Bab 39
Nindi sejak dulu dapat merasakan aura misterius dari Cakra.
Cakra berkata kepada Nindi yang penasaran, "Rumah yang kamu tinggali itu miliknya."
Teman yang baik adalah yang bisa saling melindungi.
Cakra berbalik dan pergi ke ruangan VIP, diikuti Seorang pelayan yang berjalan di belakangnya. "Tuan Cakra, ini menunya. Silakan."
"Berikan ke dia."
Cakra duduk bersandar dengan malas di kursinya dan melipat sedikit lengan bajunya.
Nindi tidak mengambil menu itu. "Sajikan saja menu spesial di sini."
Dia pernah makan di sini sekali di kehidupan sebelumnya. Dia tahu bahwa menu di sini sebenarnya sangat khusus. Hidangannya selalu berbeda setiap hari. Pelanggan hanya makan apa yang sedang ada saja.
Namun, pelayan tadi menawarkan buku menu kepada Cakra. Itu berarti, temannya sungguh seseorang yang luar biasa.
Ponsel Nindi bergetar terus-menerus.
Dia melirik sebentar dan melihat itu adalah panggilan dari Nando, tetapi dia tidak mengangkatnya.
Tak lama kemudian, Nando mengirim pesan. "Nindi, restoran
Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link