Bab 89
Pencahayaan dalam ruangan diredupkan oleh penata lampu, hanya menyisakan satu sorot lampu yang menerangi Presdir Grup Radhika yang melangkah dengan mantap.
Bayangan cahaya bulat bergerak mengikuti langkahnya, akhirnya berhenti di tengah panggung, dan semua lampu di panggung menyala.
Sandy menyapu pandangannya ke arah para hadirin yang bertepuk tangan, lalu mengambil mikrofon.
"Saya tahu semua orang sangat menantikan hadiah utama saat ini, tapi dengarkan saya dulu."
"Pertama, masalah lembur di perusahaan sudah ditangani, dan kompensasi lembur akan diberikan bersamaan dengan bonus akhir tahun."
"Kedua, Grup Radhika berterima kasih atas dedikasi kalian. Di tahun yang baru, tolong lebih perhatikan kesehatan keluarga kalian dan orang-orang di sekitar kalian."
"Baik, saya sudah selesai. Mari kita mulai undiannya."
Dua kalimat, benar-benar hanya dua kalimat.
Presiden Direktur memang mencari keuntungan, tetapi keinginannya agar para karyawan Grup Radhika hidup dengan baik juga tulus. Oleh kare

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link