Bab 34
Saat mendengar suara pintu dibuka, Jessica menoleh ke arah pintu. Senyuman merekah di wajahnya saat melihat Sheila datang.
"Permataku."
"Bu, Sandy juga ikut."
Setelah berkata demikian, Sheila minggir ke samping dan membiarkan Sandy masuk.
Jessica melihat Sandy masuk. Seketika itu juga, Jessica tampak kaget.
Sandy yang berdiri di hadapannya memiliki perawakan tinggi dan bahu lebar, berbeda jauh dengan anak laki-laki yang dia kenal dulu.
Dulu Jessica pernah mengajak Sandy jalan-jalan. Waktu itu, Chika sedang hamil. Setiap kali Sandy merasa lelah, Sandy selalu mencari Jessica.
Anak laki-laki itu merentangkan kedua tangan di hadapannya sambil berkata dengan manja, "Tante, gendong aku."
Suaranya yang lembut membuat hati Jessica meleleh.
Sandy sangat suka makan permen warna-warni. Pada saat keluarganya sedang tidak memperhatikan, dia diam-diam mengambil satu permen.
Sandy mengira dirinya bisa menipu keluarganya. Dia menjulurkan lidahnya dengan sombong untuk keluarganya periksa. Saat melihat

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda