Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 385 Tangan Desainer yang Sia-sia

Sepanjang makan, Maura memperhatikan bahwa Nenek Nels sedang menatapnya. Sejujurnya, aku sedikit malu terlihat. "Apakah kamu mendesain gaunmu sendiri?" Ketika hampir selesai, Nenek Nels bertanya pada Maura dengan hangat. "Ya," ujar Maura sambil mengangguk. Roknya terlihat seperti bahan yang sangat nyaman, warna polos dan sulaman yang sangat realistis, seperti versi gaun yang lebih baik. Nenek Nels tampak kasihan, "Kuharap aku menyuruhmu menjual gaun itu kepadaku. Desainmu sangat bagus." Maura tidak tahu apakah dia bermaksud memujinya atau tidak, tapi dia tetap tersenyum dan berkata, "Terima kasih." "Nenek, aku akan mengantarmu ke mobil," kata Nels pada saat yang tepat. "Oke." Nenek Nels menjawab dengan ekspresi sayang di wajahnya. Dia takut jika dia mengatakan hal yang salah dan Maura tidak bahagia, anak itu akan menjadi seorang yang sangat kejam mulai sekarang. Setelah keduanya pergi, Maura menghela napas lega. Nels menemani Nenek Nels keluar. Nenek Nels tiba-tiba berkata, "Kalau kamu

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.