Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 657

"Pak." Teguh melihat ke arah Pak Yudha yang membelakanginya, lalu tanpa sadar memanggilnya. "Teguh." Kakek tua itu berbalik, membuat Teguh refleks menyipitkan pupil matanya. Hanya terlihat darah mengalir dari hidung dan mulutnya. Ekspresi wajahnya penuh dengan kengerian yang tak terungkapkan. Saat melihat Teguh, Pak Yudha perlahan mendekatinya selangkah demi selangkah. Mulutnya masih terus bergumam, "Kenapa kamu baru datang sekarang?" "Apa kamu berniat mengkhianati guru dan leluhurmu?" "Dasar murid nggak berguna, kubunuh kamu!" Begitu dia selesai bicara. Kakek tua itu berlari ke arah Teguh. "Nggak!" teriak Teguh. Teguh menggelengkan kepalanya. "Pak, aku nggak ..." "Hssst ..." Tepat setelah bicaranya selesai, Pak Yudha seketika berubah wujud menjadi Shinta Bramantyo. Orang yang ada di hadapannya adalah Shinta Bramantyo. Pakaiannya yang agak terbuka memperlihatkan bahunya yang indah, memancarkan aura kelembutan yang memikat. Sambil membawa semangkuk mie panas dengan kedua tangannya, Shin

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.