Semua



Sejak bayi, Jenny Linarto telah ditukar oleh musuh keluarganya. Setelah kembali ke keluarga kandungnya, dia justru menjadi sasaran kebencian keluarganya sendiri.Kakak ketujuhnya berbakat dan juara kelas, tetapi dia merundung Jenny demi melindungi si Putri Palsu, Syane Linarto.Kakak keenamnya adalah pelukis berbakat, yang selalu menyanjung Syane, tetapi merendahkan Jenny.Kakak kelimanya adalah aktor papan atas, yang membela Syane di hadapan publik, tetapi merusak reputasi Jenny.Kakak keempatnya adalah perwira tinggi militer, tapi malah melakukan sesuatu yang melanggar hukum untuk menyerang Jenny demi membela Syane.Kakak ketiganya adalah petinggi di dunia medis, dia mengambil ginjal Jenny demi menyelamatkan Syane.Kakak keduanya adalah ilmuwan terkemuka, yang menyalahkan Jenny atas kesalahan yang dilakukan Syane.Kakak sulungnya adalah taipan di dunia keuangan, yang memasukkan Jenny ke rumah sakit jiwa karena menganggap Jenny sudah gila.Orang tuanya cuek. Mereka juga menganggap Jenny sudah gila dan meninggalkannya. Pada akhirnya, Jenny mati disetrum oleh seorang dokter gila.Setelah terlahir kembali, Jenny mau mengubah nasibnya.Jenny menjadi orang sukses di dunia medis, dunia penelitian, dan dunia bisnis.Semua orang yang pernah menyakitinya sekarang datang untuk meminta maaf.Jenny berkata, "Aku nggak akan memaafkan kalian!" 

Hansen Dhuarta, pewaris paling berpengaruh di lingkaran elite Kota Jingga, akhirnya sembuh setelah tiga tahun terbaring lumpuh. Untuk merayakannya, para sahabatnya sengaja mengadakan pesta di klub pribadi.Marsha Widodo berdiri di pintu klub, memegang hadiah yang telah dia persiapkan dengan baik. Saat hendak mendorong pintu, dia mendengar suara percakapan Hansen dan teman-temannya dari dalam."Hansen, Marsha itu benar-benar tulus padamu. Kalau bukan karena dia selama tiga tahun ini, mana mungkin kondisimu bisa pulih sebaik ini?" "Betul. Gadis itu setiap hari memijatmu, menemanimu rehabilitasi, bahkan tidur pun nggak berani terlalu lelap, takut kalau kondisi mentalmu tiba-tiba memburuk di tengah malam. Utang budi sebesar ini, harus kamu ingat seumur hidup." "Dia memang orang yang sangat baik." Suara Hansen terdengar rendah dan hangat.Ujung jari Marsha sedikit bergetar, sekilas kehangatan muncul di hatinya.Detik berikutnya, dia mendengar seseorang lainnya bertanya, "Lalu kapan rencananya kamu mau menikahi dia?" 




Viandina adalah putri kecil yang paling disayang di Kerajaan Desmana. Suatu kecelakaan membuatnya jatuh ke kolam teratai, dan ketika membuka mata lagi, dirinya sudah berada di jalanan modern yang ramai dan penuh cahaya aneh. Dirinya seperti anak binatang yang tersesat, panik dan kebingungan, hingga pewaris keluarga besar di ibu kota, Mervis, menemukannya. Pria itu membawanya pulang, mengajarinya menyalakan lampu listrik, menggunakan ponsel, memakan makanan yang belum pernah dilihatnya sebelum itu, dan memaklumi semua kekacauan yang ditimbulkan karena ketidaktahuannya. Di malam hari, Mervis bahkan gemar menjelajahi tubuh gadis itu, di setiap sudut vila, dengan berbagai cara yang membuat gadis itu malu untuk menyebutnya. Pria itu membujuknya, menggodanya, hingga mereka berkali-kali terbuai dalam pelukan penuh gairah. 

Kehidupan sebelumnya, Teresa yang bodoh ingin pergi meninggalkan bos yang sangat sayang dan mencintainya, alhasil dia dicelakai oleh pria dan wanita berengsek sampai mati.Setelah terlahir kembali, Teresa tidak lagi bodoh, dia di siang hari mengungkapkan kejahatan orang yang mencelakainya, bahkan menjauh dari pria berengsek itu!Lalu malamnya dia memeluk erat kaki suaminya sambil berkata manja, "Sayang, aku sudah salah, kelak aku akan mendengar katamu, hanya menyayangimu saja ...."Bos hebat di Kota Titus yang bernama Arvin disebut orang sebagai bos dingin, bahkan kejam. Tapi dia hanya bersikap penurut di depan istrinya, bahkan sangat memanjakan istrinya! 


Tahun ketiga pernikahan mereka adalah tahun paling intens dalam pertengkaran mereka.
Pada hari ulang tahun pernikahan mereka, Selina Darma menunjukkan bukti sperma di dalam dirinya dan melaporkan William Tanjaya ke polisi.
"Halo, aku melaporkan William atas pemerkosaan!"
Di kantor polisi, William, berpakaian rapi dengan setelan jas, ujung jarinya berlumuran darah, memancarkan aura kendali penuh bahkan di balik jeruji besi.
Para petugas polisi mendekat, melirik malu-malu ke pengacara yang berdiri di sampingnya.
"Pak William, bagaimana kamu menyelesaikan masalah ini?"
Hati Selina menjadi takut. Mereka bertanya kepada William bagaimana menyelesaikan masalah ini, bukan bagaimana menghadapi William.
William mengangkat alisnya, senyumnya menawan dan berdiri untuk memegang dagu Selina.
"Lina, kamu benar-benar sudah melakukan segala cara untuk menjebakku."
"Tapi Lina, bagaimana kamu bisa berbohong terang-terangan? Saat kamu memberikan segalanya di ranjang, kamu nggak sekejam ini." 

[Nikah Kedua Kali + Mantan Suami Mau Mengejar Balik Mantan Istri + Percintaan Rumit + Bertemu Lagi + Karier]Setelah Carina menikah dengan Marco yang lumpuh, dia menjaga Marco selama tiga tahun, bahkan menemaninya melewati masa tersusah.Namun, setelah Marco sembuh, Marco malah menjemput cinta pertamanya.Marco menjelaskan, "Aku menjaga mantanku hanya karena kasihan, bukan selingkuh."Carina hanya tertawa, lalu mengajukan cerai dan keluar dari vila tanpa ragu-ragu.Awalnya Marco tidak menganggap serius, hanya merasa Carina tidak mungkin meninggalkannya, bahkan merasa setelah dia selesai marah, pasti akan kembali lagi.Kemudian, Marco mulai mengabaikannya, malah mencari cinta pertamanya untuk bersama lagi ....Saat bertemu di sebuah acara, Marco masih berkata dengan angkuh, "Apa kamu sudah tahu kesalahanmu? Ayo pulang denganku."Saat ini, pria yang mengenakan jas mahal berjalan ke arah Carina dan memegang tangannya. "Pak Marco, tolong jaga jarak. Sekarang dia adalah istriku."Malam itu, Marco hampir saja mati di acara itu.Kemudian Marco minum bir sampai lambungnya berdarah, lalu menarik tangan Carina dan bertanya, "Carina, apa kamu masih mencintaiku?"Carina tertawa lagi. "Marco, kamu harusnya tanya pernahkah kamu mencintaiku?" 
Nara Yalvaro pernah menjadi sosok paling bersinar di Kota Avarin. Dia menjalani hidup sebebas angin, sepanas api, dengan keberanian tanpa batas.
Namun, dia justru menikah dengan Arkan Jintara, penguasa keluarga konglomerat yang dikenal paling ketat, disiplin, dan penuh kendali di kalangan elite. Pria itu bagaikan mesin presisi yang bekerja tanpa cela.
Dia tidak hanya menuntut kesempurnaan dari dirinya sendiri, tetapi juga dari pasangan di sisinya.
Nara mencintai keramaian, gemar berpesta di klub malam dan dikelilingi para model pria. Namun, Arkan menyuruh seluruh tempat hiburan di Kota Avarin memasukkan namanya ke dalam daftar hitam.
Nara mencintai kebebasan, menikmati terik matahari Afrika dan cahaya aurora Islandia, piawai balap mobil dan terjun payung. Namun, Arkan menyita paspornya dan membatasi setiap langkah perjalanannya. 
Aula perjamuan itu dipenuhi para tokoh terkenal.Semua orang tengah memberi selamat kepada Felix Kusuma yang baru saja terjun ke dunia hiburan, tetapi sudah dipilih langsung oleh sutradara terkenal sebagai pemeran utama pria.Sementara itu, Fabian Kusuma yang seharusnya menjadi pemeran utama, kini sedang berdiri dengan muram di sudut balkon. Dia akhirnya mengambil keputusan.[Sistem, aku ingin kembali ke dunia asalku.]Sistem tampak sangat terkejut.[Hah? Nilai cinta targetmu, Mirna Jiwanto, terhadapmu sudah mencapai 99 poin. Hanya tinggal satu poin lagi untuk mencapai nilai penuh, kamu bisa menyelesaikan misi dan mewujudkan keinginan terbesar dalam hidupmu. Nggak ingin berusaha sedikit lagi?]Fabian menggeleng pahit. [Nggak perlu, aku cuma mau pulang.]Demi meyakinkan sutradara agar mengganti pemeran utama dengan Felix, Mirna bahkan rela menambah investasi sepuluh kali lipat.Kini, wanita itu pun tidak pernah beranjak, selalu menemani Felix dengan tatapan penuh cinta.Jadi, memang ada beberapa hal yang tidak bisa diraih hanya dengan berusaha.Satu poin itu, sekeras apa pun dia berusaha, tetap tidak akan bisa diperoleh.Sistem menghela napas. [Sayang sekali, padahal tinggal satu poin lagi dan kamu bisa mengubah takdirmu ... Permintaan sudah diajukan, kamu bisa keluar dari dunia ini sebulan lagi. Tapi, tolong pertimbangkan lagi, kamu bisa mengubah keputusanmu kapan saja.] 
Wina Wardana memiliki seorang kekasih dengan dua kepribadian.
Pada siang hari, pria itu bersikap sangat perhatian, santun, dan lembut kepadanya.
Namun, saat malam tiba, pria itu seolah-olah berubah menjadi orang lain, buas dan agresif, bermain dengannya dengan berbagai cara dan suasana.
Semua orang memuji keberuntungan Wina. Meski dia adalah penyandang disabilitas yang tidak bisa mendengar, pacarnya tidak meremehkannya dan terus membawanya mencari dokter serta pengobatan.
Wina sendiri juga merasa demikian.
Hingga suatu hari para perampok merampas obat yang dibuat khusus oleh pacarnya untuk mengobati ketuliannya. Dia pun menghentikan obat itu, tetapi ketika akan memberi tahu pacarnya, dia mendengar teman pacarnya berkata ...
"Kalian berdua benar-benar pandai bermain! Yang satu menipu perasaannya di siang hari, yang satu lagi mempermainkan tubuhnya di malam hari. Sudah tiga tahun, ternyata wanita tuli itu masih nggak tahu!"
Seketika, seluruh tubuh Wina terasa dingin. 


Pada usia enam belas tahun, ayah Alisa Laurent meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Bahkan sebelum masa tujuh hari berkabung usai, ibunya telah membawanya menikah lagi dan bergabung dengan Keluarga Winata. Alisa menolak gagasan kehidupan baru yang selalu dibanggakan ibunya. Penolakan itu pula yang membuatnya sulit menerima kehadiran adik tiri, Andre Winata. Andre mengenakan kemeja putih berpotongan rapi, dengan semua kancing terpasang hingga ke bawah jakun. Sikapnya sangat tenang. Saat pertama kali bertemu sosok anak baik yang selalu dipuji ibunya, dorongan untuk mengusik citra sempurna itu justru bangkit dalam dirinya. Mengganggu Andre pun segera menjadi satu-satunya hiburan baginya di vila yang senyap itu. Dia melonggarkan dasi Andre yang selalu tertata tanpa cela, meninggalkan jejak kaki di sepatu putihnya, serta menempelkan permen karet pada halaman pembuka buku pelajarannya. Tindakan yang paling keterlaluan adalah ketika Alisa menggiring Andre untuk menguping percakapan ayah tiri dan ibunya di balik dinding kamar. Dia melihat ujung telinga Andre memerah, Alisa mendekat, lalu berbisik di telinganya. "Anak baik, apakah kamu tahu apa yang sedang mereka lakukan?" Andre seketika menepis tangan Alisa. Andre seketika menepis tangan Alisa. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi. Di sorot matanya bergolak rasa malu, tersinggung, dan keterpojokan yang menyesakkan. 



Di kompleks perumahan institut pada tahun 80-an, semua orang menyadari bahwa Diana telah berubah.
Pukul enam pagi, dia tidak lagi bangun lebih awal untuk memasakkan bubur millet dan merebus telur bagi Yanto, tidak lagi menyetrika jas putih Yanto hingga tanpa satu lipatan pun.
Tepat tengah hari, dia tidak lagi seperti biasanya menunggu di depan gerbang institut penelitian, menenteng kotak makan berisi makanan hangat untuk sosok yang selalu datang terlambat itu.
Pukul sepuluh malam, dia tidak lagi menyalakan lampu dan duduk di depan jendela, lalu menunggu Yanto pulang kerja sekalipun sedang hujan.
Perubahan itu terus berlanjut selama seminggu penuh.
Pada malam ketujuh, pukul sepuluh lewat tiga puluh, Yanto mendorong pintu masuk rumah. Dia meletakkan berkas penelitian di tangannya, melepas mantel yang masih berbau laboratorium, lalu akhirnya menatap Diana yang sedang membaca di bawah lampu.
"Ada apa denganmu belakangan ini?" 


Aku dan sahabatku ditipu untuk pergi ke klub penyewaan istri di Negara Tawana.
Hanya dengan 6 juta, kami bisa disewa sebagai istri selama sehari.
Ketika polisi datang bersama Keluarga Sanjaya ....
Sekarang aku sudah menjadi primadona di klub itu, sedang berada di atas seorang pengusaha kaya berkulit gelap sambil menghitung uang.
Sahabatku, Renita Sanjaya, terbaring di ruang bawah tanah, hamil tua dan dalam kondisi koma.
Keluarga Sanjaya menawarkan hadiah 100 miliar untuk menemukan pelaku yang menjual kami ke Negara Tawana.
Namun, aku satu-satunya orang yang tahu kebenarannya, memilih untuk tetap diam.
Ibu Renita berlutut, memohon aku untuk berbicara, tapi aku menutup mata dan berpura-pura tidur.
Polisi menginterogasi aku beberapa kali, tapi aku tetap diam.
Kakak sahabatku, yang juga pacarku Ricky Sanjaya, dalam kemarahan yang meluap-luap, melemparkan aku ke bangku.
"Renita terbaring di rumah sakit, sementara kau membiarkan para pedagang manusia bebas!"
"Membayangkan mencintai wanita sehina dirimu saja membuatku ingin muntah!"
"Hari ini aku akan menggunakan alat mesin ekstraksi memori untuk mengirimmu dan para pedagang manusia itu ke neraka!"
Namun, saat kebenaran terungkap, dia menjadi gila. 
Setelah aku hamil, aku dijebak oleh adik angkat dan suamiku, hingga mati dengan perut dibedah dan tubuh dipotong-potong.
Begitu mati, rohku terikat dengan mereka.
Tak seorang pun mencintaiku saat aku masih hidup.
Bahkan setelah mati, aku hanyalah hantu pengembara.
Namun, ada seorang pria yang tanpa ragu membalaskan dendamku.
Aku melihat pria itu meneteskan air mata untukku.
Ketika terlahir kembali, aku mendatanginya.
Akan tetapi, orang-orang yang tak mencintaiku itu menyesal.
Mereka mengatakan mereka mencintaiku.
Larut malam, Dion Abrian membenamkan kepalanya di leherku. Napasnya yang hangat sangat agresif.
"Tiara, bilang kamu cinta aku."
"Bilang kamu nggak akan hilang lagi."
Aku mengulangi perkataan itu.
"Aku nggak mau mereka lagi. Aku hanya mau kamu."
Aku hanya menginginkan dirimu, yang tetap mencintaiku dengan bergelora saat seluruh dunia tak lagi mencintaiku. 
Lampu sirene mobil polisi menyala di lokasi terjadinya kecelakaan beruntun malam itu.
Aku memegang papan klip dan berjalan menuju bagian belakang mobil yang rusak. Siapa sangka aku malah bertemu dengan mantan suamiku, Faris Lupito, dan putra kami, Daffin Lupito, di tempat seperti ini.
Daffin tertegun melihatku. Dia lalu menarik lengan baju Faris.
"Ayah, orang itu mirip banget sama Ibu."
Tanpa mendongak, Faris hanya menjawab sambil memeriksa pintu mobil.
"Ibumu di rumah, jangan asal bicara."
Tapi dia lalu menoleh.
Saat kami akhirnya saling pandang, seluruh tubuhnya membeku seketika.
Detik berikutnya, dia menerjang ke arahku. Dia mencengkeram pergelangan tanganku, lalu bertanya dengan napas yang masih tersengal, dan suara yang terdengar bergetar.
"Luna? Kamu ... masih hidup?"
Aku melepaskan cengkeramannya sambil mengerutkan kening. Kemudian mulai menulis lagi.
"Pak, aku sedang tugas. Tolong kerja samanya."
Ayah dan anak itu terdiam mematung di tempat. Mereka terdiam menatapku yang bersikap dingin.
Setelah selesai mengurus lokasi kejadian, aku kembali menaiki motorku dan hendak pergi.
Tapi dua orang itu malah mengejarku.
Daffin memanggil dengan suara pelan, "Ibu ... "
Faris menelan ludah. Dia terlihat tegang saat berkata.
"Luna, ingatanmu ... sudah kembali?"
Aku mengangguk, lalu menjawab dengan nada datar.
"Iya. Aku sudah pulih sejak ledakan lima tahun lalu." 
Pada usia delapan belas tahun, Cynthia Tandri mengalami pelecehan seksual oleh seorang pria tak dikenal yang sedang mabuk.
Dia melapor ke polisi dan sambil menahan tekanan serta ketakutan yang luar biasa, dia bersikeras menyeret pria berlatar belakang kuat itu ke penjara.
Namun, bayang-bayang mimpi buruk itu terlalu dalam. Begitu dalam hingga selama beberapa tahun berikutnya, setiap kali ada pria yang mendekatinya sedikit saja, tubuhnya akan gemetar tak terkendali, disertai rasa mual, bahkan muntah.
Dia mengira hidupnya akan berakhir seperti itu, hancur, ternodai, tak lagi mampu mencintai atau menjalani hidup seperti orang normal.
Sampai akhirnya Stanley Permadi muncul.
Pemimpin keluarga paling berpengaruh di Kota Jinantara, justru menaruh perhatiannya pada gadis sederhana ini, yang bahkan menyimpan "noda" di masa lalunya, dan mulai membuka lembaran cinta padanya. 
Setelah mengalami keguguran, Camelia Darian berubah menjadi sosok istri yang selama ini diidamkan oleh James Safran. Dia tidak lagi menceritakan momen kesehariannya, tidak lagi menelepon sepanjang malam saat suaminya tidak kunjung pulang. Bahkan ketika dijebak hingga harus berurusan dengan polisi, dia hanya menjawab dengan tenang bahwa dia tidak memiliki keluarga saat pihak kepolisian memintanya memanggil keluarganya sebagai penjamin agar bisa bebas. Kemudian, dia menjalani masa penahanan selama satu minggu tanpa bantahan. Tujuh hari kemudian, di suatu senja, gerbang besi kantor polisi berdenting terbuka. Baru saja Camelia menuruni anak tangga, sebuah mobil Maybach hitam mendadak berhenti tepat di hadapannya. Pintu terbuka, lalu James turun dengan setelan jas khususnya yang sempurna. Pria itu tampak jangkung dan tegap, tetap memancarkan aura dingin yang mulia, serta pesona yang tenang. Dia tampak seperti rembulan yang agung, tetapi tidak tersentuh. 
"Halo, saya mau urus imigrasi!"Fara Jilon berdiri di depan jendela sambil menyerahkan semua dokumen persyaratan yang sudah dia siapkan kepada seorang petugas di balik jendela.Tidak lama kemudian, si petugas pun mencap dokumen itu, lalu mengambil dan menyerahkan selembar dokumen lain kepada Fara."Bu, prosesnya berlangsung kurang lebih 15 hari. Mohon ditunggu."Fara mengangguk mengerti, lalu berbalik badan dan berjalan keluar. Akan tetapi, dia mendadak mendengar para pegawai di belakangnya sibuk bergosip sambil berbisik."Aku nggak salah lihat, 'kan? Kenapa Bu Fara mengurus imigrasi? Apa dia lagi bertengkar dengan Pak Kris?""Kalaupun ya, harusnya masalahnya nggak parah, 'kan? Pak Kris 'kan dikenal sebagai suami yang cinta mati dengan istrinya. Kenapa Bu Fara begitu keras kepala mau berpisah?""Ya, ya. Lima tahun lalu, Pak Kris mengadakan pesta pernikahan paling mewah dalam abad ini demi Bu Fara. Orang-orang yang nggak mengikuti berita terkini di sosial media sepertiku saja tahu soal itu. Terus, tiga tahun lalu Bu Fara mengalami kecelakaan mobil dan butuh donor darah. Pak Kris nggak memedulikan semua halangan dan rela mendonorkan sebagian besar darahnya sendiri hingga nyawa Bu Fara akhirnya berhasil diselamatkan. Lalu, tahun lalu Pak Kris juga mengerahkan semua media untuk mencari Bu Fara ke penjuru dunia, padahal Bu Fara baru menghilang selama satu jam. Sekarang Pak Kris pasti sudah seperti orang gila karena Bu Fara pergi begitu saja tanpa memberitahunya ...."Fara mengatupkan bibirnya mendengarkan pembicaraan orang-orang itu, tetapi sorot tatapannya yang mengejek dirinya sendiri tampak makin kentara.Ya, semua orang tahu betapa Kris mencintainya. 





Mega Yarina adalah seorang dokter forensik, sedangkan suaminya, John Kirton, adalah raja bisnis yang sangat berkuasa di Kota Jinberon. Dulu, John jatuh cinta pada Mega pada pandangan pertama dan mengejarnya selama dua tahun penuh, dengan segala kelembutan dan kesabaran, akhirnya berhasil menikahi dokter forensik yang tenang, rasional, dan sangat profesional ini. Kisah mereka sempat menjadi buah bibir. Namun, siapa sangka, hanya dalam waktu tiga tahun pernikahan, hati John sudah beralih kepada anak magang yang Mega bimbing, Sandra Jirnan. Adik laki-laki Sandra memerkosa dan membunuh adik perempuan Mega hingga tewas. Sebagai dokter forensik, Mega sendiri yang memeriksa luka-luka adiknya. Memar dan luka sobekan di sekujur tubuhnya nyaris membuat pertahanan mental Mega hancur di tempat. Mega bersumpah akan menuntut keadilan demi adiknya! Namun, bukti-bukti yang Mega kumpulkan lenyap tak berbekas keesokan harinya; berkas gugatan yang diajukan pun hilang satu per satu bagai ditelan bumi. 


Edbert Howard, seorang raja bisnis yang bersumpah tidak akan menikah. Hingga suatu hari, Edbert dipaksa menikahi seorang istri muda dan dia memulai lembaran baru dalam hidupnya!"Pak Presdir, istri Anda menghancurkan rumah keluarga Whitten."Pria itu bertanya, "Apa amarahnya sudah reda?""Belum … "Pria itu berkata, "Panggil beberapa orang lagi untuk membantunya.""Pak Presdir, istri Anda berkelahi dengan seseorang sampai membuat orang itu dirawat di rumah sakit.""Apa dia sudah puas?""Belum."Pria itu lanjut bekerja. "Lanjutkan."Pada suatu hari, pria itu mendengar kalau istrinya berkelahi lagi dan dia marah. "Everly, kamu mau dihukum, ya?" Everly menjawab, "Suamiku, sebelumnya kamu nggak kayak gini."Pria itu menunjuk perut istrinya yang besar. "Dulu belum ada bayi di perutmu!"Dia hamil tujuh bulan, tetapi malah berkelahi?Everly langsung membuat lawannya lari ketakutan dan hampir pingsan, sementara dia bangga karena bisa menang tanpa harus bertarung! 