Bab 368 Seorang Jin Pengabul Permintaan
Zayn menatap wajah Faye yang dulunya sangat familiar namun sekarang terasa begitu asing. Dia merasakan campuran perasaan yang campur aduk juga. Seperti, banyak yang ingin dia katakan padanya, tetapi ketika kata-kata itu sampai di ujung lidahnya, dia menjadi bisu dan hampir tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun.
Faye juga sama. Dia menunduk dan mengambil gelas, tetapi dia tidak berani menatap Zayn.
Ruangan Thule sangat mewah. Seseorang akan merasa seperti berada di surga hanya dengan berada di dalamnya. Interior yang realistis terasa seperti dunia lain. Bahkan para pekerja yang bertugas melayani ruangan itu adalah orang-orang yang sangat tampan. Salah satu dari mereka bisa saja dibina dan dijadikan artis atau model, tetapi mereka hanyalah pelayan di sini.
Zayn merasa gugup kembali ke sini. Sudah lebih dari empat tahun sejak dia kembali. Biar bagaimanapun, The Oasis adalah bisnis kakeknya dan seharusnya diwariskan kepadanya juga.
Suasana menjadi hening.
Keduanya duduk saling berha
Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda