Bab 72
Setelah berdiskusi sebentar, para gadis akhirnya menunjuk Flora sebagai perwakilan. Dengan senyum di wajahnya, dia menatap Yuri dan bertanya, "Jadi, siapa pria idamanmu?"
Bukan pertanyaan yang terlalu mengejutkan, jadi para pria di dalam ruangan tidak terlalu tertarik. Namun tetap saja, mereka semua tersenyum sambil menatap Yuri.
Yuri tersipu malu, lalu pandangannya jatuh pada Charles.
Sekilas tatapan itu mengandung makna yang besar.
Pada mulanya, khalayak ramai hanya merasa ini hanya pertanyaan biasa. Melihat reaksi Yuri, mereka segera menjadi tertarik.
Mereka pun serempak menoleh ke arah Charles, lalu akhirnya memandang Karen.
Tiga orang ini sepertinya ada sesuatu!
Wajah Yuri merona merah, dia menundukkan kepalanya dengan manja sambil berkata, "Aduh, kalian nakal sekali! Kok bisa-bisanya tanya pertanyaan seperti ini."
Nada suaranya yang manja langsung membuat Medusa merinding.
Medusa menoleh ke arah Karen dan berbisik di telinganya, "Yuri benar-benar sok polos. Pandai kali berpura-pu

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda