Semua

Sejak Garry Griffin membawa pulang seorang gadis yatim piatu yang hidup dari memungut sampah dan pernah menyelamatkan nyawanya, gadis itu menaruh perasaan mendalam padanya selama tiga tahun.Garry tak pernah menaruh perasaan padanya.Karena dia tahu, di dunia ini hanya aku yang mencintainya lebih dari hidupku sendiri.Hingga pada hari peringatan lima tahun pernikahan kami, Angeline Candra membuat keributan di balkon lantai dua vila, mengancam akan mengakhiri hidupnya."Garry, ini kesempatan terakhir. Kalau kamu masih memilih dia, aku akan melompat dari sini dan mati di hadapanmu."Angeline berlari ke arahku, mencengkeram lenganku erat-erat dan menyeretku ke luar pagar balkon. Dalam kepanikan itu, aku melihat Garry menendang pintu kaca dan bergegas menghampiri kami.Hatiku sedikit tenang, dengan susah payah aku mengulurkan tangan ke arahnya.Namun tanpa menatapku sedikit pun, Garry malah merangkul Angeline yang ada di sampingku dan membawanya masuk kembali ke dalam kamar.Dengan sedih, aku menarik kembali tanganku, membiarkan setengah tubuhku tergantung di luar pagar balkon.Lalu dia berkata, "Wendy, dia pernah menyelamatkan nyawaku. Aku tak bisa membiarkannya mati tanpa menolong. Biarkan dia tinggal ya? Kamu tahu, satu-satunya orang yang kucintai hanyalah dirimu."Dia tidak tahu, sebenarnya aku menderita gagal jantung berat, hidupku juga takkan lama lagi. 

Pada usia delapan belas tahun, Cynthia Tandri mengalami pelecehan seksual oleh seorang pria tak dikenal yang sedang mabuk.
Dia melapor ke polisi dan sambil menahan tekanan serta ketakutan yang luar biasa, dia bersikeras menyeret pria berlatar belakang kuat itu ke penjara.
Namun, bayang-bayang mimpi buruk itu terlalu dalam. Begitu dalam hingga selama beberapa tahun berikutnya, setiap kali ada pria yang mendekatinya sedikit saja, tubuhnya akan gemetar tak terkendali, disertai rasa mual, bahkan muntah.
Dia mengira hidupnya akan berakhir seperti itu, hancur, ternodai, tak lagi mampu mencintai atau menjalani hidup seperti orang normal.
Sampai akhirnya Stanley Permadi muncul.
Pemimpin keluarga paling berpengaruh di Kota Jinantara, justru menaruh perhatiannya pada gadis sederhana ini, yang bahkan menyimpan "noda" di masa lalunya, dan mulai membuka lembaran cinta padanya. 
Di rumah hantu udara dingin berhembus, suara efek menyeramkan.
Aku pura-pura takut, dan menempel ke orang di sampingku.
"Kak, temani aku jalan, ya."
Sampai lampu menyala, aku baru tahu ternyata orang itu mantan suamiku, Harris Bintara.
Teman-temannya tertawa, sekelompok pria dan wanita menatap diriku dengan tatapan penuh penilaian.
"Pantas saja disebut spesialis jadi selingkuhan, panggil 'Kak' saja bikin orang lemas."
"Dulu goda paman jadi suami, bikin Harris jatuh, sekarang masih berani nempel lagi?"
"Mana bisa dibandingkan dengan kakaknya, Elina Asera, putri sah dari keluarga terhormat!"
Putri sah?
Dua kata itu nyaris membuatku tertawa.
Mereka tidak tahu, akulah putri sah yang ditukar oleh ayah kandungku sendiri.
Namun, semua itu sudah tidak penting.
"Ini hanya permainan kecil antara aku dan suamiku," ucapku dengan nada datar.
Harris menjauhkan dirinya dariku.
"Vina, sekarang aku ini kakak iparmu, jaga sikapmu," ucapnya dengan nada sedingin es.
Aku mundur dua langkah, lalu tersenyum sempurna.
"Pak Harris salah ingat, aku nggak pernah punya kakak."
"Dan soal tadi ... "
Mataku menyapu wajah Harris yang sedikit kaku, lalu aku menambahkan pelan.
"Aku cuma salah orang saja." 
Pada hari mantan suamiku menikah dengan adik angkatku, aku melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupku.Aku telah mencintai Kelvin Wijaya selama sepuluh tahun. Setelah menikah, aku meninggalkan karierku untuk menjadi seorang ibu rumah tangga. Ini hanya karena pria itu mengatakan bahwa dia menyukai istri yang pandai mengurus keluarga.Namun, dia malah jatuh cinta pada adik angkatku yang fisiknya lemah, tetapi giat bekerja. Dia berkata, "Wanita yang serius bekerja adalah yang paling cantik."Pria itu sepertinya lupa, sebelum menikah dengannya, namaku sudah terkenal di kancah internasional.Semua usahaku untuk menyelamatkan pernikahan kami dianggap sebagai tindakan licik oleh pria itu.Bahkan, demi memaksaku bercerai dengannya, pria itu mencelakai keluargaku dan membuatku keguguran. Katanya, ini adalah balasan bagiku karena telah melukai adik angkatku yang bermuka dua itu.Karena punya kesempatan untuk hidup kembali, aku bersumpah .... Aku tak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi.Aku tak menginginkan pria ini lagi!Namun, setelah kami sepakat bercerai, Kelvin yang dulu sangat membenciku itu malah berlutut memohon agar aku kembali.Di hadapannya, aku dengan santai memeluk musuh bebuyutannya .... 
Kehidupan sebelumnya, Teresa yang bodoh ingin pergi meninggalkan bos yang sangat sayang dan mencintainya, alhasil dia dicelakai oleh pria dan wanita berengsek sampai mati.Setelah terlahir kembali, Teresa tidak lagi bodoh, dia di siang hari mengungkapkan kejahatan orang yang mencelakainya, bahkan menjauh dari pria berengsek itu!Lalu malamnya dia memeluk erat kaki suaminya sambil berkata manja, "Sayang, aku sudah salah, kelak aku akan mendengar katamu, hanya menyayangimu saja ...."Bos hebat di Kota Titus yang bernama Arvin disebut orang sebagai bos dingin, bahkan kejam. Tapi dia hanya bersikap penurut di depan istrinya, bahkan sangat memanjakan istrinya! 

Orang-orang sepergaulan dengan mereka menganggap Sheila Saputra adalah budak cinta bagi Johan Permadi.Sejauh mana dia menjadi budak cinta?Sampai dikenal semua orang.Orang lain menyebutnya tidak tahu malu, tetapi Sheila tidak peduli.Sampai malam itu, dia tiba-tiba menyadari bahwa pria yang membuatnya bersikap setia selama tiga tahun, ternyata sudah berubah.Sheila tidak berkata apa-apa, berbalik dan langsung meninggalkannya.Orang-orang di sekitarnya semuanya mencercanya. Mereka beranggapan bahwa dia sedang bermain tarik ulur, bahkan Johan juga berpikir demikian.Sampai akhirnya, dia menemukan selembar di dompet Sheila.Pemuda di foto itu memiliki mata dan alir yang sangat mirip dengan dirinya.Dia menjadi gila, matanya memerah.Malam saat terjadi kecelakaan balap mobil, Johan dengan rendah hati memohon pada Sheila melalui telepon, "Sheila, aku terluka. Kamu datang menjengukku, ya?"Dari seberang telepon terdengar derai tawa lelaki. "Sikapnya Johan seperti anjing yang mengibas-ngibaskan ekornya. Apa kamu mau jadi budak cinta?"*Orang ini, Luki Fuadi, terkenal sebagai pria dominan yang sulit diatur. Dia tidak takut akan siapa pun.Di usia delapan belas tahun, dia dikirim ke rumah neneknya untuk didisiplinkan. Pada saat itulah, dia bertemu dengan gadis kecil yang tiga tahun lebih muda darinya, dia adalah Sheila.Sejak itu, pemuda yang sangat nakal itu berubah menjadi kakak yang lembut dan perhatian. Setiap hari di rumah mengajarinya mengerjakan PR.Sahabat kecilnya menggodanya dengan menyebutkan bahwa Luki sudah kembali ke jalan yang benar.Luki melirik anak yang duduk di sampingnya yang dengan tekun mengerjakan soal, tiba-tiba dia berkata, "Kamu tahu apa sih?"Di tahun kedua kuliah, anak itu menengadah dengan wajahnya yang penuh harapan dan mengungkapkan cinta padanya. "Luki, tunggu aku, ya. Saya bakal tumbuh dewasa."Perasaan gadis itu murni dan membara, membuat hatinya gelisah.Setelah bertahun-tahun, akhirnya mereka bertemu lagi. Dia tetap bisa merasakan getaran di hatinya. 
Dua tahun pernikahan, Sania Ravan berpikir, meski hati Eric Lutanza sedingin batu, seharusnya sudah bisa menjadi hangat.Namun ketika wanita idamannya kembali ke negara ini, Eric tanpa ragu mengajukan perceraian padanya.Melihat bagaimana Eric begitu perhatian pada wanita itu, tapi memperlakukannya seperti benda tak berharga, hati Sania terasa seperti disayat.Ketika Eric mengabaikan dirinya yang tergeletak dalam genangan darah bersama anak mereka demi menyelamatkan wanita itu, Sania pun benar-benar putus asa. Dia menulis surat perjanjian cerai dan pergi tanpa ragu.Justru ketika dia menjadi pusat perhatian, dikejar banyak pria, mantan suami berengsek itu malah berani berkata di depan umum."Siapa yang berani mendekati wanita Eric?"Di malam hujan badai, pria itu basah kuyup, kedua tangannya mencengkeram wajah Sania dengan erat, matanya memerah, dan suaranya bergetar. "Istriku, tolong lihat aku ...." 
Seminggu sebelum menikah dengan Sigit Permana, Wulan Jatmiko tanpa sengaja memergoki hubungan terlarang antara pria itu dan adik tiri Wulan.Setelah berteman bertahun-tahun sejak masa kecil, untuk pertama kalinya Wulan menyadari bahwa perasaan mereka ternyata begitu rapuh.Mimpinya, masa depannya, seluruh hidupnya, semuanya hancur karena Sigit.Dalam keputusasaan, Wulan menyetujui perjodohan dengan Keluarga Silendra dan menikah dengan pria berkepribadian aneh dengan kaki cacat.Namun, siapa sangka, jalan buntu yang dia kira tanpa harapan justru telah lama dinantikan oleh pria itu.Saat bertemu lagi, mata Sigit dipenuhi rasa sakit, memohon agar Wulan mau menoleh sekali saja ... 
Saat pertunanganku dengan Bryan Howen batal, semua orang menganggap hidupku berakhir sampai di situ.Padahal, reputasiku sampai rusak selama lima tahun bersama Bryan demi menyesuaikan diri dengan pria itu.Tidak ada lagi yang mau menerima wanita sepertiku.Setelah itu, kabar tentang kekasih baru Bryan pun tersebar di kalangan teman-teman.Semua orang di sekitarku menantikanku meminta balikan dengan Bryan.Namun, mereka tidak tahu bahwa aku secara sukarela menggantikan adik perempuanku pergi ke Kota Haruba dan menikah dengan orang sana.Sebelum menikah, aku mengembalikan kotak harta karun yang Bryan berikan.Kartu harapan kosong yang dia berikan padaku sewaktu masih muda.Setelah itu, aku pergi tanpa membawa kenangan apa pun.Suatu hari kemudian, Bryan tiba-tiba menanyakan soal aku. "Setelah sekian lama nggak ada kabar, apa Valen sudah mati?"Padahal, waktu itu aku sedang dibangunkan oleh suami baruku dengan ciumannya."Ayo, nurut, Valen. Kita 'kan sudah sepakat empat kali, jadi sekali pun nggak boleh terlewat ... " 
“Pa, Ma, aku setuju untuk kuliah ke luar negeri.” Saat mendengar putrinya akhirnya setuju, suara orang tuanya yang jauh di seberang lautan penuh dengan rasa syukur. “Selina anakku, akhirnya kamu setuju juga! Baiklah Nak. Kalau begitu Papa Mama akan segera mengatur semuanya! Jangan sedih begitu, dong! Sebulan lagi juga bertemu.” Namun, berbeda dengan suasana ceria orang tuanya, nada suara Selina terdengar berat. “Iya, Bu.” Setelah berbasa-basi sejenak, telepon pun terputus.Di luar jendela, gelap malam telah meneyelimuti bumi. Selina tidak menyalakan lampu, matanya yang kosong sedikit memerah. Usut demi usut, hari yang dinanti pun tiba, Selina akhirnya memulai perjalanan kuliah di luar negeri, akan tetapi rasa gundah tetap memenuhi hatinya. Mulai hari ini, Selina harus menghadapi kehidupan baru di negeri orang, ketidakpastian masa depan, dan jarak yang semakin melebar antara dirinya dan orang tua. Dalam hati, Selina mulai mempertanyakan: Apakah aku benar-benar siap menghadapi tantangan dan kehidupan baru di negeri antah berantah? 
Tahun 1983, gempa dahsyat merenggut Yura dari dekap keluarga kandungnya, menempatkannya dalam lindungan keluarga angkatnya. Di antara dinding-dinding megah dan kesunyian, Carlton, sang kakak angkat, menjadi pelindung sekaligus cahaya dalam dunianya yang rapuh. Namun, rasa yang tumbuh di hati Yura terhadap Carlton perlahan berubah menjadi cinta yang bertepuk sebelah tangan.Ketika rahasia itu terungkap, hubungan mereka retak, meninggalkan Yura dalam kesepian yang tak terperi. Di tengah luka dan pengkhianatan, kabar tentang orang tua kandungnya hadir seperti harapan di cakrawala. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan semua yang menyakitinya, mencoba melangkah menuju kehidupan baru.Namun, takdir seolah enggan memberinya kebebasan. Cinta yang terkubur, impian yang terenggut, dan masa lalu yang terus menghantui membuat setiap langkahnya terasa berat. Antara keinginan untuk bebas dan belenggu rasa yang tak kunjung pudar, jalan manakah yang akan Yura pilih? Mampukah ia menemukan dirinya sendiri di tengah bayang-bayang cinta yang pernah ia anggap sebagai segalanya? 

Pak Ferdy berkata, apa yang diutang harus dibayar. Dia berutang padanya seorang anak. Anak itu telah dibayar, tetapi Pak Ferdy masih menginginkan bunga. Jessy bertanya kepadanya, bunga itu apa? Ferdy menatapnya, jakunnya bergerak naik turun, "Bunganya adalah ... kamu." Jessy menolak, "Ini perselingkuhan." Pria itu malah menjawab, "Nggak, aku sedang mengejar puisi dan kejauhan." Belakangan, Jessy berdiri di atas rel kereta, dan di tengah deru kereta api yang melintas, dia melihat puisi dan kejahuan miliknya sendiri .... 

Sepuluh tahun lalu, aku membocorkan rahasia perusahaan, yang akhirnya membuat ayah dan ibuku meloncat dari gedung untuk bunuh diri.
Aku bahkan membuat dua kakakku masuk penjara untuk menggantikanku menanggung kejahatan dan dijatuhi hukuman sepuluh tahun.
Setiap tahun, aku mengirimkan satu kaset rekaman ke penjara.
Pada tahun pertama, aku berdiri di vila megah dan mentertawakan keadaan mereka yang menyedihkan, lalu memberi tahu mereka bahwa aku sengaja membocorkan rahasia itu.
Pada tahun kedua, aku berdiri di depan makam ayah dan ibu, mentertawakan bahwa kematian mereka pantas dan menyebut mereka pengecut.
Pada tahun ketiga, sambil mengangkat dua lembar tiket pesawat, aku memberi tahu mereka bahwa kedua kakak ipar telah kuasingkan ke daerah kumuh di luar negeri, hidupnya lebih menderita daripada mati.
Hingga masa hukuman sepuluh tahun mereka berakhir, rekaman itu pun terhenti begitu saja.
Tiga hari sebelum pembebasan, seorang sipir tiba-tiba berkata pada Lindro Gunawan.
"Pulanglah dan perbaiki dirimu baik-baik. Ingat untuk memperlakukan adik kalian dengan lebih baik. Gadis kecil itu memikirkan kalian setiap tahun."
Lindro menarik ujung bibirnya, tatapannya gelap. "Dia datang setiap tahun?"
"Ya, bukan juga. Dia itu ...."
Tepat saat itu ponselnya berdering. Sipir buru-buru pergi. "Sudah, nggak usah dibahas. Ingat untuk memperbaiki diri dengan baik." 



Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika sadar, aku mendapati pria yang selama ini diam-diam kukagumi, Jason, telah menjadi suamiku.
Namun, dia sama sekali tidak memperlakukanku dengan baik.
Seluruh kelembutannya dia berikan kepada sahabat masa kecilnya. Bahkan ketika nyawaku berada di ambang bahaya, dia malah sibuk menemani sahabat masa kecilnya itu.
Semua orang mengatakan bahwa aku mencintai Jason setengah mati.
Bahkan jika pria itu memintaku menjadi budak bagi sahabat kecilnya, aku pun tidak akan menolak.
Sungguh menggelikan.
Aku sama sekali tidak mengingat orang semacam itu.
...
Aku tidak mengingat Jason, dia tidak memperlakukanku dengan baik, jadi wajar saja jika aku mengajukan perceraian.
Hanya saja kemudian, di tengah malam, pria itu mondar-mandir di depan rumahku dan enggan pergi.
"Sayang, bisa nggak kamu ... tatap aku sekali lagi?" 

Pernikahan antara Wulan Wibisana dan Fajar Yandika menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di kalangan elite Kota Arunika.
Wulan, putri tertua Keluarga Wibisana, dikenal sebagai gadis yang penuh kebebasan, berjiwa pemberontak, dan memiliki kecantikan yang memikat sekaligus tajam.
Sedangkan Fajar Yandika, pewaris Keluarga Yandika, terkenal dengan sikap dingin, disiplin ketat, serta kendali penuh pada kekuasaan keluarganya.
Meskipun keduanya seperti dua kutub yang sangat berbeda, mereka tetap hidup bersama dalam ikatan pernikahan selama tiga tahun.
Pada tahun pertama mereka, Wulan diwajibkan menghafal dan menaati tiga ribu aturan Keluarga Yandika. 

[Putri asli dan palsu + Mantan pacar menyamar menjadi orang miskin mengejar mati-matian + Pria lain mengambil posisinya]Wenny dan Juan telah berpacaran selama tiga tahun.Namun, keduanya tidak tahu identitas asli satu sama lain.Sebuah taruhan yang konyol. Semua orang tahu bahwa Wenny hanya dianggap sebagai mesin ATM.Selama tiga tahun, semua jerih payahnya dia berikan untuk menghidupi seorang pria berengsek![Setelah bosan, aku akan mencampakkannya.]Setelah mendengar rekaman suara yang merendahkan dirinya, Wenny minta putus.Kemudian, identitas terungkap ...Putri palsu itu mahir memanipulasi perasaan, membuat orang tua kandung Wenny merasa dilema.Mantan pacar menerobos masuk ke acara pesta. Pria itu menangis sambil memohon untuk rujuk kembali.Namun, sambil memegang tangan Yonan, Wenny berkata dengan tatapan dingin, "Pak Juan, pergilah. Percuma kamu memohon sambil menangis di sini."Semua ini terjadi karena pada malam hujan itu, saat Wenny dipecat dari pekerjaannya, Yonan datang dengan membawa payung. Sejak itu, pria itu menjadi sandaran hidupnya. 


Transmigrasi + Romansa Manis + Cinta Sejati + Kawin Dulu Cinta Belakangan + Dari Benci Jadi Cinta + Kebangkitan Karakter SampinganMonica Juniar masuk ke dalam novel menjadi mantan istri sial sang tokoh pria. Tubuhnya gemuk lebih dari seratus kilo, dan dia menggunakan cara-cara licik untuk naik ke ranjang dan memaksa sang tokoh pria, Jason Hidayat, bertanggung jawab padanya. Bahkan setelah tokoh utama pria dan wanita saling jatuh cinta, dia masih sering membuat masalah. Pada akhirnya, sang tokoh pria membalas dendam padanya, dan dia berakhir tragis di penjara sebagai seorang karakter buangan.Setelah masuk ke dalam cerita, Monica berusaha keras menurunkan berat badan hingga memiliki tubuh yang luar biasa, usianya pun menjadi teka-teki. Dengan pemikiran maju yang sudah melampaui lebih dari empat puluh tahun, dia memanfaatkan setiap kesempatan yang ada. Di era 80-an yang penuh dengan peluang bagaikan emas di mana-mana, dia bekerja keras untuk menghasilkan banyak uang.Di sela-sela usahanya mencari uang, dia juga menantikan saat sang tokoh pria, yang kelak akan menjadi orang terkaya, menceraikannya agar dia bisa mendapatkan harta gono-gini dalam jumlah besar. Namun setelah ditunggu-tunggu, perceraian itu tak kunjung datang. Monica pun tak tahan lagi dan berkata, "Bukankah kamu sudah jatuh cinta pada wanita lain? Ayo kita bercerai, supaya kalian berdua bisa bersama."Jason menahan senyum dengan ekspresi setengah serius. "Sayang, jangan asal bicara. Aku sama sekali nggak menyukai wanita lain. Sejak awal hingga sekarang, orang yang benar-benar aku cintai hanyalah kamu." 
"Tante Tania, waktu yang kita sepakati dulu adalah sepuluh tahun. Sekarang masa sepuluh tahun itu sudah berakhir, aku ingin membawa Nina pergi."
"Bibi juga tahu, dia selama ini nggak pernah menyukai Nina."
Di ruang teh, Wendy Siswanto mengucapkan kalimat itu dengan ekspresi pahit.
Dia hidup bersama Haris Sutomo selama sepuluh tahun, tetapi selama sepuluh tahun itu hati pria itu tidak pernah berhasil dia hangatkan.
Hingga suatu kali mabuk, Haris menekannya di atas ranjang, dan dalam kekalutan hasrat, mereka memiliki seorang anak.
Setelah kejadian itu, pria itu memberi Wendy sebuah vila, serta setuju gadis itu melahirkan anak tersebut. Satu-satunya syarat adalah anak itu tidak boleh memanggilnya ayah, dan di depan orang luar, Haris tetap berstatus lajang.
"Aku nggak mungkin menikahimu, buang saja harapan itu."
"Biaya membesarkan anak akan kuberikan, tapi jangan harap aku mengakui identitasnya. Aku nggak punya anak ini." 
"Cindy, kamu benar-benar mau meninggalkan Samuel dan pergi ke luar negeri?"Di dalam kafe yang tenang, Cindy Rukmana meletakkan sendok di tangannya, memandang sahabatnya yang terlihat terkejut, lalu berkata dengan nada datar."Aku dan dia sudah bercerai.""Sudah cerai?!" Mendengar kabar mengejutkan ini secara tiba-tiba, sahabatnya, Yana, tampak sangat kaget, lalu segera membela Cindy. "Samuel benar-benar setuju? Selama tiga tahun kamu begitu baik padanya, bahkan batu pun bisa menghangat kalau terus digenggam. Apa dia benar-benar nggak punya sedikit pun perasaan padamu!"Cindy tersenyum tipis, matanya berkilat. 



Saat itu, Olivia Wirya dan Leo Hadi menikah kilat. Tidak ada pernikahan megah, tidak ada bulan madu.Tiga tahun hidup bersama, semuanya berlangsung tenang dan harmonis, seperti permukaan danau tanpa riak. Hingga suatu malam, dalam keadaan mabuk, Leo menyebut nama wanita lain. Barulah Olivia sadar, ternyata hati suaminya sudah dimiliki orang lain.Tidak lama setelah itu, Leolah yang lebih dulu mengusulkan perceraian.Olivia tidak marah, tidak memohon. Malah sebaliknya, dia menyetujui dengan cepat. "Aku nggak akan mengganggumu. Aku tulus berharap kamu menemukan cinta sejatimu," katanya dengan senyum tipis.Setelah itu, dia melangkah pergi tanpa menoleh lagi. Hidupnya terus berjalan. Dia menemukan cinta baru dan tidak lama kemudian, mulai membicarakan pernikahan. Semuanya berjalan mulus, seperti jalan bebas hambatan. Namun, malam sebelum pertunangan, sesuatu terjadi. Olivia mabuk. Langkahnya gontai, hingga tubuhnya tak sengaja menabrak seorang pria tinggi yang berdiri di dekatnya. Sebelum dia jatuh, tangan kokoh pria itu menangkap pinggangnya, menahannya dengan erat. "Sudah puas bermain-main?" ujar pria itu.Olivia melepaskan diri dengan tenang, matanya menatap pria itu seperti melihat orang asing. "Tolong jaga sikapmu," katanya, suaranya dingin. "Aku akan segera menikah. Kalau tunanganku tahu ... ""Biar saja dia tahu," pria itu memotong, suaranya lebih rendah, seperti ancaman samar. Dia mendekat, tatapannya penuh keyakinan yang tak tergoyahkan. "Biar dia tahu kamu adalah milikku." 
Pada tahun keempat menikah dengan Steve, Lyvia hamil.Dia membawa dokumen untuk mendaftar di rumah sakit. Namun, saat pengecekan, perawat memberi tahu jika surat nikahnya palsu.Lyvia terkejut. "Palsu? Mana mungkin?"Perawat menunjuk stempel di atasnya. "Stempel di sini miring, kodenya juga salah."Lyvia tidak mau menyerah. Dia pergi ke Kantor Catatan Sipil untuk memeriksa. Jawaban yang didapat sama persis."Pak Steve sudah menikah. Nama pasangannya adalah Yanny Lovanka ...."Yanny Lovanka?Lyvia seolah disambar petir. Pikirannya benar-benar kosong!Yanny, kakak tirinya, juga cinta pertamanya Steve.Dulu, demi mengejar impian belajar ke luar negeri, Yanny kabur tepat di hari pernikahan. Dia tega meninggalkan Steve.Namun, sekarang, dia malah menjadi istri Steve yang sah secara hukum! 
Di kalangan sosialita, Luna Suwira selalu dikenal sebagai perempuan paling suci.
Julukan itu sudah beredar selama enam tahun.
Alasannya sederhana, dia sudah menikah dengan Charlie Sinatriya, si "pangeran dingin" dari dunia hukum selama tiga tahun, namun sampai sekarang masih belum pernah disentuh.
Charlie punya masalah kebersihan yang parah, sampai level yang membuat orang tercengang.
Selama tiga tahun pacaran dan tiga tahun menikah, dia menolak semua bentuk kedekatan fisik. Tidak memeluk, tidak mencium, apalagi tidur bersama.
Luna dulu tidak percaya begitu saja. Dia tetap nekat mencoba, seribu kali menggoda, dan seribu kali pula gagal.
Dia sempat mengira begitulah diri Charlie, dingin, berwibawa, tak tersentuh oleh dunia. 

Kakak sepupuku membeli sebuah rumah bekas dengan harga sangat murah. Awalnya dikira dia untung besar, tapi tidak disangka kejadian aneh mulai bermunculan.
Setelah ditempati dua bulan, anak sepupuku selalu bilang ada orang di bawah ranjangnya.
Setelah ditempati empat bulan, istri kakak sepupu mencukur rambut dan pergi menjadi biksuni. Lalu tidak pernah bicara lagi.
Setelah ditempati enam bulan, kakak sepupuku menghilang dan sampai sekarang tidak diketahui kabarnya.
Karena tidak ada yang membayar cicilan, rumah itu disita dan dilelang, harganya turun lagi sampai setengahnya. Ibuku melihat ada kesempatan untung, jadi diam-diam membayar uang muka. Dia berencana merenovasinya dan menjadikannya sebagai rumah pengantin untukku.
Aku selalu merasa tidak nyaman, bahkan setelah direnovasi aku juga jarang ke sana.
Hari ini, tanggal 15 bulan tujuh kalender lunar, aku benar-benar tidak punya tempat tujuan, jadi terpaksa menginap semalam di rumah itu. Namun aku menemukan sebuah perekam suara yang tiba-tiba muncul entah dari mana.
Begitu kutekan tombol play, suara sepupuku yang bergetar ketakutan terdengar dari dalamnya.
"Griffin, Griffin tolong aku, aku terjebak di rumah ini!" 
Setelah mengalami keguguran, Camelia Darian berubah menjadi sosok istri yang selama ini diidamkan oleh James Safran. Dia tidak lagi menceritakan momen kesehariannya, tidak lagi menelepon sepanjang malam saat suaminya tidak kunjung pulang. Bahkan ketika dijebak hingga harus berurusan dengan polisi, dia hanya menjawab dengan tenang bahwa dia tidak memiliki keluarga saat pihak kepolisian memintanya memanggil keluarganya sebagai penjamin agar bisa bebas. Kemudian, dia menjalani masa penahanan selama satu minggu tanpa bantahan. Tujuh hari kemudian, di suatu senja, gerbang besi kantor polisi berdenting terbuka. Baru saja Camelia menuruni anak tangga, sebuah mobil Maybach hitam mendadak berhenti tepat di hadapannya. Pintu terbuka, lalu James turun dengan setelan jas khususnya yang sempurna. Pria itu tampak jangkung dan tegap, tetap memancarkan aura dingin yang mulia, serta pesona yang tenang. Dia tampak seperti rembulan yang agung, tetapi tidak tersentuh. 
Pada malam itu, karena kejadian tak terduga, Clara melakukan sebuah kesalahan yang menyeretnya berurusan dengan seorang pria berkedudukan tinggi.Demi mendapatkan saham Grup Lesmana, dia menawarkan diri menikah dengan pria itu, namanya Ivan Sanjaya.Ivan berkata dengan angkuh, "Aku nggak keberatan menikah denganmu, tapi hubungan kita hanya sebatas pernikahan kontrak."Setelah keduanya sepakat untuk menikah, mereka langsung mengurus pendaftaran pernikahan.Begitu masa kontrak pernikahan mereka berakhir, Clara menyodorkan surat cerai."Pak Ivan, masa kontrak kita sudah berakhir."Ivan tiba-tiba menjadi panik.Sejak itu, Ivan terus menghindar dari Clara.Melihat Ivan terus mengulur waktu, Clara mulai kehilangan kesabaran."Ivan, sebenarnya apa yang kamu inginkan?"Ivan memeluknya sambil memohon, "Clara, kita nggak usah cerai, ya?" 

Melisa memiliki pernikahan yang tampak sempurna, sesuatu yang membuat banyak orang iri. Suaminya, Juna Doreno, mencintainya dengan dalam, seolah-olah dunia hanya berputar untuknya.Namun pada hari ketika dia mengetahui bahwa dirinya sedang mengandung, seluruh dunianya runtuh. Melisa akhirnya tahu bahwa selama dua tahun terakhir, Juna telah berselingkuh.Yang paling menyakitkan, wanita itu bukan orang asing. Melainkan Fanny, perempuan yang dulu pernah menindas dan mempermalukannya semasa kuliah, sekarang menjadi orang ketiga dalam pernikahan mereka. Bahkan, Juna dan Fanny telah memiliki sepasang anak kembar yang sehat dan lucu.Fanny terus menyerangnya dengan hinaan dan provokasi. Juna, yang dulu bersumpah takkan menyakitinya, justru berulang kali berbohong hanya untuk bisa menemui wanita itu diam-diam.Melisa yang hancur memilih untuk membalas. Dia menggugurkan kandungan yang baru diketahui itu dan mulai menyusun rencana kematian palsu agar bisa menghilang dari kehidupan Juna untuk selamanya.Sebelum pergi, Melisa meninggalkan surat keterangan aborsi dan semua bukti perselingkuhan Fanny sebagai "hadiah perpisahan". Dia meninggalkannya untuk Juna, dan berpesan agar baru dibuka beberapa hari kemudian. 

Saat aku berusia 16 tahun, ibuku akhirnya bunuh diri karena merasa tersudut oleh selingkuhan ayahku. Aku jadi tidak punya rumah dan terpaksa tinggal bersama Keluarga Jonel.Rivano Jonel yang masih remaja itu mendengarkan ceritaku tentang betapa keterlaluannya selingkuhan dan anak haram ayahku dengan mata berkaca-kaca, lalu mengepalkan tangannya dan berkata dengan lebih marah daripada aku."Milea, tenang saja. Kalau nanti aku bertemu dengan ibu dan anak sialan itu, pasti akan kuberi mereka pelajaran!"Setelah itu, dia benar-benar bertemu dengan anak haram ayahku.Mereka bercumbu dengan penuh gairah di atas ranjang.Rivano benar-benar melupakan amarahnya saat masa muda. Dia merapikan pakaiannya yang berantakan dengan tenang dan berkata padaku yang matanya sudah berkaca-kaca."Adikmu cukup mirip denganmu, tapi dia jauh lebih genit darimu. Kamu harus belajar darinya."Saat itulah, aku baru menyadari bahwa pemuda yang selalu menemaniku ini entah sejak kapan sudah menjadi pria berengsek.Setelahnya, di hari pernikahanku dengan pamannya, Rivano menarikku dengan mata yang berkaca-kaca dan terus menuntut penjelasan."Milea, kamu jelas-jelas adalah tunanganku! Milikku! Kenapa kamu malah menikah dengan orang lain!" 