Dia bekerja keras membangun karier hingga berhasil menjadi seorang desainer terkenal. Bahkan, seorang pria kaya raya juga memohon-mohon untuk menikahinya.Ketika Lily hendak menikah lagi, Sandy sontak panik. Bagai kehilangan akal sehat, dia berlari ke tempat pernikahan dan mencoba merebut Lily kembali.Apakah hati Lily mampu dimenangkan kembali oleh Sandy atau memilih tetap melangkah maju tanpa menoleh ke masa lalunya? 



Di kehidupan sebelumnya, Cassandra Nesmir mencurahkan seluruh cintanya dengan tulus dan memberikan segalanya. Namun yang dia dapatkan hanya kalimat dingin, apakah kamu pantas? Keluarganya hancur, nyawanya melayang karena dijebak. Dia mati di malam hujan yang memilukan, tanpa seorang pun tahu.
Dia terlahir kembali di usia delapan belas tahun. Dia bangkit dengan kekuatan penuh, menampar balik, membalas dendam, dan menghancurkan para bajingan satu per satu!
Dia bertekad menumpang kekuatan seorang bos besar. Siapa sangka bos ini sangat licik tak tertandingi dan memanjakannya habis-habisan tanpa banyak alasan!
Cassandra membakar, bos besar itu menambah kayu bakar. Cassandra menghajar para bajingan, dia mengawal dari belakang.
Jadi seluruh dunia pun tahu, putra keenam Keluarga Zemandes, yang konon berkuasa, dingin, dan tidak dekat dengan wanita, justru tunduk sepenuhnya pada seorang gadis kecil yang namanya bahkan tidak terkenal!
Bibir tipis Tuan Victor terbuka, suaranya rendah dan dalam. "Aku memanjakan istriku, itu sudah seharusnya."
Cassandra terdesak di sudut dinding, wajahnya memerah sambil mengeluh. "Bajingan! Kamu jelas-jelas sedang menindasku!"
Sorot matanya mengandung senyum dan menjawab tenang, "Aku menindas istriku, itu wajar dan sah."
Seluruh dunia menunggu putri kaya bodoh itu dibuang. Namun yang mereka dapatkan justru terbongkarnya identitas gandanya, berbagai topeng pun terbuka satu per satu! Semua orang tercengang dan kagum. Dua-duanya adalah bos besar yang tidak boleh disinggung. 
Enam tahun lalu, dia dijebak oleh saudara perempuannya yang jahat dan ditinggalkan oleh suaminya saat dia hamil.Enam tahun kemudian, dia memulai hidup baru dengan identitas yang berbeda. Anehnya, pria yang sama yang meninggalkannya di masa lalu tidak berhenti mengganggu di pintu depan rumahnya. ”Nona Gibson, apa hubungan Anda dengan Tuan Lynch?"Dia tersenyum dan menjawab dengan acuh tak acuh, "Aku tidak mengenalnya." "Tetapi sumber mengatakan bahwa Anda pernah menikah."Dia menjawab sambil menyelipkan rambutnya, “Itu hanya fitnah. Aku tidak buta, Anda tahu itu. ”Hari itu, dia dihimpit ke dinding saat dia melangkah di pintunya. Ketiga bayinya bersorak, “Ayah bilang mata ibu buruk! Ayah bilang dia akan memperbaikinya untuk ibu!"Dia meratap, "Tolong lepaskan aku, sayang!" 



[Awalnya Menyakitkan, Akhirnya Memuaskan] Tiga tahun menikah, Bernard hanya menemui Sania dua kali sebulan, dan setiap kali hanya untuk menjalankan kewajiban suami istri.Pria itu selalu bersikap dingin padanya, tak pernah peduli, tak tahu apa pun tentang dirinya, hingga masa tiga tahun itu berakhir. Saat Bernard sibuk mengejar cinta lamanya, Sania berbalik dengan tenang dan berkata, "Bernard, mari kita bercerai. Anggap saja ini hadiah dariku." Sejak saat itu, Sania tak lagi berharap pada Bernard. Dia mulai melepas keluarga dan fokus kembali pada karier. Hingga akhirnya, dia bersinar gemilang, kembali ke puncak kejayaan, dan di sisinya tak lagi ada tempat untuk Bernard.Namun, Bernard justru berkali-kali terpesona oleh bakat Sania dan sedikit demi sedikit tertarik padanya. Hingga akhirnya Sania benar-benar pergi, barulah Bernard mengetahui kebenaran yang tersembunyi di masa lalu.Ternyata, dia telah melupakan Sania beberapa kali. Sedangkan Sania, dia rela menempuh ribuan kilometer hanya untuk berada di sisi Bernard, menjaganya dengan teguh, semata-mata demi membalas budi atas nyawa yang pernah diselamatkan Bernard. Penyesalan pun datang terlambat, sementara Sania sudah lama menjadi sosok berharga bagi negeri ini, seorang permata bangsa yang tak lagi bisa dijangkau siapa pun.Perjuangan mengejar sang istri begitu panjang, namun akhirnya Bernard diberi tahu: "Bu Sania sudah nggak mau menjadi istri orang terkaya lagi."Kali ini, giliran Bernard yang melindunginya, dan satu-satunya cara adalah dengan langkah nekat. 






Nadia Amrani adalah gadis manis yang tumbuh dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Namun dia justru jatuh cinta pada Darian Prasetya, seorang playboy yang terkenal di kalangan mereka.
Nadia berjuang keras hingga akhirnya berhasil menjadi kekasih Darian.
Demi tetap berada di sisinya, Nadia mempelajari berbagai posisi, memainkan berbagai permainan dengan Darian, dan memenuhi hasrat pria itu siang dan malam.
Saat gairah mereka memuncak, Darian kerap membisikkan kata-kata lembut di telinganya.
"Sayang, kamu hebat. Kamu cepat sekali belajar."
"Rileks, jangan terlalu tegang."
"Ya ... begitu Sayang, aku sangat mencintaimu."
Nadia adalah perempuan yang paling lama bertahan di sisinya, hingga semua orang di sekeliling mereka mengira Darian benar-benar telah berubah.
Hingga malam ini, setelah momen intim mereka di depan jendela besar, Darian membawa Nadia ke sebuah pesta. 


Nara Yalvaro pernah menjadi sosok paling bersinar di Kota Avarin. Dia menjalani hidup sebebas angin, sepanas api, dengan keberanian tanpa batas.
Namun, dia justru menikah dengan Arkan Jintara, penguasa keluarga konglomerat yang dikenal paling ketat, disiplin, dan penuh kendali di kalangan elite. Pria itu bagaikan mesin presisi yang bekerja tanpa cela.
Dia tidak hanya menuntut kesempurnaan dari dirinya sendiri, tetapi juga dari pasangan di sisinya.
Nara mencintai keramaian, gemar berpesta di klub malam dan dikelilingi para model pria. Namun, Arkan menyuruh seluruh tempat hiburan di Kota Avarin memasukkan namanya ke dalam daftar hitam.
Nara mencintai kebebasan, menikmati terik matahari Afrika dan cahaya aurora Islandia, piawai balap mobil dan terjun payung. Namun, Arkan menyita paspornya dan membatasi setiap langkah perjalanannya. 
Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat.
Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh.
Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas.
Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi.
Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara.
"Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong.
Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping.
Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia".
[Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan.
Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar.
Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya.
"Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin.
Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?" 


Nara Lintang tak pernah menyangka bahwa hubungan jarak jauh lintas negara yang akan segera berakhir justru menutup kisahnya dengan akhir yang begitu pahit dan memalukan.
Bagaimanapun juga, cinta Reza Perdana kepadanya adalah sesuatu yang tak tertandingi.
Dia adalah direktur rumah sakit yang sibuk. Namun demi Nara, dia menempuh hampir sembilan ratus penerbangan ke luar negeri, bolak-balik dengan total waktu terbang mendekati sepuluh ribu jam.
Meski setiap pertemuan selalu singkat dan terburu-buru, Reza tetap memeluknya erat dan berkata dengan suara rendah bahwa semua itu dia jalani dengan sepenuh kerelaan.
Hadiah yang Reza kirimkan kepadanya pun tak terhitung jumlahnya.
Dari yang kecil seperti surat cinta tulisan tangan sepanjang ribuan kata, hingga yang besar seperti kalung bernilai miliaran yang dia menangkan di balai lelang.
Selama dia merasa sesuatu itu bisa membuat Nara tersenyum, dia akan mempertaruhkan segalanya untuk meraihnya sekalipun itu adalah bintang di langit.
Cinta yang terukir hingga ke sumsum tulang itu tak pernah berubah sedikit pun selama tiga tahun penuh.
Namun, ketika Nara pulang ke tanah air dengan penerbangan semalaman, lalu mendengar teman-teman masa kecil mereka memuji betapa setianya cinta Reza kepadanya, Reza justru membantahnya dengan suara serak ...
Nara harus mengakui bahwa saat itu, hatinya seolah dicabik ribuan pisau, dan rasa sakitnya tak ubahnya hukuman yang dijalani perlahan, irisan demi irisan. 
Untuk menyelamatkan kakak laki-lakinya, Tania Yovent dipaksa Ayah menikah dengan orang yang telah meninggal.
Namun siapa sangka, di malam pernikahan, pria yang telah meninggal itu tiba-tiba hidup kembali! Pria itu bahkan menciumnya, memeluknya, dan menggendongnya tinggi-tinggi, memanjakannya hingga membuat semua perempuan elite di kota setempat cemburu dan dengki.
Sayangnya, masa indah itu tak berlangsung lama ....
Cinta pertama suaminya tiba-tiba pulang!
Tania dengan tegas bercerai, serta menyembunyikan kehamilannya dan pergi ke rumah sakit.
Sejak itu, istri dan anaknya menghilang bagai ditelan bumi, membuat Javier panik!
Dia menggeledah seluruh kota hingga ke pelosok untuk menemukannya ....
Tania mencibir. Javier, bukannya kamu mau menikahi cinta pertamamu?
Javier yang angkuh itu justru memeluk Tania erat-erat, lalu berlutut dan memohon. "Tania, kamulah cinta pertamaku."
(1v1, nikah dulu kemudian jatuh cinta, bangkit dari kematian, kabur dengan kandungan, perjuangan merebut kembali sang istri) 

Pernikahan antara Wulan Wibisana dan Fajar Yandika menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di kalangan elite Kota Arunika.
Wulan, putri tertua Keluarga Wibisana, dikenal sebagai gadis yang penuh kebebasan, berjiwa pemberontak, dan memiliki kecantikan yang memikat sekaligus tajam.
Sedangkan Fajar Yandika, pewaris Keluarga Yandika, terkenal dengan sikap dingin, disiplin ketat, serta kendali penuh pada kekuasaan keluarganya.
Meskipun keduanya seperti dua kutub yang sangat berbeda, mereka tetap hidup bersama dalam ikatan pernikahan selama tiga tahun.
Pada tahun pertama mereka, Wulan diwajibkan menghafal dan menaati tiga ribu aturan Keluarga Yandika. 


Pak Ferdy berkata, apa yang diutang harus dibayar. Dia berutang padanya seorang anak. Anak itu telah dibayar, tetapi Pak Ferdy masih menginginkan bunga. Jessy bertanya kepadanya, bunga itu apa? Ferdy menatapnya, jakunnya bergerak naik turun, "Bunganya adalah ... kamu." Jessy menolak, "Ini perselingkuhan." Pria itu malah menjawab, "Nggak, aku sedang mengejar puisi dan kejauhan." Belakangan, Jessy berdiri di atas rel kereta, dan di tengah deru kereta api yang melintas, dia melihat puisi dan kejahuan miliknya sendiri .... 

Mega Yarina adalah seorang dokter forensik, sedangkan suaminya, John Kirton, adalah raja bisnis yang sangat berkuasa di Kota Jinberon. Dulu, John jatuh cinta pada Mega pada pandangan pertama dan mengejarnya selama dua tahun penuh, dengan segala kelembutan dan kesabaran, akhirnya berhasil menikahi dokter forensik yang tenang, rasional, dan sangat profesional ini. Kisah mereka sempat menjadi buah bibir. Namun, siapa sangka, hanya dalam waktu tiga tahun pernikahan, hati John sudah beralih kepada anak magang yang Mega bimbing, Sandra Jirnan. Adik laki-laki Sandra memerkosa dan membunuh adik perempuan Mega hingga tewas. Sebagai dokter forensik, Mega sendiri yang memeriksa luka-luka adiknya. Memar dan luka sobekan di sekujur tubuhnya nyaris membuat pertahanan mental Mega hancur di tempat. Mega bersumpah akan menuntut keadilan demi adiknya! Namun, bukti-bukti yang Mega kumpulkan lenyap tak berbekas keesokan harinya; berkas gugatan yang diajukan pun hilang satu per satu bagai ditelan bumi. 
Lampu sirene mobil polisi menyala di lokasi terjadinya kecelakaan beruntun malam itu.
Aku memegang papan klip dan berjalan menuju bagian belakang mobil yang rusak. Siapa sangka aku malah bertemu dengan mantan suamiku, Faris Lupito, dan putra kami, Daffin Lupito, di tempat seperti ini.
Daffin tertegun melihatku. Dia lalu menarik lengan baju Faris.
"Ayah, orang itu mirip banget sama Ibu."
Tanpa mendongak, Faris hanya menjawab sambil memeriksa pintu mobil.
"Ibumu di rumah, jangan asal bicara."
Tapi dia lalu menoleh.
Saat kami akhirnya saling pandang, seluruh tubuhnya membeku seketika.
Detik berikutnya, dia menerjang ke arahku. Dia mencengkeram pergelangan tanganku, lalu bertanya dengan napas yang masih tersengal, dan suara yang terdengar bergetar.
"Luna? Kamu ... masih hidup?"
Aku melepaskan cengkeramannya sambil mengerutkan kening. Kemudian mulai menulis lagi.
"Pak, aku sedang tugas. Tolong kerja samanya."
Ayah dan anak itu terdiam mematung di tempat. Mereka terdiam menatapku yang bersikap dingin.
Setelah selesai mengurus lokasi kejadian, aku kembali menaiki motorku dan hendak pergi.
Tapi dua orang itu malah mengejarku.
Daffin memanggil dengan suara pelan, "Ibu ... "
Faris menelan ludah. Dia terlihat tegang saat berkata.
"Luna, ingatanmu ... sudah kembali?"
Aku mengangguk, lalu menjawab dengan nada datar.
"Iya. Aku sudah pulih sejak ledakan lima tahun lalu." 
"Tante Tania, waktu yang kita sepakati dulu adalah sepuluh tahun. Sekarang masa sepuluh tahun itu sudah berakhir, aku ingin membawa Nina pergi."
"Bibi juga tahu, dia selama ini nggak pernah menyukai Nina."
Di ruang teh, Wendy Siswanto mengucapkan kalimat itu dengan ekspresi pahit.
Dia hidup bersama Haris Sutomo selama sepuluh tahun, tetapi selama sepuluh tahun itu hati pria itu tidak pernah berhasil dia hangatkan.
Hingga suatu kali mabuk, Haris menekannya di atas ranjang, dan dalam kekalutan hasrat, mereka memiliki seorang anak.
Setelah kejadian itu, pria itu memberi Wendy sebuah vila, serta setuju gadis itu melahirkan anak tersebut. Satu-satunya syarat adalah anak itu tidak boleh memanggilnya ayah, dan di depan orang luar, Haris tetap berstatus lajang.
"Aku nggak mungkin menikahimu, buang saja harapan itu."
"Biaya membesarkan anak akan kuberikan, tapi jangan harap aku mengakui identitasnya. Aku nggak punya anak ini."