Bab 821
Mereka berdua ...
Hampir bisa dikatakan sebagai dua orang yang paling dekat dengan Teguh.
Ketika bertemu lagi di Kota Senggigi, mereka tiba-tiba berada dalam kesunyian yang sulit dijelaskan.
Tak lama kemudian.
Bayangan menghela napas, memecah keheningan. "Nona Shinta, ada perlu apa?"
Shinta menjawab dengan nada serius, "Aku punya berita terbaru tentang orang-orang yang hilang."
Orang-orang yang hilang!
Bayangan sama sekali tidak mengira ternyata Shinta tahu tentang ini. Dia pun segera berkata, "Cepat ceritakan, apa yang sebenarnya terjadi?"
"Sebenarnya ..."
"Sejak hilangnya orang-orang dan terjadinya wabah, aku sudah punya dugaan."
"Dugaanku, orang yang berada di belakang layar adalah Dewa Perang Kedua. Karena cuma dia yang dengan suka hati menjatuhkan reputasi Teguh seperti ini," lanjut Shinta.
Bayangan mengangguk.
Dia juga berpikiran seperti itu.
"Jadi ... "
Shinta melihat ke kiri dan kanan, memelankan suaranya. "Keesokan hari setelah kejadian itu, aku diam-diam membentuk tim khusus
Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda