Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 29

"Pak Usman, tolong berikan tiga herbal itu kepada Jenny." Awalnya, Tony membelikan herbal untuk Sheila. Namun, Dokter Indri mengatakan Sheila tidak boleh mengonsumsinya karena sedang hamil. Dia dan Sandy sudah dewasa, tidak perlu mengonsumsi obat herbal. Memberikan kepada Jenny adalah keputusan tepat. Sheila memang diam-diam menghanyutkan. Begitu buka suara, Sheila dan Sandy berhasil membuat Jenny menangis. Tony dan Sandy adalah pria. Terkadang mereka tidak bisa mengatakan secara blak-blakan, apalagi mereka juga masih menghormati Miko. Namun, Sheila berbeda. Begitu Jenny masuk, Sheila hanya mengatakan beberapa kata, tapi dia bisa membuat Jenny menangis. Miko sangat menyayangi Jenny, apakah dia tidak tahu sifat keponakannya yang sebenarnya? Dibandingkan mereka, Miko tidak tega mengusirnya. Jika Jenny adalah gadis yang baik, memangnya Tony tidak bisa merasakannya? Jika Jenny adalah gadis yang baik, Tony tidak akan repot-repot memaksa Sandy yang sibuk itu ikut kencan buta. Jenny pergi den

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.