Bab 72
Sebuah kalimat yang langsung menyadarkan orang dari mimpi.
Begitu mengingat Chika dan anaknya yang tidak sempat lahir, Tony langsung merasa gelisah.
Hal yang terjadi pada Chika, tidak boleh terjadi pada Sheila.
Sandy sudah sebegitu hati-hati dan teliti melindungi anak ini.
Sheila dan bayinya tidak boleh sampai kenapa-kenapa!
Kalau sampai terjadi sesuatu, Sandy pasti akan benar-benar hancur.
Akhirnya, Tony sendiri yang mengusir para tamu.
"Kalian pulang saja. Sebelum Sheila melahirkan, jangan datang ke Graha Ferianto kalau nggak ada urusan penting."
"Aku nggak punya banyak waktu lagi. Satu-satunya harapanku di tahun baru ini adalah melihat Sandy bahagia."
Miko juga tidak menyangka masalah ini akan sampai sejauh ini. "Ayah, aku benar-benar minta maaf. Setelah pulang, aku pasti akan mendidik Kevin dengan lebih baik."
Dia memang tidak bisa berlama-lama di sini. Saat ini dia sedang dalam masa pergantian jabatan, sedikit saja ada berita negatif tersebar, bisa berdampak buruk.
"Sheila, nanti

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link