Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 919

Tejasvi sontak mengerutkan kening. "Katakan." "Sebelum berangkat ke Gunung Kaliputi, aku mau pinjam sejumlah buku proses kultivasi lagi." Teguh ingin segera memberikan teknik-teknik proses kultivasi itu kepada Bayangan dan lainnya untuk dipraktikkan. Makin cepat mereka menerobos ke Alam Bela Diri, tentu makin cepat juga mereka dapat membantunya. "Nggak masalah," jawab Tejasvi tanpa ragu. "Baiklah!" Teguh merasa lega, lalu kembali bertanya, "Gimana kalau kita ketemu di pintu masuk Gunung Kaliputi dua hari lagi?" "Dua hari lagi, ya. Boleh." Tejasvi menyanggupi dengan senang hati. Kini, semuanya telah disepakati. Selanjutnya, Teguh memberi tahu Xena mengenai buku-buku proses kultivasi apa saja yang telah dia pilih tadi. Meminta bantuan wanita itu untuk mengambilkannya. "Teguh." Xena menyerahkan setumpuk buku proses kultivasi kepada Teguh seraya berkata, "Kamu masih belum pulih benar dari cederamu. Tapi, kamu adalah orang penting yang bisa memahami lukisan dinding. Kakek memintaku untuk ik

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.