Semua

Julia awalnya dikhianati oleh adik perempuannya dan dikirim ke rumah sakit jiwa!Dalam sebuah ketidaksengajaan, dia terlibat hubungan semalam dengan seorang pria asing dan mendapatinya dirinya kemudian hamil.Untuk menghilangkan kesalahpahaman, dia dipaksa untuk menikah menggantikan adiknya.Pria itu tampan dan kaya raya, tetapi sikapnya sangat dingin dan membencinya."Huh! Wanita yang suka berpura-pura. Menikahi putra dari keluarga Septian dengan menggantikan adik perempuanmu demi uang. Sungguh memuakkan!""Apa seorang yang sakit jiwa pantas memiliki anak? Gugurkan anak itu!"Julia menahan rasa malu hanya agar dia tidak dikirim kembali ke rumah sakit jiwa.Empat bulan kemudian, dia memasuki rumah keluar Septian menggantikan adik perempuannya sendiri. "Keluar! Dialah nyonya muda yang sesungguhnya dari keluarga Septian."Hatiku Julia sangat teriris dan memutuskan untuk pergi dari kediaman keluarga Septian.Tiga tahun kemudian, dia kembali dengan putrinya. Namun, dia dihadang dan didesak oleh suaminya ke sudut dinding, "Julia, aku terus berusaha mencarimu."Dia memutar matanya dan berkata, "Maaf, kamu yang menyuruhku pergi. Jadi, aku pergi sejauh mungkin darimu." 
Kakak sepupuku membeli sebuah rumah bekas dengan harga sangat murah. Awalnya dikira dia untung besar, tapi tidak disangka kejadian aneh mulai bermunculan.
Setelah ditempati dua bulan, anak sepupuku selalu bilang ada orang di bawah ranjangnya.
Setelah ditempati empat bulan, istri kakak sepupu mencukur rambut dan pergi menjadi biksuni. Lalu tidak pernah bicara lagi.
Setelah ditempati enam bulan, kakak sepupuku menghilang dan sampai sekarang tidak diketahui kabarnya.
Karena tidak ada yang membayar cicilan, rumah itu disita dan dilelang, harganya turun lagi sampai setengahnya. Ibuku melihat ada kesempatan untung, jadi diam-diam membayar uang muka. Dia berencana merenovasinya dan menjadikannya sebagai rumah pengantin untukku.
Aku selalu merasa tidak nyaman, bahkan setelah direnovasi aku juga jarang ke sana.
Hari ini, tanggal 15 bulan tujuh kalender lunar, aku benar-benar tidak punya tempat tujuan, jadi terpaksa menginap semalam di rumah itu. Namun aku menemukan sebuah perekam suara yang tiba-tiba muncul entah dari mana.
Begitu kutekan tombol play, suara sepupuku yang bergetar ketakutan terdengar dari dalamnya.
"Griffin, Griffin tolong aku, aku terjebak di rumah ini!" 

Pada usia enam belas tahun, ayah Alisa Laurent meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Bahkan sebelum masa tujuh hari berkabung usai, ibunya telah membawanya menikah lagi dan bergabung dengan Keluarga Winata. Alisa menolak gagasan kehidupan baru yang selalu dibanggakan ibunya. Penolakan itu pula yang membuatnya sulit menerima kehadiran adik tiri, Andre Winata. Andre mengenakan kemeja putih berpotongan rapi, dengan semua kancing terpasang hingga ke bawah jakun. Sikapnya sangat tenang. Saat pertama kali bertemu sosok anak baik yang selalu dipuji ibunya, dorongan untuk mengusik citra sempurna itu justru bangkit dalam dirinya. Mengganggu Andre pun segera menjadi satu-satunya hiburan baginya di vila yang senyap itu. Dia melonggarkan dasi Andre yang selalu tertata tanpa cela, meninggalkan jejak kaki di sepatu putihnya, serta menempelkan permen karet pada halaman pembuka buku pelajarannya. Tindakan yang paling keterlaluan adalah ketika Alisa menggiring Andre untuk menguping percakapan ayah tiri dan ibunya di balik dinding kamar. Dia melihat ujung telinga Andre memerah, Alisa mendekat, lalu berbisik di telinganya. "Anak baik, apakah kamu tahu apa yang sedang mereka lakukan?" Andre seketika menepis tangan Alisa. Andre seketika menepis tangan Alisa. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi. Di sorot matanya bergolak rasa malu, tersinggung, dan keterpojokan yang menyesakkan. 

Selama lima tahun, aku bekerja keras untuk membiayai kehidupannya. Sejak tahun ketiga kuliah hingga menempuh pendidikan pascasarjana, semua kebutuhannya ditanggung dengan keringatku. Dia selalu hadir sebagai pacar yang sempurna, penuh perhatian, dan kasih sayang.Namun, dunia serasa runtuh saat aku tidak sengaja mendengar percakapan dia dan temannya. Ternyata, dia adalah pewaris keluarga Januarta yang kaya raya, sementara aku hanyalah hiburan baginya selama ini.Tidak ingin terus hidup dalam kepalsuan, aku putuskan untuk mengakhiri hubungan kami. Namun, saat berbalik untuk pergi, aku malah jatuh ke pelukan seorang pria asing.Pria itu tampak dingin dan penuh jarak. Aku pikir, dia akan segera mendorongku pergi. Di luar dugaan, dia malah mengusap lembut rambutku dan berkata, "Aku akan membawamu pulang."Siapakah pria ini? Apakah pelarianku dari masa lalu akan membawaku pada cinta yang sejati? 

Pada tahun ketiga pernikahannya dengan Jetro Barnes, Naomi Bailey menerima pemberitahuan perceraiannya yang kelima kali.Dia benar-benar menyerah pada pria yang menggemparkan seluruh negeri begitu kembali ke tanah air itu. Selama tiga tahun terakhir, dia sudah menelan amarahnya dan menanggung segala macam kesulitan dari kerabat, tapi akhirnya menjadi lelucon.Semua orang mengira ini hanyalah akhir klise di mana Cinderella gagal menikahi keluarga kaya. Tanpa diduga, Naomi berasal dari keluarga kaya raya, putri keluarga bangsawan dan konglomerat papan atas maha kuasa yang mengendalikan banyak perusahaan, seorang wanita kaya yang sesungguhnya.Awalnya dia mengira tidak akan ada kontak dengan mantan suaminya yang bajingan itu mulai sekarang, tapi tak disangka, hubungan satu malam mereka yang terjadi secara tidak sengaja menimbulkan gejolak cinta lagi.Naomi kabur pada jam dua belas tengah malam, tapi Jetro memungut sepatu kacanya.Naomi segera memutuskan hubungan, "Bukankah kita sepakat bahwa kita nggak akan pernah bertemu lagi seumur hidup ini?"Jetro mengangkat alisnya, "Sayang, bukankah kamu bilang akan kurangi menonton drama idola yang dramatis?" 

Di tahun ketiga pernikahan rahasia kami, aku akhirnya hamil.
Dengan penuh kegembiraan, aku pulang ke rumah berniat menyampaikan kabar baik ini pada suamiku, Darren Porat.
Namun, di area pintu masuk, aku justru mendengar dia sedang menelepon seseorang.
"Darian, Sania sudah mengambil alih Geng Eldan. Aku berencana bicara terus terang dengan Sharon. Kalau kamu masih belum bosan tidur dengannya, beberapa hari ini aku serahkan dia padamu."
Suara yang terdengar mirip suamiku, namun lebih liar dan berani, pun terdengar.
"Boleh juga, Kakak. Kamu benar-benar setia sekaligus murah hati. Demi menjaga kesucian untuk Sania, bahkan istri sendiri pun bisa kamu biarkan tidur dengan saudaramu. Kamu nggak takut kalau suatu hari nanti dia tahu kalau selama bertahun-tahun yang tidur dengannya itu sebenarnya adalah adik kembar suaminya, dia akan hancur?"
Suara suamiku terdengar dingin dan penuh rasa jijik.
"Memangnya wanita bodoh yang bisa ditipu hanya dengan satu akta nikah palsu pantas menjadi istriku? Lagi pula, wanita sebodoh dia, sudah tiga tahun pun nggak menyadarinya. Ke depannya juga nggak akan pernah sadar."
Seluruh tubuhku langsung terasa dingin.
Ternyata, cinta yang selama ini kukira sudah ditakdirkan untukku ....
Hanyalah sebuah permainan keji yang dirancang dengan cermat oleh suamiku dan adik kembarnya demi mewujudkan keinginan wanita yang dicintai. 

Di kalangan sosialita, Luna Suwira selalu dikenal sebagai perempuan paling suci.
Julukan itu sudah beredar selama enam tahun.
Alasannya sederhana, dia sudah menikah dengan Charlie Sinatriya, si "pangeran dingin" dari dunia hukum selama tiga tahun, namun sampai sekarang masih belum pernah disentuh.
Charlie punya masalah kebersihan yang parah, sampai level yang membuat orang tercengang.
Selama tiga tahun pacaran dan tiga tahun menikah, dia menolak semua bentuk kedekatan fisik. Tidak memeluk, tidak mencium, apalagi tidur bersama.
Luna dulu tidak percaya begitu saja. Dia tetap nekat mencoba, seribu kali menggoda, dan seribu kali pula gagal.
Dia sempat mengira begitulah diri Charlie, dingin, berwibawa, tak tersentuh oleh dunia. 



Lampu sirene mobil polisi menyala di lokasi terjadinya kecelakaan beruntun malam itu.
Aku memegang papan klip dan berjalan menuju bagian belakang mobil yang rusak. Siapa sangka aku malah bertemu dengan mantan suamiku, Faris Lupito, dan putra kami, Daffin Lupito, di tempat seperti ini.
Daffin tertegun melihatku. Dia lalu menarik lengan baju Faris.
"Ayah, orang itu mirip banget sama Ibu."
Tanpa mendongak, Faris hanya menjawab sambil memeriksa pintu mobil.
"Ibumu di rumah, jangan asal bicara."
Tapi dia lalu menoleh.
Saat kami akhirnya saling pandang, seluruh tubuhnya membeku seketika.
Detik berikutnya, dia menerjang ke arahku. Dia mencengkeram pergelangan tanganku, lalu bertanya dengan napas yang masih tersengal, dan suara yang terdengar bergetar.
"Luna? Kamu ... masih hidup?"
Aku melepaskan cengkeramannya sambil mengerutkan kening. Kemudian mulai menulis lagi.
"Pak, aku sedang tugas. Tolong kerja samanya."
Ayah dan anak itu terdiam mematung di tempat. Mereka terdiam menatapku yang bersikap dingin.
Setelah selesai mengurus lokasi kejadian, aku kembali menaiki motorku dan hendak pergi.
Tapi dua orang itu malah mengejarku.
Daffin memanggil dengan suara pelan, "Ibu ... "
Faris menelan ludah. Dia terlihat tegang saat berkata.
"Luna, ingatanmu ... sudah kembali?"
Aku mengangguk, lalu menjawab dengan nada datar.
"Iya. Aku sudah pulih sejak ledakan lima tahun lalu." 
"Sistem, aku ingin mengajukan permohonan untuk keluar dari dunia misi ini." Sistem yang dipanggil segera muncul dan berkata, "Penerima misi, permohonan Anda telah disetujui. Kami memberikan waktu setengah bulan agar Anda dapat berpamitan dengan keluarga Anda di dunia ini." Setelah itu, sistem kembali menghilang dari hadapannya. Namun, mendengar kata "keluarga", Shella Yustian terpaku lama, perlahan-lahan mengalihkan pandangan ke foto keluarga yang ada di atas meja di sampingnya.Dalam foto itu, suami dan anaknya sedang mencium kedua pipinya dengan penuh kasih.Momen bahagia itu membuatnya tiba-tiba tertegun sejenak.Tidak ada yang tahu bahwa Shella adalah seorang penakluk.Sepuluh tahun yang lalu, dia dibawa oleh sistem ke dunia ini untuk menaklukkan Irfan Putranto, pewaris utama lingkaran elite Jigara.Selama sepuluh tahun, dari masa sekolah sampai duduk di pelaminan, dia tidak hanya berhasil menyelesaikan misi penaklukannya, tetapi juga jatuh cinta pada target misinya. 

Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika aku bangun, aku menemukan bahwa Indra, pria yang sudah lama aku taksir, telah menjadi suamiku.Namun, dia sama sekali tidak baik kepadaku. Semua kelembutannya diberikan kepada sahabat masa kecilnya, bahkan ketika aku berada dalam bahaya, dia hanya peduli pada teman kecilnya.Semua orang bilang, aku sangat mencintainya. Bahkan jika Indra memintaku untuk menjadi budak bagi teman masa kecilnya, aku tidak akan menolak.Lucu sekaliAku sama sekali tidak mengingat orang itu.... Aku tidak ingat Indra, ditambah lagi dia juga tidak bersikap baik padaku, jadi sudah sepantasnya aku mengajukan perceraian.Hanya saja kemudian, dia berkeliaran di depan rumahku saat larut malam, dan tidak mau pergi untuk waktu yang lama."Citra, bisakah kamu ... menemuiku sekali lagi?" 
Tahun 1983, gempa dahsyat merenggut Yura dari dekap keluarga kandungnya, menempatkannya dalam lindungan keluarga angkatnya. Di antara dinding-dinding megah dan kesunyian, Carlton, sang kakak angkat, menjadi pelindung sekaligus cahaya dalam dunianya yang rapuh. Namun, rasa yang tumbuh di hati Yura terhadap Carlton perlahan berubah menjadi cinta yang bertepuk sebelah tangan.Ketika rahasia itu terungkap, hubungan mereka retak, meninggalkan Yura dalam kesepian yang tak terperi. Di tengah luka dan pengkhianatan, kabar tentang orang tua kandungnya hadir seperti harapan di cakrawala. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan semua yang menyakitinya, mencoba melangkah menuju kehidupan baru.Namun, takdir seolah enggan memberinya kebebasan. Cinta yang terkubur, impian yang terenggut, dan masa lalu yang terus menghantui membuat setiap langkahnya terasa berat. Antara keinginan untuk bebas dan belenggu rasa yang tak kunjung pudar, jalan manakah yang akan Yura pilih? Mampukah ia menemukan dirinya sendiri di tengah bayang-bayang cinta yang pernah ia anggap sebagai segalanya? 

Untuk meredam sifat sombong dan keras kepala Natasha Wangsa, ayahnya meminta orang kepercayaannya, Ericko Dana, untuk mendidiknya.
Tentu saja Natasha tidak akan sudi tunduk pada perintah seorang pria yang hanya menjabat sebagai CEO di anak perusahaan ayahnya.
Jadi, Natasha pun mulai menyusun berbagai trik untuk memaksa Ericko menyerah.
Pada hari pertama bekerja, Natasha langsung menghancurkan Mobil Porsche milik pria itu.
Namun, Ericko hanya meliriknya sekilas dan berkata, "Catat kerusakannya. Pembayarannya akan diambil dari gaji Nona Natasha."
Pada hari kedua, Natasha mengganti materi presentasi rapat Ericko dengan video dewasa.
Raut wajah Ericko tidak berubah sedikit pun. Ericko langsung memaparkan seluruh isi rencana proyek tersebut secara lisan dengan sempurna. Pria itu berhasil mendapatkan proyek penting tersebut, hingga membuat semua orang terpukau.
Natasha tidak bisa menerima semua ini. Wanita itu akhirnya diam-diam memberikan obat perangsang ke dalam minuman Ericko di sebuah acara perjamuan, ingin mempermalukan pria itu di depan umum.
Namun, Natasha tidak pernah menyangka bahwa dia akan digendong masuk ke dalam kamar presidensial, hingga tubuhnya hampir hancur karenanya .... 
"Nona asli atau bukan+Ilmuku membuat kalian malu, kisah cinta yang lemah"Setelah diusir oleh Keluarga Gunawan, Cindy Gunawan berubah menjadi nona kaya raya.Saat itu Keluarga Gunawan menyesal.Bahkan ingin menggunakan jasa membesarkan Cindy untuk meminta balasan banyak dari Keluarga Kusnadi.Cindy hanya tertawa dingin, lalu menggunakan satu jimat kejujuran untuk mengungkapkan niat jahat mereka.Ketika pria berengsek ingin datang meminta balikan.Cindy hanya menggunakan ilmunya untuk membalas dendam padanya.Kerabatnya memandang rendah dia, bahkan merasa Cindy membuat malu.Alhasil, Keluarga Sany datang memohon."Asalkan Master Cindy bersedia menolong putriku, kamu boleh meminta apa pun!"Keluarga yang biasanya ada dendam dengan Keluarga Kusnadi pun datang meminta bantuan."Dulu aku yang kurang ajar, asalkan Master Cindy mau membantu, kelak Pak Adrian akan menjadi kakakku!"Kemudian, adik sepupu yang sering mengatai orang pun menjadi pengikut Cindy.Bahkan berkata, "Ini adalah satu-satunya kakakku! Siapa yang berani memarahinya, aku akan memarahi seluruh keluarganya!"Keluarga Kusnadi baru tahu Cindy si wanita lemah itu ternyata master ilmu metafisika.Bisa menyingkirkan hantu, menggambar jimat, menolong orang, bahkan harus mengejar Aaron Christian.Ketika Cindy berkata, "Aku sangat sibuk."Aaron Christian inisiatif membantunya. "Nggak usah kejar, aku sudah menjadi milikmu, kok." 
Komandan Sok Tahan Nafsu VS Mahasiswi Lemah Lembut, Melintas Waktu, Sama-sama PolosSteve yang naik kereta api pulang ke rumah tiba-tiba jatuh ke dalam pelukan wanita cantik.Wanita itu memiliki bibir yang merah dan sangat cantik.Steve pun suka padanya, tapi Steve menyadari kalau wanita ini adalah wanita yang serakah, bahkan kencan buta yang dibencinya karena wanita ini menggunakan budi untuk meminta sesuatu pada keluarganya.Sejak saat itu, Steve selalu memikirkannya.Viona melintas waktu dan menjadi peran wanita yang sangat jahat di zaman itu.Pemilik tubuh ini memiliki banyak rumor yang tidak bisa dipungkiri, jadi Viona hanya bisa berusaha masuk ke universitas, lalu berusaha menghindari Steve, tapi Steve malah mengaturnya, bahkan mendidiknya.Saat Steve mengambil surat yang berisi Viona menceritakan orang yang dia kencani pada keluarganya ....Pria tua yang biasanya terlihat dingin dan tahan nafsu menindihnya di tembok sekolah, lalu dengan tatapan yang tidak senang berkata, "Viona, kamu nggak boleh pacaran, kalau mau pacaran, hanya boleh denganku." 



Lima tahun saling mencintai, tiga tahun pernikahan, Nayara Santosa mengira seumur hidupnya pasti akan menua bersama Elvano Atmadja.Bahkan ketika kabar kecelakaan pesawat Elvano datang, dia masih merasa hidup atau mati takkan mampu menghalangi mereka, hidup bersama, mati pun tetap bersama.Hingga akhirnya, dia mendapati Elvano tidak mati, melainkan menjadi suami orang lain.Dia dengan tegas melepaskan cintanya, mengakhiri sendiri kisah cinta yang konyol ini dan menerima perjodohan keluarga.Putra sulung Keluarga Herdiana yang terhormat di Jayautara menikahi seorang wanita yang pernah menikah sebelumnya. Kalangan kelas atas heboh, semua orang kaget dan ramai membicarakannya.Bahkan Nayara mengira Alestan Herdiana hanya karena memiliki penyakit tersembunyi, jadi asal-asalan menikahinya.Keluarga Herdiana memberi apa yang dia inginkan, dia juga harus membalas dengan menjaga martabat Alestan.Nayara berkata penuh pengertian, "Kalau kamu memang nggak bisa, kita bisa mengadopsi anak. Aku bisa bersembunyi untuk sementara, lalu aku bilang ke luar itu anak kandung kita."Alestan merangkul pinggangnya, "Kalau mau anak, katakan saja. Untuk apa Nyonya Nayara berputar-putar begitu?"Di lingkaran pertemanan Alestan, semua orang bergosip. Bukannya hidup enak sebagai tuan muda kaya, malah merendahkan diri demi cinta.Alestan sama sekali tidak peduli, bahkan tersenyum meremehkan, "Apa salahnya jadi orang yang berkorban demi cinta? Pada akhirnya, akulah yang memperoleh segalanya!"Mereka mentertawakannya karena rela merendahkan diri, bahkan merasa bangga. Hanya saja, mereka tak tahu betapa pahitnya cinta diam-diam dan betapa sulitnya meraihnya! 
Saat itu, Olivia Wirya dan Leo Hadi menikah kilat. Tidak ada pernikahan megah, tidak ada bulan madu.Tiga tahun hidup bersama, semuanya berlangsung tenang dan harmonis, seperti permukaan danau tanpa riak. Hingga suatu malam, dalam keadaan mabuk, Leo menyebut nama wanita lain. Barulah Olivia sadar, ternyata hati suaminya sudah dimiliki orang lain.Tidak lama setelah itu, Leolah yang lebih dulu mengusulkan perceraian.Olivia tidak marah, tidak memohon. Malah sebaliknya, dia menyetujui dengan cepat. "Aku nggak akan mengganggumu. Aku tulus berharap kamu menemukan cinta sejatimu," katanya dengan senyum tipis.Setelah itu, dia melangkah pergi tanpa menoleh lagi. Hidupnya terus berjalan. Dia menemukan cinta baru dan tidak lama kemudian, mulai membicarakan pernikahan. Semuanya berjalan mulus, seperti jalan bebas hambatan. Namun, malam sebelum pertunangan, sesuatu terjadi. Olivia mabuk. Langkahnya gontai, hingga tubuhnya tak sengaja menabrak seorang pria tinggi yang berdiri di dekatnya. Sebelum dia jatuh, tangan kokoh pria itu menangkap pinggangnya, menahannya dengan erat. "Sudah puas bermain-main?" ujar pria itu.Olivia melepaskan diri dengan tenang, matanya menatap pria itu seperti melihat orang asing. "Tolong jaga sikapmu," katanya, suaranya dingin. "Aku akan segera menikah. Kalau tunanganku tahu ... ""Biar saja dia tahu," pria itu memotong, suaranya lebih rendah, seperti ancaman samar. Dia mendekat, tatapannya penuh keyakinan yang tak tergoyahkan. "Biar dia tahu kamu adalah milikku." 
Setelah mengalami keguguran, Camelia Darian berubah menjadi sosok istri yang selama ini diidamkan oleh James Safran. Dia tidak lagi menceritakan momen kesehariannya, tidak lagi menelepon sepanjang malam saat suaminya tidak kunjung pulang. Bahkan ketika dijebak hingga harus berurusan dengan polisi, dia hanya menjawab dengan tenang bahwa dia tidak memiliki keluarga saat pihak kepolisian memintanya memanggil keluarganya sebagai penjamin agar bisa bebas. Kemudian, dia menjalani masa penahanan selama satu minggu tanpa bantahan. Tujuh hari kemudian, di suatu senja, gerbang besi kantor polisi berdenting terbuka. Baru saja Camelia menuruni anak tangga, sebuah mobil Maybach hitam mendadak berhenti tepat di hadapannya. Pintu terbuka, lalu James turun dengan setelan jas khususnya yang sempurna. Pria itu tampak jangkung dan tegap, tetap memancarkan aura dingin yang mulia, serta pesona yang tenang. Dia tampak seperti rembulan yang agung, tetapi tidak tersentuh. 

Di rumah hantu udara dingin berhembus, suara efek menyeramkan.
Aku pura-pura takut, dan menempel ke orang di sampingku.
"Kak, temani aku jalan, ya."
Sampai lampu menyala, aku baru tahu ternyata orang itu mantan suamiku, Harris Bintara.
Teman-temannya tertawa, sekelompok pria dan wanita menatap diriku dengan tatapan penuh penilaian.
"Pantas saja disebut spesialis jadi selingkuhan, panggil 'Kak' saja bikin orang lemas."
"Dulu goda paman jadi suami, bikin Harris jatuh, sekarang masih berani nempel lagi?"
"Mana bisa dibandingkan dengan kakaknya, Elina Asera, putri sah dari keluarga terhormat!"
Putri sah?
Dua kata itu nyaris membuatku tertawa.
Mereka tidak tahu, akulah putri sah yang ditukar oleh ayah kandungku sendiri.
Namun, semua itu sudah tidak penting.
"Ini hanya permainan kecil antara aku dan suamiku," ucapku dengan nada datar.
Harris menjauhkan dirinya dariku.
"Vina, sekarang aku ini kakak iparmu, jaga sikapmu," ucapnya dengan nada sedingin es.
Aku mundur dua langkah, lalu tersenyum sempurna.
"Pak Harris salah ingat, aku nggak pernah punya kakak."
"Dan soal tadi ... "
Mataku menyapu wajah Harris yang sedikit kaku, lalu aku menambahkan pelan.
"Aku cuma salah orang saja." 
Raina Adisaputra dikenal sebagai primadona kampus di Universitas Nusantara. Dia adalah gadis polos yang menjadi idaman banyak pria.Namun, suatu hari, forum kampus mendadak heboh karena tersebarnya foto-foto pribadinya.Dalam sekejap, nama baiknya hancur. Kesempatan mendapatkan beasiswa pun dibatalkan. Bahkan ketika dia sedang di jalan, ada orang yang menghinanya dengan bertanya, "Berapa tarifmu satu malam?"Satu-satunya orang yang memiliki foto-foto itu adalah pacarnya sendiri, Adrian Wijaya.Dalam keputusasaan, Raina pergi untuk menemui Adrian dan menuntut penjelasan. Namun sebelum sempat masuk, dia mendengar suara teman Adrian dari dalam ruangan."Adrian, caramu kali ini kejam sekali. Begitu foto-foto itu tersebar, Raina langsung kehilangan segalanya. Nama baiknya hancur dan beasiswanya batal. Sekarang, dia pasti nggak akan berani lagi bersaing dengan Nadya." 
Pria yang ditakuti seisi Janaira ternyata dijebak oleh neneknya sendiri dan dipaksa menikahi wanita yang sangat dibencinya!Sambil melemparkan surat perceraiannya, Zane Lucian berkata dengan nada dingin, "Cepat tanda tangani berkas ini!"Namun, Siena Kavi justru mengeluarkan surat perjanjian lain yang menyatakan bahwa dia baru bisa bercerai dari Zane setelah melahirkan anaknya!Zane marah besar dan berseru dengan tegas, "Kamu mau punya anak denganku? Mimpi!"Namun, Siena membalas dengan gumaman pelan, "Aku juga nggak mau punya anak denganmu!"Suatu hari, Siena menatap wajah dingin Zane dan bertanya, "Kamu yakin mau bercerai?"Zane pun mendengkus dan berkata dengan nada mencibir, "Apa aku terlihat mau mempertahankan pernikahan ini?"Dari raut wajahnya saja terlihat jelas bahwa dia menginginkan perceraian tersebut.Siena mengelus perutnya, lalu mengangguk seraya berkata, "Oke, ayo kita cerai!"Namun, Zane tampak gelisah dan berkata dengan tegas, "Tapi, aku nggak mau punya anak denganmu!"Siena pun hanya bisa tersenyum misterius mendengarnya.Sampai pada akhirnya, perceraian mereka berhasil dilakukan dan Siena pun pergi meninggalkan pria tersebut.Namun, Zane berhasil menemukannya, lalu memojokkannya di dinding sambil bertanya dengan penuh amarah, "Di mana anakku?"Siena tersenyum sinis, lalu menjawab dengan tenang, "Jangan mimpi! Aku nggak akan pernah mau melahirkan anakmu!" 
Dua tahun pernikahan, Sania Ravan berpikir, meski hati Eric Lutanza sedingin batu, seharusnya sudah bisa menjadi hangat.Namun ketika wanita idamannya kembali ke negara ini, Eric tanpa ragu mengajukan perceraian padanya.Melihat bagaimana Eric begitu perhatian pada wanita itu, tapi memperlakukannya seperti benda tak berharga, hati Sania terasa seperti disayat.Ketika Eric mengabaikan dirinya yang tergeletak dalam genangan darah bersama anak mereka demi menyelamatkan wanita itu, Sania pun benar-benar putus asa. Dia menulis surat perjanjian cerai dan pergi tanpa ragu.Justru ketika dia menjadi pusat perhatian, dikejar banyak pria, mantan suami berengsek itu malah berani berkata di depan umum."Siapa yang berani mendekati wanita Eric?"Di malam hujan badai, pria itu basah kuyup, kedua tangannya mencengkeram wajah Sania dengan erat, matanya memerah, dan suaranya bergetar. "Istriku, tolong lihat aku ...." 




"Nona Nindya, hasil pemeriksaan menunjukkan Anda mengidap kanker pankreas stadium akhir. Kondisinya kurang begitu baik. Jika Anda menolak pengobatan, kemungkinan hidup Anda nggak sampai satu bulan lagi. Apa Anda yakin nggak mau menjalani perawatan? Apa suami Anda juga sudah setuju?"
"Aku yakin ... dia akan setuju."
Setelah menutup telepon dokter, aku menatap sekeliling rumah yang kosong, rasa perih di hatiku tak tertahan lagi.
Kukira selama ini hanya sakit lambung lama yang kambuh, tak disangka ternyata kanker.
Aku menghela napas, lalu memandang foto berbingkai di atas meja.
Di dalam foto, Jensen Setiawan yang berusia delapan belas tahun menatapku dengan penuh perhatian.
Bertahun-tahun telah berlalu, namun aku masih mengingat hari itu dengan jelas. Kelopak bunga putih berguguran, menempel di rambut kami dan Jensen tersenyum sambil bertanya, apakah ini sudah bisa disebut menua bersama? 




Pada tahun ketujuh pernikahan, Vania baru mengetahui bahwa suaminya memiliki seorang putra berusia enam tahun.Vania bersembunyi di belakang perosotan TK, memperhatikan Bastian yang sedang membungkuk dan menggendong seorang anak laki-laki sambil bercanda."Papa, sudah lama Papa nggak datang mengunjungiku.""Nathan, Papa masih sibuk kerja, jadi kamu harus patuh sama Mama ya.""Deg!" Vania yang mendengar itu pun membeku di tempat, pikirannya seketika kosong.Pria dan anak laki-laki itu terlihat sangat mirip.Semua orang memberitahunya bahwa pria yang dulu bersumpah akan mencintainya selamanya, sebenarnya sudah berselingkuh!Mereka adalah teman masa kecil yang saling mencintai selama bertahun-tahun.Vania pernah ditusuk di perut saat berusaha menyelamatkan Bastian. Akibatnya, dia bukan hanya mengalami keguguran, tetapi juga tidak bisa hamil lagi seumur hidup.Saat itu, Bastian berlutut di sampingnya, kemudian berkata dengan mata memerah, "Nggak masalah kalau kita nggak punya anak. Asal bersamamu itu sudah cukup bagiku!"Suara Bastian yang bergetar waktu itu masih terngiang di telinganya. Namun, pemandangan di depan mata sekarang menghancurkan sumpah itu! 
Nara Lintang tak pernah menyangka bahwa hubungan jarak jauh lintas negara yang akan segera berakhir justru menutup kisahnya dengan akhir yang begitu pahit dan memalukan.
Bagaimanapun juga, cinta Reza Perdana kepadanya adalah sesuatu yang tak tertandingi.
Dia adalah direktur rumah sakit yang sibuk. Namun demi Nara, dia menempuh hampir sembilan ratus penerbangan ke luar negeri, bolak-balik dengan total waktu terbang mendekati sepuluh ribu jam.
Meski setiap pertemuan selalu singkat dan terburu-buru, Reza tetap memeluknya erat dan berkata dengan suara rendah bahwa semua itu dia jalani dengan sepenuh kerelaan.
Hadiah yang Reza kirimkan kepadanya pun tak terhitung jumlahnya.
Dari yang kecil seperti surat cinta tulisan tangan sepanjang ribuan kata, hingga yang besar seperti kalung bernilai miliaran yang dia menangkan di balai lelang.
Selama dia merasa sesuatu itu bisa membuat Nara tersenyum, dia akan mempertaruhkan segalanya untuk meraihnya sekalipun itu adalah bintang di langit.
Cinta yang terukir hingga ke sumsum tulang itu tak pernah berubah sedikit pun selama tiga tahun penuh.
Namun, ketika Nara pulang ke tanah air dengan penerbangan semalaman, lalu mendengar teman-teman masa kecil mereka memuji betapa setianya cinta Reza kepadanya, Reza justru membantahnya dengan suara serak ...
Nara harus mengakui bahwa saat itu, hatinya seolah dicabik ribuan pisau, dan rasa sakitnya tak ubahnya hukuman yang dijalani perlahan, irisan demi irisan.