Bab 36
Bu Citra berdiri di depan pintu kamar pasien. Setelah memastikan Sheila sudah masuk lift, Bu Citra menutup pintu kamar.
Ketika berbalik, dia bertemu pandang dengan Yoana yang terbaring di ranjang, keduanya meneteskan air mata.
"Nona Yoana," kata Bu Citra dengan suara bergetar, lalu berjalan ke samping ranjang.
Dia tidak bisa mengontrol emosinya lagi. Air matanya pun jatuh.
"Kak Citra, sudah lama nggak jumpa."
Jessica juga tidak menyangka mereka akan berjumpa lagi. Sejak kembali ke Kota Jayantara, Jessica memilih rumah sakit ini untuk mencegah dirinya bertemu lagi dengan orang-orang dari masa lalunya.
Tidak disangka, rencana yang sudah dia buat tidak bisa melawan takdir.
Putrinya menikah dengan Sandy.
Bu Citra memegang tangan Jessica yang kurus kering. Kesedihan terus menyelimuti hati Bu Citra dan tidak kunjung reda.
Sebagai pelayan Pak Sandy, Bu Citra masih bisa bersikap tenang dan menyembunyikan perasaannya dari orang lain.
Namun, ketika bertemu dengan Nona Yoana, pertahanannya pun ru

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda