Semua

Saat pertunanganku dengan Bryan Howen batal, semua orang menganggap hidupku berakhir sampai di situ.Padahal, reputasiku sampai rusak selama lima tahun bersama Bryan demi menyesuaikan diri dengan pria itu.Tidak ada lagi yang mau menerima wanita sepertiku.Setelah itu, kabar tentang kekasih baru Bryan pun tersebar di kalangan teman-teman.Semua orang di sekitarku menantikanku meminta balikan dengan Bryan.Namun, mereka tidak tahu bahwa aku secara sukarela menggantikan adik perempuanku pergi ke Kota Haruba dan menikah dengan orang sana.Sebelum menikah, aku mengembalikan kotak harta karun yang Bryan berikan.Kartu harapan kosong yang dia berikan padaku sewaktu masih muda.Setelah itu, aku pergi tanpa membawa kenangan apa pun.Suatu hari kemudian, Bryan tiba-tiba menanyakan soal aku. "Setelah sekian lama nggak ada kabar, apa Valen sudah mati?"Padahal, waktu itu aku sedang dibangunkan oleh suami baruku dengan ciumannya."Ayo, nurut, Valen. Kita 'kan sudah sepakat empat kali, jadi sekali pun nggak boleh terlewat ... " 


“Pa, Ma, aku setuju untuk kuliah ke luar negeri.” Saat mendengar putrinya akhirnya setuju, suara orang tuanya yang jauh di seberang lautan penuh dengan rasa syukur. “Selina anakku, akhirnya kamu setuju juga! Baiklah Nak. Kalau begitu Papa Mama akan segera mengatur semuanya! Jangan sedih begitu, dong! Sebulan lagi juga bertemu.” Namun, berbeda dengan suasana ceria orang tuanya, nada suara Selina terdengar berat. “Iya, Bu.” Setelah berbasa-basi sejenak, telepon pun terputus.Di luar jendela, gelap malam telah meneyelimuti bumi. Selina tidak menyalakan lampu, matanya yang kosong sedikit memerah. Usut demi usut, hari yang dinanti pun tiba, Selina akhirnya memulai perjalanan kuliah di luar negeri, akan tetapi rasa gundah tetap memenuhi hatinya. Mulai hari ini, Selina harus menghadapi kehidupan baru di negeri orang, ketidakpastian masa depan, dan jarak yang semakin melebar antara dirinya dan orang tua. Dalam hati, Selina mulai mempertanyakan: Apakah aku benar-benar siap menghadapi tantangan dan kehidupan baru di negeri antah berantah? 
Karen sudah menjadi penjilat Charles selama sepuluh tahun, bahkan menemani Charles dari bukan siapa-siapa menjadi sukses, hanya saja semua ini tidak bisa dibandingkan dengan Yuri.Akhirnya Karen putus asa dan memutuskan untuk berkarier lagi.Entah itu dokter genius, peretas top, pengacara terkenal, operator game terbaik, desainer terkenal, aktris terkenal ... semuanya adalah dia!Bahkan hebat dalam membalas dendam pada pria dan wanita berengsek.Charles dari atas melihat Karen, "Karen, kamu sudah punya hak menjadi wanitaku."Tiba-tiba Harvey menendangnya, "Apa hakmu sampai menodai wanitaku?"Charles langsung ketakutan. "Pak ... Pak Harvey?!"Harvey mengangkat dagu Karen dengan lembut, bahkan berkata dengan nada tidak senang, "Karen, lagi-lagi tebar pesona di luar, ya?"Wajah Karen langsung memucat. Namun, begitu mau kabur, dia sudah digendong oleh Harvey. 

Melisa memiliki pernikahan yang tampak sempurna, sesuatu yang membuat banyak orang iri. Suaminya, Juna Doreno, mencintainya dengan dalam, seolah-olah dunia hanya berputar untuknya.Namun pada hari ketika dia mengetahui bahwa dirinya sedang mengandung, seluruh dunianya runtuh. Melisa akhirnya tahu bahwa selama dua tahun terakhir, Juna telah berselingkuh.Yang paling menyakitkan, wanita itu bukan orang asing. Melainkan Fanny, perempuan yang dulu pernah menindas dan mempermalukannya semasa kuliah, sekarang menjadi orang ketiga dalam pernikahan mereka. Bahkan, Juna dan Fanny telah memiliki sepasang anak kembar yang sehat dan lucu.Fanny terus menyerangnya dengan hinaan dan provokasi. Juna, yang dulu bersumpah takkan menyakitinya, justru berulang kali berbohong hanya untuk bisa menemui wanita itu diam-diam.Melisa yang hancur memilih untuk membalas. Dia menggugurkan kandungan yang baru diketahui itu dan mulai menyusun rencana kematian palsu agar bisa menghilang dari kehidupan Juna untuk selamanya.Sebelum pergi, Melisa meninggalkan surat keterangan aborsi dan semua bukti perselingkuhan Fanny sebagai "hadiah perpisahan". Dia meninggalkannya untuk Juna, dan berpesan agar baru dibuka beberapa hari kemudian. 
Di tengah badai salju yang dingin, Xena Gunawan dihadapkan pada pengkhianatan terbesar dalam hidupnya, dirinya dituduh oleh suaminya sendiri, Sandy Santosa, di pengadilan atas kejahatan yang tidak pernah ia lakukan. Pernikahan tujuh tahun yang ia bangun dengan penuh cinta, nyatanya hanya ilusi yang menyesakkan. Kini cintanya berubah menjadi pengkhianatan. Xena berusaha bangkit dan melawan, dia ingin membuktikan bahwa dirinya tak bersalah, serta membuka kedok wanita lain yang selama ini menjadi bayang-bayang dalam pernikahannya.Namun, harga dari keadilan adalah hati yang hancur. Ketika ia berdiri bebas dari tuduhan, ia memilih sebuah kebebasan yang lebih besar, "Sandy, mari kita bercerai."Di balik sikap dingin dan penuh percaya diri, Sandy tidak pernah mengira bahwa wanita yang selalu ia anggap akan kembali padanya apa pun yang terjadi, kini telah berpaling darinya. Lalu, mereka bertemu kembali bukan sebagai pasangan, melainkan sebagai dua pribadi yang setara di ruang sidang. bagaimana akhir dari dua jiwa yang terikat oleh masa lalu ini? Akankah Xena berhasil melampiaskan dendamnya? 
Pada tahun ketujuh pernikahan, Vania baru mengetahui bahwa suaminya memiliki seorang putra berusia enam tahun.Vania bersembunyi di belakang perosotan TK, memperhatikan Bastian yang sedang membungkuk dan menggendong seorang anak laki-laki sambil bercanda."Papa, sudah lama Papa nggak datang mengunjungiku.""Nathan, Papa masih sibuk kerja, jadi kamu harus patuh sama Mama ya.""Deg!" Vania yang mendengar itu pun membeku di tempat, pikirannya seketika kosong.Pria dan anak laki-laki itu terlihat sangat mirip.Semua orang memberitahunya bahwa pria yang dulu bersumpah akan mencintainya selamanya, sebenarnya sudah berselingkuh!Mereka adalah teman masa kecil yang saling mencintai selama bertahun-tahun.Vania pernah ditusuk di perut saat berusaha menyelamatkan Bastian. Akibatnya, dia bukan hanya mengalami keguguran, tetapi juga tidak bisa hamil lagi seumur hidup.Saat itu, Bastian berlutut di sampingnya, kemudian berkata dengan mata memerah, "Nggak masalah kalau kita nggak punya anak. Asal bersamamu itu sudah cukup bagiku!"Suara Bastian yang bergetar waktu itu masih terngiang di telinganya. Namun, pemandangan di depan mata sekarang menghancurkan sumpah itu! 
Operasi transplantasi ginjal yang akan dilakukan Lana Sudiro untuk putranya akan segera dimulai.Operasi kali ini sangat sulit, karena ginjal yang akan ditransplantasikan berasal dari tubuhnya sendiri.Operasi berjalan sangat sukses.Saat dia bersiap membagikan kabar gembira itu kepada suaminya, Jodi Kusuma, yang sedang menunggu di ruang sebelah, melalui celah pintu, dia justru melihat pria itu sedang berpelukan mesra dengan dokter magang yang bekerja di bawahnya."Kak Jodi, operasi ini nggak akan ada masalah apa-apa, 'kan? Kalau anak kita kenapa-kenapa bagaimana? Andai saja aku bisa mendonorkan ginjalnya, paling nggak nyawa anak kita nggak akan bergantung pada orang lain."Lana terpaku di tempat.Apa maksudnya "anak mereka"?Dia baru hendak menerobos masuk untuk menuntut penjelasan.Namun, detik berikutnya dia melihat pria itu memeluk Wendy dengan tatapan penuh rasa sayang. "Jangan khawatir, sejak Lana mengalami kecelakaan mobil dan kehilangan ingatan, dia tiba-tiba punya seorang anak, dan dia sama sekali nggak curiga, dan selalu menganggap Hans sebagai anaknya sendiri. Dia pasti akan berusaha sebaik mungkin dalam operasi ini. Lagi pula, dulu kamu kehilangan satu ginjal demi menyelamatkan aku, dan aku terpaksa menikahinya agar dia mau menukar ginjalnya demi anak kita. Itu sangat adil." 

"Wenny, sejak kamu kecil, keluarga kita sudah menjodohkanmu. Sekarang 'kan penyakitmu sudah hampir sembuh, apa kamu nggak mau pulang ke Kota Jintara dan menikah?""Kalau kamu tetap nggak mau, aku akan bicara lagi sama ayahmu untuk membatalkan perjodohan ini."Di dalam kamar yang remang-remang, Wenny Sanjaya hanya bisa mendengar keheningan.Saat orang di ujung telepon hampir menyerah untuk membujuknya lagi, tiba-tiba dia berkata, "Aku mau pulang untuk menikah."Bu Maya Sanjaya tertegun di seberang telepon, seperti tidak menyangka, "Kamu ... kamu setuju?"Wenny menjawab dengan tenang, "Ya, aku setuju. Tapi, aku masih butuh waktu untuk menyelesaikan urusanku di Kota Hanis. Aku akan kembali dalam dua minggu. Ibu, kalian siapkan saja dulu pernikahannya."Setelah mengucapkan beberapa pesan tambahan, dia menutup telepon. 



Seminggu sebelum menikah dengan Sigit Permana, Wulan Jatmiko tanpa sengaja memergoki hubungan terlarang antara pria itu dan adik tiri Wulan.Setelah berteman bertahun-tahun sejak masa kecil, untuk pertama kalinya Wulan menyadari bahwa perasaan mereka ternyata begitu rapuh.Mimpinya, masa depannya, seluruh hidupnya, semuanya hancur karena Sigit.Dalam keputusasaan, Wulan menyetujui perjodohan dengan Keluarga Silendra dan menikah dengan pria berkepribadian aneh dengan kaki cacat.Namun, siapa sangka, jalan buntu yang dia kira tanpa harapan justru telah lama dinantikan oleh pria itu.Saat bertemu lagi, mata Sigit dipenuhi rasa sakit, memohon agar Wulan mau menoleh sekali saja ... 
Raina Adisaputra dikenal sebagai primadona kampus di Universitas Nusantara. Dia adalah gadis polos yang menjadi idaman banyak pria.Namun, suatu hari, forum kampus mendadak heboh karena tersebarnya foto-foto pribadinya.Dalam sekejap, nama baiknya hancur. Kesempatan mendapatkan beasiswa pun dibatalkan. Bahkan ketika dia sedang di jalan, ada orang yang menghinanya dengan bertanya, "Berapa tarifmu satu malam?"Satu-satunya orang yang memiliki foto-foto itu adalah pacarnya sendiri, Adrian Wijaya.Dalam keputusasaan, Raina pergi untuk menemui Adrian dan menuntut penjelasan. Namun sebelum sempat masuk, dia mendengar suara teman Adrian dari dalam ruangan."Adrian, caramu kali ini kejam sekali. Begitu foto-foto itu tersebar, Raina langsung kehilangan segalanya. Nama baiknya hancur dan beasiswanya batal. Sekarang, dia pasti nggak akan berani lagi bersaing dengan Nadya." 


"Sistem, aku ingin mengajukan permohonan untuk keluar dari dunia misi ini." Sistem yang dipanggil segera muncul dan berkata, "Penerima misi, permohonan Anda telah disetujui. Kami memberikan waktu setengah bulan agar Anda dapat berpamitan dengan keluarga Anda di dunia ini." Setelah itu, sistem kembali menghilang dari hadapannya. Namun, mendengar kata "keluarga", Shella Yustian terpaku lama, perlahan-lahan mengalihkan pandangan ke foto keluarga yang ada di atas meja di sampingnya.Dalam foto itu, suami dan anaknya sedang mencium kedua pipinya dengan penuh kasih.Momen bahagia itu membuatnya tiba-tiba tertegun sejenak.Tidak ada yang tahu bahwa Shella adalah seorang penakluk.Sepuluh tahun yang lalu, dia dibawa oleh sistem ke dunia ini untuk menaklukkan Irfan Putranto, pewaris utama lingkaran elite Jigara.Selama sepuluh tahun, dari masa sekolah sampai duduk di pelaminan, dia tidak hanya berhasil menyelesaikan misi penaklukannya, tetapi juga jatuh cinta pada target misinya. 


Saat aku berusia 16 tahun, ibuku akhirnya bunuh diri karena merasa tersudut oleh selingkuhan ayahku. Aku jadi tidak punya rumah dan terpaksa tinggal bersama Keluarga Jonel.Rivano Jonel yang masih remaja itu mendengarkan ceritaku tentang betapa keterlaluannya selingkuhan dan anak haram ayahku dengan mata berkaca-kaca, lalu mengepalkan tangannya dan berkata dengan lebih marah daripada aku."Milea, tenang saja. Kalau nanti aku bertemu dengan ibu dan anak sialan itu, pasti akan kuberi mereka pelajaran!"Setelah itu, dia benar-benar bertemu dengan anak haram ayahku.Mereka bercumbu dengan penuh gairah di atas ranjang.Rivano benar-benar melupakan amarahnya saat masa muda. Dia merapikan pakaiannya yang berantakan dengan tenang dan berkata padaku yang matanya sudah berkaca-kaca."Adikmu cukup mirip denganmu, tapi dia jauh lebih genit darimu. Kamu harus belajar darinya."Saat itulah, aku baru menyadari bahwa pemuda yang selalu menemaniku ini entah sejak kapan sudah menjadi pria berengsek.Setelahnya, di hari pernikahanku dengan pamannya, Rivano menarikku dengan mata yang berkaca-kaca dan terus menuntut penjelasan."Milea, kamu jelas-jelas adalah tunanganku! Milikku! Kenapa kamu malah menikah dengan orang lain!" 


Hansen Dhuarta, pewaris paling berpengaruh di lingkaran elite Kota Jingga, akhirnya sembuh setelah tiga tahun terbaring lumpuh. Untuk merayakannya, para sahabatnya sengaja mengadakan pesta di klub pribadi.Marsha Widodo berdiri di pintu klub, memegang hadiah yang telah dia persiapkan dengan baik. Saat hendak mendorong pintu, dia mendengar suara percakapan Hansen dan teman-temannya dari dalam."Hansen, Marsha itu benar-benar tulus padamu. Kalau bukan karena dia selama tiga tahun ini, mana mungkin kondisimu bisa pulih sebaik ini?" "Betul. Gadis itu setiap hari memijatmu, menemanimu rehabilitasi, bahkan tidur pun nggak berani terlalu lelap, takut kalau kondisi mentalmu tiba-tiba memburuk di tengah malam. Utang budi sebesar ini, harus kamu ingat seumur hidup." "Dia memang orang yang sangat baik." Suara Hansen terdengar rendah dan hangat.Ujung jari Marsha sedikit bergetar, sekilas kehangatan muncul di hatinya.Detik berikutnya, dia mendengar seseorang lainnya bertanya, "Lalu kapan rencananya kamu mau menikahi dia?" 

Tahun 1983, gempa dahsyat merenggut Yura dari dekap keluarga kandungnya, menempatkannya dalam lindungan keluarga angkatnya. Di antara dinding-dinding megah dan kesunyian, Carlton, sang kakak angkat, menjadi pelindung sekaligus cahaya dalam dunianya yang rapuh. Namun, rasa yang tumbuh di hati Yura terhadap Carlton perlahan berubah menjadi cinta yang bertepuk sebelah tangan.Ketika rahasia itu terungkap, hubungan mereka retak, meninggalkan Yura dalam kesepian yang tak terperi. Di tengah luka dan pengkhianatan, kabar tentang orang tua kandungnya hadir seperti harapan di cakrawala. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan semua yang menyakitinya, mencoba melangkah menuju kehidupan baru.Namun, takdir seolah enggan memberinya kebebasan. Cinta yang terkubur, impian yang terenggut, dan masa lalu yang terus menghantui membuat setiap langkahnya terasa berat. Antara keinginan untuk bebas dan belenggu rasa yang tak kunjung pudar, jalan manakah yang akan Yura pilih? Mampukah ia menemukan dirinya sendiri di tengah bayang-bayang cinta yang pernah ia anggap sebagai segalanya? 


Edbert Howard, seorang raja bisnis yang bersumpah tidak akan menikah. Hingga suatu hari, Edbert dipaksa menikahi seorang istri muda dan dia memulai lembaran baru dalam hidupnya!"Pak Presdir, istri Anda menghancurkan rumah keluarga Whitten."Pria itu bertanya, "Apa amarahnya sudah reda?""Belum … "Pria itu berkata, "Panggil beberapa orang lagi untuk membantunya.""Pak Presdir, istri Anda berkelahi dengan seseorang sampai membuat orang itu dirawat di rumah sakit.""Apa dia sudah puas?""Belum."Pria itu lanjut bekerja. "Lanjutkan."Pada suatu hari, pria itu mendengar kalau istrinya berkelahi lagi dan dia marah. "Everly, kamu mau dihukum, ya?" Everly menjawab, "Suamiku, sebelumnya kamu nggak kayak gini."Pria itu menunjuk perut istrinya yang besar. "Dulu belum ada bayi di perutmu!"Dia hamil tujuh bulan, tetapi malah berkelahi?Everly langsung membuat lawannya lari ketakutan dan hampir pingsan, sementara dia bangga karena bisa menang tanpa harus bertarung! 
Putri Keluarga Wistoria yang sebenarnya sudah kembali dari Alam Kultivasi!Di kehidupan sebelumnya, Diana Palmer adalah putri asli Keluarga Wistoria, tapi Keluarga Wistoria malah tidak mengakuinya dan menganggapnya sebagai pembantu. Keluarga Wistoria hanya peduli pada putri dan adik angkat mereka!Pada akhirnya, Diana ditinggal oleh ibu dan kakak kandungnya di dalam mobil yang sedang terbakar. Dia pun mati terbakar.Setelah berkultivasi selama 300 tahun, dia kembali dan memutuskan hubungan dengan Keluarga Wistoria. Dia mulai hidup untuk dirinya sendiri.Orang lain mengira dia hanya seorang artis yang tidak berdaya, tapi mereka tidak tahu kalau dia adalah master metafisika legendaris yang dipatuhi oleh orang-orang kaya! Dia adalah dokter ajaib yang dapat menghidupkan kembali orang mati! Dia adalah guru yang dipuja banyak orang! Dia adalah pembawa pesan keadilan yang ditakuti dan dikagumi orang-orang!Dengan bantuan Keluarga Wistoria, si putri palsu bersaing dengan Diana dalam segala hal. Namun, makin si putri palsu membandingkan, dia makin merasa putus asa. Hingga suatu hari, anggota Keluarga Wistoria yang menderita penyakit terminal menyadari kalau dokter ajaib yang selama ini mereka cari ternyata adalah putri dan adik perempuan mereka yang terlantar!Orang Keluarga Wistoria berkata kalau Diana tidak bersaing dengan Hazel, mereka akan mengakui Diana. Sementara Diana mendengar mereka ingin menemuinya karena mereka telah menderita penyakit terminal. 


"Nona Nindya, hasil pemeriksaan menunjukkan Anda mengidap kanker pankreas stadium akhir. Kondisinya kurang begitu baik. Jika Anda menolak pengobatan, kemungkinan hidup Anda nggak sampai satu bulan lagi. Apa Anda yakin nggak mau menjalani perawatan? Apa suami Anda juga sudah setuju?"
"Aku yakin ... dia akan setuju."
Setelah menutup telepon dokter, aku menatap sekeliling rumah yang kosong, rasa perih di hatiku tak tertahan lagi.
Kukira selama ini hanya sakit lambung lama yang kambuh, tak disangka ternyata kanker.
Aku menghela napas, lalu memandang foto berbingkai di atas meja.
Di dalam foto, Jensen Setiawan yang berusia delapan belas tahun menatapku dengan penuh perhatian.
Bertahun-tahun telah berlalu, namun aku masih mengingat hari itu dengan jelas. Kelopak bunga putih berguguran, menempel di rambut kami dan Jensen tersenyum sambil bertanya, apakah ini sudah bisa disebut menua bersama? 
Pada hari mantan suamiku menikah dengan adik angkatku, aku melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupku.Aku telah mencintai Kelvin Wijaya selama sepuluh tahun. Setelah menikah, aku meninggalkan karierku untuk menjadi seorang ibu rumah tangga. Ini hanya karena pria itu mengatakan bahwa dia menyukai istri yang pandai mengurus keluarga.Namun, dia malah jatuh cinta pada adik angkatku yang fisiknya lemah, tetapi giat bekerja. Dia berkata, "Wanita yang serius bekerja adalah yang paling cantik."Pria itu sepertinya lupa, sebelum menikah dengannya, namaku sudah terkenal di kancah internasional.Semua usahaku untuk menyelamatkan pernikahan kami dianggap sebagai tindakan licik oleh pria itu.Bahkan, demi memaksaku bercerai dengannya, pria itu mencelakai keluargaku dan membuatku keguguran. Katanya, ini adalah balasan bagiku karena telah melukai adik angkatku yang bermuka dua itu.Karena punya kesempatan untuk hidup kembali, aku bersumpah .... Aku tak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi.Aku tak menginginkan pria ini lagi!Namun, setelah kami sepakat bercerai, Kelvin yang dulu sangat membenciku itu malah berlutut memohon agar aku kembali.Di hadapannya, aku dengan santai memeluk musuh bebuyutannya .... 
"Halo, saya mau urus imigrasi!"Fara Jilon berdiri di depan jendela sambil menyerahkan semua dokumen persyaratan yang sudah dia siapkan kepada seorang petugas di balik jendela.Tidak lama kemudian, si petugas pun mencap dokumen itu, lalu mengambil dan menyerahkan selembar dokumen lain kepada Fara."Bu, prosesnya berlangsung kurang lebih 15 hari. Mohon ditunggu."Fara mengangguk mengerti, lalu berbalik badan dan berjalan keluar. Akan tetapi, dia mendadak mendengar para pegawai di belakangnya sibuk bergosip sambil berbisik."Aku nggak salah lihat, 'kan? Kenapa Bu Fara mengurus imigrasi? Apa dia lagi bertengkar dengan Pak Kris?""Kalaupun ya, harusnya masalahnya nggak parah, 'kan? Pak Kris 'kan dikenal sebagai suami yang cinta mati dengan istrinya. Kenapa Bu Fara begitu keras kepala mau berpisah?""Ya, ya. Lima tahun lalu, Pak Kris mengadakan pesta pernikahan paling mewah dalam abad ini demi Bu Fara. Orang-orang yang nggak mengikuti berita terkini di sosial media sepertiku saja tahu soal itu. Terus, tiga tahun lalu Bu Fara mengalami kecelakaan mobil dan butuh donor darah. Pak Kris nggak memedulikan semua halangan dan rela mendonorkan sebagian besar darahnya sendiri hingga nyawa Bu Fara akhirnya berhasil diselamatkan. Lalu, tahun lalu Pak Kris juga mengerahkan semua media untuk mencari Bu Fara ke penjuru dunia, padahal Bu Fara baru menghilang selama satu jam. Sekarang Pak Kris pasti sudah seperti orang gila karena Bu Fara pergi begitu saja tanpa memberitahunya ...."Fara mengatupkan bibirnya mendengarkan pembicaraan orang-orang itu, tetapi sorot tatapannya yang mengejek dirinya sendiri tampak makin kentara.Ya, semua orang tahu betapa Kris mencintainya. 


Di rumah hantu udara dingin berhembus, suara efek menyeramkan.
Aku pura-pura takut, dan menempel ke orang di sampingku.
"Kak, temani aku jalan, ya."
Sampai lampu menyala, aku baru tahu ternyata orang itu mantan suamiku, Harris Bintara.
Teman-temannya tertawa, sekelompok pria dan wanita menatap diriku dengan tatapan penuh penilaian.
"Pantas saja disebut spesialis jadi selingkuhan, panggil 'Kak' saja bikin orang lemas."
"Dulu goda paman jadi suami, bikin Harris jatuh, sekarang masih berani nempel lagi?"
"Mana bisa dibandingkan dengan kakaknya, Elina Asera, putri sah dari keluarga terhormat!"
Putri sah?
Dua kata itu nyaris membuatku tertawa.
Mereka tidak tahu, akulah putri sah yang ditukar oleh ayah kandungku sendiri.
Namun, semua itu sudah tidak penting.
"Ini hanya permainan kecil antara aku dan suamiku," ucapku dengan nada datar.
Harris menjauhkan dirinya dariku.
"Vina, sekarang aku ini kakak iparmu, jaga sikapmu," ucapnya dengan nada sedingin es.
Aku mundur dua langkah, lalu tersenyum sempurna.
"Pak Harris salah ingat, aku nggak pernah punya kakak."
"Dan soal tadi ... "
Mataku menyapu wajah Harris yang sedikit kaku, lalu aku menambahkan pelan.
"Aku cuma salah orang saja." 


Valeria Canir dan Henros Sastian adalah dua "iblis dunia" yang sudah dikenal semua orang di kalangan elite ibu kota. Valeria pernah menghancurkan bar, membakar yacht, menyiram wajah mantan pacarnya dengan anggur merah di depan umum, dan menabrakkan mobil sportnya hingga merusak kamera para paparazi. Sementara itu, Henros pernah ngebut balap liar, membalik meja judi, dan membuat siapa pun yang menyinggungnya bangkrut sampai harus berlutut memohon ampun sambil tetap tersenyum mengangkat gelas untuknya. Tak ada yang menyangka, dua "leluhur" ini akhirnya menjalin pernikahan aliansi bisnis. Begitu kabar itu tersebar, seluruh kalangan elite itu serentak menarik napas dingin, dua orang ini tinggal serumah, apa atapnya tidak bakal terbang? 

Nara Lintang tak pernah menyangka bahwa hubungan jarak jauh lintas negara yang akan segera berakhir justru menutup kisahnya dengan akhir yang begitu pahit dan memalukan.
Bagaimanapun juga, cinta Reza Perdana kepadanya adalah sesuatu yang tak tertandingi.
Dia adalah direktur rumah sakit yang sibuk. Namun demi Nara, dia menempuh hampir sembilan ratus penerbangan ke luar negeri, bolak-balik dengan total waktu terbang mendekati sepuluh ribu jam.
Meski setiap pertemuan selalu singkat dan terburu-buru, Reza tetap memeluknya erat dan berkata dengan suara rendah bahwa semua itu dia jalani dengan sepenuh kerelaan.
Hadiah yang Reza kirimkan kepadanya pun tak terhitung jumlahnya.
Dari yang kecil seperti surat cinta tulisan tangan sepanjang ribuan kata, hingga yang besar seperti kalung bernilai miliaran yang dia menangkan di balai lelang.
Selama dia merasa sesuatu itu bisa membuat Nara tersenyum, dia akan mempertaruhkan segalanya untuk meraihnya sekalipun itu adalah bintang di langit.
Cinta yang terukir hingga ke sumsum tulang itu tak pernah berubah sedikit pun selama tiga tahun penuh.
Namun, ketika Nara pulang ke tanah air dengan penerbangan semalaman, lalu mendengar teman-teman masa kecil mereka memuji betapa setianya cinta Reza kepadanya, Reza justru membantahnya dengan suara serak ...
Nara harus mengakui bahwa saat itu, hatinya seolah dicabik ribuan pisau, dan rasa sakitnya tak ubahnya hukuman yang dijalani perlahan, irisan demi irisan. 
"Nona Sheila, kami sudah membuat kesalahan. Penerima transplantasi jantung pacarmu bukanlah CEO Grup Boris, melainkan orang lain. Orang itu sekarang berada di Vatera." Suara si penelepon penuh dengan penyesalan.Sheila terdiam lama sebelum akhirnya berbicara, di tengah ketidakpastian dan detak jantung yang gelisah dari orang di ujung sana."Oke, aku mengerti."Tepat saat Sheila menekan tombol mengakhiri panggilan, pintu kamar terbuka dengan keras. Diego masuk dengan wajah sangat gelisah. Begitu melihat Sheila, dia langsung meraih tangannya dan menariknya keluar."Ikut aku keluar sebentar!"Tanpa penjelasan apa pun, Sheila ditarik dengan paksa ke dalam mobil oleh Diego. Sepanjang jalan, mobil melaju dengan kecepatan tinggi, menerobos banyak lampu merah. Yang terdengar hanyalah suara deru angin bercampur deru mesin.Jemari Diego terus menghasilkan suara ketukan yang halus di atas setir, menunjukkan betapa gelisahnya dia saat ini.