Bab 24
Setelah kesibukan Lucas usai, kami pun berjalan-jalan sesuai rencana.
Lucas menemaniku bermain dengan senang hati selama setengah bulan.
Begitu pulang, petinggi perusahaan itu ternyata datang ke rumah keluarga Marhen. Dia mengecam Lucas sebagai orang yang kejam dan tanpa belas kasihan.
Walaupun orang itu segera diusir, tetap saja aku merasa agak gelisah.
Aku ingat betul sorot tatapan orang itu yang penuh dengan kebencian. Aku pun bertanya dengan khawatir, "Apa dia akan balas dendam kepadamu?"
"Tenang saja." Lucas tersenyum menenangkanku. "Aku sudah menyiapkan rencana."
Ekspresi Lucas yang tenang dan sama sekali tidak khawatir membuatku jadi merasa lebih lega.
Pada hari peringatan kematian ibuku, Lucas mengajakku dan kedua adikku kembali ke Kota Yumari.
Dia menemani kami selama dua tiga hari di sana, lalu kembali ke Kota Haruba.
Kedua mertuaku juga baru saja selesai jalan-jalan, mereka akan tinggal di Kota Haruba selama beberapa waktu.
Aku sangat menyukai ibu mertuaku, kami juga cukup a

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link