Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 78

Sheila menyeka ingus yang hampir jatuh. "Itu ... " suaranya terdengar sengau. "Aku mau bacakan buku bergambar untuk Lucky, tapi kamu juga mau merebutnya. Lucky nggak boleh terbiasa dengan suaraku." Kalimat itu awalnya hanya pernyataan fakta, tetapi setelah diucapkan, berubah menjadi keluhan yang penuh kepiluan. Sandy tercengang mendengarnya. Dia mengangkat dagu Sheila, yang matanya memerah seperti orang yang sudah sangat dirugikan. Hati Sandy melunak, bahkan nada bicaranya menjadi lembut. "Aku nggak bermaksud merebutnya, aku cuma berpikir kalau kamu lelah membaca, aku bisa bacakan untukmu." "Sungguh?" Sheila masih merasa tidak yakin. "Bukan karena mau pisahkan aku dan Lucky?" Sandy baru menyadari sesuatu dan mulai memahami maksud perkataan Sheila. "Ini yang kamu maksud dengan perceraian?" "Ya!" Mata hitam Sandy menyiratkan senyuman, seolah-olah menemukan sesuatu yang menarik. "Kalau begitu, kenapa aku menikah pada awalnya?" "Karena kamu menginginkan anak ini, karena kamu ingin Kakek To

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.