Bab 765 Orang yang Dikenal
Elisa tersenyum tipis. "Terlalu membosankan? Jangan khawatir. Ini hanya salah satu pilihan."
"Kalian seharusnya paling tahu sudah berapa tahun kalian menekan mereka."
"Kudengar kalian suka menancapkan paku. Kalau begitu, nikmatilah baik-baik."
"Aku beri tahu kamu satu hal lagi. Nggak ada yang menginginkan penjajah seperti kalian keluar."
"Tapi rakyat kami berbeda. Tanpa jasa para tentara, nggak akan ada kami yang sekarang ini. Akan selalu ada orang Genza yang mendoakan arwah para pahlawan kami."
"Kalau kalian? Sampah harusnya tetap berada di tempat sampah."
Orang lain tidak bisa mendengar kata-katanya.
Namun, semua roh bisa mendengar.
Termasuk Paman Hafiz dan Tentara Cilik.
Mereka telah mendengarkan banyak ayat suci. Hal yang paling sering mereka dengar adalah 'menghindari segala bentuk kejahatan dan berbuat kebaikan.'
Orang-orang yang berhati suci akan selalu memaafkan.
Mereka merasa hal-hal yang terjadi di masa lalu tidak perlu diungkit lagi.
Itu sebabnya, terkadang saat berada di ba
Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda