Bab 73
Mata Surya bahkan masih terpejam, tiba-tiba dia menempatkan tangannya di hadapan lehernya.
Benang pancing sudah melingkar beberapa kali di leher Surya.
Saat ini, wanita itu menariknya dengan kuat, benang pancing langsung menjadi ketat.
Benang pancing yang kuat dan bahkan mengandung semacam kekuatan hebat, pasti bisa membelah benda yang terbuat dari emas sekalipun.
Namun, Surya hanya mengayunkan tangannya dengan pelan, benang pancing itu langsung putus. Serangan tiba-tiba ini berhasil diatasi begitu saja.
Wanita itu memandangi Surya dengan takjub.
Surya tersenyum dan berkata, "Apa terlihat sangat aneh?"
"Aku sudah meremehkanmu." Wanita itu berkata dengan nada dingin, "Tapi, bagaimana kamu tahu itu aku?"
Surya menggeleng. "Aku sama sekali nggak tahu. Aku hanya sedang menunggumu datang. Kalau kamu menyerangku, barulah aku yakin kalau itu kamu."
"Kalau begitu, dari awal kamu sudah tahu ada orang yang akan datang membunuhmu?"
"Ada orang bodoh yang ingin melampiaskan amarahnya. Sejak awal su
Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda