Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 50

"Uang mahar 1 miliar rupiah apa yang kamu bicarakan? Aku nggak tahu soal itu!" Begitu mendengar kedatangannya untuk minta uang, ekspresi wajah Cecilia berubah muram, langsung berpura-pura tidak tahu. Melihat reaksinya, sikap Hania menjadi lebih tegas. "Bu! Bos Yuri sampai datang ke kantorku gara-gara masalah ini dan ibu masih pura-pura nggak tahu. Sekarang, aku malu sekali bekerja di kantor, bukan nggak mungkin kalau Ibu tahu hinaan para warganet buatku, 'kan?" Membahas masalah ini membuat Hania makin tertekan. Namun, Cecilia tidak terganggu sedikit pun. Jelas sekali kalau dia tidak peduli dengan masalah ini. Hania tahu, uang adalah hal yang paling penting di mata Cecilia. Jika dia kehilangan pekerjaan, dicaci maki, dan dipermalukan, ibunya tidak akan peduli. "Uang 1 miliar rupiah itu bukan uang kita. Kecintaan Ibu pada uang pun harus ada batasnya. Kalau Ibu mau ambil dengan paksa, bukan cuma nggak bermoral, tapi juga melanggar hukum. Ibu nggak mau ditangkap dan masuk penjara cuma kare

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.