Bab 477
Irene baru saja ingin mengatakan bahwa dia tidak membutuhkan cara ini, apalagi menginginkan orang lain berkorban untuknya. Namun, sebelum sempat berbicara, dia sudah mendengar suara tawa Ophelia.
Dia berkata, "Ada beberapa janji yang sebaiknya nggak diucapkan dengan seenaknya saja. Kalau nggak bisa ditepati, tapi masih harus berjanji, bagaimana bisa membuat orang lain merasa berterima kasih?"
"Aku, aku nggak bermaksud begitu!" ucap Kate dengan sangat marah. Dia ingin berdebat, tetapi tidak bisa.
Dia hanya bisa menyalahkan Ophelia yang terlalu keras dan terlalu blak-blakan!
"Sudah, sudah. Walaupun ada cara seperti itu, aku nggak akan setuju." Irene menatap Kate, lalu beralih menatap Ophelia dan berkata sambil tersenyum, "Dokter Ajaib, jangan menakut-nakutinya lagi."
Ekspresi Ophelia tidak berubah. "Aku nggak menakut-nakuti siapa pun. Aku hanya nggak terbiasa mendengar orang lain mengatakan hal seperti itu. Itu saja."
Bukan mau menentang, tetapi dia membenci orang dan perkataan yang muna
Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda