Bab 461
Melihat aku sama sekali tak peduli, Caroline melotot padaku.
Caroline tersenyum pada Novia dan berkata, "Nona Novia, kamu terlalu segan, silakan duduk. Tapi, Pak Rafael sangat sibuk, mungkin dia nggak akan kembali. Kalau ada yang mau kamu sampaikan, bilang saja padaku, aku akan sampaikan pada Pak Rafael nanti."
Novia agak mengerutkan kening, lalu bertanya, "Kamu siapanya Pak Rafael?"
Caroline berpikir dengan cepat, lalu tersenyum dan menjawab, "Aku adalah kepala pelayan penuh waktu Pak Rafael dan Nona Vanesa. Jangan meremehkan profesiku, aku mendapat gaji tahunan miliaran loh!"
Caroline berbicara omong kosong lagi.
Namun, Novia jelas percaya.
Novia bertanya dengan penasaran, "Benarkah ... gaji tahunan miliaran?"
Caroline berpura-pura tidak peduli dan melambaikan tangan, "Bukankah ini sangat normal? Bekerja untuk Pak Rafael, bagaimana mungkin nggak mendapat gaji tahunan miliaran? Aku juga mendapat komisi dan berbagai tunjangan."
Novia tercengang, "Mendapat komisi dan tunjangan juga? Ber
Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link