Bab 95
Mata Sheila menyipit, penuh ketidakpuasan.
Sandy melakukannya dengan sengaja.
Dia sengaja menggunakan pekerjaan Tania untuk mengancam Sheila, melarangnya magang di Klinik Herbal Sentosa.
"Beri aku alasan."
Suara Sheila pun ikut mendingin, dia menyadari jelas posisi dirinya.
Akhir-akhir ini, dia terlalu lupa diri.
Dia lupa betapa dinginnya Sandy. Dia juga lupa kalau pernikahan mereka hanya berdasarkan kesepakatan.
Bagaimana bisa dia sebodoh itu? Dia mengira Sandy tertarik padanya hanya karena pria itu bereaksi secara fisik, suka mencium dan memeluk Sheila saat tidur, lalu berpikir bisa berbuat seenaknya.
Pernikahan mereka terjadi karena anak di perutnya, karena kesepakatan.
Dalam tatapan Sheila yang tiba-tiba dingin, Sandy mengulangi kalimat yang sama.
"Nggak ada alasan. Aku bilang nggak boleh, berarti nggak boleh."
"Aku yang melarang Tania kasih tahu kamu tentang jadwalnya. Aku bilang mau kasih kejutan, jadi dia nggak bilang apa-apa. Ini bukan salah dia."
Soal magang di Klinik Herbal S

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda