Bab 55
Melihat Sheila datang, Sandy tetap bersandar di pagar tanpa bergerak.
Sheila bisa merasakan kalau perasaan Sandy sedang tidak baik.
Dengan hati-hati, dia bertanya, "Masalah ibuku sudah menyulitkanmu, ya?"
Kalau bukan karena ada sesuatu yang sulit diatasi, kenapa dia sampai merokok di sini?
Sandy bergerak sedikit, berganti menopang tubuh dengan kaki satunya, tapi tetap diam.
Sheila menganggap itu tanda kalau pria itu bersedia mendengarkan, jadi dia melanjutkan, "Kalau bukan karena kamu, semuanya nggak akan berjalan selancar ini."
"Aku sadar, kalau hari ini nggak ada kamu, mungkin ibuku nggak bisa diselamatkan. Bahkan aku sendiri belum tentu tahu kalau ada yang janggal dalam perawatannya."
"Ibuku sudah hampir dua tahun dirawat di sini. Dokter selalu bilang harus transplantasi hati dan harus menunggu, penyakitnya naik turun. Tapi begitu kamu turun tangan, tiba-tiba kondisinya membaik dengan cepat."
"Tadi aku juga sempat lihat hasil pemeriksaannya. Ini pertama kalinya aku bisa melihat hasi

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda