Bab 41
"Semuanya sudah datang. Duduklah."
Aku mengangkat daguku, memberi isyarat agar mereka duduk di hadapanku.
Staf produksi yang tidak mengetahui situasinya segera bertanya, "Pak Dirga, kenapa kamu cari kami selarut ini?"
Selain itu, Ratna, kenapa dia menjadi seperti ini?
Staf produksi dan sutradara itu bertanya-tanya dalam pikiran mereka, tetapi mereka tidak menanyakannya secara gegabah.
Aku tersenyum sinis.
Melisa mundur ketakutan sambil menyandarkan punggungnya ke kursi.
"Sebelum hari ini, para kru sudah memuaskanku dalam segala aspek."
"Cuma saja ... aku nggak tahu kedisiplinan dalam kru sangat longgar sampai siapa pun bisa direkrut."
Sutradara dan staf produksi tersebut saling menatap dan hendak mengajukan pertanyaan lebih jelas.
Melisa langsung berlutut di lantai.
"Pak, Pak Dirga, aku salah. Seharusnya aku nggak membawa Ratna ke tempat seperti itu."
Sekarang wanita itu telah menyinggung kedua belah pihak.
Jika dia kehilangan perlindungan dari para kru, tunggu sampai Rey bangkit kemba
Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda