Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Semua

Berpisah Malah Jadi Bahagia
Evelyn menghabiskan waktunya selama 7 tahun untuk mencintai Devan.Demi mengandung anak Devan, Evelyn melakukan segala cara, termasuk berhubungan badan, melakukan pengobatan tradisional, bayi tabung dan operasi ....Hanya saja, pria itu malah meminta pelayan untuk membawakan sup yang telah dicampur dengan pil kontrasepsi setiap kali sehabis berhubungan badan, membunuh haknya untuk menjadi seorang ibu secara pribadi.Saat Evelyn membuka matanya lagi, tidak disangka dia kembali ke insiden kebakaran pada 7 tahun yang lalu.Dia melihat Devan menggendong wanita yang dia cintai, lalu berjalan keluar tanpa menoleh ke belakang. Meninggalkannya sendirian di tengah lautan api ini.Evelyn mengetahui jika pria itu juga terlahir kembali.Hanya saja kali ini Devan memilih wanita yang dia cintai.Evelyn tidak terobsesi padanya lagi.Saat Devan datang untuk membatalkan pernikahan mereka demi wanita itu, Evelyn langsung menikah dengan kakak sepupu temannya.Tidak disangka, orang itu adalah petugas kebakaran yang menolongnya dari kebakaran.Pria itu memiliki bahu yang lebar, pinggang yang ramping, kaki yang jenjang dan hormon yang kuat. Bryan langsung menyerahkan kartu gajinya di hari mereka menikah.Devan mengira Evelyn sedang merajuk. "Evelyn, aku nggak akan lirik kamu lagi meskipun kamu nikah dengan pria lain demi buat aku marah."Hanya saja, Devan menyadari jika ....Evelyn yang dia tinggalkan menjadi orang yang terkenal di dunia AI.Pria yang dia remehkan memiliki status yang tidak biasa ....Evelyn tidak bisa melahirkan selama 7 tahun di kehidupan sebelumnya. Di kehidupan ini, Evelyn tidak hanya melahirkan sepasang anak kembar laki-laki dan perempuan untuk petugas pemadam kebakaran itu, tapi saat ini dia juga sedang mengandung lagi!Devan tidak bisa menahan dirinya lagi, dia berlutut di depan Evelyn sambil berkata dengan penuh penyesalan, "Evelyn, kitalah yang harusnya punya anak!"
Terjerat di Balik Topeng Dingin
Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat. Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh. Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas. Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi. Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara. "Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong. Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping. Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia". [Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan. Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar. Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya. "Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin. Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?"
Halaman sebelumnya
1
2345Halaman selanjutnya

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.