Semua

"Cindy, kamu benar-benar mau meninggalkan Samuel dan pergi ke luar negeri?"Di dalam kafe yang tenang, Cindy Rukmana meletakkan sendok di tangannya, memandang sahabatnya yang terlihat terkejut, lalu berkata dengan nada datar."Aku dan dia sudah bercerai.""Sudah cerai?!" Mendengar kabar mengejutkan ini secara tiba-tiba, sahabatnya, Yana, tampak sangat kaget, lalu segera membela Cindy. "Samuel benar-benar setuju? Selama tiga tahun kamu begitu baik padanya, bahkan batu pun bisa menghangat kalau terus digenggam. Apa dia benar-benar nggak punya sedikit pun perasaan padamu!"Cindy tersenyum tipis, matanya berkilat. 

Saat pertunanganku dengan Bryan Howen batal, semua orang menganggap hidupku berakhir sampai di situ.Padahal, reputasiku sampai rusak selama lima tahun bersama Bryan demi menyesuaikan diri dengan pria itu.Tidak ada lagi yang mau menerima wanita sepertiku.Setelah itu, kabar tentang kekasih baru Bryan pun tersebar di kalangan teman-teman.Semua orang di sekitarku menantikanku meminta balikan dengan Bryan.Namun, mereka tidak tahu bahwa aku secara sukarela menggantikan adik perempuanku pergi ke Kota Haruba dan menikah dengan orang sana.Sebelum menikah, aku mengembalikan kotak harta karun yang Bryan berikan.Kartu harapan kosong yang dia berikan padaku sewaktu masih muda.Setelah itu, aku pergi tanpa membawa kenangan apa pun.Suatu hari kemudian, Bryan tiba-tiba menanyakan soal aku. "Setelah sekian lama nggak ada kabar, apa Valen sudah mati?"Padahal, waktu itu aku sedang dibangunkan oleh suami baruku dengan ciumannya."Ayo, nurut, Valen. Kita 'kan sudah sepakat empat kali, jadi sekali pun nggak boleh terlewat ... " 







Evelyn menghabiskan waktunya selama 7 tahun untuk mencintai Devan.Demi mengandung anak Devan, Evelyn melakukan segala cara, termasuk berhubungan badan, melakukan pengobatan tradisional, bayi tabung dan operasi ....Hanya saja, pria itu malah meminta pelayan untuk membawakan sup yang telah dicampur dengan pil kontrasepsi setiap kali sehabis berhubungan badan, membunuh haknya untuk menjadi seorang ibu secara pribadi.Saat Evelyn membuka matanya lagi, tidak disangka dia kembali ke insiden kebakaran pada 7 tahun yang lalu.Dia melihat Devan menggendong wanita yang dia cintai, lalu berjalan keluar tanpa menoleh ke belakang. Meninggalkannya sendirian di tengah lautan api ini.Evelyn mengetahui jika pria itu juga terlahir kembali.Hanya saja kali ini Devan memilih wanita yang dia cintai.Evelyn tidak terobsesi padanya lagi.Saat Devan datang untuk membatalkan pernikahan mereka demi wanita itu, Evelyn langsung menikah dengan kakak sepupu temannya.Tidak disangka, orang itu adalah petugas kebakaran yang menolongnya dari kebakaran.Pria itu memiliki bahu yang lebar, pinggang yang ramping, kaki yang jenjang dan hormon yang kuat. Bryan langsung menyerahkan kartu gajinya di hari mereka menikah.Devan mengira Evelyn sedang merajuk. "Evelyn, aku nggak akan lirik kamu lagi meskipun kamu nikah dengan pria lain demi buat aku marah."Hanya saja, Devan menyadari jika ....Evelyn yang dia tinggalkan menjadi orang yang terkenal di dunia AI.Pria yang dia remehkan memiliki status yang tidak biasa ....Evelyn tidak bisa melahirkan selama 7 tahun di kehidupan sebelumnya. Di kehidupan ini, Evelyn tidak hanya melahirkan sepasang anak kembar laki-laki dan perempuan untuk petugas pemadam kebakaran itu, tapi saat ini dia juga sedang mengandung lagi!Devan tidak bisa menahan dirinya lagi, dia berlutut di depan Evelyn sambil berkata dengan penuh penyesalan, "Evelyn, kitalah yang harusnya punya anak!" 


Sejak bayi, Jenny Linarto telah ditukar oleh musuh keluarganya. Setelah kembali ke keluarga kandungnya, dia justru menjadi sasaran kebencian keluarganya sendiri.Kakak ketujuhnya berbakat dan juara kelas, tetapi dia merundung Jenny demi melindungi si Putri Palsu, Syane Linarto.Kakak keenamnya adalah pelukis berbakat, yang selalu menyanjung Syane, tetapi merendahkan Jenny.Kakak kelimanya adalah aktor papan atas, yang membela Syane di hadapan publik, tetapi merusak reputasi Jenny.Kakak keempatnya adalah perwira tinggi militer, tapi malah melakukan sesuatu yang melanggar hukum untuk menyerang Jenny demi membela Syane.Kakak ketiganya adalah petinggi di dunia medis, dia mengambil ginjal Jenny demi menyelamatkan Syane.Kakak keduanya adalah ilmuwan terkemuka, yang menyalahkan Jenny atas kesalahan yang dilakukan Syane.Kakak sulungnya adalah taipan di dunia keuangan, yang memasukkan Jenny ke rumah sakit jiwa karena menganggap Jenny sudah gila.Orang tuanya cuek. Mereka juga menganggap Jenny sudah gila dan meninggalkannya. Pada akhirnya, Jenny mati disetrum oleh seorang dokter gila.Setelah terlahir kembali, Jenny mau mengubah nasibnya.Jenny menjadi orang sukses di dunia medis, dunia penelitian, dan dunia bisnis.Semua orang yang pernah menyakitinya sekarang datang untuk meminta maaf.Jenny berkata, "Aku nggak akan memaafkan kalian!" 
Pernikahan antara Wulan Wibisana dan Fajar Yandika menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di kalangan elite Kota Arunika.
Wulan, putri tertua Keluarga Wibisana, dikenal sebagai gadis yang penuh kebebasan, berjiwa pemberontak, dan memiliki kecantikan yang memikat sekaligus tajam.
Sedangkan Fajar Yandika, pewaris Keluarga Yandika, terkenal dengan sikap dingin, disiplin ketat, serta kendali penuh pada kekuasaan keluarganya.
Meskipun keduanya seperti dua kutub yang sangat berbeda, mereka tetap hidup bersama dalam ikatan pernikahan selama tiga tahun.
Pada tahun pertama mereka, Wulan diwajibkan menghafal dan menaati tiga ribu aturan Keluarga Yandika. 
Tahun ketiga pernikahan mereka adalah tahun paling intens dalam pertengkaran mereka.
Pada hari ulang tahun pernikahan mereka, Selina Darma menunjukkan bukti sperma di dalam dirinya dan melaporkan William Tanjaya ke polisi.
"Halo, aku melaporkan William atas pemerkosaan!"
Di kantor polisi, William, berpakaian rapi dengan setelan jas, ujung jarinya berlumuran darah, memancarkan aura kendali penuh bahkan di balik jeruji besi.
Para petugas polisi mendekat, melirik malu-malu ke pengacara yang berdiri di sampingnya.
"Pak William, bagaimana kamu menyelesaikan masalah ini?"
Hati Selina menjadi takut. Mereka bertanya kepada William bagaimana menyelesaikan masalah ini, bukan bagaimana menghadapi William.
William mengangkat alisnya, senyumnya menawan dan berdiri untuk memegang dagu Selina.
"Lina, kamu benar-benar sudah melakukan segala cara untuk menjebakku."
"Tapi Lina, bagaimana kamu bisa berbohong terang-terangan? Saat kamu memberikan segalanya di ranjang, kamu nggak sekejam ini." 

[Pria Brengsek Menyesal & Pria Kedua Ambil Alih.]Selama delapan tahun dia menjadi kekasih gelap Johan, Saskia akhirnya sadar bahwa dirinya tak lebih dari sekadar mainan.Demi kepentingan keluarga, pria itu bahkan berniat menikahi wanita lain."Saskia, kamu sendiri yang bilang hanya menginginkan tubuhku. Jadi kalau sekarang kita berpisah, itu bukan salahku, 'kan?"Saskia menahan amarahnya, lalu tersenyum tipis. "Tentu saja nggak. Mulai sekarang, kita nggak ada hubungan sama sekali."Setelah itu, Saskia tanpa ragu menendangnya dan mulai menggoda teman Johan yang paling misterius.Benar saja, saat Johan menyaksikan wanita simpanan yang selama ini dia pelihara berpaling ke pelukan orang lain, dia hanya bisa gigit jari. Bahkan dia belum sempat mengungkap bahwa Saskia adalah putri kandung keluarga bergengsi yang ingin dia jadikan sandaran.Johan langsung kehilangan kendali."Saskia, kamu sendiri yang bilang hidupmu hanya untukku!"...Mason adalah teman Johan yang paling misterius. Dulu, Johan pernah memperingatkannya untuk tidak mendekati pria itu.Namun setelah mereka putus, Saskia justru sengaja menentang larangan itu dan mendekatinya.Tak diduga, pria itu malah mengambil alih dan menekan Saskia ke dinding."Mau balas dendam padanya? Kenapa nggak kita buat jadi sungguhan saja?" 

Sejak kecil Jane tinggal di Keluarga Harna, bahkan dimanjakan oleh Kevin Harna.Bisa dibilang, Kevin menemaninya melewati setiap pertama kalinya, juga saling menemai dan menyayangi selama belasan tahun.Jane mengira mereka saling suka, hanya tidak diungkapkan saja.Saat cinta pertama Kevin kembali, Jane baru tahu ternyata orang yang tak bisa dia lupakan adalah wanita itu, bukan dirinya.Melihat dia sekali demi sekali meninggalkan dirinya demi cinta pertama, Jane pun memilih keluar negeri.Tak disangka, malah diganggu oleh pria muda, bahkan melakukan pernikahan kilat.Setelah tahu Jane menikah, Kevin baru menyesal. "Bisakah kita mengulanginya lagi?" 
Pada tahun ketujuh pernikahan, Vania baru mengetahui bahwa suaminya memiliki seorang putra berusia enam tahun.Vania bersembunyi di belakang perosotan TK, memperhatikan Bastian yang sedang membungkuk dan menggendong seorang anak laki-laki sambil bercanda."Papa, sudah lama Papa nggak datang mengunjungiku.""Nathan, Papa masih sibuk kerja, jadi kamu harus patuh sama Mama ya.""Deg!" Vania yang mendengar itu pun membeku di tempat, pikirannya seketika kosong.Pria dan anak laki-laki itu terlihat sangat mirip.Semua orang memberitahunya bahwa pria yang dulu bersumpah akan mencintainya selamanya, sebenarnya sudah berselingkuh!Mereka adalah teman masa kecil yang saling mencintai selama bertahun-tahun.Vania pernah ditusuk di perut saat berusaha menyelamatkan Bastian. Akibatnya, dia bukan hanya mengalami keguguran, tetapi juga tidak bisa hamil lagi seumur hidup.Saat itu, Bastian berlutut di sampingnya, kemudian berkata dengan mata memerah, "Nggak masalah kalau kita nggak punya anak. Asal bersamamu itu sudah cukup bagiku!"Suara Bastian yang bergetar waktu itu masih terngiang di telinganya. Namun, pemandangan di depan mata sekarang menghancurkan sumpah itu! 
Edbert Howard, seorang raja bisnis yang bersumpah tidak akan menikah. Hingga suatu hari, Edbert dipaksa menikahi seorang istri muda dan dia memulai lembaran baru dalam hidupnya!"Pak Presdir, istri Anda menghancurkan rumah keluarga Whitten."Pria itu bertanya, "Apa amarahnya sudah reda?""Belum … "Pria itu berkata, "Panggil beberapa orang lagi untuk membantunya.""Pak Presdir, istri Anda berkelahi dengan seseorang sampai membuat orang itu dirawat di rumah sakit.""Apa dia sudah puas?""Belum."Pria itu lanjut bekerja. "Lanjutkan."Pada suatu hari, pria itu mendengar kalau istrinya berkelahi lagi dan dia marah. "Everly, kamu mau dihukum, ya?" Everly menjawab, "Suamiku, sebelumnya kamu nggak kayak gini."Pria itu menunjuk perut istrinya yang besar. "Dulu belum ada bayi di perutmu!"Dia hamil tujuh bulan, tetapi malah berkelahi?Everly langsung membuat lawannya lari ketakutan dan hampir pingsan, sementara dia bangga karena bisa menang tanpa harus bertarung! 

Hansen Dhuarta, pewaris paling berpengaruh di lingkaran elite Kota Jingga, akhirnya sembuh setelah tiga tahun terbaring lumpuh. Untuk merayakannya, para sahabatnya sengaja mengadakan pesta di klub pribadi.Marsha Widodo berdiri di pintu klub, memegang hadiah yang telah dia persiapkan dengan baik. Saat hendak mendorong pintu, dia mendengar suara percakapan Hansen dan teman-temannya dari dalam."Hansen, Marsha itu benar-benar tulus padamu. Kalau bukan karena dia selama tiga tahun ini, mana mungkin kondisimu bisa pulih sebaik ini?" "Betul. Gadis itu setiap hari memijatmu, menemanimu rehabilitasi, bahkan tidur pun nggak berani terlalu lelap, takut kalau kondisi mentalmu tiba-tiba memburuk di tengah malam. Utang budi sebesar ini, harus kamu ingat seumur hidup." "Dia memang orang yang sangat baik." Suara Hansen terdengar rendah dan hangat.Ujung jari Marsha sedikit bergetar, sekilas kehangatan muncul di hatinya.Detik berikutnya, dia mendengar seseorang lainnya bertanya, "Lalu kapan rencananya kamu mau menikahi dia?" 

Pada usia delapan belas tahun, Cynthia Tandri mengalami pelecehan seksual oleh seorang pria tak dikenal yang sedang mabuk.
Dia melapor ke polisi dan sambil menahan tekanan serta ketakutan yang luar biasa, dia bersikeras menyeret pria berlatar belakang kuat itu ke penjara.
Namun, bayang-bayang mimpi buruk itu terlalu dalam. Begitu dalam hingga selama beberapa tahun berikutnya, setiap kali ada pria yang mendekatinya sedikit saja, tubuhnya akan gemetar tak terkendali, disertai rasa mual, bahkan muntah.
Dia mengira hidupnya akan berakhir seperti itu, hancur, ternodai, tak lagi mampu mencintai atau menjalani hidup seperti orang normal.
Sampai akhirnya Stanley Permadi muncul.
Pemimpin keluarga paling berpengaruh di Kota Jinantara, justru menaruh perhatiannya pada gadis sederhana ini, yang bahkan menyimpan "noda" di masa lalunya, dan mulai membuka lembaran cinta padanya. 

"Tante Tania, waktu yang kita sepakati dulu adalah sepuluh tahun. Sekarang masa sepuluh tahun itu sudah berakhir, aku ingin membawa Nina pergi."
"Bibi juga tahu, dia selama ini nggak pernah menyukai Nina."
Di ruang teh, Wendy Siswanto mengucapkan kalimat itu dengan ekspresi pahit.
Dia hidup bersama Haris Sutomo selama sepuluh tahun, tetapi selama sepuluh tahun itu hati pria itu tidak pernah berhasil dia hangatkan.
Hingga suatu kali mabuk, Haris menekannya di atas ranjang, dan dalam kekalutan hasrat, mereka memiliki seorang anak.
Setelah kejadian itu, pria itu memberi Wendy sebuah vila, serta setuju gadis itu melahirkan anak tersebut. Satu-satunya syarat adalah anak itu tidak boleh memanggilnya ayah, dan di depan orang luar, Haris tetap berstatus lajang.
"Aku nggak mungkin menikahimu, buang saja harapan itu."
"Biaya membesarkan anak akan kuberikan, tapi jangan harap aku mengakui identitasnya. Aku nggak punya anak ini." 
Selama lima tahun, aku bekerja keras untuk membiayai kehidupannya. Sejak tahun ketiga kuliah hingga menempuh pendidikan pascasarjana, semua kebutuhannya ditanggung dengan keringatku. Dia selalu hadir sebagai pacar yang sempurna, penuh perhatian, dan kasih sayang.Namun, dunia serasa runtuh saat aku tidak sengaja mendengar percakapan dia dan temannya. Ternyata, dia adalah pewaris keluarga Januarta yang kaya raya, sementara aku hanyalah hiburan baginya selama ini.Tidak ingin terus hidup dalam kepalsuan, aku putuskan untuk mengakhiri hubungan kami. Namun, saat berbalik untuk pergi, aku malah jatuh ke pelukan seorang pria asing.Pria itu tampak dingin dan penuh jarak. Aku pikir, dia akan segera mendorongku pergi. Di luar dugaan, dia malah mengusap lembut rambutku dan berkata, "Aku akan membawamu pulang."Siapakah pria ini? Apakah pelarianku dari masa lalu akan membawaku pada cinta yang sejati? 
Aku telah mencintai Reynard selama sepuluh tahun, tetapi hanya mendapatkan satu kalimat, "Rasanya hambar, aku nggak tertarik."Pria itu berbalik dan malah menghabiskan waktu dengan wanita lain siang dan malam ...Sepuluh tahun berteman sejak kecil, tetapi tidak ada hasilnya. Aku tidak mau menjadi ban serep lagi.Kemudian, aku memutuskan untuk menikah dengan pria lain.Tengah malam, Reynard mengetuk pintu rumahku. "Chloe … ""Ada apa, Pak Reynard?"Begitu suaraku terdengar, suara seksi seorang pria terdengar dari dalam kamar tidur. "Sayang, kamu taruh pakaian dalamku di mana?"Reynard terhuyung sejenak, lalu muntah di hadapanku …Tidak lama kemudian, aku melihat postingan Instagram Reynard.Dia berkata, "Beberapa orang, sekali terlewatkan, tidak akan bisa didapatkan kembali seumur hidup.Sekarang dia mencintaimu, bukan berarti dia akan selalu mencintaimu.Jadi, cintai dan hargai dia selama masih ada waktu." 
Karen sudah menjadi penjilat Charles selama sepuluh tahun, bahkan menemani Charles dari bukan siapa-siapa menjadi sukses, hanya saja semua ini tidak bisa dibandingkan dengan Yuri.Akhirnya Karen putus asa dan memutuskan untuk berkarier lagi.Entah itu dokter genius, peretas top, pengacara terkenal, operator game terbaik, desainer terkenal, aktris terkenal ... semuanya adalah dia!Bahkan hebat dalam membalas dendam pada pria dan wanita berengsek.Charles dari atas melihat Karen, "Karen, kamu sudah punya hak menjadi wanitaku."Tiba-tiba Harvey menendangnya, "Apa hakmu sampai menodai wanitaku?"Charles langsung ketakutan. "Pak ... Pak Harvey?!"Harvey mengangkat dagu Karen dengan lembut, bahkan berkata dengan nada tidak senang, "Karen, lagi-lagi tebar pesona di luar, ya?"Wajah Karen langsung memucat. Namun, begitu mau kabur, dia sudah digendong oleh Harvey. 

Operasi transplantasi ginjal yang akan dilakukan Lana Sudiro untuk putranya akan segera dimulai.Operasi kali ini sangat sulit, karena ginjal yang akan ditransplantasikan berasal dari tubuhnya sendiri.Operasi berjalan sangat sukses.Saat dia bersiap membagikan kabar gembira itu kepada suaminya, Jodi Kusuma, yang sedang menunggu di ruang sebelah, melalui celah pintu, dia justru melihat pria itu sedang berpelukan mesra dengan dokter magang yang bekerja di bawahnya."Kak Jodi, operasi ini nggak akan ada masalah apa-apa, 'kan? Kalau anak kita kenapa-kenapa bagaimana? Andai saja aku bisa mendonorkan ginjalnya, paling nggak nyawa anak kita nggak akan bergantung pada orang lain."Lana terpaku di tempat.Apa maksudnya "anak mereka"?Dia baru hendak menerobos masuk untuk menuntut penjelasan.Namun, detik berikutnya dia melihat pria itu memeluk Wendy dengan tatapan penuh rasa sayang. "Jangan khawatir, sejak Lana mengalami kecelakaan mobil dan kehilangan ingatan, dia tiba-tiba punya seorang anak, dan dia sama sekali nggak curiga, dan selalu menganggap Hans sebagai anaknya sendiri. Dia pasti akan berusaha sebaik mungkin dalam operasi ini. Lagi pula, dulu kamu kehilangan satu ginjal demi menyelamatkan aku, dan aku terpaksa menikahinya agar dia mau menukar ginjalnya demi anak kita. Itu sangat adil." 

[Pak Stefano, perjanjian perceraian ini sah. Setelah ditandatangani, hubungan pernikahan akan otomatis berakhir dalam satu bulan.]
Stefano Ferdian duduk di depan komputer, berkonsultasi dengan layanan bantuan hukum. Setelah mendapat jawaban yang diinginkannya, dia mengucapkan terima kasih lalu keluar dari jaringan.
Dengan langkah terpincang-pincang, dia membuka pintu. Setumpuk foto jatuh dari atas pintu, ujungnya yang tajam menggores pipinya. Stefano menatap foto keluarga itu tanpa ekspresi.
Istrinya, Wenny Subrata, tersenyum bahagia, memperlihatkan kelembutan yang tak pernah dia lihat sebelum mereka menikah.
Anak yang dia besarkan selama lima tahun, Zian, tampak begitu bahagia, seolah kebahagiaannya itu hampir meluap.
Ironisnya, dalam foto keluarga yang disebut-sebut itu, pria yang berdiri di tengah bukan Stefano, melainkan mantan kekasih Wenny, Sandy Winarto.
Jelas ini ulah Zian. Sejak setengah tahun lalu, setelah Sandy kembali ke negara ini, keberadaan Stefano di rumah ini terasa makin tidak berarti. 

Di kompleks perumahan institut pada tahun 80-an, semua orang menyadari bahwa Diana telah berubah.
Pukul enam pagi, dia tidak lagi bangun lebih awal untuk memasakkan bubur millet dan merebus telur bagi Yanto, tidak lagi menyetrika jas putih Yanto hingga tanpa satu lipatan pun.
Tepat tengah hari, dia tidak lagi seperti biasanya menunggu di depan gerbang institut penelitian, menenteng kotak makan berisi makanan hangat untuk sosok yang selalu datang terlambat itu.
Pukul sepuluh malam, dia tidak lagi menyalakan lampu dan duduk di depan jendela, lalu menunggu Yanto pulang kerja sekalipun sedang hujan.
Perubahan itu terus berlanjut selama seminggu penuh.
Pada malam ketujuh, pukul sepuluh lewat tiga puluh, Yanto mendorong pintu masuk rumah. Dia meletakkan berkas penelitian di tangannya, melepas mantel yang masih berbau laboratorium, lalu akhirnya menatap Diana yang sedang membaca di bawah lampu.
"Ada apa denganmu belakangan ini?" 
Ini adalah tahun ketiga pertunanganku dengan Oliver.Di depanku, dia terang-terangan mengejar seorang mahasiswi. Suatu ketika, aku memergokinya memangku mahasiswi itu dan menciumnya. Sambil tertawa dia berkata kepada teman-temannya, "Aku suka perempuan yang agak liar. Vica terlalu penurut."Namun, kemudian, paman Oliver yang seorang tentara tiba-tiba mengunggah foto di akun medsosnya. Oliver tentu saja heran karena pamannya itu terkenal pendiam dan tidak pernah tertarik dengan medsos. Akan tetapi, yang membuat Oliver terkejut adalah di foto itu, aku sedang memeluk dan mencium pamannya dengan mesra. Di foto itu, pamannya menambahkan status, "Pacarku ternyata liar juga."Oliver, dalam keadaan basah kuyup di tengah guyuran hujan pun bergegas mencariku. Pamannya yang membukakan pintu. Di lehernya terlihat bekas merah bekas ciumanku. Dengan nada tenang, dia berkata, "Oliver, kamu nggak bermaksud merebut pacarku, 'kan?" 



Pada usia enam belas tahun, ayah Alisa Laurent meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Bahkan sebelum masa tujuh hari berkabung usai, ibunya telah membawanya menikah lagi dan bergabung dengan Keluarga Winata. Alisa menolak gagasan kehidupan baru yang selalu dibanggakan ibunya. Penolakan itu pula yang membuatnya sulit menerima kehadiran adik tiri, Andre Winata. Andre mengenakan kemeja putih berpotongan rapi, dengan semua kancing terpasang hingga ke bawah jakun. Sikapnya sangat tenang. Saat pertama kali bertemu sosok anak baik yang selalu dipuji ibunya, dorongan untuk mengusik citra sempurna itu justru bangkit dalam dirinya. Mengganggu Andre pun segera menjadi satu-satunya hiburan baginya di vila yang senyap itu. Dia melonggarkan dasi Andre yang selalu tertata tanpa cela, meninggalkan jejak kaki di sepatu putihnya, serta menempelkan permen karet pada halaman pembuka buku pelajarannya. Tindakan yang paling keterlaluan adalah ketika Alisa menggiring Andre untuk menguping percakapan ayah tiri dan ibunya di balik dinding kamar. Dia melihat ujung telinga Andre memerah, Alisa mendekat, lalu berbisik di telinganya. "Anak baik, apakah kamu tahu apa yang sedang mereka lakukan?" Andre seketika menepis tangan Alisa. Andre seketika menepis tangan Alisa. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi. Di sorot matanya bergolak rasa malu, tersinggung, dan keterpojokan yang menyesakkan. 
Melisa memiliki pernikahan yang tampak sempurna, sesuatu yang membuat banyak orang iri. Suaminya, Juna Doreno, mencintainya dengan dalam, seolah-olah dunia hanya berputar untuknya.Namun pada hari ketika dia mengetahui bahwa dirinya sedang mengandung, seluruh dunianya runtuh. Melisa akhirnya tahu bahwa selama dua tahun terakhir, Juna telah berselingkuh.Yang paling menyakitkan, wanita itu bukan orang asing. Melainkan Fanny, perempuan yang dulu pernah menindas dan mempermalukannya semasa kuliah, sekarang menjadi orang ketiga dalam pernikahan mereka. Bahkan, Juna dan Fanny telah memiliki sepasang anak kembar yang sehat dan lucu.Fanny terus menyerangnya dengan hinaan dan provokasi. Juna, yang dulu bersumpah takkan menyakitinya, justru berulang kali berbohong hanya untuk bisa menemui wanita itu diam-diam.Melisa yang hancur memilih untuk membalas. Dia menggugurkan kandungan yang baru diketahui itu dan mulai menyusun rencana kematian palsu agar bisa menghilang dari kehidupan Juna untuk selamanya.Sebelum pergi, Melisa meninggalkan surat keterangan aborsi dan semua bukti perselingkuhan Fanny sebagai "hadiah perpisahan". Dia meninggalkannya untuk Juna, dan berpesan agar baru dibuka beberapa hari kemudian. 
Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat.
Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh.
Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas.
Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi.
Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara.
"Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong.
Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping.
Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia".
[Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan.
Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar.
Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya.
"Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin.
Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?" 