Semua


Pada Hari Valentine, aku memasak banyak makanan kesukaan Raka.
Tapi dia lagi-lagi tidak menepati janji.
Aku terdiam sebentar, lalu membuka unggahan si "cinta pertama"-nya di sosial media.
"Terima kasih, ya. Aku cuma bilang lampu di rumah mati, tapi kamu langsung ninggalin pacarmu dan datang ke sini."
"Kamu benar-benar luar biasa. Kamu selalu mengutamakan teman daripada pacar. Tetaplah seperti ini."
Fotonya memperlihatkan Raka berdiri di atas bangku, menengadah sambil mengganti bohlam lampu.
Wanita itu memegang kedua kaki Raka, dan tanpa sengaja wajahnya menyentuh bagian sensitifnya.
Raka tidak mengelak, bahkan masih tersenyum tipis.
Pemandangan itu sangat menusuk mata, tapi aku tidak lagi mempermasalahkannya.
Aku hanya menekan tombol suka dengan tenang, lalu mengajak putus.
Namun Raka sama sekali tidak percaya.
"Dia cuma lagi manja. Diamkan saja beberapa hari. Nanti kalau aku bujuk sedikit, dia pasti balik lagi."
Selama ini aku memang mudah sekali luluh karena aku mencintainya.
Tapi mulai sekarang, dia tidak akan bisa membujukku lagi. 
Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika sadar, aku mendapati bahwa Susan Sulistyo, wanita yang diam-diam aku sukai sejak lama, telah menjadi istriku.Namun, dia sama sekali tidak bersikap baik padaku.Semua kelembutannya diberikan kepada sahabat prianya. Ketika nyawaku dalam bahaya, yang dia pedulikan hanya teman masa kecilnya itu.Semua orang berkata bahwa aku sangat mencintai wanita ini.Meskipun Susan memintaku menjadi budak bagi sahabat prianya, aku tidak akan menolak.Sungguh konyol.Aku sama sekali tidak ingat orang ini....Aku tidak ingat Susan. Dia tidak bersikap baik kepadaku, maka wajar saja jika aku meminta cerai.Namun, dia kemudian berkeliaran di depan pintu rumahku di larut malam, enggan untuk pergi."Sayang, bisakah kamu...menemuiku sekali lagi?" 



Setelah aku hamil, aku dijebak oleh adik angkat dan suamiku, hingga mati dengan perut dibedah dan tubuh dipotong-potong.
Begitu mati, rohku terikat dengan mereka.
Tak seorang pun mencintaiku saat aku masih hidup.
Bahkan setelah mati, aku hanyalah hantu pengembara.
Namun, ada seorang pria yang tanpa ragu membalaskan dendamku.
Aku melihat pria itu meneteskan air mata untukku.
Ketika terlahir kembali, aku mendatanginya.
Akan tetapi, orang-orang yang tak mencintaiku itu menyesal.
Mereka mengatakan mereka mencintaiku.
Larut malam, Dion Abrian membenamkan kepalanya di leherku. Napasnya yang hangat sangat agresif.
"Tiara, bilang kamu cinta aku."
"Bilang kamu nggak akan hilang lagi."
Aku mengulangi perkataan itu.
"Aku nggak mau mereka lagi. Aku hanya mau kamu."
Aku hanya menginginkan dirimu, yang tetap mencintaiku dengan bergelora saat seluruh dunia tak lagi mencintaiku. 
Pada tahun ketiga pernikahannya dengan Jetro Barnes, Naomi Bailey menerima pemberitahuan perceraiannya yang kelima kali.Dia benar-benar menyerah pada pria yang menggemparkan seluruh negeri begitu kembali ke tanah air itu. Selama tiga tahun terakhir, dia sudah menelan amarahnya dan menanggung segala macam kesulitan dari kerabat, tapi akhirnya menjadi lelucon.Semua orang mengira ini hanyalah akhir klise di mana Cinderella gagal menikahi keluarga kaya. Tanpa diduga, Naomi berasal dari keluarga kaya raya, putri keluarga bangsawan dan konglomerat papan atas maha kuasa yang mengendalikan banyak perusahaan, seorang wanita kaya yang sesungguhnya.Awalnya dia mengira tidak akan ada kontak dengan mantan suaminya yang bajingan itu mulai sekarang, tapi tak disangka, hubungan satu malam mereka yang terjadi secara tidak sengaja menimbulkan gejolak cinta lagi.Naomi kabur pada jam dua belas tengah malam, tapi Jetro memungut sepatu kacanya.Naomi segera memutuskan hubungan, "Bukankah kita sepakat bahwa kita nggak akan pernah bertemu lagi seumur hidup ini?"Jetro mengangkat alisnya, "Sayang, bukankah kamu bilang akan kurangi menonton drama idola yang dramatis?" 

Aula perjamuan itu dipenuhi para tokoh terkenal.Semua orang tengah memberi selamat kepada Felix Kusuma yang baru saja terjun ke dunia hiburan, tetapi sudah dipilih langsung oleh sutradara terkenal sebagai pemeran utama pria.Sementara itu, Fabian Kusuma yang seharusnya menjadi pemeran utama, kini sedang berdiri dengan muram di sudut balkon. Dia akhirnya mengambil keputusan.[Sistem, aku ingin kembali ke dunia asalku.]Sistem tampak sangat terkejut.[Hah? Nilai cinta targetmu, Mirna Jiwanto, terhadapmu sudah mencapai 99 poin. Hanya tinggal satu poin lagi untuk mencapai nilai penuh, kamu bisa menyelesaikan misi dan mewujudkan keinginan terbesar dalam hidupmu. Nggak ingin berusaha sedikit lagi?]Fabian menggeleng pahit. [Nggak perlu, aku cuma mau pulang.]Demi meyakinkan sutradara agar mengganti pemeran utama dengan Felix, Mirna bahkan rela menambah investasi sepuluh kali lipat.Kini, wanita itu pun tidak pernah beranjak, selalu menemani Felix dengan tatapan penuh cinta.Jadi, memang ada beberapa hal yang tidak bisa diraih hanya dengan berusaha.Satu poin itu, sekeras apa pun dia berusaha, tetap tidak akan bisa diperoleh.Sistem menghela napas. [Sayang sekali, padahal tinggal satu poin lagi dan kamu bisa mengubah takdirmu ... Permintaan sudah diajukan, kamu bisa keluar dari dunia ini sebulan lagi. Tapi, tolong pertimbangkan lagi, kamu bisa mengubah keputusanmu kapan saja.] 



Pada tahun ketujuh pernikahan, Vania baru mengetahui bahwa suaminya memiliki seorang putra berusia enam tahun.Vania bersembunyi di belakang perosotan TK, memperhatikan Bastian yang sedang membungkuk dan menggendong seorang anak laki-laki sambil bercanda."Papa, sudah lama Papa nggak datang mengunjungiku.""Nathan, Papa masih sibuk kerja, jadi kamu harus patuh sama Mama ya.""Deg!" Vania yang mendengar itu pun membeku di tempat, pikirannya seketika kosong.Pria dan anak laki-laki itu terlihat sangat mirip.Semua orang memberitahunya bahwa pria yang dulu bersumpah akan mencintainya selamanya, sebenarnya sudah berselingkuh!Mereka adalah teman masa kecil yang saling mencintai selama bertahun-tahun.Vania pernah ditusuk di perut saat berusaha menyelamatkan Bastian. Akibatnya, dia bukan hanya mengalami keguguran, tetapi juga tidak bisa hamil lagi seumur hidup.Saat itu, Bastian berlutut di sampingnya, kemudian berkata dengan mata memerah, "Nggak masalah kalau kita nggak punya anak. Asal bersamamu itu sudah cukup bagiku!"Suara Bastian yang bergetar waktu itu masih terngiang di telinganya. Namun, pemandangan di depan mata sekarang menghancurkan sumpah itu! 
Aku telah mencintai Reynard selama sepuluh tahun, tetapi hanya mendapatkan satu kalimat, "Rasanya hambar, aku nggak tertarik."Pria itu berbalik dan malah menghabiskan waktu dengan wanita lain siang dan malam ...Sepuluh tahun berteman sejak kecil, tetapi tidak ada hasilnya. Aku tidak mau menjadi ban serep lagi.Kemudian, aku memutuskan untuk menikah dengan pria lain.Tengah malam, Reynard mengetuk pintu rumahku. "Chloe … ""Ada apa, Pak Reynard?"Begitu suaraku terdengar, suara seksi seorang pria terdengar dari dalam kamar tidur. "Sayang, kamu taruh pakaian dalamku di mana?"Reynard terhuyung sejenak, lalu muntah di hadapanku …Tidak lama kemudian, aku melihat postingan Instagram Reynard.Dia berkata, "Beberapa orang, sekali terlewatkan, tidak akan bisa didapatkan kembali seumur hidup.Sekarang dia mencintaimu, bukan berarti dia akan selalu mencintaimu.Jadi, cintai dan hargai dia selama masih ada waktu." 
Pada usia enam belas tahun, ayah Alisa Laurent meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Bahkan sebelum masa tujuh hari berkabung usai, ibunya telah membawanya menikah lagi dan bergabung dengan Keluarga Winata. Alisa menolak gagasan kehidupan baru yang selalu dibanggakan ibunya. Penolakan itu pula yang membuatnya sulit menerima kehadiran adik tiri, Andre Winata. Andre mengenakan kemeja putih berpotongan rapi, dengan semua kancing terpasang hingga ke bawah jakun. Sikapnya sangat tenang. Saat pertama kali bertemu sosok anak baik yang selalu dipuji ibunya, dorongan untuk mengusik citra sempurna itu justru bangkit dalam dirinya. Mengganggu Andre pun segera menjadi satu-satunya hiburan baginya di vila yang senyap itu. Dia melonggarkan dasi Andre yang selalu tertata tanpa cela, meninggalkan jejak kaki di sepatu putihnya, serta menempelkan permen karet pada halaman pembuka buku pelajarannya. Tindakan yang paling keterlaluan adalah ketika Alisa menggiring Andre untuk menguping percakapan ayah tiri dan ibunya di balik dinding kamar. Dia melihat ujung telinga Andre memerah, Alisa mendekat, lalu berbisik di telinganya. "Anak baik, apakah kamu tahu apa yang sedang mereka lakukan?" Andre seketika menepis tangan Alisa. Andre seketika menepis tangan Alisa. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi. Di sorot matanya bergolak rasa malu, tersinggung, dan keterpojokan yang menyesakkan. 
Ini adalah tahun ketiga pertunanganku dengan Oliver.Di depanku, dia terang-terangan mengejar seorang mahasiswi. Suatu ketika, aku memergokinya memangku mahasiswi itu dan menciumnya. Sambil tertawa dia berkata kepada teman-temannya, "Aku suka perempuan yang agak liar. Vica terlalu penurut."Namun, kemudian, paman Oliver yang seorang tentara tiba-tiba mengunggah foto di akun medsosnya. Oliver tentu saja heran karena pamannya itu terkenal pendiam dan tidak pernah tertarik dengan medsos. Akan tetapi, yang membuat Oliver terkejut adalah di foto itu, aku sedang memeluk dan mencium pamannya dengan mesra. Di foto itu, pamannya menambahkan status, "Pacarku ternyata liar juga."Oliver, dalam keadaan basah kuyup di tengah guyuran hujan pun bergegas mencariku. Pamannya yang membukakan pintu. Di lehernya terlihat bekas merah bekas ciumanku. Dengan nada tenang, dia berkata, "Oliver, kamu nggak bermaksud merebut pacarku, 'kan?" 

Gara-gara sebuah insiden, Isabel Huran malah menjalin hubungan dengan pria paling bermartabat di Kota Hegel. Dia bahkan sampai melahirkan anak pria itu sebelum akhirnya dipaksa pergi. Tiga tahun kemudian, Isabel secara kebetulan bertemu pria itu lagi. Isabel pun berusaha untuk menghindar sejauh mungkin dari pria itu! Siapa sangka pria itu malah mengadang di depan pintu sambil menggendong seorang anak yang menggemaskan. "Hei, kamu sudah melahirkan anak ini, tapi masih mau kabur?" Isabel hanya bisa terdiam. Pria itu adalah penguasa Kota Hegel, Pak Cedric Jeron yang dihormati semua orang. Isabel pikir mereka tidak mungkin bersama, tetapi pria itu malah menjadikan Isabel sebagai kekasihnya, memanjakannya, mencintainya dan melindunginya! Cedric bahkan berkata dengan penuh cinta, "Isabel, ayo kita buat anak kedua." (Kamulah yang Kuimpikan Setiap Malam) 

"Wenny, sejak kamu kecil, keluarga kita sudah menjodohkanmu. Sekarang 'kan penyakitmu sudah hampir sembuh, apa kamu nggak mau pulang ke Kota Jintara dan menikah?""Kalau kamu tetap nggak mau, aku akan bicara lagi sama ayahmu untuk membatalkan perjodohan ini."Di dalam kamar yang remang-remang, Wenny Sanjaya hanya bisa mendengar keheningan.Saat orang di ujung telepon hampir menyerah untuk membujuknya lagi, tiba-tiba dia berkata, "Aku mau pulang untuk menikah."Bu Maya Sanjaya tertegun di seberang telepon, seperti tidak menyangka, "Kamu ... kamu setuju?"Wenny menjawab dengan tenang, "Ya, aku setuju. Tapi, aku masih butuh waktu untuk menyelesaikan urusanku di Kota Hanis. Aku akan kembali dalam dua minggu. Ibu, kalian siapkan saja dulu pernikahannya."Setelah mengucapkan beberapa pesan tambahan, dia menutup telepon. 

Orlin diam-diam mencintai kakak laki-laki angkatnya selama 15 tahun.
Sejak kecil hingga dewasa, Aaron selalu memanjakan, melindungi, dan tidak akan pernah tega membiarkan Orlin menderita sedikit pun.
Perhatian dan kasih sayang yang terang-terangan itu memberi Orlin keberanian untuk mengungkapkan perasaannya.
Namun, dia tidak menduga akan mendapatkan jawaban bernada dingin dari pria itu, "Kamu benar-benar membuatku muak."
Setelah itu, Aaron dengan cepat bertunangan, bahkan membiarkan tunangannya menindas Orlin. Pada saat itu, hati Orlin hancur. Dia pun pergi tanpa melihat ke belakang lagi.
Ketika Orlin bersandar dalam pelukan pria lain, Aaron seakan kehilangan akal sehatnya. Dia dengan rendah hati memohon agar Orlin kembali.
Namun, cinta Orlin telah padam, tidak ada lagi orang yang menunggu pria itu di posisi semula.

Jessica Dellois menemani Zack Sumner selama sepuluh tahun yang penuh kegilaan, berpikir bahwa dia telah memberikan segalanya sesuai keinginan pria itu.Namun, saat ibunya mengalami kecelakaan mobil parah, berada di ambang hidup dan mati ....Zack justru meninggalkannya untuk pergi ke kantor polisi, membebaskan cinta pertama pria itu yang telah menabrak ibunya.Kemudian, ketika ibunya meninggal dengan membawa rasa sakit dan dendam, Zack malah pergi ke luar negeri untuk bersenang-senang bersama cinta pertamanya.Ketika Jessica membawa kotak abu jenazah ibunya, mempertanyakan sikap Zack, yang dia dapatkan hanyalah satu kalimat."Kalau kamu nggak tahan, pergi saja."Saat itu juga, hati Jessica benar-benar mati.Namun, Zack mengejarnya tanpa henti, bahkan mengeluarkan dua surat nikah untuk mengklaim haknya. "Jessica, kita ini berada dalam pernikahan yang sah."Ketika melihat dokumen yang tiba-tiba muncul, Jessica memeluk lengan pasangan prianya sambil tertawa terbahak-bahak sampai membungkuk."Paman."Tanpa melihat dokumen itu, Jessica langsung melemparkan surat nikah tersebut ke wajah Zack sambil berkata dengan nada dingin penuh ejekan, "Kamu ini benar-benar sialan."Di zaman sekarang, cinta yang datang terlambat lebih hina dari apa pun juga....Semua orang tahu bahwa Jessica adalah orang yang pendiam dan penuh perhitungan, sedangkan Zack adalah orang yang keras kepala dan sulit diatur.Dua orang yang sama sekali tidak memiliki hubungan, justru terikat selama sepuluh tahun akibat sebuah lelucon besar.Jessica berpikir, karena mereka adalah pasangan yang dijodohkan sejak kecil, cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu.Namun, ketika melihat Zack menangis demi wanita yang dia cintai, Jessica baru sadar bahwa Zack bukanlah lautan yang sunyi. Pria itu hanya tidak akan tergerak untuk dirinya.Pertemuan mereka sejak awal adalah sebuah kesalahan.Oleh karena itu, pertemuan singkat serta perpisahan yang pahit ini tak perlu dikenang lagi. 

Nadia Amrani adalah gadis manis yang tumbuh dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Namun dia justru jatuh cinta pada Darian Prasetya, seorang playboy yang terkenal di kalangan mereka.
Nadia berjuang keras hingga akhirnya berhasil menjadi kekasih Darian.
Demi tetap berada di sisinya, Nadia mempelajari berbagai posisi, memainkan berbagai permainan dengan Darian, dan memenuhi hasrat pria itu siang dan malam.
Saat gairah mereka memuncak, Darian kerap membisikkan kata-kata lembut di telinganya.
"Sayang, kamu hebat. Kamu cepat sekali belajar."
"Rileks, jangan terlalu tegang."
"Ya ... begitu Sayang, aku sangat mencintaimu."
Nadia adalah perempuan yang paling lama bertahan di sisinya, hingga semua orang di sekeliling mereka mengira Darian benar-benar telah berubah.
Hingga malam ini, setelah momen intim mereka di depan jendela besar, Darian membawa Nadia ke sebuah pesta. 
Lampu sirene mobil polisi menyala di lokasi terjadinya kecelakaan beruntun malam itu.
Aku memegang papan klip dan berjalan menuju bagian belakang mobil yang rusak. Siapa sangka aku malah bertemu dengan mantan suamiku, Faris Lupito, dan putra kami, Daffin Lupito, di tempat seperti ini.
Daffin tertegun melihatku. Dia lalu menarik lengan baju Faris.
"Ayah, orang itu mirip banget sama Ibu."
Tanpa mendongak, Faris hanya menjawab sambil memeriksa pintu mobil.
"Ibumu di rumah, jangan asal bicara."
Tapi dia lalu menoleh.
Saat kami akhirnya saling pandang, seluruh tubuhnya membeku seketika.
Detik berikutnya, dia menerjang ke arahku. Dia mencengkeram pergelangan tanganku, lalu bertanya dengan napas yang masih tersengal, dan suara yang terdengar bergetar.
"Luna? Kamu ... masih hidup?"
Aku melepaskan cengkeramannya sambil mengerutkan kening. Kemudian mulai menulis lagi.
"Pak, aku sedang tugas. Tolong kerja samanya."
Ayah dan anak itu terdiam mematung di tempat. Mereka terdiam menatapku yang bersikap dingin.
Setelah selesai mengurus lokasi kejadian, aku kembali menaiki motorku dan hendak pergi.
Tapi dua orang itu malah mengejarku.
Daffin memanggil dengan suara pelan, "Ibu ... "
Faris menelan ludah. Dia terlihat tegang saat berkata.
"Luna, ingatanmu ... sudah kembali?"
Aku mengangguk, lalu menjawab dengan nada datar.
"Iya. Aku sudah pulih sejak ledakan lima tahun lalu." 


Tiga tahun dianggap gila, diperlakukan seperti anjing oleh istrinya, dan dihina tanpa belas kasih. Namun, pada akhirnya, Yasa bangkit dari kebodohan dan menemukan jati dirinya sebagai seorang Dewa Pengobatan tak terkalahkan. Dengan keterampilan yang memukau dan kekuatan yang luar biasa, dia kembali untuk menghadapi pengkhianatan yang menghancurkan keluarganya.Kini, saat masa lalu terbuka satu per satu, Yasa dihadapkan pada dilema penuh dendam, penghormatan, dan cinta. Apakah ia akan mampu merebut kembali kehormatan keluarganya, atau takdir akan menuntunnya ke jalan yang lebih gelap?Bisakah seorang lelaki yang dulu dianggap tak berharga membalikkan keadaan dan menguasai dunianya? Atau akankah musuh-musuhnya menjatuhkannya sebelum ia mencapai tujuan?Apa sebenarnya rahasia di balik kekuatan Yasa? 

"Nona asli atau bukan+Ilmuku membuat kalian malu, kisah cinta yang lemah"Setelah diusir oleh Keluarga Gunawan, Cindy Gunawan berubah menjadi nona kaya raya.Saat itu Keluarga Gunawan menyesal.Bahkan ingin menggunakan jasa membesarkan Cindy untuk meminta balasan banyak dari Keluarga Kusnadi.Cindy hanya tertawa dingin, lalu menggunakan satu jimat kejujuran untuk mengungkapkan niat jahat mereka.Ketika pria berengsek ingin datang meminta balikan.Cindy hanya menggunakan ilmunya untuk membalas dendam padanya.Kerabatnya memandang rendah dia, bahkan merasa Cindy membuat malu.Alhasil, Keluarga Sany datang memohon."Asalkan Master Cindy bersedia menolong putriku, kamu boleh meminta apa pun!"Keluarga yang biasanya ada dendam dengan Keluarga Kusnadi pun datang meminta bantuan."Dulu aku yang kurang ajar, asalkan Master Cindy mau membantu, kelak Pak Adrian akan menjadi kakakku!"Kemudian, adik sepupu yang sering mengatai orang pun menjadi pengikut Cindy.Bahkan berkata, "Ini adalah satu-satunya kakakku! Siapa yang berani memarahinya, aku akan memarahi seluruh keluarganya!"Keluarga Kusnadi baru tahu Cindy si wanita lemah itu ternyata master ilmu metafisika.Bisa menyingkirkan hantu, menggambar jimat, menolong orang, bahkan harus mengejar Aaron Christian.Ketika Cindy berkata, "Aku sangat sibuk."Aaron Christian inisiatif membantunya. "Nggak usah kejar, aku sudah menjadi milikmu, kok." 
Sejak Garry Griffin membawa pulang seorang gadis yatim piatu yang hidup dari memungut sampah dan pernah menyelamatkan nyawanya, gadis itu menaruh perasaan mendalam padanya selama tiga tahun.Garry tak pernah menaruh perasaan padanya.Karena dia tahu, di dunia ini hanya aku yang mencintainya lebih dari hidupku sendiri.Hingga pada hari peringatan lima tahun pernikahan kami, Angeline Candra membuat keributan di balkon lantai dua vila, mengancam akan mengakhiri hidupnya."Garry, ini kesempatan terakhir. Kalau kamu masih memilih dia, aku akan melompat dari sini dan mati di hadapanmu."Angeline berlari ke arahku, mencengkeram lenganku erat-erat dan menyeretku ke luar pagar balkon. Dalam kepanikan itu, aku melihat Garry menendang pintu kaca dan bergegas menghampiri kami.Hatiku sedikit tenang, dengan susah payah aku mengulurkan tangan ke arahnya.Namun tanpa menatapku sedikit pun, Garry malah merangkul Angeline yang ada di sampingku dan membawanya masuk kembali ke dalam kamar.Dengan sedih, aku menarik kembali tanganku, membiarkan setengah tubuhku tergantung di luar pagar balkon.Lalu dia berkata, "Wendy, dia pernah menyelamatkan nyawaku. Aku tak bisa membiarkannya mati tanpa menolong. Biarkan dia tinggal ya? Kamu tahu, satu-satunya orang yang kucintai hanyalah dirimu."Dia tidak tahu, sebenarnya aku menderita gagal jantung berat, hidupku juga takkan lama lagi. 
"Halo, saya mau urus imigrasi!"Fara Jilon berdiri di depan jendela sambil menyerahkan semua dokumen persyaratan yang sudah dia siapkan kepada seorang petugas di balik jendela.Tidak lama kemudian, si petugas pun mencap dokumen itu, lalu mengambil dan menyerahkan selembar dokumen lain kepada Fara."Bu, prosesnya berlangsung kurang lebih 15 hari. Mohon ditunggu."Fara mengangguk mengerti, lalu berbalik badan dan berjalan keluar. Akan tetapi, dia mendadak mendengar para pegawai di belakangnya sibuk bergosip sambil berbisik."Aku nggak salah lihat, 'kan? Kenapa Bu Fara mengurus imigrasi? Apa dia lagi bertengkar dengan Pak Kris?""Kalaupun ya, harusnya masalahnya nggak parah, 'kan? Pak Kris 'kan dikenal sebagai suami yang cinta mati dengan istrinya. Kenapa Bu Fara begitu keras kepala mau berpisah?""Ya, ya. Lima tahun lalu, Pak Kris mengadakan pesta pernikahan paling mewah dalam abad ini demi Bu Fara. Orang-orang yang nggak mengikuti berita terkini di sosial media sepertiku saja tahu soal itu. Terus, tiga tahun lalu Bu Fara mengalami kecelakaan mobil dan butuh donor darah. Pak Kris nggak memedulikan semua halangan dan rela mendonorkan sebagian besar darahnya sendiri hingga nyawa Bu Fara akhirnya berhasil diselamatkan. Lalu, tahun lalu Pak Kris juga mengerahkan semua media untuk mencari Bu Fara ke penjuru dunia, padahal Bu Fara baru menghilang selama satu jam. Sekarang Pak Kris pasti sudah seperti orang gila karena Bu Fara pergi begitu saja tanpa memberitahunya ...."Fara mengatupkan bibirnya mendengarkan pembicaraan orang-orang itu, tetapi sorot tatapannya yang mengejek dirinya sendiri tampak makin kentara.Ya, semua orang tahu betapa Kris mencintainya. 
Wina Wardana memiliki seorang kekasih dengan dua kepribadian.
Pada siang hari, pria itu bersikap sangat perhatian, santun, dan lembut kepadanya.
Namun, saat malam tiba, pria itu seolah-olah berubah menjadi orang lain, buas dan agresif, bermain dengannya dengan berbagai cara dan suasana.
Semua orang memuji keberuntungan Wina. Meski dia adalah penyandang disabilitas yang tidak bisa mendengar, pacarnya tidak meremehkannya dan terus membawanya mencari dokter serta pengobatan.
Wina sendiri juga merasa demikian.
Hingga suatu hari para perampok merampas obat yang dibuat khusus oleh pacarnya untuk mengobati ketuliannya. Dia pun menghentikan obat itu, tetapi ketika akan memberi tahu pacarnya, dia mendengar teman pacarnya berkata ...
"Kalian berdua benar-benar pandai bermain! Yang satu menipu perasaannya di siang hari, yang satu lagi mempermainkan tubuhnya di malam hari. Sudah tiga tahun, ternyata wanita tuli itu masih nggak tahu!"
Seketika, seluruh tubuh Wina terasa dingin. 

Setelah lulus kuliah, aku mencampakkan pacarku yang miskin dan pergi ke luar negeri bersama putra konglomerat.Dua tahun kemudian, aku dibuang dan dipulangkan, sementara mantan pacarku sudah sukses besar.Dia melakukan segala cara untuk menikahiku, semua orang bilang dia sangat mencintaiku dan tidak menyimpan dendam.Padahal, setelah menikah dia terus menggonta-ganti wanita, membalas dendam padaku dengan gila-gilaan.Dia bertanya padaku, kenapa aku tidak peduli, kenapa aku tidak cemburu.Aku menatapnya sambil tersenyum, karena aku akan mati, apa yang perlu dipedulikan? 



Nara Lintang tak pernah menyangka bahwa hubungan jarak jauh lintas negara yang akan segera berakhir justru menutup kisahnya dengan akhir yang begitu pahit dan memalukan.
Bagaimanapun juga, cinta Reza Perdana kepadanya adalah sesuatu yang tak tertandingi.
Dia adalah direktur rumah sakit yang sibuk. Namun demi Nara, dia menempuh hampir sembilan ratus penerbangan ke luar negeri, bolak-balik dengan total waktu terbang mendekati sepuluh ribu jam.
Meski setiap pertemuan selalu singkat dan terburu-buru, Reza tetap memeluknya erat dan berkata dengan suara rendah bahwa semua itu dia jalani dengan sepenuh kerelaan.
Hadiah yang Reza kirimkan kepadanya pun tak terhitung jumlahnya.
Dari yang kecil seperti surat cinta tulisan tangan sepanjang ribuan kata, hingga yang besar seperti kalung bernilai miliaran yang dia menangkan di balai lelang.
Selama dia merasa sesuatu itu bisa membuat Nara tersenyum, dia akan mempertaruhkan segalanya untuk meraihnya sekalipun itu adalah bintang di langit.
Cinta yang terukir hingga ke sumsum tulang itu tak pernah berubah sedikit pun selama tiga tahun penuh.
Namun, ketika Nara pulang ke tanah air dengan penerbangan semalaman, lalu mendengar teman-teman masa kecil mereka memuji betapa setianya cinta Reza kepadanya, Reza justru membantahnya dengan suara serak ...
Nara harus mengakui bahwa saat itu, hatinya seolah dicabik ribuan pisau, dan rasa sakitnya tak ubahnya hukuman yang dijalani perlahan, irisan demi irisan. 


Olivia Merita menjual dirinya sendiri.Dengan imbalan dua puluh miliar, dia sengaja mendekati putra tunggal Keluarga Furan di Kota Mitan yang terkenal anti menikah, demi memberi Keluarga Furan seorang pewaris.Setelah setengah tahun menjadi sekretaris pria itu, akhirnya Olivia menaklukkan pria dingin dan gila kerja itu ketika mabuk.Namun setelah bergulat semalaman, barulah dia sadar kalau dirinya tidur dengan orang yang salah.Pria di hadapannya bukan putra tunggal Keluarga Furan, Marco Furan, melainkan paman Marco, Marcello Furan....Kini, hanya ada dua pilihan di hadapannya.Pertama, membayar denda pelanggaran yang jumlahnya sangat besar pada Keluarga Furan sesuai ketentuan kontrak.Atau ....Dia harus menggoda Marco secara terang-terangan di depan Marcello....Ketika didorong ke dinding oleh pria yang sudah kehilangan kesabaran, Olivia berkata."Pak Marcello, tolong dengarkan penjelasanku. Aku memilih jalan kedua karena nggak punya uang!" 
"Nona Nindya, hasil pemeriksaan menunjukkan Anda mengidap kanker pankreas stadium akhir. Kondisinya kurang begitu baik. Jika Anda menolak pengobatan, kemungkinan hidup Anda nggak sampai satu bulan lagi. Apa Anda yakin nggak mau menjalani perawatan? Apa suami Anda juga sudah setuju?"
"Aku yakin ... dia akan setuju."
Setelah menutup telepon dokter, aku menatap sekeliling rumah yang kosong, rasa perih di hatiku tak tertahan lagi.
Kukira selama ini hanya sakit lambung lama yang kambuh, tak disangka ternyata kanker.
Aku menghela napas, lalu memandang foto berbingkai di atas meja.
Di dalam foto, Jensen Setiawan yang berusia delapan belas tahun menatapku dengan penuh perhatian.
Bertahun-tahun telah berlalu, namun aku masih mengingat hari itu dengan jelas. Kelopak bunga putih berguguran, menempel di rambut kami dan Jensen tersenyum sambil bertanya, apakah ini sudah bisa disebut menua bersama?