Bab 259
Devan segera menyampaikan permintaannya kepada para karyawan yang hadir.
Kata-katanya membuat semua orang di ruangan itu sangat bersemangat.
Mereka tampak sangat antusias, bersorak penuh kegembiraan.
Mereka tidak pernah menyangka akan diperlakukan seperti ini!
"Terima kasih, Bos!"
Semua karyawan serempak berterima kasih dengan senyuman lebar di wajah mereka.
"Bos, video seperti apa yang perlu kami buat? Kami bisa mulai sekarang!"
Seseorang melangkah maju ke depan, tak sabar untuk memulai.
"Ini naskahnya."
Devan menyerahkan naskah yang telah dia siapkannya sebelumnya kepada mereka, lalu mulai menjelaskan.
"Cari lokasi, kostum, serta strategi promosi yang sesuai."
"Selesaikan pengambilan gambar dalam waktu satu minggu. Itu syaratnya."
"Selain itu, ini adalah orang yang akan menjadi objek utama untuk video kalian. Namanya Della."
Devan memperkenalkan Della.
"Nanti kamu bisa menandatangani kontrak di sini. Untuk gaji dan tunjangan, aku sudah mengatur semuanya dengan bagian keuangan. Ini un
Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link